Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK PROBLEM SOLVING UNTUK MENGURANGI GAYA HIDUP HEDONIS PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 KARANGANYAR Kristiani, Lia; Kusumawati, Eny; Dewi Wahyuningsih, Diana
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 11 No 1 (2024): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v11i1.3267

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dari layanan bimbingan kelompok teknik problem solving untuk mengurangi gaya hidup hedonis pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, jenis pre eksperimental Design dengan desain penelitian one group pre-test post-test. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling, di mana sampel jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 10 siswa kelas XI MIPA 2 dan XI IPS 4. Metode pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, dan observasi. Validitas instrumen menggunakan rumus product moment, reliabilitas dengan rumus Cronbach Alpha, dan analisis data dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis data dengan uji t (paired sample t-test), diperoleh hasil bahwa thitung lebih besar dari ttabel yaitu 14.195 > 1.8331 dan Sig. (2- tailed) = 0,000 < 0,05. Hasil tersebut disimpulkan bahwa Hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima, pernyataan tersebut dapat dikatakan bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik problem solving untuk mengurangi gaya hidup hedonis siswa kelas XI SMA Negeri 2 Karanganyar.
PELATIHAN PEER COUNSELING BERBASIS SOSIAL KOGNITIF UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR BAGI SISWA SMK DI SMK N 1 KLEGO Wahyuningsih, Diana Dewi; Nugroho, Imam Setyo; Khoiry, Hafizh; Faruk, Muhammad; Zaskia, Naja
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v2i2.53

Abstract

Konseling teman sebaya atau peer counseling dalam pengabdian masyarakat ini adalah program konseling yang dilakukan oleh siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) terhadap siswa SMK lain untuk membantu pengambilan keputusan karir. Siswa SMK yang menjadi konselor teman sebaya sebelumnya diberikan pelatihan atau pembinaan oleh konselor karir profesional. Konselor teman sebaya sebagai pembimbing yang berfungsi sebagai mentor atau tutor yang membantu siswa lain dalam memecahkan masalah yang terkait pengambilan keputusan karir selama kegiatan magang diperusahan. Pentingnya peer counseling ini bagi siswa SMK adalah saling berbagi pengalaman dan kemampuan pemecahan masalah selama kegiatan magang. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melaksanakan berbagai jenis layanan bimbingan dan konseling. Pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan pada siswa di SMK N 1 Klego, yang memberikan dampak dan manfaat yang positif. Pendekatan yang digunakan dalam pelatihan peer counseling adalah pendekatan sosial kognitif. Tujuan dari pengabdian ini adalah membantu siswa SMK N 1 Klego dalam pengambilan keputusan karir.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DAN KEMATANGAN KARIR DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Wahyuningsih, Diana Dewi; Nugroho, Imam Setyo; Kusuma, Qurrotul Ain Putri; Safitri, Enisa Indriya
Counsenesia Indonesian Journal Of Guidance and Counseling Vol 3 No 2 (2022): COUNSENESIA 2022
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/cijgc.v3i2.2483

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi hubungan Self Efficacy dan kematangan karir dalam pengambilan keputusan karir siswa. Penelitian dilakukan pada 367 siswa SMK di kabupaten Boyolali yang dipilih dengan metode proporsional random sampling. Intrument penelitian yang digunakan yaitu skala Career Decision Making Self Efficacy, dan Career Maturity Inventory. Analisis data menggunakan Korelasi Product Moment dengan Koefisien Korelasi rxy = 0,868 dengan p=0,000 p (<0,005) dengan nilai reabilitas Self Efficacy menunjukkan Cronbach Alpha 0,891. Reabilitas kematangan karir menunjukkan Cronbach Alpha 0,861. Berdasarkan hasil ini hipotetis yang dinyatakan diterima hasil penelitian ini menunjukkan Self efficacy dan kematangan karir memberikan nilai Rsquare 0,717 sedangkan 0,283 dipengaruhi oleh variabel lain. Hal ini semakin mempertegas bahwa self efficacy dan kematangan karir mempengaruhi pengambilan keputusan karir siswa. Diskusi lebih lanjut dibahas dalam penelitian ini.
EFEKTIFITAS TERAPI PERILAKU KOGNITIF BERBASIS TEKNIK SELF CONTROL DALAM KONSELING INDIVIDU UNTUK MENGURANGI KECANDUAN DALAM MENONTON DRAMA KOREA PADA MAHASISWA BK DI UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA Kusumawati, Eny; Dewi Wahyuningsih, Diana; Novita Sari , Deviana
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 12 No 1 (2025): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v12i1.4530

Abstract

Kemajuan negara korea salah satunya didukung dari bidang dunia hiburan khususnya perfilman dan musik, dalam era globalisasi kecanduan menonton drama korea sangat fenomenal dan sulit dikendalikan dikalangan mahasiswa yang notabenenya bebas memilih waktu untuk dipergunakan. Fenomena ini bisa menjadi ancaman karena mahasiswa merupakan penerus bangsa dimasa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keefektifan dari layanan konseling individu dengan teknik self control untuk mengurangi kecanduan dalam menonton drama korea pada mahasiswa BK UTP Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, jenis pre eksperimental Design dengan desain penelitian one group pretest posttest. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling, di mana jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 4 mahasiswa BK UTP Surakarta. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, skala dan dokumentasi. Validitas instrumen menggunakan rumus product moment, reliabilitas dengan rumus Cronbach Alpha, dan analisis data dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis data dengan uji t (paired sample t-test), diperoleh hasil pretest (M = 108,24, SD = 10,046) sedangkan hasil posttest atau sesudah pemberian layanan berubah menjadi (M = 87,50, SD = 6,856) t (11,547), Sig.(2 Tailed) = 0,001 p < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa layanan konseling individu dengan teknik self control efektif dalam mengurangi kecanduan dalam menonton drama korea.
Academic Dishonesty Siswa di Masa Pandemi Covid-19: Implikasinya pada Bimbingan dan Konseling Wahyuningsih, Diana Dewi; Kusumawati, Eny; Nugroho, Imam Setyo
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v11i2.9168

Abstract

Academic dishonesty yaitu perilaku menyimpang dari aturan akademik yang dilakukan oleh siswa di berbagai jenjang pendidikan untuk mendapatkan hasil ujian atau pengakuan yang baik atas tugas akademiknya dengan jalan mencontek, plagiarisme, bekerja sama dalam kecurangan ujian, maupun memalsukan data. Artikel ini bertujuan untuk mengekplorasi tingkat adacemic dishonesty siswa pada masa pandemi covid-19 dilihat dari perbedaan jenis kelamin, tingkatan kelas serta usia. Metode penelitian yang digunakan yaitu survey dengan jenis cross sectional survey design yang melibatkan 493 siswa sekolah menengah kejuruan yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Instrumen pengumpulan data penelitian menggunakan academic dishonesty scale. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis deskriptif, uji t-test dan Uji Anova. Hasil penelitian membuktikan bahwa siswa sekolah memengah kejuruan memiliki tingkat academic dishonesty pada kategori sedang. Lebih lanjut penelitian ini menemukan bahwa dilihat dari perbedaan jenis kelamin siswa laki-laki memiliki tingkat academic dishonesty lebih tinggi dari siswa perempuan. Hal yang sama juga terjadi ketika dilihat dari setiap indikator academic dishonesty. Pada perbedaan kelas dan perbedaan usia menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara siswa kelas 10 dan siswa kelas 12 serta siswa berusia 15, 16, 17, 18 dalam tingkat academic dishonesty. Diskusi lebih lanjut dibahas dalam artikel ini.Abstrac: Academic dishonestyis behavior deviating from academic rules carried out by students at various levels of education to get good test results or recognition of their academic assignments by cheating, plagiarism, cooperating in exam fraud, or falsifying data. This article aims to explore and determine the level of student academic dishonestyduring the Covid-19 pandemic seen from differences in gender, grade level and age. The research method used is a survey with a type of cross sectional survey design involving 493 vocational high school students who were selected using cluster sampling technique.. The research data collection instrument uses an academic dishonestyscale. The data analysis technique used is descriptive analysis, t-test and Anova test. The results of the study prove that vocational high school students have a level of academic dishonestyin the medium category. Furthermore, this study found that seen from the gender differences, male students had a higher level of academic dishonestythan female students. The same thing also happens when viewed from each indicator of academic dishonesty. In terms of class differences and age differences, it shows that there is no significant difference between grade 10 and grade 12 students and students aged 15, 16, 17, 18 in the level of academic dishonesty. Further discussion is discussed in this article
Hubungan antara Self Efficacy Pengambilan Keputusan Karir dengan Perencanaan Karir pada Siswa SMK N 1 Klego Boyolali Wahyuningsih, Diana Dewi; Setyo Nugroho, Imam; Rahmalih, Renata; Khoiry, Hafizh
JURNAL BIMBINGAN KONSELING FLOBAMORA Vol 3 No 1: Maret 2025
Publisher : Prodi Bimbingan Konseling FKIP UNDANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbkf.v3i1.20388

Abstract

The type of research is correlational which aims to determine the significance of the relationship between self-efficacy in career decision making and career planning in class XII students of SMK N 1 Klego Boyolali. The type of research used in this study is quantitative correlational research. The research sample was all class XII students of SMK N 1 Klego Boyolali totaling 264 students, divided into 5 majors, namely: mechanical engineering, electrical installation engineering, fashion design, construction and property business and building drawing information design. The sampling technique used cluster random sampling technique. Data collection used 2 instruments, namely: career decision making self-efficacy scale (25 items, α = 0.869) and career planning scale (24 items, α = 0.885). Hypothesis testing in this study used regression analysis techniques. Based on the regression correlation test, the rxy value was obtained = 0.593; with Þ=0.000 (Þ<0.05), so there is a positive relationship between self-efficacy in career decision making and career planning in grade XII students of SMK N 1 Klego Boyolali. This means that self-efficacy in career decision making contributes 35.1% to career planning. The results of this study are very relevant because they can strengthen theoretical studies and phenomena of the relationship between self-efficacy variables in career decision making and career planning. Further research recommendations can test the correlation of self-efficacy in career decision making with different variables.
PENDAMPINGAN PERENCANAAN KARIR DAN PERSIAPAN MEMASUKI DUNIA KERJA BAGI SISWA SMK NEGERI 1 MOJOSONGO BOYOLALI Wahyuningsih, Diana Dewi; Nugroho, Imam Setyo; Cindy, Rahajeng
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v3i1.82

Abstract

Salah satu permasalahan siswa sekolah menengah kejuruan adalah kesiapan memasuki dunia kerja, sehingga sulit untuk membuat perencanaan karir. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan kepala sekolah SMK Negeri 1 Mojosongo, Boyolali bahwa kendala dan permasalahan yang dihadapi siswa setelah menyelesaikan tugas magang di perusahaan atau industri adalah tidak siap untuk memasuki dunia kerja. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengembangkan skill siswa terkait sikap, pengetahuan dan keterampilan agar memiliki perencanaan karir yang baik serta mengenalkan berbagai aplikasi maupun website kepada siswa agar mampu mengakses informasi tentang jenis pekerjaan yang sesuai dengan jurusannya. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan melakukan pendampingan pelatihan perencanaan karir dan meningkatkan life skill siswa SMK Negeri 1 Mojosongo sebagai bekal dalam melanjutkan karirnya. Metode pelaksanaan pengabdian yang dilakukan adalah memberikan pelatihan perencaaan karir kepada siswa dan konseling karir bagi siswa yang mengalami kendala dan hambatan dalam perencaan karir. Hasil dari program pengabdian ini adalah siswa memiliki keterampilan yang relevan dengan dunia kerja, dan meningkatkan kepercayaan diri untuk menentukan pilihan pekerjaan setelah lulus dari SMK.
PELATIHAN JOB INTERVIEW PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Wahyuningsih, Diana Dewi; Nugroho, Imam Setyo
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/scsej.v2i1.26

Abstract

Pelatihan job interview merupakan bagian penting dari persiapan siswa SMK untuk memasuki dunia kerja. pelatihan job interview adalah program atau kegiatan yang dirancang untuk membantu individu mempersiapkan diri secara efektif menghadapi proses wawancara kerja. Dalam konteks SMK, pelatihan semacam ini menjadi semakin penting mengingat tingkat pengangguran yang cukup tinggi di antara lulusan SMK. Sebagai lembaga pendidikan yang bertujuan untuk menyiapkan siswa dengan keterampilan praktis, SMK Negeri 1 Klego perlu memastikan bahwa siswa tidak hanya memiliki pengetahuan teknis yang diperlukan, tetapi juga keterampilan interpersonal yang kuat. Pelatihan job interview memberikan kesempatan bagi siswa untuk memperoleh keterampilan komunikasi yang efektif, meningkatkan kepercayaan diri, dan memahami strategi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan wawancara dengan baik. Selain itu, melalui pelatihan ini, siswa juga dapat belajar tentang etika kerja, cara menjaga penampilan profesional, dan bagaimana cara menonjolkan kelebihan mereka kepada calon pemberi kerja. Berdasarkan hasil kegiatan Pelatihan Job Interview di SMK Negeri 1 Klego, Boyolali, memberikan dampak positif yang signifikan bagi siswa dalam meningkatkan keterampilan komunikasi, kepercayaan diri, dan kemampuan menjawab pertanyaan. Hal ini terlihat dari peningkatan yang tercatat dalam hasil pre-test dan post-test, serta umpan balik positif dari peserta pelatihan yang menunjukkan bahwa materi pelatihan dinilai sangat berguna dan relevan. Evaluasi juga menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan siswa dalam menghadapi wawancara kerja, memberikan harapan akan adanya peningkatan kesempatan kerja di masa depan. Secara keseluruhan, pelatihan job interview di SMK Negeri 1 Klego, Boyolali, berhasil mempersiapkan siswa untuk memasuki dunia kerja dengan lebih siap dan percaya diri.
The effectiveness of social cognitive career theory on career decision making Kusumawati, Eny; Wahyuningsih, Diana Dewi
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 7 No 2 (2020): KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/kons.v7i2.7214

Abstract

Students with high academic anxiety can cause a decrease in motivation to learn. This kind of situation will harm the learning achievement achieved by students. The purpose of this study was to examine the influence of social cognitive career theory on improving student career decision making. This study used a randomized experimental pretest-posttest control group design. A total of 16 students of VHS Boyolali were the subjects in this study. Selection of subjects using purposive sampling technique which is based on the criteria of low career decision-making ability, obtained from the score of career decision making scale. The data analysis technique used was the Wilcoxon test. The results of statistical tests show that there is an effect of social cognitive career theory on increasing student career decision making. The findings of this study prove that the social cognitive career theory is effective in improving student career decision making at VHS Boyolali.
Student engagement during pandemic COVID-19 and its implications for guidance and counseling Nugroho, Imam Setyo; Kusumawati, Eny; Wahyuningsih, Diana Dewi
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 8 No 2 (2021): KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/kons.v8i2.8778

Abstract

Student engagement is a condition of the extent to which students play an active role in the learning process by focusing on time, energy, mind, effort, feelings and making it happen in action to complete their academic tasks completely. This study aims to explore and find out the level of student engagement in the Covid-19 pandemic period seen from gender differences and the school level. Quantitative descriptive research with this survey design involves 469 students, 245 students of the junior high school, and 224 senior high school students chosen using a stratified random sampling proportionate cluster. The results showed that secondary school students in the Covid-19 pandemic period had an average level of student engagement in the medium category. This study found, there was no different level of student engagement based on gender (t (467) = -1.86). But specifically, the participation has a significant difference, while the skill, emotion, and performance do not have a significant difference. At the school level, indicate that there are significant differences in the level of student engagement (t(467)= -3.39). Furthermore, it can be seen from every indicator of student engagement skills, participation and performance have a significant difference and only an emotion that does not have it. The results of this study have implications for the planning of guidance and counseling programs in schools during the Covid-19 pandemic period, which is important to see the level of student engagement, especially in the emotional indicator. Further discussion is discussed in this article.