Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : WIDYA LAKSANA

PELATIHAN MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN BERBASIS KARAKTER BAGI GURU PENJASORKES DI KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG Dharmadi, Made Agus
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.931 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v3i1.9152

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan 1) pengetahuan dan pemahaman para guru penjasorkes terhadap model pembelajaran penjasorkes yang berbasis karakter, 2) perasaan dan tindakan yang berkarakter bagi siswa  di sekolah dasar, sekolah menengah pertama  dan  sekolah  menengah  atas  melalui  penerapan pembelajaran  penjasorkes berbasis karakter oleh guru. Adapun sasaran dalam penelitian ini adalah para guru penjasorkes yang ada di Kecamatan Buleleng yang berjumlah 60 orang, yang dilaksanakan di SD 6 Banjar. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan. Dari hasil pelasanaan P2M ini dapat disimpulkan 1) adanya peningkatan  pengetahuan dan pemahaman para guru  penjasorkes terhadap model pembelajaran penjasorkes yang berbasis karakter, 2) perasaan  dan tindakan yang berkarakter dapat terwujud  melalui penerapannya secara berkelanjutan.
Tingkat Pemahaman Guru PJOK SD di Kecamatan Banjar Buleleng Terhadap Pembelajaran Digital Dharmadi, Made Agus; I Nengah Eka Mertayasa; Ni Putu Dwi Sucita Dartini
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v13i2.85110

Abstract

Terkait sumber/media/modul belajar yang dimiliki oleh Guru PJOK SD berupa sumber/media/modul teks yang masih manual belum berupa digital/online, hampir semua guru masih menggunakan modul manual atau menggunakan buku- buku teks belum online. Pengabdian ini bertujuan untuk mendukung kurikulum merdeka belajar pada jenjang SD yakni yang bercirikan mandiri belajar, mandiri berubah dan mandiri berbagi pengetahuan. Hal ini sangat relevan dengan pengabdian mengembangkan modul digital, sehingga secara langsung maupun tidak langsung siswa dapat belajar mandiri dengan modul digital yang lebih interaktif, mudah digunakan dan sangat mendukung pembelajaran. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode pelatihan baik teori maupun praktek. Sasaran dalam penelitian ini adalah 45 Guru PJOK SD yang ada di Kecamatan Banjar yang dilaksanakan di Kantor UPP/KORWIL Kecamatan Banjar. Pelatihan dilaksanakan melalui tahapan pembukaan, penyampaian materi, praktek membuat modul digital dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dianalisis menggunakan statsitik deskriptif. Hasil pengabdian menunjukan bahwa Terjadi peningkatan secara positif skor rata-rata hasil pemahaman Guru PJOK SD Kecamatan Banjar sebesar 92,22 (pre-test) dan 96,0 (post-test), hal ini berarti bahwa pelatihan modul digital yang diselenggarakan dalam pengabdian kepada masyarakat mampu meningkatkan pemahaman guru tentang Pembelajaran menggunakan Modul Digital.
PELATIHAN MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN BERBASIS KARAKTER BAGI GURU PENJASORKES DI KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG Dharmadi, Made Agus
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.931 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v3i1.9152

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan 1) pengetahuan dan pemahaman para guru penjasorkes terhadap model pembelajaran penjasorkes yang berbasis karakter, 2) perasaan dan tindakan yang berkarakter bagi siswa  di sekolah dasar, sekolah menengah pertama  dan  sekolah  menengah  atas  melalui  penerapan pembelajaran  penjasorkes berbasis karakter oleh guru. Adapun sasaran dalam penelitian ini adalah para guru penjasorkes yang ada di Kecamatan Buleleng yang berjumlah 60 orang, yang dilaksanakan di SD 6 Banjar. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan. Dari hasil pelasanaan P2M ini dapat disimpulkan 1) adanya peningkatan  pengetahuan dan pemahaman para guru  penjasorkes terhadap model pembelajaran penjasorkes yang berbasis karakter, 2) perasaan  dan tindakan yang berkarakter dapat terwujud  melalui penerapannya secara berkelanjutan.