Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Abdimas Dewantara

Pelatihan budidaya tanaman herbal pada Kelompok Tani Melati Green 1 Purbayan menuju eduecotourism Vera Yuli Erviana; Bambang Robi’in; Arif Ardy Wibowo; Gibbran Prathisara; Iis Suwartini
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 2 (2023): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i2.16035

Abstract

Kelompok Tani Melati Green 1 adalah kelompok pemberdayaan perempuan yang berada di bawah naungan Kelurahan Purbayan. Permasalahan yang terjadi Kelurahan Purbayan, antara lain belum optimalnya budidaya tanaman herbal di kelompok tani Melati Grenn 1. Pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan produk unggulan khas Kerajaan Mataram Islam yang berdampak pada peningkatan pengetahuan dalam budidaya jamu berbasis tabulampot, peningkatan pendapatan masyarakat, pelestarian budaya dan literasi digital menuju eduecotourism. Metode pengabdian kepada masyarakat ini adalah sosialisasi dan pelatihan yang dilaksanakan secara luring dengan peserta berjumlah 20 orang. Hasil pelatihan budidaya tanaman herbal antara lain, pembuatan lahan sebagai media edukasi untuk menciptakan Eduecotourism, jenis-jenis jamu khas Kerajaan Mataram. Branding produk yang dilakukan yaitu dengan membuat kemasan produk jamu yang siap dijual dengan desain yang menarik. Digital marketing yang tepat  dilakukan untuk mengenalkan produk jamu lebih luas yaitu dengan melakukan pemasaran melalui online. Berdasarkan hasil yang diperoleh terdapat peningkatan rerata hasil test dari pelatihan yang diberikan. yang telah dilakukan dapat diketahui bahwasannya terdapat peningkatan pemahaman masyarakat terkait pembuatan branding produk dan penggunaan digital marketing dalam pemasaran produk secara online.   Herbal plant cultivation training for Farmer Groups Melati Green 1 Purbayan towards eduecotourism   Abstract: Melati Green 1 Farmer Group is a women's empowerment group under the auspices of Purbayan Village. This training aims to create superior products typical of the Islamic Mataram Kingdom, which have an impact on increasing knowledge in Tabulampot-based herbal cultivation, increasing community income, cultural preservation, and digital literacy towards eduecotourism. The method of this community service is socialization and training, which is carried out offline with 20 participants. The results of the herbal plant cultivation training include the creation of land as an educational medium to create Eduecotourism, a type of herbal medicine typical of the Mataram Kingdom. Product branding is done by making herbal product packaging ready to be sold with an attractive design. Digital marketing is done to introduce herbal products more widely, namely online marketing. Based on the results obtained, there is an increase in the average test results from the training provided. It can be seen that there is an increase in community understanding regarding product branding and the use of digital marketing in online product marketing.
Revolusi literasi anak: Serunya membaca nyaring melalui edugame di Sanggar Bimbingan Kulim, Kedah Malaysia Erviana, Vera Yuli; Suwartini, Iis; Rahmad, Khozaeni bin
ABDIMAS DEWANTARA Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v7i1.16984

Abstract

Keterampilan berbahasa mencakup empat aspek yaitu: menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Permasalahan yang terjadi di SB Kulim bahwa keempat aspek keterampilan berbahasa tersebut belum optimal. Masih terdapat siswa belum dapat membaca dengan baik. Hal tersebut tentu menjadi penghambat peningkatan kompetensi menulis. Anak yang tidak bisa membaca sudah pasti tidak bisa menulis. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi membaca berbasis edugame untuk mengoptimalkan kualitas dalam proses pembelajaran, meningkatkan budaya dan menarik minat anak-anak untuk gemar membaca di SB Kulim, dan terciptanya lomba literasi membaca antar anak-anak di SB Kulim. Metode pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan secara blended learning. Permasalahan di SB Kulim dapat diatas melalui sosialisasi mengenai konsep media berbasis edugame, pelatihan pemanfaatan media berbasis edugame untuk meningkatkan literasi membaca, pendampingan penerapan media berbasis edugame kepada anak-anak di SB Kulim Malaysia, dan lomba literasi membaca. Hasil pelatihan membaca nyaring berbasis edugame untuk meningkatkan literasi membaca anak di SB Kulim adalah dengan menunjukkan peningkatan kualitas pembelajaran di SB Kulim. Hal tersebut dibuktikan dengan pelatihan yang telah direncanakan berdurasi 400 menit dalam setiap pelasanakannya dan dilaksanakan selama 2 semeseter (gasal dan genap). Hasil pengabdian terdapat peningkatan keterampilan literasi membaca yang dilakukan melalui pelatihan media edugame yang ditunjukkan melalui pre test dan post test. Hal ini dibuktikan melalui berdasarkan rata-rata hasil skor pre tes adalah 65,08 sedangkan nilai rata-rata post test mengalami peningkatan sebesar 86,03 artinya ada perbedaan atau peningkatan rata-rata skor pre test dan post test yaitu sebesar 20,95 poin. Oleh karena itu, melalui pengabdian ini dapat dibuktikan bahwa produk education game dapat meningkatkan literasi membaca pada anak-anak.   Children's literacy revolution: The excitement of reading aloud through edugames at Sanggar Bimbingan Kulim, Kedah Malaysia   Abstract: Language skills include four aspects, namely listening, speaking, reading, and writing. The problem that occurs at SB Kulim is that the four aspects of language skills are not optimal. There are still students who cannot read well. This is certainly an obstacle to increasing writing competence. Children who can't read definitely can't write. This training aims to improve edugame-based reading literacy skills to optimize quality in the learning process, improve culture and attract children's interest in reading at SB Kulim, and create a reading literacy competition among children at SB Kulim. This community service method is carried out using blended learning. Problems at SB Kulim can be addressed through socialization regarding the concept of edugame-based media, training on the use of edugame-based media to increase reading literacy, assistance in implementing edugame-based media for children in SB Kulim Malaysia, and reading literacy competitions. The result of edugame-based reading-aloud training to improve children's reading literacy at SB Kulim is to show an increase in the quality of learning at SB Kulim. This is proven by the training, which has been planned to last 400 minutes in each implementation and is carried out for two semesters (odd and even). The results of the service include an increase in reading literacy skills carried out through edugame media training, which is demonstrated through pre-tests and post-tests. This is proven based on the average pre-test score being 65.08, while the average post-test score has increased by 86.03, meaning there is a difference or increase in the average pre-test and post-test scores, namely 20.95 points. Therefore, through this service, it can be proven that educational game products can increase reading literacy in children.