Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Usaha Pembesaran Kepiting Bakau pada Tambak Tradisional Untuk Meningkatkan Pendapatan Pokdakan Laot Berjaya di Kabupaten Aceh Tamiang Cut Gustina; Agus Putra AS; Afrah Junita; Fairus Fairus; Lilis Nurjanah; Ulya Nabilla; Mawarni Mawarni; Tri Rahmani
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 1 Januari - Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i1.5826

Abstract

Pokdakan Laot Berjaya mengelola usaha pembesaran dan pematangan telur kepiting bakau (Scylla sp.) di tambak tradisional. Namun, usaha ini menghadapi kendala utama berupa produksi yang belum optimal dan minimnya penerapan teknik budidaya yang efektif, sehingga menghambat inovasi dan menurunkan pendapatan mitra. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi kelompok Pokdakan Laot Berjaya mengenai mengenai inovasi teknologi tepat guna pada budidaya pembesaran kepiting bakau yang baik dan efektif, serta memberikan pelatihan kepada mitra teknologi budidaya pembesaran kepiting, sehingga diharapkan dapat meningkatkan jumlah produksi kepiting dan omset kelompok. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif dengan sosialisasi dan workshop teknologi tepat guna dengan memanfaatkan pipa paralon untuk budidaya pembesaran kepiting bakau. Hasil pengabdian menunjukkan 90% mitra setuju bahwa penngabdian ini sangat bermanfaat untuk mitra, 84% mitra memahami menganai inovasi teknologi tepat guna pada budidaya pembesaran kepiting bakau yang baik dan efektif, 85% mitra memahami dan terampil menerapkan budidaya kepiting dengan pipa paralon, 70% mitra mengalami peningkatan omset.
Penguatan Strategi Pemasaran Melalui Pendampingan Desain Merek Usaha Poklahsar 'Harapan Ibu' di Desa Sungai Kuruk III Aceh Tamiang Fairus Fairus; Riezky Purnama Sari; Muhammad Jamil; Agus Putra AS; Afrah Junita; Muhammad Fuad; Muhammad Salman; Safrizal Safrizal
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 1 Januari - Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i1.5519

Abstract

Kelompok pengolahan dan pemasaran (Poklahsar) Harapan Ibu merupakan salah satu kelompok unggulan di Desa Sungai Kuruk III yang memiliki usaha kepiting rajungan kupas, dalam sehari kelompok ini dapat menghasilkan 70 kilogram daging kepiting dari 300 kilogram kepiting utuh, akan tetapi selama ini produk yang di hasilkan langsung di jual kepada penampung dengan harga jual dibawah pasar. Oleh karena itu dibutuhkan strategi pemasaran secara online agar produk dapat dipasarkan secara luas dengan harga diatas standar, sehingga dapat meningkatkan omset kelompok. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pendampingan pembuatan merek/label, dan kemasan yang menarik guna meningkatkan daya saing produk. Metode yang digunakan adalah Sosialisasi dan Pelatihan dengan melibatkan partisipatif mitra dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil pengabdian ini diperoleh merek/label usaha mitra dan akun e-commerce penjualan produk mitra. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa 91% mitra setuju bahwa pentingnya memiliki merek usaha, 90% mitra memahami strategi pemasaran usaha kepiting kupas, 84% mitra terampil menggunakan aplikasi penjualan dan media sosial untuk pemasaran usaha.
APLIKASI METODE ARIMA DAN METODE DES DALAM MERAMALKAN JUMLAH KUNJUNGAN PASIEN RAWAT JALAN POLI UMUM Zahara Zahara; Fairus Fairus; Fitra Muliani
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : State Islamic University of North Sumatra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v12i2.15118

Abstract

Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Rantau Selamat merupakan instansi yang menyediakan layanan kunjungan berupa pasien rawat jalan. Data jumlah kunjungan pasien rawat jalan poli umum di UPTD Puskesmas Rantau Selamat merupakan data model time series. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model peramalan terbaik dalam meramalkan jumlah kunjungan pasien rawat jalan poli umum di UPTD Puskesmas Rantau Selamat yang diperoleh dari perbandingan dua metode, yaitu metode ARIMA dan metode Double Exponential Smoothing. Peramalan dengan metode ARIMA menghasilkan model arima (3,1,3) dimana MSE senilai 0,000011767 sedangkan metode Double Exponential Smoothing Holt menghasilkan MSE senilai 100647. Hasil analisis menunjukkan bahwa ARIMA (3,1,3) merupakan model terbaik dalam meramalkan jumlah kunjungan pasien rawat jalan poli umum di UPTD Puskesmas Rantau Selamat berdasarkan pada nilai forecast error yaitu MSE senilai 0,000011767. AbstractThe Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) in Rantau Selamat is an agency that provides visiting services for outpatients. The data on the number of outpatient visits in the medical ward at the UPTD in Rantau Selamat is in the form of time series model data. The objective of this study is to identify the most effective forecasting model for predicting the number of outpatient visits in the medical ward of the Public Health Center in Rantau Selamat UPTD. The data was obtained by comparing two methods: the ARIMA method and the Double Exponential Smoothing method. According to the analysis results, the ARIMA method is the best model for predicting the number of outpatient visits in the medical ward at UPTD of the Public Health Center in Rantau Selamat based on the forecast error value (0.000011767). The ARIMA method produces an Arima (3,1,3) model with an MSE of 0.000011767, while the Double Exponential Smoothing Holt method produces an MSE of 100647.
Pemberdayaan Istri Nelayan dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Keluarga melalui Pembuatan Garam di Desa Kuala Idi Cut Kabupaten Aceh Timur Rosmaiti Rosmaiti; Fairus Fairus; Riezky Purnama Sari; Muhammad Salman; Amelia Amelia; Safrizal Safrizal; Ulya Nabilla; Muhammad Fuad; Kiagus Muhammad Zain Basriwijaya
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2023): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.9.3.370-375

Abstract

The fishermen's wife group is PKM Partners, who need empowerment. The limited knowledge and skills of partners in processing iodized salt and hygiene are problems that must be resolved. This community service aims to increase people's income, especially partners of fishermen's wives, by providing training and assistance in processing iodized and hygienic salt. The stages of this activity include 1) Socialization with partners regarding the processing of iodized and hygienic salt; 2) Salt processing training; 3) Financial bookkeeping training; 4) Monitoring and evaluation of PKM activities. The PKM method is the RRA (Rapid Rural Appreial) / PRA (Participatory Rural Appreial) method. This PKM produces iodized and hygienic salt products. Based on the questionnaire, it was found that 77% of partners are very understanding and skilled in processing iodized and hygienic salt, and 78% of partners strongly agree that this PKM activity can improve the quality of partners' salt.
CREATIVE ECONOMY BASED ON WASTE: “CIRCULAR ECONOMY ENTREPRENEURSHIP EDUCATION FOR STUDENTS AND COMMUNITIES IN ACEH TAMIANG” T. Khairol Razi; Fairus; Safwan; Irfan; Fadli Syahputra
International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Vol. 6 No. 2 (2026): July-October 2026
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low public awareness and understanding of waste management with economic value. The ever-increasing volume of household and plastic waste has not been optimally utilized, thus creating environmental problems as well as lost economic opportunities for the community. On the other hand, students and the community in Aceh Tamiang still have limited knowledge and skills in processing waste into creative products that have sales value. The concept of a circular economy that emphasizes the reuse of waste into useful products is also not widely understood and applied in everyday life. Community service was carried out in Kota Lintang Village, Hasanah Hamlet, Kota Kuala Simpang District, Aceh Tamiang Regency, which was affected by flooding through an educational and participatory approach to students and the community from May 20 to 22, 2026. After receiving educational materials on the impact of plastic waste and the concept of 3R management (Reduce, Reuse, Recycle), there was a significant increase in participants' understanding of environmental issues. Through evaluations in the form of post-tests and discussion sessions, it was found that around 70% of participants were able to explain in a coherent manner the negative impact of plastic waste on the environment, the importance of reducing the use of single-use plastics, and the benefits of creative plastic waste processing. Regular mentoring for students and the community is needed to ensure that circular economy programs are not only educational but also provide sustainable business opportunities. Support from Adiwiyata partners, local governments, and universities is expected to strengthen the implementation of environmental and entrepreneurship programs, creating a more independent, creative, and environmentally conscious community
Optimalisasi Pompa Air Berbasis Teknologi Tepat Guna Mendukung Pemulihan Air Bersih Pascabencana Aceh Tamiang Agus Putra AS; Fairus Fairus; Afrah Junita
Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/rengganis.v6i1.1113

Abstract

This community service activity was carried out in Simpang Lhee Village, Manyak Payed District, Aceh Tamiang Regency as an effort to restore clean water access after the flash flood disaster that caused damage to community water sources. This program aims to provide clean water access through the optimization of water pumps based on appropriate technology that is easy to operate and sustainable. The implementation method was carried out in a participatory manner through stages of socialization, training, technology application, mentoring, and evaluation. The activity was attended by 35 participants consisting of the community, village officials, students, and lecturers. The results of the activity showed that the installation of water pumps succeeded in providing more stable clean water access for the affected community with a service capacity reaching around 520 people or a clean water need of ± 7,800–10,400 liters per day. In addition, there was an increase in community capacity in managing clean water facilities, demonstrated by increased knowledge of clean and healthy living behaviors, the ability to operate water pumps independently, and the formation of village clean water management groups. The evaluation results showed that all community empowerment indicators were in the high category with a percentage of 80%–84%. This program is considered effective in reducing dependence on external aid, reducing the risk of water-based diseases, and strengthening community independence in facing future disasters.
Pengabdian Penyediaan Tandon Air Bersih Portable Sebagai Solusi Darurat Kebutuhan Air Masyarakat Pascabencana Aceh Tamiang Fairus; Afrah Junita; Agus Putra AS
Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/rengganis.v6i1.1114

Abstract

This Community Service activity was carried out in response to the flash flood disaster in Simpang Lhee Village, Manyak Payed District, Aceh Tamiang Regency, which caused a clean water crisis due to the contamination of community water sources. The objective of the activity was to provide access to clean water through the application of appropriate technology in the form of portable clean water tanks and to increase community preparedness for disaster emergencies. The implementation method used a participatory approach through the stages of socialization, technology application, mentoring, and evaluation. The results of the activity showed that the installation of portable clean water tanks with a capacity of approximately 1,000 liters was able to increase community access to clean water in a more equitable and sustainable manner. This program also increased community knowledge about clean and healthy living behaviors (PHBS), reduced the risk of disease due to the use of unsafe water, and reduced community expenditure. In addition, community participation in clean water management and preparedness for clean water crises also increased. In conclusion, the provision of portable clean water tanks is an effective and sustainable solution to address the post-disaster clean water crisis while strengthening community resilience.
PENERAPAN METODE ADAMS BASHFORTH MOULTON DALAM FORECASTING JUMLAH PRODUKSI KELAPA SAWIT DI INDONESIA Shopia Shopia; Fairus Fairus; Riezky Purnama Sari
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v14n1.p165-174

Abstract

Kelapa sawit merupakan tanaman penghasil minyak tertinggi peringkat ketiga di dunia. Khususnya bagi negara berkembang seperti indonesia. Fluktuasi produksi kelapa sawit dapat berdampak signifikan terhadap perekonomian suatu wilayah, terutama ketika terjadi ketidakseimbangan antara jumlah produksi dan permintaan, dalam penelitian ini digunakan data produksi kelapa sawit di indonesia. Data bersumber dari buku statistik perkebunanan jilid 1 pada tahun 1995-2024 selama 30 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan jumlah produksi kelapa sawit di Indonesia dengan menggunakan metode Adams-Bashforth Moulton. Metode ini merupakan teknik numerik yang digunakan untuk menyelesaikan persamaan diferensial nonlinier pada titik tertentu, dengan asumsi nilai awal telah diketahui. Sebelum menerapkan metode Adams-Bashforth orde empat sebagai prediktor, terlebih dahulu diselesaikan persamaan diferensial menggunakan metode Runge-Kutta orde empat untuk memperoleh empat nilai awal. Hasil prediksi tersebut kemudian diperbaiki menggunakan persamaan korektor Adams-Moulton orde empat. Proses koreksi ini dilakukan secara iteratif dan dihentikan ketika galat relatif lebih kecil dari 5 × 10⁻⁷. Iterasi dilakukan sebanyak 34 kali dalam interval [0, 34]. Dengan langkah h = 1, Metode Adams-Bashforth-Moulton orde empat telah terbukti efektif dalam memperoleh solusi numerik terhadap jumlah produksi kelapa sawit di Indonesia. Berdasarkan hasil estimasi, metode ini menunjukkan bahwa produksi kelapa sawit mengalami peningkatan rata-rata sebesar 5,00% setiap tahunnya. Jumlah produksi kelapa sawit pada tahun 2025 hingga 2029 adalah 40.288.072,612., 42.389.238,747., 44.510.837,165., 46.644.477,930., 48.781.577,996 (ton).
EDUKASI HUKUM DAN SIMULASI PENCEGAHAN KENAKALAN TERHADAP ANAK Liza Agnesta Krisna; Rini Fitriani; Nurasyiah Nurasyiah; Fairus Fairus
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.26756

Abstract

Abstrak: Kenakalan terhadap anak menjadi hal yang perlu diperhatikan di Desa Kota Lintang Kecamatan Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang, karena banyaknya kasus kenakalan yang terjadi di desa tersebut, seperti narkoba, eksploitasi, KDRT, dan pemerkosaan. Tujuan PKM ini untuk memberikan edukasi dan simulasi pemahaman kepada masyarakat tentang undang-undang perlindungan anak dan pentingnya pencegahan kenakalan pada anak beserta hukum Sistem Peradilan Pidana Anak. PKM ini menggunakan metode sosialisasi dan workshop. Pengabdian ini diikuti oleh 31 orang terdiri dari 20 orang masyarakat Desa Kota Lintang, 6 orang perangkat desa, 2 orang dosen, dan 3 orang mahasiswa. Evaluasi pengabdian dilakukan melalui sebaran kuesioner. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa: (1) 84% Mitra mengalami peningkatan pemahaman tentang undang-undang perlindungan anak; (2) 85% Mitra mengalami peningkatan tentang pentingnya pencegahan kenakalan pada anak; (3) 87% Mitra mengalami peningkatan pemahaman tentang undang-undang Sistem Peradilan Pidana Anak; (4) 86% Mitra mengalami peningkatan kesadaran akan konsekuensi hukum dari perilaku kenakalan; dan (5) 85% Mitra mengalami peningkatan pemahaman cara mengatasi kenakalan anak melalui simulasi pencegahan kenakalan anak.Abstract: Child delinquency is a matter that needs to be considered in Kota Lintang Village, Kualasimpang District, Aceh Tamiang Regency, because of the many cases of delinquency that occur in the village, such as drugs, exploitation, domestic violence, and rape. The purpose of this PKM is to provide education and simulation of understanding to the community about child protection laws and the importance of preventing delinquency in children along with the law on the Juvenile Criminal Justice System. This PKM uses socialization and workshop methods. This community service was attended by 20 people from Kota Lintang Village, 6 village officials, 2 lecturers, 3 students. The evaluation of the community service was carried out through the distribution of questionnaires. The results of the community service showed that: (1) 84% of Partners experienced an increase in understanding of child protection laws; (2) 85% of Partners experienced an increase in the importance of preventing delinquency in children; (3) 87% of Partners experienced an increase in understanding of the Juvenile Criminal Justice System law; (4) 86% of Partners experienced an increase in awareness of the legal consequences of delinquent behavior; and (5) 85% of partners experienced an increase in understanding of how to deal with juvenile delinquency through juvenile delinquency prevention simulations.
PENGEMBANGAN EKONOMI SIRKULAR MELALUI APLIKASI RUMOH BIENG PADA BUDIDAYA KEPITING BAKAU POKDAKAN Fairus Fairus; Tuti Mutia; Syahrial Syahrial; Agus Putra Abdul Samad; Afrah Junita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34535

Abstract

Abstrak: Pokdakan “Damar Tirta” di Desa Lubuk Damar, Aceh Tamiang menghadapi kendala budidaya kepiting bakau seperti rendahnya produktivitas, kurangnya pengetahuan teknis, tata kelola keuangan yang belum teratur, dan pemasaran yang bergantung pada agen. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan budidaya, manajemen keuangan, dan pemasaran digital melalui sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, praktik, dan pendampingan. Mitra Pokdakan “Damar Tirta” merupakan kelompok pemula beranggotakan 11 orang yang terbentuk pada Januari 2023 berlokasi di Desa Lubuk Damar Aceh Tamiang. Metode yang digunakan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan. Evaluasi dilakukan pada saat dan pasca pengabdian melalui kuesioner, lalu dianalisis menghitung persentase rataan tiap jawaban, kriteria keberhasilan≥70%. Hasil menunjukkan 88% memahami budidaya pembesaran kepiting, 85% terampil menerapkan Rumoh Bieng, 80% menguasai pemasaran digital, 82% mengalami peningkatan kualitas dan kuantitas produk, serta 73% dan 74% mengalami kenaikan omset dan keuntungan. Secara keseluruhan, 92% mitra menyatakan pengabdian bermanfaat dan berharap keberlanjutan program untuk memperkuat usaha.Abstract: The "Damar Tirta" Farming Group (Pokdakan) in Lubuk Damar Village, Aceh Tamiang, faces challenges in mangrove crab cultivation, such as low productivity, lack of technical knowledge, irregular financial management, and reliance on agents for marketing. This community service program aims to improve understanding and skills in cultivation, financial management, and digital marketing through outreach, outreach, training, practice, and mentoring. The "Damar Tirta" Farming Group partners are a beginner group of 11 people formed in January 2023 and located in Lubuk Damar Village, Aceh Tamiang. The methods used include outreach, outreach, training, demonstrations, hands-on practice, and mentoring. Evaluations were conducted during and after the community service program using questionnaires, then analyzed to calculate the average percentage of each answer, with a success criterion of ≥70%. The results showed that 88% understood crab farming, 85% were skilled at implementing Rumoh Bieng, 80% mastered digital marketing, 82% experienced an increase in product quality and quantity, and 73% and 74% experienced an increase in turnover and profits. Overall, 92% of partners stated that the service was beneficial and hoped for the program to continue to strengthen their businesses.