Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PELATIHAN JOB INTERVIEW PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Wahyuningsih, Diana Dewi; Nugroho, Imam Setyo
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v2i1.26

Abstract

Pelatihan job interview merupakan bagian penting dari persiapan siswa SMK untuk memasuki dunia kerja. pelatihan job interview adalah program atau kegiatan yang dirancang untuk membantu individu mempersiapkan diri secara efektif menghadapi proses wawancara kerja. Dalam konteks SMK, pelatihan semacam ini menjadi semakin penting mengingat tingkat pengangguran yang cukup tinggi di antara lulusan SMK. Sebagai lembaga pendidikan yang bertujuan untuk menyiapkan siswa dengan keterampilan praktis, SMK Negeri 1 Klego perlu memastikan bahwa siswa tidak hanya memiliki pengetahuan teknis yang diperlukan, tetapi juga keterampilan interpersonal yang kuat. Pelatihan job interview memberikan kesempatan bagi siswa untuk memperoleh keterampilan komunikasi yang efektif, meningkatkan kepercayaan diri, dan memahami strategi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan wawancara dengan baik. Selain itu, melalui pelatihan ini, siswa juga dapat belajar tentang etika kerja, cara menjaga penampilan profesional, dan bagaimana cara menonjolkan kelebihan mereka kepada calon pemberi kerja. Berdasarkan hasil kegiatan Pelatihan Job Interview di SMK Negeri 1 Klego, Boyolali, memberikan dampak positif yang signifikan bagi siswa dalam meningkatkan keterampilan komunikasi, kepercayaan diri, dan kemampuan menjawab pertanyaan. Hal ini terlihat dari peningkatan yang tercatat dalam hasil pre-test dan post-test, serta umpan balik positif dari peserta pelatihan yang menunjukkan bahwa materi pelatihan dinilai sangat berguna dan relevan. Evaluasi juga menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan siswa dalam menghadapi wawancara kerja, memberikan harapan akan adanya peningkatan kesempatan kerja di masa depan. Secara keseluruhan, pelatihan job interview di SMK Negeri 1 Klego, Boyolali, berhasil mempersiapkan siswa untuk memasuki dunia kerja dengan lebih siap dan percaya diri.
The effectiveness of social cognitive career theory on career decision making Kusumawati, Eny; Wahyuningsih, Diana Dewi
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 7 No 2 (2020): KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/kons.v7i2.7214

Abstract

Students with high academic anxiety can cause a decrease in motivation to learn. This kind of situation will harm the learning achievement achieved by students. The purpose of this study was to examine the influence of social cognitive career theory on improving student career decision making. This study used a randomized experimental pretest-posttest control group design. A total of 16 students of VHS Boyolali were the subjects in this study. Selection of subjects using purposive sampling technique which is based on the criteria of low career decision-making ability, obtained from the score of career decision making scale. The data analysis technique used was the Wilcoxon test. The results of statistical tests show that there is an effect of social cognitive career theory on increasing student career decision making. The findings of this study prove that the social cognitive career theory is effective in improving student career decision making at VHS Boyolali.
Student engagement during pandemic COVID-19 and its implications for guidance and counseling Nugroho, Imam Setyo; Kusumawati, Eny; Wahyuningsih, Diana Dewi
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 8 No 2 (2021): KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/kons.v8i2.8778

Abstract

Student engagement is a condition of the extent to which students play an active role in the learning process by focusing on time, energy, mind, effort, feelings and making it happen in action to complete their academic tasks completely. This study aims to explore and find out the level of student engagement in the Covid-19 pandemic period seen from gender differences and the school level. Quantitative descriptive research with this survey design involves 469 students, 245 students of the junior high school, and 224 senior high school students chosen using a stratified random sampling proportionate cluster. The results showed that secondary school students in the Covid-19 pandemic period had an average level of student engagement in the medium category. This study found, there was no different level of student engagement based on gender (t (467) = -1.86). But specifically, the participation has a significant difference, while the skill, emotion, and performance do not have a significant difference. At the school level, indicate that there are significant differences in the level of student engagement (t(467)= -3.39). Furthermore, it can be seen from every indicator of student engagement skills, participation and performance have a significant difference and only an emotion that does not have it. The results of this study have implications for the planning of guidance and counseling programs in schools during the Covid-19 pandemic period, which is important to see the level of student engagement, especially in the emotional indicator. Further discussion is discussed in this article.
PELATIHAN PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL PADA GURU SMK MUHAMMADIYAH 1 DELANGGU Wahyuningsih, Diana Dewi; Nugroho, Imam Setyo; Kesuma, Raihan Nur; Ramadhani, Salwa Zaza
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i2.5425

Abstract

Permasalahan guru-guru dalam proses pembelajaran adalah keterbatasan dalam menyampaikan pesan dengan jelas, kurang bisa memahami kebutuhan dan harapan siswa, kurang memiliki kesadaran untuk mendengar sehingga proses belajar dan mengajar menjdadi kurang kondusif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan komunikasi interpersonal para guru di SMK Muhammadiyah 1 Delanggu. Ruang lingkup kegiatan mencakup aspek konseptual komunikasi interpersonal, keterampilan dasar komunikasi efektif, serta penerapan strategi komunikasi dalam lingkungan pendidikan. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif melalui penyampaian materi dan ceramah interaktif, focus group discussion (FGD), studi kasus, simulasi, feedback dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dan melibatkan 79 guru dari berbagai jurusan di di SMK Muhammadiyah 1 Delanggu. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep komunikasi interpersonal serta kemampuan praktis dalam berinteraksi secara efektif dengan siswa, rekan kerja, dan orang tua. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta observasi selama pelatihan. Guru-guru mengalami peningkatan dalam memahami karakter siswa, meningkatkan motivasi siswa, dapat membangun hubungan dengan teman sejawat, dapat meningkatkan profesionalisme guru dan meningkatkan kualitas Pendidikan di lingkungan sekolah.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK PROBLEM SOLVING UNTUK MENGURANGI GAYA HIDUP HEDONIS PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 KARANGANYAR Kristiani, Lia; Kusumawati, Eny; Dewi Wahyuningsih, Diana
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 11 No 1 (2024): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v11i1.3267

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dari layanan bimbingan kelompok teknik problem solving untuk mengurangi gaya hidup hedonis pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, jenis pre eksperimental Design dengan desain penelitian one group pre-test post-test. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling, di mana sampel jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 10 siswa kelas XI MIPA 2 dan XI IPS 4. Metode pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, dan observasi. Validitas instrumen menggunakan rumus product moment, reliabilitas dengan rumus Cronbach Alpha, dan analisis data dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis data dengan uji t (paired sample t-test), diperoleh hasil bahwa thitung lebih besar dari ttabel yaitu 14.195 > 1.8331 dan Sig. (2- tailed) = 0,000 < 0,05. Hasil tersebut disimpulkan bahwa Hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima, pernyataan tersebut dapat dikatakan bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik problem solving untuk mengurangi gaya hidup hedonis siswa kelas XI SMA Negeri 2 Karanganyar.
EFEKTIFITAS TERAPI PERILAKU KOGNITIF BERBASIS TEKNIK SELF CONTROL DALAM KONSELING INDIVIDU UNTUK MENGURANGI KECANDUAN DALAM MENONTON DRAMA KOREA PADA MAHASISWA BK DI UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA Kusumawati, Eny; Dewi Wahyuningsih, Diana; Novita Sari , Deviana
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 12 No 1 (2025): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v12i1.4530

Abstract

Kemajuan negara korea salah satunya didukung dari bidang dunia hiburan khususnya perfilman dan musik, dalam era globalisasi kecanduan menonton drama korea sangat fenomenal dan sulit dikendalikan dikalangan mahasiswa yang notabenenya bebas memilih waktu untuk dipergunakan. Fenomena ini bisa menjadi ancaman karena mahasiswa merupakan penerus bangsa dimasa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keefektifan dari layanan konseling individu dengan teknik self control untuk mengurangi kecanduan dalam menonton drama korea pada mahasiswa BK UTP Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, jenis pre eksperimental Design dengan desain penelitian one group pretest posttest. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling, di mana jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 4 mahasiswa BK UTP Surakarta. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, skala dan dokumentasi. Validitas instrumen menggunakan rumus product moment, reliabilitas dengan rumus Cronbach Alpha, dan analisis data dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis data dengan uji t (paired sample t-test), diperoleh hasil pretest (M = 108,24, SD = 10,046) sedangkan hasil posttest atau sesudah pemberian layanan berubah menjadi (M = 87,50, SD = 6,856) t (11,547), Sig.(2 Tailed) = 0,001 p < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa layanan konseling individu dengan teknik self control efektif dalam mengurangi kecanduan dalam menonton drama korea.
IMPLEMENTASI APLIKASI ReKarir UNTUK PENINGKATAN LAYANAN BIMBINGAN KARIR BERBASIS CAREER DECISION MAKING SELF-EFFICACY PADA MGBK KABUPATEN BOYOLALI Wahyuningsih, Diana Dewi; Setyo Nugroho, Imam; Wartono, Wartono; Budiarti, Laras Ayu Putri; Putri, Revandra Thalitha Kumala
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i1.5626

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan bimbingan karir di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kabupaten Boyolali melalui implementasi Aplikasi ReKarir, sebuah sistem digital asesmen karir berbasis Career Decision Making Self-Efficacy (CDMSE) yang terintegrasi dengan data pasar kerja. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya tingkat penyerapan lulusan SMK ke dunia kerja, yaitu hanya sekitar 4.118 dari 42.734 lulusan, yang disebabkan keterbatasan asesmen karir, minimnya instrumen berbasis teori, serta kurangnya integrasi layanan dengan kebutuhan industri. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan guru BK dan siswa, penerapan aplikasi asesmen, pendampingan, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas 90% guru BK dalam pemanfaatan aplikasi, keterlibatan 1.000 siswa dalam asesmen digital, serta terhubungnya 30 lowongan kerja/magang dari lima mitra industri melalui aplikasi. Evaluasi pre-test dan post-test siswa menunjukkan peningkatan pemahaman persiapan kerja dari rata-rata 60% menjadi 82%. Keunggulan program ini terletak pada integrasi asesmen karir dengan data pasar kerja serta modul persiapan kerja yang interaktif. Namun, keterbatasan akses internet di sekolah pedesaan dan variasi kemampuan digital guru BK menjadi tantangan yang dihadapi. Ke depan, Aplikasi ReKarir berpotensi dikembangkan lebih luas dengan integrasi ke platform ketenagakerjaan nasional, fitur pelacakan alumni, serta sistem rekomendasi karir berbasis kecerdasan buatan.