Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Implementasi Kontrol Motor Pada Prototype Filtrasi Alami Menggunakan Sensor Flow Dan Ultrasonic Dwi Rizky Anto; Didik Sukoco; Ii Munadhif
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 11 No. 3 (2024): Jurnal Elkolind Vol. 11 No. 3 (September 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v11i3.6159

Abstract

Peningkatan kebutuhan air bersih di perkotaan telah mendorong pengembangan teknologi filtrasi air yang lebih efisien. Penelitian ini mengeksplorasi sistem filtrasi air yang menggabungkan sensor flow YF-B5, sensor ultrasonik, dan kontrol motor berbasis mikrokontroler ESP32. Tujuan utama adalah menciptakan sistem filtrasi yang efisien, akurat, adaptif, dan aman. Metodologi penelitian meliputi pengujian sensor flow dan ultrasonik, serta evaluasi performa sistem keseluruhan. Hasil menunjukkan bahwa sensor flow memiliki tingkat akurasi tinggi dengan rata-rata error 0,39%, sementara sensor ultrasonik mencapai akurasi dengan rata-rata error 0,1%. Pengujian sistem mendemonstrasikan hubungan langsung antara peningkatan frekuensi (5-50 Hz) dengan kecepatan motor (89,8-1464,5 Rpm) dan aliran air (158,5-364,7 L). Sensor ultrasonik berperan penting dalam mengontrol operasi motor, mematikannya saat ketinggian air mencapai batas aman. Kesimpulannya, integrasi teknologi sensor dan kontrol motor ini menghasilkan sistem filtrasi air yang efisien dan aman, membuka jalan bagi pengembangan teknologi filtrasi air yang lebih canggih untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang meningkat di masyarakat modern.
Penerapan Neural Network sebagai Klasifikasi Kualitas Air Hasil Filtrasi Reverse Osmosis Muhammad Dzi Washfil Hasin; Didik Sukoco; Ii Munadhif
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 11 No. 3 (2024): Jurnal Elkolind Vol. 11 No. 3 (September 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v11i3.6160

Abstract

Air adalah unsur yang tak tergantikan dan penting bagi kehidupan, termasuk manusia yang memerlukan air berkualitas sesuai dengan standar kimia, fisika, dan biologi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengklasifikasikan kualitas air hasil filtrasi reverse osmosis (RO) menggunakan metode Neural Network. Air waduk yang telah difiltrasi diuji dengan tiga sensor yang mendeteksi total kepadatan terlarut, pH, dan konduktivitas listrik (EC), dengan data dikirim ke modul ESP32 dan ditampilkan pada LCD. Neural Network digunakan untuk menganalisis kandungan air berdasarkan parameter yang sesuai dengan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021. Hasil pengujian dibandingkan dengan standar baku mutu air untuk menentukan kategori kualitas air. Dari 15 percobaan, sistem klasifikasi menunjukkan hasil yang merata: 7 percobaan untuk kategori 1, 4 untuk kategori 2, dan 4 untuk kategori 3. Temuan ini menunjukkan potensi yang baik dalam penerapan Neural Network pada sistem filtrasi RO untuk menangani variasi data yang kompleks.
Analisis Sistem Kendali Anti-Sway pada Gantry Crane Menggunakan Linear Quadratic Regulator (LQR) Dan PID Naufal Hibban, Naufal Hibban; Mat Syai’in; Aulia Rahma Annisa; Imam Sutrisno; Didik Sukoco; Ii Munadhif
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Elkolind Vol 12 No 2 (Juli 2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v12i2.7265

Abstract

Penelitian ini membandingkan efektivitas metode kendali Proportional-Integral-Derivative (PID) dan Linear Quadratic Regulator (LQR) dalam meredam ayunan beban (sway) pada sistem gantry crane dua dimensi. Dengan simulasi MATLAB menggunakan variasi beban 0,1 hingga 1,3 kg, hasil menunjukkan bahwa kendali LQR mampu menjaga kestabilan posisi troli dengan waktu naik (rise time) antara 1,56 hingga 1,96 detik dan overshoot rendah sekitar 2,66%–3,24%, serta berhasil mengurangi overshoot ayunan beban dari 37,41% menjadi 28,18%. Sebaliknya, kendali PID meskipun menunjukkan rise time dan overshoot lebih kecil secara numerik, mengalami ketidakstabilan pada grafik respons posisi yang mengindikasikan divergensi sistem secara fisik. Temuan ini menegaskan keunggulan LQR dalam mengendalikan gantry crane dengan dinamika kompleks dan variasi beban, sehingga lebih cocok untuk aplikasi industri yang menuntut kestabilan dan keamanan tinggi.