Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penerapan Aplikasi e-Surat untuk Masyarakat dan Aparat Desa Majau Kabupaten Pandeglang Yunita, Ayu Mira; Sutihat, Eva; Mulyawan, Arif; Rizki, Robby; Hakim, Zaenal; Setiyowati, Sri; Susilawati, Susilawati; Susanti, Ervi Nurafliyan; Pratama, Aghy Gilar; Wardah, Neli Nailul; Sugiarto, Agung; Wibowo, Andrianto Heri; Maftuhah, Imat
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v10i2.1061

Abstract

Layanan informasi desa melalui website merupakan salah satu cara bagi pemerintah desa untuk mempermudah pelayanan kepada Masyarakat, Desa Majau merupakan mitra Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dalam kegiatan ini, proses pelayanan surat menyurat dan pengolahan data masih dilakukan secara konvensional sehingga prosesnya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk melakukan pelayanan dan dokumentasi berkas surat kurang teradministrasi dengan baik, sehingga sering terjadi kesalahan bahkan ada arsip data yang hilang atau rusak, Berdasarkan permaalahan tersebut tim pengabdian kepada Masyarakat melaksanakan PKM yang bertujuan untuk membantu masyarakat dan aparat desa Majau dalam layanan administrasi secara online dengan apliaksi E-surat , beberapa fiturnya antara lain surat keterangan usaha (SKU), surat pengantar perekam E-KTP, surat pernyataan belum menikah. Hasil kegiatan menujukan peserta pelatihan sebanyak 25 orang sangat berantusia dan mampu memahami serta mempraktikan aplikasi dengan baik. Hasil dari evaluasi menggunakan kuisioner, sebanyak 95% peserta memahami dengan baik dari penggunaan apliaksi tersebut. Untuk itu kegiatan PKM ini dinilai berhasil untuk memudahkan layanan publik di desa Majau. Village information services through the website are one way for the village government to facilitate services to the community, Majau Village is a partner of Community Service (PKM) in this activity, the process of correspondence services and data processing is still carried out conventionally so that the process takes longer to carry out services and documentation of letter files is not well administered, so that errors often occur and even data archives are lost or damaged, Based on these problems, the Community Service team implemented PKM which aims to help the community and Majau village officials in online administration services with the E-mail application, some of its features include business certificates (SKU), E-KTP recorder cover letters, unmarried statements. The results of the activity showed that 25 training participants were very enthusiastic and able to understand and practice the application well. The results of the evaluation using a questionnaire, as many as 95% of participants understood the use of the application well. For this reason, this PKM activity is considered successful in facilitating public services in Majau village.
PENENTUAN PENERIMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (STUDI KASUS KABUPATEN PANDEGLANG) Sugiarto, Agung; Nailul Warda, Neli; Mira Yunita, Ayu; Rizky, Robby
PELITA JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH Vol 22 No 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH - YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan sebuah program pemerintah yang sudah berjalan sejak tahun 2007 dimana program ini diperuntukan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang tidak mampu. PKH adalah pemberian dana tunai kepada masyarakat, program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan meminimalisir tingkat kemiskinan di Indonesia. Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia nomor 1 tahun 2018 Pasal 2 tentang PKH yaitu untuk meningkatkan taraf hidup keluarga penerima manfaat melalui akses layanan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial, mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan keluarga miskin dan rentan miskin. Kabupaten Pandeglang merupakan Kabupaten termiskin kedua yang ada di Provinsi Banten. Namun dalam hal penentuan calon penerima PKH ini sering terjadi kesalahan atau tidak tepat sasaran dalam memberikan PKH ini, karena sistem yang sedang berjalan di Kabupaten Pandeglang masih menggunakan sistem manual mulai dari Pembuatan Data diawal untuk validasi calon peserta PKH sampai dengan pembuatan laporan-laporan. Oleh karena itu, dibutuhkan aplikasi sistem pendukung keputusan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk memudahkan Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang dalam menentukan calon penerima PKH dengan tepat sasaran. Penelitian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap alternatif, kemudian dilakukan proses perhitungan untuk mendapatkan alternatif yang optimal, untuk menentukan calon penerima PKH yang layak mendapatkan bantuan.
Analisis Penerapan Metode SAW pada Penentuan Beasiswa PIP di Sekolah Dasar Negeri 3 Labuan Ayu Mira Yunita; Robby Rizki; Susilawati Susilawati; Sri Setiyowati; Zaenal Hakim; Ervi Nurafliyan Susanti; Neli Nailul Wardah
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 7, No 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v7i6.8319

Abstract

Abstrak  - Beasiswa PIP merupakan salah satu beasiswa yang di berikan oleh pemerintah untuk memberikan kesempatan belajar kepada siswa atau mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, Permasalahan di SDN 3 Labuan dalam penentuan beassiwa PIP masih bersifat konvensional, pemilihan dilakukan dengan membandingkan anatar kriteria, ini membutuhkan waktu yang lama dan terkadang berkas tercecer dan terindikasi adanya  penerima beasiswa yang kurang tepat sasaran, dari permasalahan di atas maka  dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan (SPK) yang bertujuan untuk membantu pihak sekolah dalam menyeleksi calon penerima beasiswa PIP agar efektif dan transfaran. Metode yang digunakan untuk menganalisis sisten pendukung keputusan ini adalah metode SAW. Metode SAW adalah salah satu metode Multi Criteria Decision Making (MCDM) yang dapat membantu dalam proses penyeleksian  calon penerima beasiswa berdasarkan dari berbagai kriteria yang telah ditetapkan, diantaranya yaitu ekerjaan orang tua, Penghasilan, Jumlah tanggungan, nilai rapot dan status orang tua. Hasil dari penelitian ini  di dapatkan bahwa yang calon penerima beasiswa dengan peringkat pertama atas nama hafizh dengan nilai 1, peringkat ke 2 alya dengan nilai 0.Kata kunci: Beasiswa, Simple Additeive Weighting, Sistem Pendukung Keputusan  Abstract - The PIP scholarship is one of the scholatships provided by the government to provide learning opportunities for pupils or student who come from underprivileged families. The problem at SDN 3 Labuan in determining PIP scholarship is still conventional, the selection is done by comparing criteria, this requires a lot of time it takes a long time and sometimes the files are scattered and there are indications that there are scholarship recipient who are quite on tarhet. Based on the problems above, a decision support system is needed which aims to assist schools in selecting potential PIP scholatships recipients so that thet are effective and transparent. The method used to analyze this decision support system is the SAW method. The SAW method is a Multi criteria decision making (MCDM) method which can assist in the process of selecting prospective scholarship recipients based on various predetermined criteria, including parental occupation, income, number of dependents, report card grades and parental status.The results of this research showed that the first palce scholarship recipient was named Hafizh with value of 1, second palce was Alya with a value of 0,911Keywords: Scholarship, Simple Additieve Weighting , Decision Support System