Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Strategi Pengembangan Sistem Informasi Penjualan E-Commerce di Toko Sepeda Berbasis Metode Agile Alindra Ayyubi; Syahri Mu’min; Awang Andhyka
Nusantara Computer and Design Review Vol. 2 No. 2 (2024): Nusantara Computer and Design Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncdr.v2i2.1450

Abstract

Pada era digital saat ini, Toko Sepeda Ali Jaya menghadapi tantangan memperluas jangkauan pasar di tengah persaingan ketat dan pergeseran konsumen menuju transaksi digital. Pengembangan sistem penjualan berbasis e-commerce menjadi langkah strategis penting untuk mempromosikan produk, meningkatkan pelayanan pelanggan, dan mengoptimalkan proses penjualan. Metode Agile dipilih karena fleksibel, memungkinkan perubahan cepat sesuai kebutuhan, meningkatkan kolaborasi tim, mengurangi risiko, dan menghasilkan produk berkualitas tinggi dalam waktu lebih singkat. Hasil dari implementasi sistem menunjukkan kepuasan tinggi terhadap sistem e-commerce Toko Sepeda Ali Jaya, dengan skor rata-rata 4,7/5 untuk navigasi dan 4,8/5 untuk UI/UX. Kepuasan pengguna meningkat dari 60% menjadi 85% setelah implementasi. Efisiensi proses penjualan juga meningkat, dengan waktu proses berkurang dari 1-2 hari menjadi kurang dari 1 jam dan jumlah pesanan harian meningkat dari 10-15 menjadi 30-50 pesanan. Fitur manajemen produk dan dashboard yang user-friendly diapresiasi pengguna, bersama dengan sistem checkout yang efisien. In today's digital era, Toko Sepeda Ali Jaya faces the challenge of expanding its market reach amidst fierce competition and consumer shifts towards digital transactions. Developing an e-commerce-based sales system is an important strategic step to promote products, improve customer service, and optimize the sales process. The Agile method was chosen because it is flexible, allows for rapid changes as needed, improves team collaboration, reduces risk, and produces high-quality products in a shorter time. The results of the system implementation showed high satisfaction with Toko Sepeda Ali Jaya's e-commerce system, with an average score of 4.7/5 for navigation and 4.8/5 for UI/UX. User satisfaction increased from 60% to 85% after implementation. The efficiency of the sales processes also increased, with processing time being reduced from 1-2 days to less than 1 hour and the number of daily orders increased from 10-15 to 30-50 orders. The user-friendly product management and dashboard features were appreciated by users, along with the efficient checkout system.
Strategi Pengembangan Sistem Informasi Penjualan E-Commerce di Toko Sepeda Berbasis Metode Agile Ayyubi, Alindra; Mu’min, Syahri; Andhyka, Awang
Nusantara Computer and Design Review Vol. 2 No. 2 (2024): Nusantara Computer and Design Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncdr.v2i2.1450

Abstract

Pada era digital saat ini, Toko Sepeda Ali Jaya menghadapi tantangan memperluas jangkauan pasar di tengah persaingan ketat dan pergeseran konsumen menuju transaksi digital. Pengembangan sistem penjualan berbasis e-commerce menjadi langkah strategis penting untuk mempromosikan produk, meningkatkan pelayanan pelanggan, dan mengoptimalkan proses penjualan. Metode Agile dipilih karena fleksibel, memungkinkan perubahan cepat sesuai kebutuhan, meningkatkan kolaborasi tim, mengurangi risiko, dan menghasilkan produk berkualitas tinggi dalam waktu lebih singkat. Hasil dari implementasi sistem menunjukkan kepuasan tinggi terhadap sistem e-commerce Toko Sepeda Ali Jaya, dengan skor rata-rata 4,7/5 untuk navigasi dan 4,8/5 untuk UI/UX. Kepuasan pengguna meningkat dari 60% menjadi 85% setelah implementasi. Efisiensi proses penjualan juga meningkat, dengan waktu proses berkurang dari 1-2 hari menjadi kurang dari 1 jam dan jumlah pesanan harian meningkat dari 10-15 menjadi 30-50 pesanan. Fitur manajemen produk dan dashboard yang user-friendly diapresiasi pengguna, bersama dengan sistem checkout yang efisien. In today's digital era, Toko Sepeda Ali Jaya faces the challenge of expanding its market reach amidst fierce competition and consumer shifts towards digital transactions. Developing an e-commerce-based sales system is an important strategic step to promote products, improve customer service, and optimize the sales process. The Agile method was chosen because it is flexible, allows for rapid changes as needed, improves team collaboration, reduces risk, and produces high-quality products in a shorter time. The results of the system implementation showed high satisfaction with Toko Sepeda Ali Jaya's e-commerce system, with an average score of 4.7/5 for navigation and 4.8/5 for UI/UX. User satisfaction increased from 60% to 85% after implementation. The efficiency of the sales processes also increased, with processing time being reduced from 1-2 days to less than 1 hour and the number of daily orders increased from 10-15 to 30-50 orders. The user-friendly product management and dashboard features were appreciated by users, along with the efficient checkout system.
Analisis Time Series Serangan Siber Global Menggunakan Metode ARIMA Editya, Arda Surya; Mu’min, Syahri; Andhyka, Awang; Nugroho, Rizky Aditya; Mufliq, Achmad
SUBMIT: Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi dan Sains Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Universitas Islam Majapahit Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/submit.v5i2.4527

Abstract

Insiden keamanan siber terus mengalami peningkatan baik dari sisi frekuensi maupun dampak yang ditimbulkan, sehingga analisis berbasis waktu menjadi penting untuk memahami pola serangan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren serangan siber global menggunakan pendekatan time series analysis dengan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Dataset yang digunakan berasal dari data ancaman keamanan siber global periode 2015–2024 yang telah diagregasi menjadi data runtun waktu tahunan berdasarkan jumlah insiden serangan. Metodologi penelitian meliputi proses agregasi data, pengujian kestasioneran melalui differencing, penentuan parameter ARIMA berdasarkan analisis autocorrelation function (ACF) dan partial autocorrelation function (PACF), serta evaluasi model menggunakan Akaike Information Criterion (AIC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ARIMA mampu merepresentasikan pola temporal dan tren peningkatan serangan siber global secara efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemanfaatan analisis time series berbasis ARIMA untuk memahami dinamika historis serangan siber sebagai dasar analisis keamanan siber berbasis data.
Sentiment Analysis of Digital Ethics in YouTube Islamic Preaching Videos Using Support Vector Machine Rahmah, Arizka Sabilah; Andhyka, Awang; Nugroho, Rizky Aditya
TEKNOLOGI DITERAPKAN DAN JURNAL SAINS KOMPUTER Vol 8 No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/atcsj.v8i2.8422

Abstract

The rapid expansion of Islamic preaching in the digital sphere, particularly through YouTube, calls for a deeper understanding of communication ethics as reflected in user responses. This study analyzes the sentiments expressed in comments on Islamic preaching videos to identify patterns of digital ethics within online communities. The research employs a Support Vector Machine (SVM) classification model with TF-IDF feature representation. Data were collected from YouTube comments and processed through several preprocessing stages, including text cleaning, case normalization, tokenization, stopword removal, and stemming, before being manually labeled into three sentiment categories: positive, negative, and neutral. Testing on 22 data samples shows that the SVM model achieved an accuracy of 77.27%, with the highest performance observed in the neutral category. Misclassification in the positive and negative categories was mainly influenced by data imbalance and linguistic variations commonly found in religious discourse. These findings indicate that SVM combined with TF-IDF is reasonably effective for sentiment analysis in the context of digital Islamic preaching; however, improvements in data balance and the incorporation of contextual features are necessary to enhance classification performance. Overall, this study provides an initial insight into audience response patterns toward digital Islamic preaching and contributes to the development of digital ethics research in Islamic communication studies.
East Java Inflation Prediction Based on Exchange Rates and International Trade Using the ARIMAX Approach Zahrotun, Nafisah; Aditya Nugroho, Rizky; Andhyka, Awang
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v12i1.3287

Abstract

East Java's macroeconomic stability is vulnerable to external shocks, particularly imported inflation, which impacts domestic price formation. This study aims to develop an inflation forecasting model using the AutoRegressive Integrated Moving Average with Exogenous Variables (ARIMAX) approach as an Early Warning System instrument for regional policymakers. This study uses monthly time series data for the 2015–2024 period. Exogenous variable selection was conducted through the Granger Causality Test, which showed that only import volume had a significant effect on inflation, while exchange rates and exports were insignificant. The estimation results show that the ARIMAX(1,0,1) model is the best model with a forecasting accuracy level based on the Mean Absolute Percentage Error (MAPE) value of 10.40%, which is categorized as good. East Java's inflation projection for the 2025–2029 period shows an increasing trend from 1.99% to 3.28%, indicating the need for vigilance for policymakers in strengthening import supply chain management to mitigate the risk of future price pressures. Based on the theoretical and empirical review, this study hypothesizes that the exchange rate and international trade indicators have a significant predictive relationship with the inflation rate in East Java Province. This study aims to develop an inflation forecasting model for East Java using the ARIMAX approach, considering the exchange rate and international trade variables as candidate exogenous variables.
Analysis of False Positives in an OWASP-Based Web Application Firewall and their Impact on the Performance and Availability of Open Journal Systems (OJS) Riki Agus Prastyo; Awang Andhyka; Achmad Mufliq
Jurnal Informatika dan Rekayasa Perangkat Lunak Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of a Web Application Firewall (WAF) based on the OWASP Core Rule Set (CRS) aims to enhance web application security; however, improper configuration may lead to false positives that adversely affect system performance and service availability. This study analyzes the impact of WAF false positives on Open Journal Systems (OJS) services deployed in a cloud environment using a server log analysis approach. The data were collected from web server error logs and ModSecurity audit logs that recorded the blocking of legitimate requests during the manuscript submission process due to inbound anomaly scores exceeding predefined security thresholds. The results indicate that WAF false positives caused service failures characterized by HTTP 403 responses, increased submission errors, and a measurable reduction in OJS service availability during the observation period. These findings demonstrate that anomaly-based detection mechanisms in OWASP CRS may misclassify normal application behavior as malicious activity. This study provides empirical evidence based on server logs regarding the impact of WAF false positives on cloud service reliability and offers insights for WAF policy tuning to achieve a balance between security and service availability.
Klasterisasi Provinsi di Indonesia Berdasarkan Produksi Komoditas Unggulan Sektor Peternakan Menggunakan K-Means Syayyidah Lailatul Ananti; Awang Andhyka; Rizky Aditya Nugroho
Jurnal Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence) Vol 6 No 1 (2026): Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakaai.v6i1.1612

Abstract

Subsektor peternakan memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat Indonesia. Perbedaan kondisi geografis, sumber daya, dan kebijakan daerah menyebabkan adanya variasi tingkat produksi pada komoditas sektor peternakan antarprovinsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan provinsi-provinsi di Indonesia berdasarkan kesamaan produksi komoditas unggulan sektor peternakan, yaitu sapi potong, sapi perah, ayam ras petelur, dan ayam ras pedaging, menggunakan metode klasterisasi K-Means. Data yang digunakan merupakan data sekunder tahun 2023–2024 yang bersumber dari Portal Satu Data Pertanian dan mencakup 38 provinsi di Indonesia. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, pra-pemrosesan melalui normalisasi Min-Max Scaling, penentuan jumlah klaster optimal menggunakan metode Elbow, penerapan algoritma K-Means, serta evaluasi kualitas klaster menggunakan Silhouette Coefficient. Hasil analisis menunjukkan jumlah klaster optimal adalah K=3. Klaster pertama terdiri dari Provinsi Jawa Timur dengan tingkat produksi peternakan sangat tinggi dan dominan pada sebagian besar komoditas. Klaster kedua mencakup sebagian besar provinsi dengan tingkat produksi peternakan relatif rendah dan merata. Klaster ketiga terdiri dari Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah yang memiliki keunggulan pada produksi ayam ras pedaging. Evaluasi klasterisasi menghasilkan nilai Silhouette Coefficient sebesar 0,8278 yang menunjukkan kualitas klaster yang sangat baik dan pemisahan antar klaster yang jelas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengelompokan dan identifikasi potensi subsektor peternakan antarprovinsi serta mendukung perencanaan dan penentuan prioritas kebijakan pengembangan peternakan yang lebih tepat sasaran dan berbasis data.
Klasterisasi Potensi Budidaya Bawang Putih Berdasarkan Faktor Iklim Menggunakan PCA dan K-Means Afida Nur Azizah Nur Azizah; Achmad Mufliq; Awang Andhyka
Jurnal Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence) Vol 6 No 1 (2026): Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakaai.v6i1.1745

Abstract

Ketergantungan Indonesia terhadap impor bawang putih yang melebihi 90% kebutuhan nasional menjadi ancaman serius bagi ketahanan pangan. Salah satu penyebab utamanya adalah ketidaksesuaian antara lokasi budidaya dengan karakteristik iklim yang diperlukan untuk pertumbuhan dan pembentukan umbi bawang putih secara optimal. Penelitian ini bertujuan memetakan kesesuaian iklim bagi budidaya bawang putih di 38 provinsi di Indonesia menggunakan data iklim tahun 2024 yang mencakup suhu rata-rata, curah hujan, jumlah hari hujan, dan lama penyinaran matahari. Metode penelitian menggabungkan Principal Component Analysis (PCA) untuk mereduksi variabel iklim yang berkorelasi, dilanjutkan dengan K-Means Clustering untuk mengelompokkan provinsi berdasarkan kemiripan kondisi iklim. Evaluasi menggunakan Davies-Bouldin Index sebesar 0,7632 menunjukkan bahwa empat klaster merupakan pengelompokan yang paling optimal. Klaster 3 yang terdiri atas Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan menunjukkan tingkat kesesuaian iklim tertinggi dengan suhu rata-rata 21,73°C. Visualisasi biplot PCA menggambarkan kontribusi masing-masing variabel iklim dalam pembentukan klaster. Temuan ini dapat menjadi dasar ilmiah bagi perumusan kebijakan pengembangan sentra produksi bawang putih dalam negeri yang lebih terarah.