Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENERAPAN INTERNET OF THINGS PADA PERTAMINI DI LOKASI WISATABEDENGAN DESA SELOREJO Quota Alief Sias; Soraya Norma Mustika; Aji Prasetya Wibawa; Langlang Gumilar
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang kaya akan sektor pariwisata, karenakeindahan alamnya yang melimpah. Pariwisata sendiri merupakan salah satuaset atau sektor yang dapat membantu mensejaterahkan rakyat secara cepat.Sayangnya, banyak tempat wisata yang belum terkelola dengan baik, dari segiinfrastruktur maupun fasilitas umum. Salah satu tempat wisata yang belummemiliki fasilitas umum yang maksimal adalah kawasan Bedengan KecamatanDau. Keindahan alamnya yang masih asri menjadi daya tarik khusus untukwisatawan dalam negeri mapun luar negeri. Sayangnya akses yang kurangbegitu baik untuk menuju ke tempat wisata ini, menjadi permasalahantersendiri bagi Desa ini untuk menjadi tempat wisata yang berkembang.Jarak yang cukup jauh dari pusat kota Malang, sekitar 25 km membuatpara wisatawan kesulitan untuk mencapai desa wisata. Untuk mencapaikawasan Bedengan biasanya para wisatawan menggunakan transportasipribadi dikarenakan sulitnya atau bahkan tidak adanya transportasi umum.Karena banyaknya wisatawan menggunakan transportasi pribadi, makadiperlukan fasilitas umum seperti SPBU supaya wisatawan maupun warga bisamengisi ulang bahan bakar secara lebih mudah. Sayangnya letak SPBU yangterdekat dari lokasi Bedengan masih jauh dari lokasi wisata. Oleh karena itu,pengabdian ini mengimplementasikan pertamini yang dipasang didekat lokasiwisata Bedengan dengan dapat dipantau menggunakan website atau aplikasismartphone karena berbasis teknologi Internet of Things (IoT). Dengandemikian pengunjung dan pengelola wisata lebih mudah untuk mengisi ulangbahan bakar.
Workshop line tracer robot training bagi siswa MTs Unggulan Darul Mujtaba Soraya Norma Mustika; Revanza Wildan Putra Wardana; Revansyah Armadito; Saga Al Mi’roj; Muhammad Raihan Ammar Riffa’i; Arya Kusumawardana; Muhammad Afnan Habibi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25795

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi dan informasi pada saat ini terus berkembang pesat. Salah satunya pada bidang robotika. MTs Unggulan Darul Mujtaba memiliki ektrakurikuler robotika, tetapi sudah berhenti dalam beberapa waktu karena kurangnya peralatan untuk ektrakuriler tersebut. Selain itu minimalisnya pendidik yang bisa memahami line tracer. Pelatihan ini diselenggarakan untuk memberikan pengetahuan dasar tentang robot Line Tracer dan mendemonstrasikan cara kerjanya. Pelatihan ini ditujukan pada para siswa MTs Unggulan Darul Mujtaba, kegiatan ini diselenggarakan satu hari saja (one-day activity). Metode pelaksanaan meliputi perencanaan, inti, dan evaluasi. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini para siswa mendapat pdapatngan baru pada bidang robotika. Kata Kunci: pelatihan; robotika; line tracer. AbstractThe development of technology and information is currently growing rapidly. One of them is in the field of robotics. MTs Unggulan Darul Mujtaba has a robotics extracurricular, but it has stopped for some time due to the lack of equipment for the extracurricular. In addition, the minimalist educators who can understand line tracer. This training was held to provide basic knowledge about the Line Tracer robot and demonstrate how it works. This training is aimed at MTs Unggulan Darul Mujtaba students, this activity is held for one day only (one-day activity). Implementation methods include planning, core, and evaluation. It is hoped that with this training students will gain a new perspective on the field of robotics. Keywords: training; robotics; line tracer.
Implementasi dan sosialisasi Sistem Manajemen Administrasi Desa (SIMANDES) berbasis website di desa Sukorejo kabupaten Malang Achmad Hamdan; Hary Suswanto; Mochammad Rizal Ramadhan; Muladi Muladi; Soraya Norma Mustika
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23985

Abstract

AbstrakDesa mempunyai peranan penting dalam menunjang kesuksesan pembangunan nasional. Keberhasilan pemerintahan desa sangat tergantung dengan penataan sistem administrasi desa. Semakin baik penataan sistem administrasi desa, maka tata kelola pemerintahan desa juga akan semakin baik. Desa Sukorejo adalah desa yang terletak di Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang yang pelayanan administrasi desanya masih menggunakan sistem manual. Sebagai upaya untuk mengatasi kebutuhan tersebut maka dikembangkan teknologi Sistem Manajemen Administrasi Desa (SIMANDES) berbasis website untuk menunjang layanan sistem administrasi desa. Metode dalam pelaksanaan pengabdian ini menggunakan konsep yang mengadopsi dari Vincent II, J. W, yaitu Membentuk Tim, Merumuskan Tujuan, Mengidentifikasi Mitra, Pengumpulan Data untuk Analisis Kebutuhan, Menentukan Solusi Masalah, Persiapan, Implementasi, Pelatihan, serta Review dan Evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu sebesar 92,50% warga dapat dengan mudah menggunakan dan mengoperasikan aplikasi SIMANDES, serta 90,30% warga menilai aplikasi SIMANDES dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan administrasi desa di Desa Sukorejo Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang. Kata kunci: sistem manajemen administrasi desa; website; sukorejo kabupaten malang. Abstract Villages have an important role in supporting the success of national development. The success of village government is very dependent on the arrangement of the village administration system. Sukorejo Village is a village located in Gondanglegi District, Malang Regency whose village administration services still use a manual system. To address this need, a website-based Village Administration Management System (SIMANDES) technology was developed to support village administration system services. The method for implementing this activity uses the approach from Vincent II, J. W, namely Team Formation, Goal Formulation, Partner Identification, Needs Gathering and Analysis, Determining Problem Solution Priorities, Preparation, Implementation, Training and Mentoring, as well as Review and Evaluation. The results of the activity were that 92.50% of residents could easily use and operate the SIMANDES application, and 90.30% of residents assessed that the SIMANDES application could improve the efficiency and effectiveness of village administration services in Sukorejo Village, Gondanglegi District, Malang Regency Keywords: village administration management system; website; sukorejo malang regency.
Sistem Inkubator Penyemaian Bibit Tanaman Hidroponik menggunakan Logika Fuzzy berbasis Internet of Things Hadi, Mokh. Sholihul; Arfiyansyah, Rizky; Mustika, Soraya Norma; Mizar, Muhammad Alfian; Lestari, Dyah; Setumin, Samsul
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 33, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v33i2p%p

Abstract

Hidroponik adalah suatu budidaya tanaman yang populer di Indonesia yang disebabkan oleh kurangnya lahan untuk bercocok tanam. Lahan yang sedikit serta tidak menggunakan tanah dalam budidayanya, membuat hidroponik cocok dikembangkan di mana saja terutama di area perkotaan bahkan di dalam ruangan. Terdapat beberapa tahapan dalam budidaya hidroponik salah satunya adalah pembibitan. Pada tahapan ini, bibit akan disemai hingga siap dipindah ke instalasi hidroponik, pada umumnya ketika sudah mulai muncul daun kedua hingga keempat. Pada tahap pembibitan, masalah yang sering dihadapi terutama pada indoor farming adalah etiolasi yaitu batang tidak kokoh yang umumnya disebabkan kurangnya sinar yang dibutuhkan oleh tanaman. Atau masalah lain ialah daun yang berwarna kuning yang disebabkan oleh lingkungan yang kurang memadai. Dari permasalahan ini, dirancang alat yang mampu mengondisikan lingkungan yang baik untuk pembibitan tanaman hidroponik berupa inkubator. Inkubator dirancang dengan sumber cahaya LED growlight dan penyiraman otomatis di dalamnya, serta sensor yang digunakan memantau kondisi di area inkubator seperti suhu dan kelembapan udara, water level, intensitas cahaya, dan kamera. Selain itu, terdapat pengendalian suhu dan udara di dalamnya berupa kipas dan mist maker yang menggunakan Fuzzy Inferensi System Sugeno, sehingga pengoptimalan suhu dan kelembapan di area inkubator terjaga sesuai pembacaan sensor. Untuk pemantauan inkubator terhubung ke platform website untuk memantau kondisi aktuator dan sensor secara realtime. Hasil pengujian menunjukkan sistem yang dibuat dapat memonitor beberapa variable yang berpengaruh pada tanaman serta mengendalikan suhu dan kelembaban udara dengan baik.
IMPLEMENTASI INDUSTRIAL INTERNET OF THINGS (IIOT) PADA BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR Al Ariki, Muhammad Rozakulloh; Muladi, Muladi; Mustika, Soraya Norma
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 34, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v34i1p25-36

Abstract

Pemanfaatan Industrial Internet of Things (IIoT) pada industri perikanan bukanlah hal yang mustahil. Kombinasi IoT dan budidaya perikanan sehingga pelaku bisnis perikanan dapat dengan mudah memantau lingkungan tambak secara realtime. Tujuan dari penelitian ini adalah diciptakannya prototipe kendali otomatis dan monitor nilai pH, suhu, kekeruhan, dan ketinggian air berbasis Internet of Things (IoT) pada kolam budidaya ikan air tawar pada industri perikanan. Target luaran yang dicapai berupa prototipe kendali otomatis dan monitor nilai pH, suhu, kekeruhan, dan ketinggian air berbasis IoT pada budidaya ikan air tawar. Pengembangan sistem dimulai dengan perancangan perangkat keras, perancangan perangkat lunak, realisasi alat, pengujian alat, serta analisis hasil pengujian. Penerapan IoT dalam kolam ikan dapat membantu petani dalam mengendalikan dan memantau kualitas air dalam kolam ikan air tawar melalui smartphone. Sistem kendali dan monitor alat ini bekerja secara otomatis, sehingga petani tidak perlu datang ke lokasi secara langsung untuk mengukur kualitas air, serta memudahkan petani yang memiliki banyak kolam ikan. Dari pengujian yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa sistem dapat bekerja dengan baik untuk mengontrol kualitas air kolam ikan sesuai dengan nilai parameter yang dikehendaki. Hasil pengujian tiap sensor mendapatkan nilai eror kurang dari 5%. Sistem sudah dapat berfungsi sesuai dengan yang diinginkan sehingga petani dapat dengan mudah untuk memantau kualitas air kolam ikan pada smartphone. Alat ini diharapkan dapat membantu peternak ikan air tawar dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produksinya.
Automatic Compact Coffee Maker Using Temperature and Weight Sensors With Arduino Microcontroller Soraya Norma Mustika; Narendra Handaryan Yudhistira; Eko Noerhayati; Achmad Hamdan
Journal of Engineering, Electrical and Informatics Vol. 4 No. 2 (2024): JUNI : Journal of Engineering, Electrical and Informatics
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jeei.v4i2.3049

Abstract

In carrying out the process of grounding coffee manually, some people still rely on manual tools and based solely on the help of human hands, ineffectiveness often occurs. If the coffee beans are processed manually, the process will take quite a long time or if the coffee beans are processed manually themselves, it will produce less than perfect coffee bean powder. It is difficult to regulate the level of maturity or detect the right temperature of the coffee beans to produce the right coffee taste. It also requires a roasting process to a grinding process to turn the coffee beans into coffee powder with the right taste. Based on the problems above, the aim of this research is to simplify the process of converting coffee beans into coffee powder automatically and easily. In carrying out the roasting process to the process of refining the coffee beans, you need to pay attention to three aspects, namely the hot temperature during the roasting process, and determining the weight of the coffee beans when the coffee beans are finished going through the roasting process with a capacity of 100 g. In this research, to control and monitor the temperature and weight of coffee beans using an arduino microcontroller.
Pelatihan dasar Arduino untuk siswa MTs Unggulan Darul Mutjaba Pakisaji Mustika, Soraya Norma; Andriyanto, Ryannanta Ar-Rahman Putra; Destaangrianto, Rizki Boby; Syakira, Moza Naila; Al-Mi’roj, Saga
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v%vi%i.31980

Abstract

AbstrakPelatihan dasar Arduino ini diselenggarakan untuk memberikan pengenalan awal kepada siswa MTs Unggulan Darul Mutjaba Pakisaji mengenai konsep teknologi otomasi dan dasar-dasar elektronika. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini diikuti oleh siswa kelas 7 dan 8, dengan materi berupa pengenalan komponen elektronik, pemrograman dasar menggunakan Arduino IDE, serta praktik proyek sederhana menggunakan sensor dan aktuator. Pembagian peserta dalam kelompok kecil memungkinkan proses pembelajaran yang lebih interaktif dan efektif. Pelatihan ini dilakukan secara offline synchronous, di mana pelaksana memberikan pengenalan singkat tentang Traier Arduino kit kepada para siswa, serta beberapa proyek seperti pembacaan sensor suhu yang akan ditampilkan secara langsung di layar OLED. Selain aspek teknis, pelatihan ini juga menumbuhkan kemampuan kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah. Evaluasi dilakukan melalui post-test praktik menggunakan multimeter untuk mengukur hambatan resistor. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan minat dan keterlibatan siswa dalam bidang STEM. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mengembangkan potensi siswa di bidang teknologi, dan dapat terus dilanjutkan melalui program ekstrakurikuler. Kata kunci: pelatihan; arduino ; mikrokontroler Abstract This basic Arduino training is organized to provide an introduction to the students of MTs Unggulan Darul Mutjaba Pakisaji regarding automation technology concepts and the fundamentals of electronics. The one-day event was attended by 7th and 8th-grade students, with materials including an introduction to electronic components, basic programming using Arduino IDE, and practical projects using sensors and actuators. The division of participants into small groups allows for a more interactive and effective learning process. This training was conducted offline synchronously, where the instructors provided a brief introduction to the Arduino kit trailer to the students, as well as several projects such as temperature sensor readings displayed directly on an OLED screen. In addition to the technical aspects, this training also fosters collaboration, communication, and problem-solving skills. Evaluation was conducted through a post-test practical using a multimeter to measure the resistance of resistors. The results of the training show an increase in students' interest and engagement in STEM fields. This activity is expected to serve as the first step in developing students' potential in technology, and can continue through extracurricular programs. Keywords: training; arduino; microcontroler
RANCANG BANGUN SENSORLESS (MINIMUM SENSOR) KONTROL MOTOR INDUKSI 1 FASA PADA MESIN PERONTOK PADI Aripriharta, Aripriharta; Setiawan, Toni Putra Agus; Purwatiningsih, Ayu; Putranto, Hari; Sujito, Sujito; Mustika, Soraya Norma; Faiz, M. Rodhi; bagaskoro, Muhammad Cahyo
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i2.3986

Abstract

Saat ini Petani masih kesulitan dalam proses panen dan perontokan padi secara manual. Penggunaan motor induksi 1 fasa yang mudah didapat dan dioperasikan dapat menjadi solusi yang lebih efisien. Dalam sistem kendali kecepatan motor induksi 1 fasa tanpa sensor ini, pengaturan tegangan dilakukan dengan mengendalikan kerja triac melalui sinyal PWM dari mikrokontroler ATmega8 guna mengatur tegangan input pada kumparan stator. Sensor arus tanpa sensor sebagai umpan balik dengan membandingkan tegangan output motor dan potensio untuk mengatur lebar pulsa PWM. Prototipe kendali yang dibuat mampu mengatasi permasalahan petani dalam perontokan padi secara manual. Diperlukan penanganan efek hammer pada putaran rendah agar motor halus. Data hasil uji meliputi torsi, putaran dan daya motor. Disarankan menambah rangkaian catu daya serta motor berukuran lebih besar agar kecepatan dapat disesuaikan dengan beban.
PENERAPAN MESIN SPINNER BERBASIS INVERTER UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN KUALITAS KACANG METE PADA UMKM DININAS Widiyaningtyas, Triyanna; Mustika, Soraya Norma; Mahandi, Yogi Dwi; Akbar, Muhammad Iqbal; Sujito, Sujito; Falah, Moh Zainul
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v4i2.1370

Abstract

Cashew nuts are the fruit of the cashew plant, the most important of which is the cashew nut itself. Cashews are one of the most traded nut products. One of the MSMEs located in Singosari, Malang Regency is an MSME engaged in processed food products, namely cashew nuts. This MSME is called Dininas. This business was initiated by Mrs. Dini Mei Nastiti and has been established since 2018. Mrs. Dini's business produces around 10 – 50 kg per day with production in the form of cashew nuts. The problem faced by partners is the slicing process which still uses the conventional method, namely draining naturally by placing it in a container covering it with oil-absorbing paper, and then aerating it. Therefore the solution that is relevant in community service is the application of Inverter-based Spinner machines are more optimal, hygienic, and efficient to increase the amount of production. It is hoped that this community service with the application of Inverter-based Spinner machines can help Dinias SMEs in producing cashew nuts and meet demands from consumers. In addition, this machine is also expected to increase the productivity, quantity, hygiene, and quality of cashew nuts as well as increase profits for business managers.