Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Community Development Journal

PENTINGNYA PERSONAL HYGIENE REMAJA PUTRI DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN REPRODUKSI DI PONDOK PESANTREN AL FALAH SIDOARJO Rahayu, Esty Puji; Dwi Andriani, Ratna Ariesta
JURNAL PENGEMBANGAN KOMUNITAS Vol 1 No 2 (2018): March
Publisher : JURNAL PENGEMBANGAN KOMUNITAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.402 KB)

Abstract

Di Indonesia yang merupakan daerah tropis menjadikan tubuh sering berkeringat yang paling sering muncul di bagian tubuh yang tertutup dan lipatan-lipatan sehingga akan menyebabkan bakteri mudah berkembang biak dan juga menimbulkan penyakit. Keputihan menjadi masalah yang sering muncul pada remaja. Unit Kesehatan Sekolah di Pondok pesantren ini memang ada namun tidak berjalan dengan baik Berdasarkan analisis situasi terdapat permasalahan yang ada di Pondok Pesantren Al-Falah Buduran Sidoarjo adalah masalah kurangnya penegetahuan tentangn pentingnya Personal Hygiene remaja putri. Untuk membantu menyelesaikan masalh tersebut maka dilakukan kegiatan penyuluhan. Tahap pelaksanaan dilakukan penyuluhan yang diawali dengan pretest dan diakhiri dengan post tes. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah ada peningkatan pengetahuan santriwati tentang personal hygiene yang meliputi bahaya keputihan (post test 92,1% santriwati menjadi tahu), hasil post test 94,7% santriwati tahu tentang cara membersihkan vagina secara umum, 94,7% santriwati tahu cara membersihkan vagina saat menstruasi setelahmengikuti penyuluhan.
Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Program Imunisasi Laili, Uliyatul; Ariesta Dwi Andriani, Ratna
JURNAL PENGEMBANGAN KOMUNITAS Vol 2 No 1 (2018): August
Publisher : JURNAL PENGEMBANGAN KOMUNITAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.712 KB)

Abstract

Cakupan desa/ kelurahan UCI menurut data pada tahun 2015 di Jawa Timur sebesar 76,5%.Prosentase ini masih belum memenuhi target yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Salah satu nyaadalah di Surabaya yaitu masih terdapat desa/ kelurahan yang sebagian masyarakatnya belum mendukungprogram imunisasi, seperti di wilayah RW 2 Kelurahan Jagir, Kecamatan Wonokromo. Kegiatanpengabdian pada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentangpentingnya pemberian imunisasi pada bayi dan balita serta peran aktif orang tua dalam program imunisasiatau posyandu balita di PAUD Al Ukhuwah Jagir SurabayaIntervensi dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan 2 metode yaitu menilai pengetahuanorang tua mengenai program imunisasi, keikutsertaan serta permasalahan yang dihadapi pada programimunisasi serta memberikan penyuluhan mengenai tahap imunisasi dan macam-macam imunisasi yangdibutuhkan oleh bayi dan balita. Penyuluhan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab.Berdasarkan hasil pretest dan post test yang diikuti oleh 32 responden dapat dinyatakan bahwahasil pre test tentang tingkat pengetahuan responden mengenai program imunisasi sebesar 14 responden(43,75%) mengerti tentang perkembangan dan cara stimulasi anak usia dini sedangkan berdasarkan hasilpost test terdapat 26 responden (81,25%) yang mengerti tentang program imunisasi pada bayi dan balita.Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan keikutsertaan masyarakatterhadap program imunisasi.
PENTINGNYA PERSONAL HYGIENE REMAJA PUTRI DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN REPRODUKSI DI PONDOK PESANTREN AL FALAH SIDOARJO Esty Puji Rahayu; Ratna Ariesta Dwi Andriani
Community Development Journal Vol 1 No 2 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.402 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v1i2.356

Abstract

Di Indonesia yang merupakan daerah tropis menjadikan tubuh sering berkeringat yang paling sering muncul di bagian tubuh yang tertutup dan lipatan-lipatan sehingga akan menyebabkan bakteri mudah berkembang biak dan juga menimbulkan penyakit. Keputihan menjadi masalah yang sering muncul pada remaja. Unit Kesehatan Sekolah di Pondok pesantren ini memang ada namun tidak berjalan dengan baik Berdasarkan analisis situasi terdapat permasalahan yang ada di Pondok Pesantren Al-Falah Buduran Sidoarjo adalah masalah kurangnya penegetahuan tentangn pentingnya Personal Hygiene remaja putri. Untuk membantu menyelesaikan masalh tersebut maka dilakukan kegiatan penyuluhan. Tahap pelaksanaan dilakukan penyuluhan yang diawali dengan pretest dan diakhiri dengan post tes. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah ada peningkatan pengetahuan santriwati tentang personal hygiene yang meliputi bahaya keputihan (post test 92,1% santriwati menjadi tahu), hasil post test 94,7% santriwati tahu tentang cara membersihkan vagina secara umum, 94,7% santriwati tahu cara membersihkan vagina saat menstruasi setelahmengikuti penyuluhan.
Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Program Imunisasi Uliyatul Laili; Ratna Ariesta Dwi Andriani
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.712 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.735

Abstract

Cakupan desa/ kelurahan UCI menurut data pada tahun 2015 di Jawa Timur sebesar 76,5%.Prosentase ini masih belum memenuhi target yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Salah satu nyaadalah di Surabaya yaitu masih terdapat desa/ kelurahan yang sebagian masyarakatnya belum mendukungprogram imunisasi, seperti di wilayah RW 2 Kelurahan Jagir, Kecamatan Wonokromo. Kegiatanpengabdian pada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentangpentingnya pemberian imunisasi pada bayi dan balita serta peran aktif orang tua dalam program imunisasiatau posyandu balita di PAUD Al Ukhuwah Jagir SurabayaIntervensi dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan 2 metode yaitu menilai pengetahuanorang tua mengenai program imunisasi, keikutsertaan serta permasalahan yang dihadapi pada programimunisasi serta memberikan penyuluhan mengenai tahap imunisasi dan macam-macam imunisasi yangdibutuhkan oleh bayi dan balita. Penyuluhan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab.Berdasarkan hasil pretest dan post test yang diikuti oleh 32 responden dapat dinyatakan bahwahasil pre test tentang tingkat pengetahuan responden mengenai program imunisasi sebesar 14 responden(43,75%) mengerti tentang perkembangan dan cara stimulasi anak usia dini sedangkan berdasarkan hasilpost test terdapat 26 responden (81,25%) yang mengerti tentang program imunisasi pada bayi dan balita.Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan keikutsertaan masyarakatterhadap program imunisasi.