Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pelatihan Menulis Naskah Drama dengan Metode Alih Wahana untuk Guru SMP/SMA Muhammadiyah Hari Sunaryo; Candra Rahma Wijaya Putra
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 4 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v4i1.1125

Abstract

Hal yang mutlak sekaligus niscaya seorang pendidik meningkatkan kualitas diri. Salah satu peningkatan kualitas diri seorang guru adalah kemampuan menulis sesuai dengan bidang keahlian. Tujuan program ini adalah proses kreatif penulisan naskah drama dengan metode alih wahana dan peningkatan kompetensi guru dalam menulis naskah drama hasil alih wahana. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan. Pelatihan ini berisi 1) kegiatan orientasi dan penyamaan persepsi, 2) penyusunan draf cerita, dan 3) penulisan dan pengembangan naskah drama. Hasil pelatihan menunjukan adanya kesulitan peserta untuk transformasi cerpen pada unsur alur cerita, latar tempat, dan latar waktu. Metode alihwahana yang digunakan adalah penyusutan dan perubahan. Metode ini digunakan untuk mencapai aspek dramatik naskah drama.
HEGEMONI KEKUASAAN DALAM NOVEL KOPLAK KARYA OKA RUSMINI: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Diki Febrianto; Candra Rahma Wijaya Putra
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KREDO VOLUME 3 NO 2 TAHUN 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.519 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v3i2.4347

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hegemoni kekuasaan yang terdapat di dalam novel Koplak karya Oka Rusmini, yang berkaitan dengan kelompok sosial yang mendominasi dan didominasi, supremasi kepemimpinan intelektual dan moral, serta kelompok politik. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis karena melakukan penggambaran yang berfokus kepada situasi atau proses yang diteliti atau dengan cara mendalami suatu fenomena di dalam suatu masalah. Pendekatan pada penelitian ini adalah pendektan sosiologi sastra. Sumber data penelitian yaitu novel Koplak karya Oki Rusmini. Data pada penelitian ini berupa kalimat maupun paragraf yang memiliki relevasi dengan representasi sebagai reflesi zaman, representasi kepengarangan, dan representasi dari kesejarahan.  Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca dan catat.  Adapun metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode model Miles dan Hubermann. Menurut Huberman yang terdiri dari empat langkah, yaitu: data collection (pengumpulan data), data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), conclusion drawing (penarikan atau verifikasi kesimpulan) (Huberman, 2009: 30). Hasil penelitian menunjukan, kaum yang menduduki jabatan di pemerintahan, tidak selalu menjadi yang mendominasi, melainkan juga dapat menjadi yang didominasi. Selain itu, kepemimpinan intelektual dan morang melalui agama dan pendidikan. Konflik politik, ditunjukan melalui upaya dari masing-masing kandidat calon kepala desa.
Diskriminasi Terhadap Etnik Tionghoa Dalam Novel Entrok Karya Okky Madasari Isqi Agustin Cahyaningtiyas; Candra Rahma Wijaya Putra
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KREDO VOLUME 3 NO 2 TAHUN 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.003 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v3i2.4379

Abstract

 This research was written with the aim of describing the state discrimination against ethnic Tinghoa in the Entrok novel and describing the purpose of the State's domination of the Chinese ethnic group. The focus of this research is firstly the state's domination of the Chinese by force, secondly the purpose of the state's domination of the ethnic Chinese. This research uses Antonio Gramsci's perspective hegemony theory. The data collection method in this research uses literature study, the researcher collects and reads a number of libraries that are related to the theory and the objects used, namely Entrok novels and the study of hegemony theory with the approach of literary sociology. In general discrimination is a difference in attitude or treatment of fellow citizens based on differences in ethnicity, class, economy, skin color and religion. The existence of discrimination against ethnic Tioghoa is based on several reasons. The validity of the assimilation during the new order became an obstacle to the ethnic Chinese to live a free life, because anything was restricted in politics, economy and culture.
NARASI NASIONALISME SENTRIPETAL DALAM NOVEL PEMENANG SAYEMBARA “SEBERAPA INDONESIAKAH DIRIMU?” (Centripetal Nationalism In Contest Winners Novel Winners of Seberapa Indonesiakah Dirimu?) Candra Rahma Wijaya Putra; Purwati Anggraini; Joko Widodo
Kandai Vol 17, No 2 (2021): KANDAI
Publisher : Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jk.v17i2.2760

Abstract

This study aims to describe the direction of nationalism narrated in the three winning novels of the contest “How Indonesia Are You?”. This type of research is descriptive qualitative using a post-colonial perspective. The data sources used are the novel Because I'm Not Blind by Redy Ugeng Kuswanto, Kaki Langit Talumae by Wishnu Mahendra, and the novel How to Love Indonesia by Dumamilanta S. Brahmana. The research data are in the form of words, phrases, sentences, or paragraphs that narrate the concept of the nation and the form of nationalism. The results of this study indicate that 1) the three novels describe the construction of the nation as a community with a collective consciousness in the form of history, customs, and natural resources; 2) nation construction contains problematization. The nation is vaguely divided into traditional and modern spaces resulting in social inequality; and 3) Overall the three novels want the integration of locality in nationalism. Thus, the direction of nationalism narrated in the three novels is centripetal nationalism. The direction of centripetal nationalism is believed to be a solution in overcoming the problem of nationalism.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan arah nasionalisme yang dinarasikan dalam tiga novel pemenang Sayembara “Seberapa Indonesiakah Dirimu?”. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan perspektif pascakolonialisme. Sumber data yang digunakan adalah novel Karena Aku Tak Buta karya Redy Ugeng Kuswanto, Kaki Langit Talumae karya Wishnu Mahendra, dan novel How to Love Indonesia karya Dumamilanta S. Brahmana. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, atau paragaraf yang menarasikan konsep bangsa dan bentuk nasionalisme. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) ketiga novel menggambarkan konstruksi bangsa sebagai komunitas dengan kesadaran kolektif berupa sejarah, adat istiadat, dan sumber alam; 2) konstruksi bangsa mengandung problematisasi. Bangsa secara samar terpecah dalam ruang tradisional dan modern yang mengakibatkan ketimpangan sosial; dan 3) Secara keseluruhan ketiga novel menginginkan intregasi lokalitas dalam nasionalisme. Dengan demikian, arah nasionalisme yang dinarasikan di dalam ketiga novel adalah nasionalisme sentripetal. Arah nasionalisme sentripetal diyakini menjadi solusi dalam mengatasi problematisasi kebangsaan.
Resepsi Satire Dunia Politik dalam Novel Sabdo Cinta Angon Kasih Karya Sujiwo Tejo Dita Chrysan Theum; Candra Rahma Wijaya Putra
Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Madah
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31503/madah.v12i2.371

Abstract

Abstract The reseach paper is entiltled “ Satire Problem Political Indication in Sujiwo Tejo’s Sabdo Cinta Angon Kasih Novel “.Social problems in the political worlda are increasimgly in the spotight in society. This study aims at this first, studying the relevance of the Sabdopalon puppet. Second, being able to understand Sujiwo Tejo’s reception of Sabdo Palon’s characterization. Third, showing how the form criticism for political elite the perspective of phenomenon that is being viral in the form of political problematic satire. This study data source is in the form of quote in the npvel Sabdo Cinta Angon Kasih by Sujiwo Tejo. Data collection techniques by reading in depth and giving a sign. The results of results of the study are in part the following , !) The story of the puppet show Sabdo Palon, 2) The reception of the figure of Sabdopalon in the novel Sujiwo Tejo’s, and 3) Social criticism in the form of satire in the novel Sabdo Cinta Angon Kasih.   Abstrak Penelitian ini berjudul “ Satire Indikasi Problematika Dunia Politik Dalam Novel Sabdo Cinta Angon Kasih Karya Sujiwo Tejo”  dunia politik menjadi sorotan dalam novel ini. Penelitian ini bertujuan untuk ini pertama, mempelajari relevansi pewayangan Sabdo palon. Kedua, mampu menjelaskan resepsi Sujiwo Tejo terhadap penokohan Sabdo Palon..  Ketiga, menunjukan bagaimana bentuk kritikan untuk kaum elit politik dalam prespektif fenomena yang sedang viral dalam bentuk satire problematika politik. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskritif kualitatif dengan menjabarkan hasil analisis berdasarkan teori. Teori yang digunakan ialah teori resepsi sastra melalui pendekatan sosiologi sastra Sumber data berupa kutipan dalam novel Sabdo Cinta Angon Kasih karya Sudjiwo Tejo. Teknik pengumpulan data dengan membaca secara mendalam dan memberikan tanda. Hasil penelitian adalah sebagian berikut 1) Kisah pewayangan Sabdopalon, 2) Resepsi Tokoh Sabdopalon dalam novel Sujiwo Tejo, 3) Kritik sosial berupa satire dalam novel Sabdo Cinta Angon Kasih terhadap problematika perpolitikan yang tengah viral di masyarakat.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF KRITIS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK PEMIKIRAN TULIS PADA MATAKULIAH PUISI Arti Prihatini; Candra Rahma Wijaya Putra; Hari Sunaryo
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Panrita Abdi - April 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i2.14407

Abstract

This program aims to describe the implementation of the critical-cooperative learning model to improve the quality of written thinking products in the Poetry course. This program had an implementation of lesson study in four cycles. The data described the implementation process of the critical cooperative learning model to improve the quality of written thinking products and the results of students' written thinking products. The targets of this program were Indonesian Language Education students at Universitas Muhammadiyah Malang in the Poetry Course. Data collection is held by documentation and observation. Data analysis was carried out in several stages, namely (1) analyzing the learning process, (2) analyzing student activities, and (3) analyzing the results of the implementation of the critical cooperative learning model. This program found that the critical cooperative model successfully improved the quality of written thinking products in the form of popular articles and scientific articles. This result could be identified by the writing process carried out by students and the results of writing that students have revised. Cooperative learning was carried out through peer review and discussion activities. Students also improved their writing and critical thinking skills when compiling ideas in their articles. In the writing process of scientific papers, students also needed to be critical in relating the discussion to the theory and results of previous research. In the writing process of popular articles, students develop logical and critical arguments based on actual and factual phenomena in society. Critical thinking was not only limited to writing papers but also the peer review process. --- Program ini bertujuan mendeskripsikan implementasi model pembelajaran kooperatif kritis untuk meningkatkan kualitas produk pemikiran tulis pada matakuliah Puisi. Program ini merupakan implementasi lesson study dalam empat siklus. Data berupa deskripsi proses implementasi model pembelajaran kooperatif kritis untuk meningkatkan kualitas produk pemikiran tulis dan hasil produk pemikiran tulis karya mahasiswa. Sasaran kegiatan ini adalah mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Malang pada Matakuliah Puisi. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan observasi. Analisis data dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu (1) menganalisis proses pembelajaran, (2) menganalisis aktivitas peserta didik, (3) menganalisis hasil implementasi model pembelajaran kooperatif kritis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa model kooperatif kritis berhasil dalam meningkatkan kualitas produk pemikiran tulis berupa artikel popular dan artikel ilmiah. Hal itu tampak dari proses penulisan yang dilakukan oleh mahasiswa dan hasil tulisan yang telah melalui revisi. Pembelajaran kooperatif dilaksanakan dalam bentuk kegiatan peer review dan diskusi. Mahasiswa juga  menunjukkan peningkatan keterampilan dalam penulisan dan kemampuan berpikir kritis ketika menyusun gagasan-gagasan dalam artikel yang ditulisnya. Pada penulisan artikel ilmiah, mahasiswa juga perlu kritis dalam mengaitkan pembahasan dengan teori dan hasil penelitian sebelumnya. Pada penulisan artikel popular, mahasiswa mengembangkan argumen logis dan kritis berdasarkan fenomena actual dan faktual yang terjadi di masyarakat. Berpikir kritis tidak hanya terbatas pada penulisan artikel, melainkan juga proses mereview karya mahasiswa lain.
BENTUK KEKUASAAN DALAM NOVEL ORANG ORANG OETIMU KARYA FELIX K. NESI Khoirun Nisak; Candra Rahma Wijaya Putra
p-ISSN 2356-0576
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan struktur sosial masyarakat Oetimu (2) menganalisis bentuk hegemoni dan dominasi agama, negara dan militer dari masyarakat sosial tinggi terhadap kelompok sosial bawah. Penelitian ini menggunakan penelitian jenis deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penilitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulisan atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang diamati. Sumber data penelitian ini yaitu novel Orang Orang Oetimu karya Felix K. Nesi. Novel ini terbit pada tahun 2019 yang diterbitkan oleh penerbit Marjin Kiri, tebal 220 halaman. Teknik pengumpulan data dengan cara  (1) membaca cermat keseluruhan novel (2) menandai, dan mencari siapa saja tokoh dalam novel (3) melakukan pemilahan ulang terhadap data-data untuk dianalisis. Penitilian ini menggunakan pendekatan hegemoni ditinjau dari sosiologi sastra untuk menganalisis bentuk kekuasaan terhadapap agama, negara dan militer dalam novel Orang Orang Oetimu karya Felix K. Nesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan mendskripsikan struktur sosial masyarakat Oetimu. Selain mendeskripsikan struktur sosial masyarakat Oetimu, hasil dari penelitian ini juga menganalisis bentuk hegemoni dan dominasi agama, negara dan militer di masyarakat sosial Oetimu.Kata Kunci: hegemoni, dominasi, orang-orang Oetimu.
Representasi Unsur Budaya Novel "Swarna Alor: Impian di Langit Timur" Karys Dyah Prameswarie Qhothrun Nadaul Jannah; Candra Rahma Wijaya Putra
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol 10, No 1 (2021): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.096 KB) | DOI: 10.35194/alinea.v10i1.1130

Abstract

Artikel ini akan mengungkapkan unsur budaya serta upaya pelestarian budaya yang dilakukan tokoh dalam novel "Swarna Alor" oleh Dyah Prameswarie. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dalam penelitian ini meliputi kutipan terkait unsur budaya yang berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat. Sumber data dalam penelitian diperoleh dari dua sumber yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan dua teknik yaitu teknik baca dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan adanya (1) unsur budaya sistem religi berupa anismisme dan dinamisme, (2) unsur budaya sistem pengetahuan, menciptakan bahan pewarna alami, (3) unsur budaya sistem mata pencaharian hidup berupa menenun dan menjual, (4) unsur budaya sistem kesenian berupa tari lego-lego dan (5) hubungan timbal balik antara budaya dengan manusia, berupa peningkatan ekonomi manusia.Katakunci: budaya, mata pencaharian, pengetahuan, religi Abstract:This paper is going to reveal cultural aspect and cultural preservation efforts made by the character in the novel “Swarna Alor” by Dyah Prameswarie. This is a qualitative research with descriptive approach. The data in this study include cultural elements in the form of words, phrases, clauses, and sentences. Sources of data in the study were obtained from two sources: primary data sources and secondary data sources. Data collection techniques in this study used two techniques: reading and note taking techniques. The results showed (1) culture elements of religious system of animism and dynamism, (2) culture elements of knowledge system, creating natural dyes, (3) culture elements of livelihood systems in the form of weaving and trading, (4) cultural elements of the arts system in the form of lego-lego dance and (5) the reciprocal relationship between culture and humans, in the form of the human’s economy improvement.Keywords: culture, livelihood, knowledge, religion
Nilai Religius dalam Novel "Titip Rindu ke Tanah Suci" Karya Aguk Irawan: Kajian Sosiologi Sastra Vivian Nur Safitri; Candra Rahma Wijaya Putra
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol 10, No 1 (2021): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.01 KB) | DOI: 10.35194/alinea.v10i1.964

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan nilai religius yang terepresentasikan dalam novel “Titip Rindu ke Tanah Suci”. Penelitian dilakukan menggunkan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian yaitu novel. Fokus penelitian meliputi nilai-nilai religiusitas yang berhubungan manusia dengan Tuhan, manusia lain dan alam dan relevansi nilai religius dalam pembelajaran karya sastra di sekolah. Kedua aspek fokus tersebut diharapkan mampu melengkapi nilai-nilai religius yang saat ini banyak ditinggalkan oleh masyarakat maupun generasi muda. Penelitian diharapkan mampu mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu mewujudkan nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari. Nilai religius yang ditemukan dalam kajian ini meliputi rasa sabar menjadi manusia, memiliki akhlak yang mulia, dan menjadi manusia yang jujur. Kata kunci: religius, sabar, mulia, dan jujurAbstract:This article describes the religious values represented in the novel "Titip Rindu ke Tanah Suci". The research was conducted using a qualitative approach. The data source in this research was novel. The focus of research includes 1. Religious values related to human with God, other humans and nature, 2. Relevance of religious values in learning literary works in schools. These two aspects of focus are expected to be able to complete the religious values that are currently neglected by society and younger generation. This research is expected to remind society to always implement religious values in their daily life. The religious values found in this study include a sense of patience as a human being, having noble attitude, and being an honest human being.Keywords: religious, patient, noble, and honest
Pendampingan Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Teknologi untuk Guru-Guru SD Setiya Yunus Saputra; Candra Rahma Wijaya Putra
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v5i3.1847

Abstract

Pembelajaran daring selama pandemi menuntut guru untuk lebih kreatif dalam merancang pembelajaran. Media pembelajaran menjadi salah satu unsur penting dalam hal ini. Kegiatan ini merupakan pendampingan terhadap 19 guru dari sekolah dan daerah yang berbeda untuk dapat merancang media pembelajaran interaktif berbasis teknologi. Kegiatan dilakukan secara daring menggunakan aplikasi web meeting karena faktor protokol kesehatan selama pandemi. Pemanfaatan aplikasi power point menjadi pilihan utama karena mudah digunakan baik oleh guru maupun siswa. Hasil kegiatan ini adalah terciptanya produk media pembelajaran interaktir.