Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

EFEKTIFITAS METODE PEMBELAJARAN PADA MATERI STOIKIOMETRI: REVIEW LITERATUR Fitria Salsabila Bukhori Muslim; Faisal Amin; Sri Mulyanti
Prosiding Seminar Nasional Orientasi Pendidik dan Peneliti Sains Indonesia Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Orientasi Pendidik dan Peneliti Sains Indonesia (OPPSI) 20
Publisher : Orientasi Pendidik dan Peneliti Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menghadapi era globalisasi diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Lembaga pendidikan berperan penting dalam pembentukan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Sehingga diperlukan peningkatan mutu dan kualitas dalam pendidikan. Salah satunya adalah dengan meningkatkan kemampuan siswa dalam menguasai ilmu sehingga dapat berbuat sesuatu. Dalam meningkatkan kualitas dan kemampuan siswa diperlukan suatu metode pembelajaran agar materi yang diberikan dapat dipahami dan dikuasai oleh siswa, terutama pada materi stoikiometri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pembelajaran mana yang efektif untuk diterapkan pada materi pembelajaran stoikiometri. Penelitian ini menerapkan metode penelitian desain literatur melalui pencarian berbagai artikel jurnal pada media daring google scholar, dengan kata kunci stoichiometry, dan learning methods. Hasil penelitian menunjukan bahwa beberapa metode pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, prestasi belajar dan hasil belajar siswa. Namun pada metode pembelajaran Think Talk Write (TTW) tidak memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.
PENGARUH DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.) SEBAGAI BIOINSEKTISIDA PEMBASMI RAYAP Siti Rahmawati; Shofiyyatuz Zahro; Lina Faridotul Khoiriyah; Sri Mulyanti
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v7i1.13946

Abstract

Penurunan kualitas kayu akibat serangan rayap kayu terus meningkat. Ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum L.) memiliki efek sebagai bioinsektisida terhadap serangga penghasil Rayap karena memiliki berbagai antioksidan yang bersifat racun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui uji pH ekstrak daun kemangi, uji Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan uji daya tolak rayap. Metode berbasis maserasi menggunakan variasi pelarut di antaranya etanol 96% dan diklorometana (DCM). Dilanjutkan penguapan menggunakan vacum rotary evaporator dan dilakukan beberapa pengujian di antaranya uji pH, uji Kromatografi Lapis Tipis, dan uji daya tolak rayap. Hasil uji pH ekstrak daun kemangi menggunakan pelarut etanol 96% memiliki nilai pH 6-7 yang merupakan standar nilai pH yang aman bagi kulit manusia. Hasil dari uji daya tolak rayap menggunakan pelarut DCM menunjukkan proses pembasmian yang cukup cepat dan efektif. Hasil uji KLT menunjukkan adanya kandungan flavanoid dengan nilai Rf sebesar 0,5, nilai Rf tanin sebesar 0,69, dan nilai Rf saponin sebesar 0,6.
PENGARUH DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.) SEBAGAI BIOINSEKTISIDA PEMBASMI RAYAP Siti Rahmawati; Shofiyyatuz Zahro; Lina Faridotul Khoiriyah; Sri Mulyanti
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v7i1.13946

Abstract

Penurunan kualitas kayu akibat serangan rayap kayu terus meningkat. Ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum L.) memiliki efek sebagai bioinsektisida terhadap serangga penghasil Rayap karena memiliki berbagai antioksidan yang bersifat racun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui uji pH ekstrak daun kemangi, uji Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan uji daya tolak rayap. Metode berbasis maserasi menggunakan variasi pelarut di antaranya etanol 96% dan diklorometana (DCM). Dilanjutkan penguapan menggunakan vacum rotary evaporator dan dilakukan beberapa pengujian di antaranya uji pH, uji Kromatografi Lapis Tipis, dan uji daya tolak rayap. Hasil uji pH ekstrak daun kemangi menggunakan pelarut etanol 96% memiliki nilai pH 6-7 yang merupakan standar nilai pH yang aman bagi kulit manusia. Hasil dari uji daya tolak rayap menggunakan pelarut DCM menunjukkan proses pembasmian yang cukup cepat dan efektif. Hasil uji KLT menunjukkan adanya kandungan flavanoid dengan nilai Rf sebesar 0,5, nilai Rf tanin sebesar 0,69, dan nilai Rf saponin sebesar 0,6.
IMPLICATION OF MINI PROJECT ORGANIC CHEMISTRY EXPERIMENTS FOR IMPROVING ORGANIC CHEMISTRY CONCEPT Sri Mulyanti; Atik Rahmawati; Ulfa Lutfianasari
EDUSAINS Vol. 13 No. 2 (2021): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v13i2.16879

Abstract

IMPLICATION OF MINI PROJECT ORGANIC CHEMISTRY EXPERIMENTS FOR IMPROVING ORGANIC CHEMISTRY CONCEPTAbstractOrganic Chemistry Practice is one of the courses in the chemical education department that must be taken by pre-service teacher of chemistry, still lack of mastery of students on organic chemistry concepts, requiring lecturers to be able to design the experiment in such a way so as to increase mastery of the concept of organic chemistry students in Organic Chemistry Practice. This study aims to apply the mini project model to the Organic Chemistry Practice so that it is expected to increase students' mastery of concepts in organic chemistry. The research was conducted using quantitative methods, its measuring conceptual change from the students from N-gain score. The results showed that there was an increase in students' mastery of concepts based on the% N-gain obtained. The majority of students are at a high criterion with% N-Gain> 70. The t test shows the significance of the implementation of the mini project model to increase students' mastery of concept concepts.AbstrakRendahnya penguasaan mahasiswa terhadap konsep-konsep  kimia organik, menuntut pengajar untuk dapat mendesain praktikum sedemikian rupa, sehingga dapat meningkatkan penguasaan konsep kimia organik mahasiswa pada Praktikum Kimia Organik. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model mini project pada Praktikum Kimia Organik sehingga diharapkan dapat meningkatkan penguasaan konsep mahasiswa pada materi kimia organik. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif, yakni mengukur hasil tes penguasaan konsep mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan penguasaan konsep mahasiswa berdasarkan hasil %N-Gain yang diperoleh. Mayoritas mahasiswa berada pada kriteria tinggi dengan %N-Gain > dari 70. Uji t menunjukkan signifikansi pelaksanaan model mini project terhadap peningkatan penguasaan konsep mahasiswa.
Perspectives on Green Chemistry and the Application of Nvivo 12 Software: A Case Study of Pandemic Period in Chemistry Education Sri Mulyanti; Julia Mardhiya; Mar'attus Solihah
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 11 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v11i1.10280

Abstract

This case study aims to identify chemistry education students’ perspectives on attitudes and implementation of the principles of green chemistry during the COVID-19 pandemic. The participant of this study was 64 chemistry education students who, from the beginning, have conducted online learning, including practicum. The instrument of this research was an online questionnaire to gain the required information. The data were analyzed using NVivo 12 software and presented in percentages based on 12 principles of green chemistry: (1) potential waste generation reduction, (2) efficient use of raw materials, (3) application of environmentally safe production methods, (4) environmentally friendly chemicals, (5) safer additives, (6) minimal use of heat, (7) natural ingredients, (8) reaction products with minimal by-products, (9) the use of effective catalysts, (10) easily biodegradable products for the environment, (11) time management of hazardous products, and (12) anticipation for physical contact with hazardous materials. Moreover, 85% of the students agree that the 12th principle must be well applied. The research findings serve a discourse for lecturers to convince the students to understand and implement the principles of green chemistry in practicum activities, especially during the pandemic.