Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENERAPAAN KURIKULUM 2013 PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Ira Rahmayuni Jusar; Nurhizrah Gistituati; Alwen Bentri
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.259 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i6.9254

Abstract

Penerapan kurikulum 2013 pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar masih mempunyai polemik meskipun sudah berubah menjadi kurikulum merdeka. Penerapan kurikulum 2013 pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar mempunyai dinamika pada siswa dan guru. Penerapan kurikulum 2013 pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar menjelaskan keberhasilan guru dalam pengembangan silabus dan RPP di kelas. Penerapan kurikulum 2013 pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar berpengaruh terhadap kebijakan kepemerintahan dalam mengatur dan keterelaksanaan penerapan kurikulum 2013 tersosialisasikan dengan baik kepada guru dan siswa. Penelitian menggunakan kajian kepustakaan yang dikumpulkan berdasarkan sepuluh review jurnal yang dikelompokkan berdasarkan tujuan pembelajaran yang dilakukan dengan meta-analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan kurikulum 2013 pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar telah dilakukan dengan baik, seperti keterencanaan pembelajaran matematika, keterlaksanaan pembelajaran matematikan, keevaluasian proses dan hasil pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013. Standar proses kurikulum 2013 dan prosedur penerapan standar kurikulum 2013 mencakup pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup, meskiput terdapat kendala dalam pendistribusian buku siswa dan buku guru dan kesulitan guru dalam memahami Pembuatan lembar kerja siwa. 
Peranan Kreativitas Guru terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar Ira Rahmayuni Jusar; Mudjiran Mudjiran
Journal on Education Vol 5 No 1 (2022): Journal on Education: Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i1.657

Abstract

This study aims to determine the role of an elementary school teacher on students' learning motivation. One of the elements that influence the success of a student is motivation. If students have the drive to learn, then they will achieve the desired learning outcomes. In an effort to produce quality learning and education, teachers must be creative. To encourage motivation to acquire the principles of the creed, the teacher must be able not only to understand the teaching material but also various learning methods and designs. The findings show that teachers can increase students' motivation in learning in various ways, including by providing teaching materials, using various teaching techniques, managing classes, and utilizing learning media. High learning motivation will lead to the best results, the task of a teacher is to foster student motivation. The research methodology in research is a literature review (library research) available in online or offline libraries. The main component in learning, motivation can support and encourage learning. According to literature findings, students with high levels of motivation are more likely to try hard, dress impeccably, and not want to give up. They are also more likely to engage actively in reading to improve learning outcomes and solve problems. On the other hand, people who are unmotivated, appear disinterested, get discouraged easily, and don't pay attention to what they are learning will have difficulty in school.
Pendidikan dalam Teori Proses Sosialisasi di Sekolah Dasar Ira Rahmayuni Jusar; Jamaris Jamaris; Solfema Solfema
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4354

Abstract

Pengembangan proses sosialisasi anak dibutuhkan dalam beradaptasi sesuai dengan tahapan perkembangan dan umur anak. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah pengembangan proses sosialisasi yang diidentifikasi melalui peran guru dalam menjalin hubungan dengan siswa dalam pendidikan karakter di lingkungan bersekolah. Penelitian ini dilakukan untuk membahas proses sosialiasi anak dalam masa bersekolah. Penggunaan metode dilakukan dengan studi kepustakaan yang berasal dari hasil review jurnal yang mempunyai topik yang sama dengan penelitian ini dan menganalisis serta membandingkan hasil review yang telah diperoleh yang dijabarkan dengan bahasa yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan belum semua indikator muncul dalam tahap pengembangan proses sosialiasi anak sebab anak baru mengenali konsep belum sampai pada pemahaman konkrit seperti orang dewasa (tahapan sosialisasi). Anak perlu diberikan arahan dan bimbingan agar dapat berperilaku sesuai dengan tahapan pengembangan mereka sehingga mereka dapat memahami kebermaknaan hidup dalam berperan dan menempatkan diri di lingkungan bersekolah. Berdasarkan enam indikator yang digunakan untuk proses sosialiasi ditemukan tahapan peran diri, sosialisasi dalam kehidupan, perkembangan kognitif. Untuk tahapan yang lainnya perlu diberikan pemahaman oleh guru dalam lingkungan bersekolah maupun keluarga dari lingkungan di luar sekolah.
Pendidikan dalam Teori Proses Sosialisasi di Sekolah Dasar Ira Rahmayuni Jusar; Jamaris Jamaris; Solfema Solfema
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4354

Abstract

Pengembangan proses sosialisasi anak dibutuhkan dalam beradaptasi sesuai dengan tahapan perkembangan dan umur anak. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah pengembangan proses sosialisasi yang diidentifikasi melalui peran guru dalam menjalin hubungan dengan siswa dalam pendidikan karakter di lingkungan bersekolah. Penelitian ini dilakukan untuk membahas proses sosialiasi anak dalam masa bersekolah. Penggunaan metode dilakukan dengan studi kepustakaan yang berasal dari hasil review jurnal yang mempunyai topik yang sama dengan penelitian ini dan menganalisis serta membandingkan hasil review yang telah diperoleh yang dijabarkan dengan bahasa yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan belum semua indikator muncul dalam tahap pengembangan proses sosialiasi anak sebab anak baru mengenali konsep belum sampai pada pemahaman konkrit seperti orang dewasa (tahapan sosialisasi). Anak perlu diberikan arahan dan bimbingan agar dapat berperilaku sesuai dengan tahapan pengembangan mereka sehingga mereka dapat memahami kebermaknaan hidup dalam berperan dan menempatkan diri di lingkungan bersekolah. Berdasarkan enam indikator yang digunakan untuk proses sosialiasi ditemukan tahapan peran diri, sosialisasi dalam kehidupan, perkembangan kognitif. Untuk tahapan yang lainnya perlu diberikan pemahaman oleh guru dalam lingkungan bersekolah maupun keluarga dari lingkungan di luar sekolah.
EVALUATION PROGRAM APPROACH IN EDUCATION Ira Rahmayuni Jusar; Ambiyar Ambiyar; Ishak Aziz
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v7i1.9095

Abstract

This paper describes the evaluation program approach in education. This approach is carried out to evaluate the student’s achievement level in learning. This activity needs to be conducted to help teachers thoroughly so that inputs and processes in learning can be contained in the learning process. The use of method is applied based on a literature review through meta-analysis derived from the results of reviewing journals regarding the implementation of the evaluation program approach in learning that has the same topic in this paper, analyzed, and compared to the review results, which are described in good language. The research result indicates eight approach models in the evaluation of educational programs, which are the CIPP model, Provus model, Stake model, Kirkpatrick model, Brinkerhoff model, Congruence model, Illuminative model, and Logical model. The CIPP model is an approach that teachers often use because it includes context, input, process, and outcome evaluation. The results of applying this approach model can be carried out thoroughly so that it can be applied to every learning subject.   
EDUCATION POLICY ANALYSIS AFTER THE COVID-19 PANDEMIC IN ELEMENTARY SCHOOL Yulfia Nora; Ira Rahmayuni Jusar; Adek Nilasari Harahap; Rusdinal Rusdinal; Nurhizrah Gistituati
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 12, No 4 (2023)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v12i4.9966

Abstract

his research was conducted to identify and analyze educational policies after the pandemic in elementary schools. The education policy refers to law no. 20 of 2003 which aims to build the foundation of an intact nation so that good educational standards are realized. This law is in line with law no. 23 of 2014 which states that regional government has authority in educational services. The method in this study was carried out using descriptive qualitative. This method is used to describe the policies implemented after Covid 19. The analysis was carried out through the results of observations and interviews at three elementary schools in Padang. The results of this study indicate that post-covid-19 education policies in elementary schools are taken from regional head policies that are autonomous in nature related to educational supervision during the outbreak by monitoring elementary schools to demonstrate face-to-face school preparation. Obstacles in implementing educational policies stem from limited communication with students in terms of explaining material that demands to complete curriculum achievements.
Pendidikan dalam Teori Proses Sosialisasi di Sekolah Dasar Jusar, Ira Rahmayuni; Jamaris, Jamaris; Solfema, Solfema
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4354

Abstract

Pengembangan proses sosialisasi anak dibutuhkan dalam beradaptasi sesuai dengan tahapan perkembangan dan umur anak. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah pengembangan proses sosialisasi yang diidentifikasi melalui peran guru dalam menjalin hubungan dengan siswa dalam pendidikan karakter di lingkungan bersekolah. Penelitian ini dilakukan untuk membahas proses sosialiasi anak dalam masa bersekolah. Penggunaan metode dilakukan dengan studi kepustakaan yang berasal dari hasil review jurnal yang mempunyai topik yang sama dengan penelitian ini dan menganalisis serta membandingkan hasil review yang telah diperoleh yang dijabarkan dengan bahasa yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan belum semua indikator muncul dalam tahap pengembangan proses sosialiasi anak sebab anak baru mengenali konsep belum sampai pada pemahaman konkrit seperti orang dewasa (tahapan sosialisasi). Anak perlu diberikan arahan dan bimbingan agar dapat berperilaku sesuai dengan tahapan pengembangan mereka sehingga mereka dapat memahami kebermaknaan hidup dalam berperan dan menempatkan diri di lingkungan bersekolah. Berdasarkan enam indikator yang digunakan untuk proses sosialiasi ditemukan tahapan peran diri, sosialisasi dalam kehidupan, perkembangan kognitif. Untuk tahapan yang lainnya perlu diberikan pemahaman oleh guru dalam lingkungan bersekolah maupun keluarga dari lingkungan di luar sekolah.
IMPLEMENTASI PEMIKIRAN DIGITALISASI DAN FUTURISTIK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SD Jusar, Ira Rahmayuni; Ambiyar, Ambiyar; Aziz, Ishak
Academy of Education Journal Vol. 14 No. 2 (2023): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/aoej.v14i2.1940

Abstract

The digital era is the division of the economy caused by technological developments that refer to opportunities that impact education. This influence is called digitization in the learning process. The method used is a literature study by reviewing ten articles in national journals and then analyzing them according to the indicators of this study, namely digitization and futuristics. The results showed that (1) Learning is not limited by time and space; (2) Ease of obtaining information not only by teachers and students but also everyonel (3) Education requires learning to follow the development of innovative and creative technology to produce curriculum updates and other learning tools. One example of technological growth in line with futuristic thinking that can apply to mathematics learning in elementary schools is the application of GeoGebra, which can assist students in visualizing the mathematical learning process and tools for teachers in providing geometry to students.
Pengembangan Media Interaktif Berbasis Contextual Teaching and Learning pada Materi Bangun Datar Kelas IV Sekolah Dasar Syafni Gustina Sari; Rahmayuni Jusar, Ira; Wahyuni, Sri
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v12i1.28312

Abstract

This study aimed to develop interactive media based on Contextual Teaching and Learning (CTL) on the material two-dimensional figures for Grade V Elementary Schools. Technological developments require teachers to be more creative in developing learning media to suit the development of students who are "literate" in technology. Therefore, it is necessary to design learning media that requires students to be active and contextual in accordance with the development of elementary school students. The subjects of this study were teachers and fifth-grade elementary school students. The type of research to be carried out is research and development (R&D). The development model of this research is the 3-D (three-D) development model, namely define, design, and develop. The development consists of the validity stage, the practicality stage and the effectiveness stage. At the validity stage, CTL-based interactive media will be validated by 3 experts, namely material experts and design experts. In this paper, the development stage of the validity section will be discussed. From the definition, results obtained an analysis of learning outcomes, learning objectives, needs analysis, student analysis and concept analysis of flat shapes. At the design stage, interactive media is designed using CTL-based live worksheets. After it has been designed, it is validated by material experts and design experts. The results from material experts obtained results of 95.6 with very valid criteria, while design experts obtained results of 94.6 with very valid criteria. CTL-based interactive media is very valid and can be continued at the practicality stage
Analysis of Science Learning Process by Using Learning Module of Character Education Oriented through Quantum Learning Approach Sari, Rona Taula; Jusar, Ira Rahmayuni
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Vol 4, No 1 (2018): Available Online in May 2018 (Web of Science Indexed)
Publisher : Department of Science Education, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.227 KB) | DOI: 10.30870/jppi.v4i1.2252

Abstract

The process of science learning is very influential on students’ understanding. Uncertainty of students on various materials of science can cause various obstacles, such as students’ difficultyon understanding thelinkage material, as the result, unsuccesful on achieving the expected learning objectives. Efforts to improve the students’ understanding in learning process in order to avoid poor performance of student learning by using learning modules character educationoriented through Quantum Learning approach. The purpose of this research is to know the process of science learning by using learningmodule of character educationoriented through quantum learning approach on digestive system course in grade 5 at one of primary school at Padang, Indonesia. The type of this research is descriptive research. Data related to the implementation of learning derived from the process of science learning in the form of recording the learning process, interview guides, questionnaires and observation sheet on the implementation of learning. Data collection techniques refer to teacher performance appraisal instrument-2 (IPKG-2). Based on the result of the research, it can be concluded that the implementation of learning has not been referring to IPKG-2, but it has reached very good criteria (3.61) in grade 5 at one of primary school at Padang, Indonesia