Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Rekayasa Sipil

Pengaruh Dimensi Kepala Geser (Shearhead) Terhadap Daya Dukung Pondasi Komposit Anyaman Bambu – Spesi Ditumpu pada Kedua Sisinya Dewi, Sri Murni; Nurlina, Siti; Ruslie, Khamal Barlev
Rekayasa Sipil Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.74 KB)

Abstract

Pondasi telapak komposit anyaman bambu – spesi adalah suatu struktur pondasi yang didukung oleh kolom tunggal, dan pada sisi atas, bawah dan bagian tengah plat pondasi dilapisi anyaman bambu, serta pada bagian bawah kolom yang diproyeksikan kedalam plat terdapat tulangan dari bambu yang disebut shearhead. Penelitian terhadap pondasi komposit anyaman – bambu spesi ini bertujuan untuk mengetahui besarnya beban yang dapat mengakibatkan keruntuhan pada pondasi komposit anyman bambu – spesi dengan adanya variasi dimensi penampang shearhead.Dalam penelitian ini, beban runtuh tidak hanya diperoleh dari hasil penelitian. Sebagai pembanding dari hasil penelitian, beban runtuh juga dihitung secara teoritis dengan statika sederhana.Pada pengujian hipotesis diambil rasio kesalahan dalam menarik kesimpulan sebesar 5 %. Dari pengujian ini, untuk pengaruh variasai dimensi shearhead pada pondasi dengan tebal plat pondasi 10 cm, didapat nilai t hitung sebesar 4,23 dan nilai t tabel adalah 3,585. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variasi dimensi penampang shearhead untuk tebal plat pondasi 10 cm berpengaruh terhadap daya dukung pondasi komposit anyaman bambu – spesi. Sama halnya dengan tebal plat pondasi 10 cm, untuk tebal plat pondasi 16 cm diambil nilai rasio kesalahan dalam menarik kesimpulan sebesar 5 %. Dari pengujian terhadap hipotesis diperoleh nilai t hitung sebesar 4,585 dan nilai t tabel 3,585. Dari perbandingan nilai t tersebut, dapat disimpulkan bahwa variasi dimesnsi penampang shearhead untuk tebal plat pondasi 16 cm berpengaruh terhadap daya dukung pondasi komposit anyaman bambu – spesi.
Penerapan Bambu Sebagai Tulangan Dalam Struktur Rangka Batang Beton Bertulang Wonlele, Tedy; Dewi, Sri Murni; Nurlina, Siti
Rekayasa Sipil Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1159.952 KB)

Abstract

Penerapan bambu sebagai tulangan dalam beton bertulang berangkat dari kenyataan akan kekuatan tarik bambu yang besar, merupakan material yang dapat diperbaharui dan ramah lingkungan sedangkan baja merupakan bahan tambang yang tidak dapat diperbaharui sehingga keberadaanya akan habis. Rangka atap bangunan sederhana merupakan salah satu jenis struktur yang dapat menggunakan beton bertulang bambu. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui kapasitas beban runtuh rangka batang beton bertulang bambu, (2) Megetahui perilaku keruntuhan rangka batang beton bertulang bambu, (3) Mengetahui pengaruh variasi ketinggian batang vertikal terhadap kapasitas beban runtuh dan pola keruntuhan beton bertulang bambu, (4) Mengetahui tegangan-tegangan yang bekerja pada elemen-elemen struktur rangka batang beton bertulang bambu. Penelitian ini menggunakan 6 buah benda uji rangka batang beton bertulang bambu, dimana 3 buah RB-100 dan 3 buah RB-80. Dimensi seluruh benda uji adalah panjang 240 cm dan dimensi penampang 8 x 8 kecuali tinggi 100 cm untuk RB-100 dan 80 cm untuk RB 80. Kesemuanya diuji dengan memberikan beban terpusat pada 3 buah titik simpul sejarak 60 cm, 120 cm dan 240 cm dari perletakan. Berdasarkan analisi hasil pengujian dapat ditarik kesimpulan: (1) RB-100 mampu memikul beban total lebih besar dari RB-8 namun variasi ketinggian RB-100 dan RB-80 tidak memberikan perbedaan beban maksimum yang signitifikan dimana nilai-nilai beban dianalisis dengan statistic yang memberikan penolakan a = 5%, (2) Keruntuhan awal yang terjadi pada struktur rangka batang beton bertulang bambu adalah keruntuhan tarik yang diperlihatkan dengan pola retak yang tegak lurus batang tarik horizontal namun keruntuhan seluruh struktur disebabkan karena keruntuhan titik buhul perletakan akibat pengaruh gaya geser dan gaya tekan , (3) Tegangan-tegangan pada RB-100 lebih besar dari tegangan-tegangn RB-80, (4) Rangka batang beton bertulang bambu cukup berpotensi untuk menggantikan rangka batang kayu 
Pemanfaatan Limbah Bottom Ash Sebagai Pengganti Semen Pada Genteng Beton Ditinjau Dari Segi Kuat Lentur Dan Perembesan Air Zacoeb, Achfas; Dewi, Sri Murni; Jamaran, Imran
Rekayasa Sipil Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.68 KB)

Abstract

Produksi semen dunia telah menyumbang tujuh persen gas rumah kaca (CO2) atau sekitar 1,5 miliar ton pada tahun 1995 (International World Energy Outlook). Jumlah ini akan terus bertambah seiring berkembangnya industri semen di dunia. Bottom ash merupakan limbah padat yang dihasilkan oleh PLTU. Limbah ini mempunyai komposisi kimia yang hampir sama dengan semen. Menindak lanjuti hal tersebut, maka dilakukan penelitian untuk mengetahui apakah bottom ash bisa digunakan sebagai bahan pengganti semen sehingga bisa berperan serta mengurangi pemanasan global dan pencemaran lingkungan secara tidak langsung.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan bottom ash sebagai bahan pengganti semen terhadap kuat lentur dan impermeabilitas dari sebuah produk yang dalam hal ini adalah genteng beton. Proporsi bottom ash yang digunakan adalah 0%,10%,20%,30%,40%, dan 50% dari berat semen, dengan jumlah masing-masing perlakuan benda uji adalah 10 buah untuk uji kuat lentur dan 3 buah untuk uji impermeabilitas (sesuai SNI 0096:2007). Jenis genteng beton yang digunakan adalah tipe rata (flat) dengan dimensi 420 mm x 330 mm.Dari hasil penelitian dan uji statistik dapat disimpulkan bahwa kuat lentur rata-rata yang dihasilkan genteng beton tidak mengalami penurunan pada proporsi bottom ash 0%-30%, sementara pada proporsi 30%-50% terjadi penurunan yang signifikan. Adapun karakteristik beban lentur yang dihasilkan baik genteng beton normal maupun dengan bottom ash masih berada di bawah yang ditetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI 0096:2007) yaitu 1200 N. Proporsi optimum dari uji lentur diperoleh pada proporsi bottom ash 19,60%. Untuk pengujian impermeabilitas genteng beton, semua perlakuan genteng beton baik yang normal maupun dengan bottom ash tahan terhadap rembesan (tidak ada air yang menetes). 
Flexural Performance of a Semi-Precast Two-Way Slab with AAC Infill and Hybrid Bamboo–Steel Reinforcement under Point Loading Dwi Putra, Bagus Ginanjar; Dewi, Sri Murni; Wisnumurti
Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 3 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 3
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2025.019.03.3

Abstract

This study investigates the flexural performance of a semi-precast two-way ribbed slab system composed of a ferrocement bottom layer, Autoclaved Aerated Concrete (AAC) infill, and a hybrid bamboo–steel reinforcement configuration, subjected to a centrally applied point load. Two specimens were tested experimentally to evaluate their deflection behavior, crack patterns, and ultimate load capacity. The Finite Element Method (FEM) was also used to simulate the slab’s response and validate the experimental outcomes. The experimental results indicated ultimate load capacities of 5277 kg and 5000 kg for specimens S1 and S2, with corresponding maximum deflections of 6.80 mm and 6.90 mm. Diagonal cracks were observed originating from the load application point, which was consistent with flexural behavior under concentrated loading. The FEM simulation predicted an ultimate load of 5500 kg and a maximum deflection of 6.38 mm, resulting in a load deviation of +4.44% and a deflection deviation of –6.97% relative to the experimental average. Despite idealized assumptions in the numerical model, the FEM results showed good agreement with experimental observations in terms of deformation patterns and stress distribution. These findings demonstrate the potential of the proposed slab system for structural applications incorporating lightweight materials and alternative reinforcements. Further studies are recommended to explore its dynamic performance and practical feasibility in sustainable construction practices.
Co-Authors ., Claudia Abadiah, Yuli Nur Achfas Zacoeb Adinda Maharani, Ghea Nabila Afrizal, Danny Zuan Agostinho Francisco Pinto, Agostinho Francisco Ahmad Fitri Sujatmiko, Ahmad Fitri Aji Wijaya, Dwi Prasetyo Alangnabil, Muhammad Alfianto, Alif Alhadad, Muhammad Alista, Fenty Putri Alwafi Pujiraharjo AmbarPratiwi, Isma Arum Anderson, Jordi Anggara Putra, Dyorizky Imaduddin Anggara, Rizal Tri Anugrah, Ahmad Yuri Aprillinda, Sylvia Ari Wibowo Aulia, Rahmi Bestari, Afif Zuhair Carina Riando, Shabrina Bella Chiquita, Theadeira Christin Remayanti Christin Remayanti N Christin Remayanti N. Desinta Nur Lailasari, Desinta Nur Dessanda, Ryan Radya Desy Setyowulan Devi Nuralinah Devi Nurlinah, Devi Dini, Hanita Nurilina Dwi Putra, Bagus Ginanjar Dwijo Wibowo, Christoforus Aditya Eva Arifi Faizal, Muhammad Fathurrohman, Muhammad Fauzi, Rifqi Eka Hamzah, Muhammad Hendro Suseno Herdianto, Muhammad Irfan Imran Jamaran Indra Waluyohadi, Indra Indradi Wijatmiko Insani, Muhammad Hanif Iqbal, Faishal Kamilah, Fauziyah Khalis, Adli Khamal Barlev Ruslie Khusnul Prianto, Khusnul Kurniawan, Ari Tri Kurniawan, Fajri Lilya Susanti Mahendra, Muhammad Reza Maulana, Farhana Irvan Maulidianto, Mohammad Irvan Ming Narto Wijaya Morrida, Adam Akbar Mufika, Neyla Rohmah Muttaqin, Abdillah Najida, Izza Abhan Narayana, Jalu Nawawi, Imam Novriadi, Ilham Nugroho, Bagus Prasetyo Nugroho, Mahening Desantoro Nugroho, Rahadian Dwi NUR HAFIDHI, MUHAMMAD MUSYFIQ Pambudi, Aji Kukuh Pangestu, Rizki Ayu Paramita, Riezka Prilly Permana, Muhamad Hilman Prasetyo, Ferry Singgih Prastyo, Roni Dwi Prayoga, Yopi Adi Purwaningsih, Anis Puspitasari, Linda Andita Putri, Nanda Kartika Rachman, Muhammad Arif Ramadhani, Candra Kurniawan Ramadhani Ridho, Achmad Ali Robertus, Aristo Yonghy Roland Martin Simatupang S, Rinaldi S.Utami, Putri Dewanti Sani, Firzi Maulana Saputra, Bagus Arista Sasmita, Mochamad Hadi Setiawan, Ronny Shoufika, Alifinia Sitanggang, Gilbert Siti Nurlina Sugeng P. Budio Susanti, Lilya Susanti Taffareld, Muhammad Firhand Tedy Wonlele Tennyson, Albany W., Ming Narto Wicaksono, Ananta Dzaky Widya A, Erwin Wisnumurti Wisnumurti . Wresniwira, Sastria Yanuar, Lucky