Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pemeriksaan Fisik dan Angka Kuman pada Ruang Tunggu Balai Pemeriksaan dan Pengawasan Penyakit Paru (BP4) Kota Ambon M Fadly Kaliky; Rahma Tunny
Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vol. 3 No. 2 (2025): Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/antigen.v3i2.722

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), 2016, there were 3.8 million people died due to poor indoor air quality. The highest number of deaths occurred in the Southeast Asia region at 1.5 million deaths while the Western Pacific region was 1.2 million, Africa 739,000, the Eastern Mediterranean 212,000, America 82,000, and Europe 52,000 deaths. Passo Health Center is directly adjacent to residential areas which results in exposure to air pollution from the surrounding environment entering the health center, causing flying bacteria or germs to enter the health center so that they can multiply in the air. This type of research is descriptive which describes the study of microbiological quality in the waiting room at the Passo Health Center. Measurement of the number of germs in the waiting room did not meet the requirements and temperature measurements, lighting in the waiting room met the requirements and humidity measurements in the waiting room did not meet the requirements based on the standards of Permemkes No. 2 of 2023 concerning Environmental Health. The number of germs and humidity in the Passo Health Center waiting room does not meet the requirements, The temperature and lighting in the Passo Health Center waiting room meet the requirements, The humidity in the Passo Health Center waiting room does not meet the requirements, The Health Center can use this research as a reference in controlling air quality both from microorganism factors and physical environmental factors.
Peningkatan Pemanfaatan Layanan Posyandu Untuk Kesehatan Balita Di Desa Masnana, Kabupaten Buru Selatan Sinay, Herlien; Tunny, Rahma; Windari, Arindiah Puspo; Pariama, Melinda Evana
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i2.1580

Abstract

Pelayanan Posyandu memiliki peran strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan balita, terutama di wilayah pedesaan seperti Desa Masnana, Kabupaten Buru Selatan. Namun, partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan ini masih rendah akibat kurangnya pengetahuan, informasi, dan persepsi yang keliru. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan layanan Posyandu melalui penyuluhan dan edukasi kepada ibu balita, kader, dan tokoh masyarakat. Dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, diharapkan tercipta peningkatan kesadaran dan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga tumbuh kembang balita. Keberhasilan kegiatan ini diharapkan dapat memperbaiki status kesehatan anak dan menjadi model intervensi kesehatan berbasis komunitas di daerah serupa. Kegiatan ini dilakukan di Desa Masnana, Kabupaten Buru Selatan. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman ibu balita mengenai pemanfaatan pelayanan posyandu, terutama dalam pemenuhan gizi sejak kehamilan dan praktik pemberian makanan sehat bagi balita. Selain itu, kader Posyandu mengalami peningkatan keterampilan dalam pemantauan tumbuh kembang anak, pencatatan data kesehatan, serta koordinasi dengan Puskesmas. Keberhasilan program ini ditunjang oleh metode interaktif dalam penyuluhan serta keterlibatan aktif tenaga kesehatan. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran ibu balita tentang pentingnya posyandu dalam pencegahan stunting serta mengoptimalkan peran kader Posyandu dalam layanan kesehatan primer.
Edukasi Sanitasi Lingkungan Di Wilayah Pesisir Dalam Upaya Penurunan Angka Stunting Hatapayo, Soleha; Cahyawati, Sunik; Lapodi, Abd Rijali; Tunny, Rahma
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2025): Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fik.v15i1.4003

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem in toddlers characterized by shorter height compared to children of the same age. One of the indirect causes is the availability of inadequate and unsafe sanitation. Objective: This study is to determine the effect of environmental sanitation education on maternal knowledge in efforts to reduce stunting rates in Telutih Baru Village, Tehoru District. Method: This study uses the Pre-Experiment method with a one group pre-test and post-test design. The population in this study were 45 mothers who had toddlers aged ≤ 2 years. While the sample in this study was 45 mothers who had toddlers aged ≤ 2 years in Teluti Baru Village, Tehoru District. The sampling technique used the total sampling technique. The research instrument used a questionnaire in the form of statements, the variables in this study were environmental sanitation education variables and maternal knowledge. The analysis used in this study was the Wilcoxon Test. Analysis of the Influence of Environmental Sanitation Education on Mother's Knowledge in Efforts to Reduce Stunting Rates in Teluti Baru Village, Tehoru District in 2024 from the results of the Wilcoxon Test, the significance value is 0.000 and this value is smaller than the alpha value of 0.005. There is a significant influence after respondents are given education or Ha is accepted, meaning that there is an influence of education using video media on mothers' knowledge of environmental sanitation in Teluti Baru Village, Tehoru District in 2024.
PERAN TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DALAM ERA DIGITAL: TINJAUAN NARATIF TENTANG PEMERATAAN LAYANAN KESEHATAN PADA POPULASI RENTAN Tunny, Rahma; Kaliki, Fadly; Umasugi, M Taufan; Fitriasari, Endah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4834

Abstract

Latar Belakang: Kesenjangan akses layanan kesehatan masih menjadi tantangan global utama, terutama pada populasi rentan. Tinjauan naratif ini menganalisis literatur terkini mengenai peran tenaga kesehatan masyarakat (Community Health Workers/CHW) dalam konteks transformasi digital dan upaya pemerataan layanan kesehatan. Metode: Penelusuran sistematis dilakukan terhadap literatur yang dipublikasikan antara tahun 2016-2025. Sebanyak 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola, tren, dan kesenjangan penelitian. Hasil: Hasil analisis mengidentifikasi lima tema utama: (1) integrasi teknologi digital dalam intervensi berbasis CHW; (2) pendekatan adaptif untuk pemerataan layanan kesehatan; (3) intervensi multisektoral antara kesehatan dan pendidikan; (4) penanganan penyakit kronis dan multimorbiditas di tingkat komunitas; dan (5) pengembangan kapasitas CHW dalam penerapan teknologi kesehatan. Ditemukan bahwa intervensi berbasis teknologi yang diimplementasikan oleh CHW menunjukkan potensi signifikan dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan, terutama pada daerah dengan sumber daya terbatas. Kesimpulan: Tinjauan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara tenaga kesehatan masyarakat dan inovasi teknologi dalam mencapai pemerataan layanan kesehatan. Diperlukan pendekatan kontekstual yang mempertimbangkan karakteristik lokal, kebutuhan populasi rentan, dan integrasi multisektoral untuk mengoptimalkan dampak intervensi kesehatan masyarakat.
Edukasi Kesahatan Upaya Pencegahan Hipertensi Pada Usia Lanjut Di Wilayah Kerja Puskesmas Lateri sinay, herlien; Lating, Zulfikar; Tunny, Rahma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.5061

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang umum dijumpai di masyarakat. Angka kematian karena hipertensi di Indonesia sangat tinggi. Kasus hipertensi lumayan banyak dijumpai terutama pada lansia. Lansia (lanjut usia) adalah seseorang yang berusia 60 tahun keatas. Lansia dikatakan memiliki risiko untuk mengalami berbagai penyakit degeneratif dibandingkan dengan usia muda. Salah satu penyakit degeneratif yang sering timbul tanpa gejala adalah hipertensi. Hipertensi disebut sebagai “silent killer”. Penyebab terlambatnya penanganan pada pasien dengan hipertensi adalah mayoritas pasien datang ke fasilitas kesehatan apabila telah terjadi komplikasi, dan kurangnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan kurangnya kontrol terhadap keadaan penyakitnya khususnya pada lansia. Adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai penyakit hipertensi diharapkan dapat menurunkan angka morbiditas dan mortalitas penyakit hipertensi. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman bagaimana penanganan dan pencegahan hipertensi sedari dini di Puskesmas Lateri, Kecamatan Baguala, Kota Ambon. Program penyuluhan ini dilaksanakan di Puskesmas Lateri pada bulan Agustus 2024 dalam bentuk ceramah, tanya jawab dan pemeriksaan tekanan darah. Peserta pada kegiatan ini para lansia. Sehingga peserta dapat benar-benar mengetahui dan memahami penyebab, gejala, faktor risiko, pencegahan dan penanganan hipertensi. Begitu pula diharapkan agar warga lansia dapat rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah secara mandiri ataupun di pusat pelayanan kesehatan.
Hubungan Beban Kerja Terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pengemudi Mobil Truk Lintas Kabupaten Rute Kobisonta-Ambon Tunny, Rahma; Sinay, Herlien; Lefteuw, Theresya; Dolang, Mariene. W.; Soamole, Idham
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 2 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1892

Abstract

Penyakit akibat kerja telah menjadi hal serius yang berdampak langsung terhadap produktivitas dan kualitas hidup pekerja, penyakit yang muncul karena faktor lingkungan, peralatan, atau cara kerja seseorang. Salah satu jenis penyakit akibat kerja yang sering muncul di sektor transportasi adalah gangguan sistem muskuloskeletal, khususnya pada area punggung bagian bawah atau yang sering dikenal sebagai Low Back Pain (LBP). Gangguan Musculoskeletal disorders (MSDs) merupakan gangguan pada sistem muskuloskeletal yang mengakibatkan gejala seperti nyeri akibat kerusakan pada nervus, dan pembuluh darah pada berbagai lokasi tubuh seperti leher, bahu, pergelangan tangan, pinggul, lutut, dan tumit disebabkan oleh cara kerja yang tidak ergonomis. Tujuan Penelitian untuk melihat Ada hubungan Beban kerja terhadap keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDS) pada pengemudi mobil truk lintas Kobisonta-Ambon. Metode  penelitian ini adalah  kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 36 sampel  dengan Teknik pengambilan sampel (Total Sampling). Analisi yang digunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan (0,05). Hasil penelitian Ada Hubungan Beban Kerja dengan Keluhan Musculo Skeletal Disorders (MSDs) pada  Pengemudi Mobil Trek Kobisonta – Ambon di ketahui p value < 0,01.Kesimpulannya terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada pengemudi mobil trek Kobisonta-Ambon.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat Desa Luhu Kecamatan Huamual Tukiman, Suryanti; Ely, Dani; Sinay, Herlien; Dolang, Mariene Wiwin; Tunny, Rahma; Lihi, Maryam
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i10.20324

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a public health problem with a prevalence that has remained high in the last 20 years. Hypertension is one of the factors causing non-communicable diseases that can have negative impacts on the social, economic and psychological aspects of individuals. Various efforts have been made to reduce the prevalence of hypertension, both as world targets and targets in Indonesia. The purpose of this study was to determine the Factors Related to the Incidence of Hypertension in the Luhu Village Community, Huamual District. The research method used in this study is descriptive analysis with a Cross Sectional approach. Conducted on June 24 - July 24, 2024 in RW 008 Papora, Luhu Village, Huamual District. Sampling using a simple random sampling technique with 175 respondents. The data obtained were analyzed univariately and bivariately using the chi square test. The results of this study are that there is a significant relationship between gender and the incidence of hypertension (p-value 0.040), there is a significant relationship between family history and the incidence of hypertension (p-value 0.000), and there is a significant relationship between the level of knowledge and the incidence of hypertension (p-value 0.000). Based on the results of the study, it shows that there is a relationship between gender, family history, level of knowledge and the incidence of hypertension in the community of Luhu Village, Huamual District Keywords: Hypertension, Gender, Family History, Level of Knowledge  ABSTRAK Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi yang tetap tinggi dalam 20 tahun terakhir. Hipertensi merupakan salah satu faktor terjadinya penyakit tidak menular yang dapat berdampak negatif dari aspek sosial, ekonomi serta psikologis individu. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan prevalensi hipertensi baik yang merupakan target dunia maupun target di Indonesia. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat Desa Luhu Kecamatan Huamual. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional.Dilakukan pada tanggal 24 Juni – 24 Juli 2024 di Rw 008 Papora Desa Luhu Kecamatan Huamual.pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan responden sebanyak 175 responden. Data yang diperoleh dianalisis secar univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan kejadian hipertensi (p-value 0,040), terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat keluarga dengan kejadan hipertensi (p-value 0,000), dan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kejadan hipertensi (p-value 0,000). Bedasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan jenis kelamin, riwayat keluarga, tingkat pengetahuan dengan kejadian hipertensi pada masyarakat Desa Luhu Kecamatan Huamual Kata Kunci: Hipertensi, Jenis Kelamin, Riwayat Keluarga, Tingkat Pengetahuan
Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Dasar Pangan Lokal Sebagai Inovasi Untuk Meningkatkan Tumbuh Kembang Balita Stunting di Desa Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat Tunny , Rahma; Hatuwe , Ernawati; Umagapi , Fitria; Dolang, Mariene Wiwin; Tukiman , Suryanti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50685

Abstract

Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis. Stunting yang terjadi pada balita perlu mendapat perhatian khusus karena dapat menghambat perkembangan fisik dan mental anak, seperti meningkatnya angka kesakitan dan kematian, tumbuh kembang anak yang buruk, meningkatnya risiko penyakit infeksi dan penyakit tidak menular di masa dewasa, serta menurunnya produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pertumbuhan dan perkembangan anak stunting setelah diberikan nugget ikan tahu kelor, dimana makanan yang diberikan merupakan makanan yang sudah mengandung protein, vitamin, dan mineral yang tinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pra Eksperimen dengan rancangan One Group Pratest Posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah balita stunting usia 24-59 bulan yang berada di Desa Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku sebanyak 30 balita. Analisa data menggunakan aplikasi SPSS versi 23 menggunakan uji paired sampel T test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya perbedaan rat-rata berat badan balita sebesar 1,22 kg dan tinggi badan sebesar 0,95 cm setelah diberikan PMT, dimana terjadi perubahan berat badan dan tinggi badan antara sebelum dan sesudah pemberian PMT dengan p-value 0,000 yang artinya ada perubahan berat badan dan tinggi badan balita setalah mendapatkan PMT. Pemberian PMT Modifikasi berbasis kearifan lokal dalam hal ini nuget ikan tahu kelor dapat menjadi alternatif program penanggulangan stunting
Pemeriksaan Bakteri E.Coli pada Depot Air Minum Isi Ulang di Desa Tulehu Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah M Fadly Kaliky; Siti Sangir Burham; Rahma Tunny
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober : Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v3i4.892

Abstract

Drinking water is a basic need for humans whose function is to maintain fluid balance in the body and help the metabolic process and every day humans need 1.5-2 liters of water to meet their needs (WHO 2019). To find out whether there are E.Coli bacteria in refill drinking water depots (DAMIU) in Tulehu Village, Salahutu District, Central Maluku Regency. This research is a descriptive survey. The data collection method is carried out by interviewing using questionnaires and taking samples before and after the processing process. based on the results of the study, 3 refill drinking water depots in Tulehu Village have met the requirements. The conclusion of this study is that 2 refill drinking water depots have met health requirements in accordance with the guidelines for inspecting drinking water depots based on the health regulations of the Republic of Indonesia no. 43 of 2014 concerning hygiene and sanitation of refill drinking water depots.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS RIJALI KOTA AMBON Rahma Tunny; Asih Dwi Astuti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): MARET : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v2i1.1165

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator yang peka terhadap kualitas dan aksesibilitas fasilitas pelayanan kesehatan, berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) AKI diperkirakan sebanyak 500.000 kematian setiap tahun dan 99% diantaranya terjadi di negara berkembang. Melalui kunjungan antenatal care, komplikasi yang mungkin ada atau akan timbul pada kehamilan tersebut lekas diketahui, dan segera dapat diatasi sebelum berpengaruh tidak baik terhadap kehamilan tersebut. Faktor internal sangat berperan untuk ibu hamil melakukan Asuhan antenatal, beberapa dari faktor internal merupakan sebab dari dilakukannya dan tidak dilakukannya Asuhan antenatal secara rutin. Faktor internal meliputi usia ibu hamil, pengetahuan, dan paritas. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan Antenatal Care (ANC) pada ibu hamil di puskesmas Rijali kota Ambon. Metode yang dipakai dengan deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional dengan sampel sebanyak 95 ibu hamil yang telah melahirkan kurang lebih 30 hari yang lalu yang pernah melakukan kunjungan antenatal care kemudian dilakukan analisa dengan uji chis quare. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh usia ibu hamil terhadap kunjungan antenatal care yaitu p=0,017 (p< 0,05), pengetahuan ibu hamil terhadap kunjungan antenatal care yaitu p=0,030 (p<0,05), namun tidak ada pengaruh parietas terhadap kunjungan antenatal care dengan nilai p=0,051 (p>0,05).