Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pemerolehan Bahasa Berdasarkan MLU pada Anak Usia 1 Tahun 10 Bulan dalam Aspek Sintaksis dan Fonologi Dwi Astuti; Hendra Setiawan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4815

Abstract

Pemerolehan bahasa adalah suatu proses yang dilakukan oleh individu dalam mengenal dan merekam bahasa pertamanya. Perkembangan pemerolehan bahasa pada anak dapat diukur menggunakan Mean Length of Utterance (MLU) yang merupakan teori dari Brown. Penelitian ini mengkaji bagaimana pemerolehan bahasa berdasarkan MLU pada anak usia 1 tahun 10 bulan dalam aspek sintaksis dan fonologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemerolehan bahasa berdasarkan MLU pada anak usia 1 tahun 10 bulan dalam aspek sintaksis dan fonologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu penelitian yang menghasilkan pendeskripsian dari data yang telah dianalisis. Teori yang digunakan sebagai dasar dari penelitian ini adalah teori Brown. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan perhitungan MLU panjang ujaran Zahra 1,51 berada ditahap II, yang berarti kemampuan pemerolehan bahasanya relatif tinggi, di usianya yang sekarang yaitu 1 tahun 10 bulan atau 22 bulan. Pada aspek sintaksis terdapat beberapa jenis kata yang diperoleh Zahra, di antaranya yaitu nomina, verba, adjektiva, numeralia dan pronomina. Dari segi fonologi, secara keseluruhan Zahra telah menguasai huruf vokal dalam ujarannya.
Analisis Framing Berita Kasus Diskriminasi Perempuan pada Media Online Suara.Com dan Detik.Com Neng Tika Harnia; Hendra Setiawan
Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 16, No 3: Agustus 2021
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/nusa.16.3.247-258

Abstract

This study aims to determine a media in framing the news. This aspect is seen based on each news content of a media when choosing the title, background information and news source for each news quote. The focus of research is on reporting cases of women's discrimination onmedia onlineSura.com and Detik.com. This study used a descriptive qualitative method. The results of this study indicate that themedia onlineSuara.com seems excessive in choosing diction in each news title regarding cases of women's discrimination. Meanwhile, themedia onlineDetik.com chose news titles that were simple and focused on the content of the news. The conclusion in this study is that each media has a different characteristic and ideology in framing the news.
Analisis Senyapan dan Kilir Lidah Pada Acara Talkshow Indonesia Lawyers Club Episode Sah! Ibu Kota Pindah; Kenapa Menolak Indana Zulfa; Hendra Setiawan; Uah Maspuroh
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4816

Abstract

Tujuan penelitian mendeskripsikan bentuk senyapan dan kilir lidah yang terdapat pada acara talkshow Indonesia Lawyers Club episode Sah! Ibu Kota Pindah; Kenapa Menolak. Penelitian ini memanfaatan teori psikolinguistik, yaitu teori yang berkaitan dengan proses mental manusia dalam membentuk suatu ujaran. Subjek penelitian yaitu narasumber dan moderator dalam acara talkshow Indonesia Lawyers Club episode Sah! Ibu Kota Pindah; Kenapa Menolak. Pada artikel ini rancangan penelitian yang dipakai yakni deskriptif kualitatif. Pada artikel ini data dikumpulkan memakai tiga teknik, yakni simak, catat, dan kartu data. Data dianalisis dengan melakukan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian terdapat dua jenis senyapan berupa senyapan terisi sebanyak 106 tuturan dan senyapan diam sebanyak 18 tuturan. Selain itu, hasil penelitian menemukan 20 kilir lidah yang terdiri atas 15 kekeliruan seleksi semantik, 1 kekeliruan campur kata, 1 kekeliruan transposisi, 1 kekeliruan antisipasi, dan 2 kekeliruan perseverasi. Adapun penyebab terjadinya senyapan yakni berbicara sambil berpikir, lupa, ketidaksiapan penutur memulai tuturan, dan adanya keraguan. Sementara penyebab terjadinya kilir lidah yakni grogi, terburu-buru, berbicara spontan, dan tidak konsentrasi.
Alih Kode dan Campur Kode Guru-Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Korpri Karawang Septa Dwi Guna; Hendra Setiawan; Uah Maspuroh
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v12i1.4615

Abstract

Pada situasi tertentu di dalam sekolah sering terjadi adanya fenomena bahasa, yaitu alih kode dan campur kode. Dalam situasi ini dapat terjadi karena guru maupun siswa memiliki kemampuan berbahasa yang berbeda-beda selain bahasa utama bahasa Indonesia. Maka masalah yang dibahas adalah bentuk alih kode dan campur kode pada percakapan guru dengan siswa di SMA Korpri Karawang beserta faktor-faktor penyebab terjadinya. Tujuan penelitian ini, yaitu mendeskripsikan bentuk alih kode dan campur kode guru-siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Korpri Karawang, serta mendeskripsikan faktor-faktor penyebab terjadinya. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan deskriptif analisis. Data dalam penelitian ini bersumber dari percakapan guru dan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Korpri Karawang, yang kemudian ditranskripsi menjadi sebuah teks. Pengumpulan data menggunakan metode rekam dan catat, sedangkan teknik analisis data yang digunakan merupakan reduksi data, interpretasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis yang ditemukan, yaitu terdapat bentuk alih kode tag, alih kode antarkalimat, dan alih kode intrakalimat  dari bahasa Indonesia ke bahasa Sunda. Ada pun bentuk campur kode yang ditemukan, yaitu campur kode pada tataran kata, campur kode pada tataran frasa, dan campur kode pada tataran kalimat dari bahasa Indonesia ke bahasa Sunda. Dari masing-masing data tersebut disertai faktor-faktor penyebab terjadinya yang meliputi penutur, perubahan situasi tutur, kehadiran orang ketiga/hadirnya penutur ketiga, dan membangkitkan rasa humor.
Analisis Gangguan Cadel Pada Anak Usia 5 Tahun:Kajian Psikolinguistik Ayis Sukmawati; Hendra Setiawan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 11 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8085311

Abstract

This research aims to identify the causes of stuttering in children. The research object is a five-year-old child who still experiences stuttering when producing speech. Data collection is done using the observation technique by conducting direct interviews with the sufferer. Then the data is recorded and classified for analysis. The results show that the child is diagnosed with a speech disorder in the form of stuttering due to several factors, namely psychological factors, neurological disorders, and developmental disorders that are hindered by the family environment.
Analisis Framing Pemberitaan Media Online CNN Indonesia Dan Detik.Com Mengenai Kasus Covid-19 Kintan Meidhiani Sujaya; Hendra Setiawan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12542

Abstract

Dalam penelitian ini teks media online tentang kasus Covid-19 dianalisis, media online tersebut adalah CNN INDONESIA dan detik.com. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan mengacu pada teori analisis framing model Zongdang Pan dan Gerrald M. Kosick. Alat analisis yang digunakan dalam teori ini dibagi menjadi empat bagian: 1) sintaksis, terkait dengan cara media mengorganisasikan berita, 2) naskah, terkait dengan kelengkapan berita (5 v 1h), 3) tematik, terkait ke cara media menulis berita, dari penggunaan koherensi, detail, struktur kalimat, 4) Retorika yang mengacu pada bagaimana media menekankan fakta, grafik atau gambar yang digunakan, pemisahan huruf yang digunakan dan generalisasi.
Analisis Kesalahan Ejaan Bahasa Indonesia dalam Laporan Praktik Kerja Industri Siswa SMK Texmaco Karawang Hanifah Aliyah Febriana; Oding Supriadi; Hendra Setiawan
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v12i1.4268

Abstract

Berbahasa sesuai dengan aturan sangat penting dilakukan. Adapun aturan dalam berbahasa terutama bahasa tulis, merujuk pada kaidah kebahasaan dalam bahasa Indonesia, yakni Ejaan Bahasa Indonesia (EBI). Kesalahan penggunaan ejaan masih sering dijumpai dalam tulisan-tulisan siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kesalahan ejaan bahasa Indonesia siswa di SMK Texmaco Karawang dalam laporan prakerin (praktik kerjas industri) siswa untuk dijadikan buku saku kata baku sebagai rekomendasi buku pendamping dalam penyusunan laporan prakerin siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif deskriptif, pendekatan yang sangat cocok dengan data dalam bentuk tulisan dan data yang memerlukan pendeskripsian. Karena banyaknya data maka sampel diambil secara acak (random) sehingga terpilihlah sampel data penelitian, yakni laporan prakerin kelas XI terbaru yang masuk pada bagian hubungan industri sekolah pada periode bulan Maret 2022. Teknik pengumpulan data yang dalam penelitian menggunakan teknik analisis dokumen dan teknik lanjutan berupa simak dan catat. Langkah-langkah penelitian dilakukan dengan 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) penyimpulan dan verifikasi, dan 4) kesimpulan akhir. Hasil penelitian ditemukan 230 kesalahan penggunaan ejaan bahasa Indonesia dengan rincian: kesalahan pemakaian huruf sejumlah 122, kesalahan  penulisan kata sejumlah 89, kesalahan pemakaian tanda baca sejumlah 17, dan ditemukan 2 kesalahan penggunaan unsur serapan. Adapun pemanfaatan dari data hasil analisis adalah penyusunan buku saku kata baku bahasa Indonesia sebagai rekomendasi penulisan laporan prakerin siswa karena di dalamnya termuat kesalahan-kesalahan ejaan yang sering muncul dalam laporan prakerin.
Kajian Perbandingan Pembingkaian Berita Fakta Tewasnya Satu Keluarga di Kalideres pada Media Kompas.com dan Detik.com (Analisis Framing Pan & Kosicki) Evelyn Matilda Gracela Silaen; Hendra Setiawan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pemberitaan mengenai akhir dari kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat, dan terungkapnya fakta-fakta yang dibingkai oleh dua media daring, yakni Kompas.com dan Detik.com pada edisi 10 Desember 2022. Metode analisis yang digunakan penulis pada penelitian ini adalah analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan pada jumlah sumber, paragraf dan opini jurnalis yang berbeda, di mana Detik.com lebih akurat dan jauh lebih unggul. Namun informasi yang disampaikan oleh kedua media massa serupa tapi tak sama. Kedua media menyajikan berita dengan lengkap sesuai dengan unsur 5W+1H. Selain itu struktur piramida terbalik juga diterapkan oleh kedua media massa daring. Terdapat beberapa penggunaan istilah yang asing dan tidak ada penjelasan setelahnya, kesimpulan dari penelitian ini adalah terlihat perbedaan yang tidak terlalu signifikan antara Kompas.com dan Detik.com dalam membingkai sebuah berita mengenai kasus yang diangkat pada edisi yang sama.
Komparasi Framing Berita Tawuran Antarpelajar Pada Mediaindonenesia.Com dan Kompas.Com Serta Rekomendasinya Sebagai Bahan Ajar Digital Berbasis Andromo Puji Setia Lestari; Hendra Setiawan; Dewi Herlina Sugiarti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3194

Abstract

Terdapat berbagai pandangan media terhadap suatu pemberitaan, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana framing berita berkerja dalam membentuk suatu pemberitaan yang sedang hangat di masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif komparatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan pandangan terhadap suatu pemberitaan dan isi yang ditonjolkan dalam berita sebagai bentuk framing berita tawuran antarpelajar pada Mediaindonesia.com dan Kompas.com. dengan model analisis menggunakan teori Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang mengacu pada unsur sintaksis, skrip, tematik dan retoris. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa setiap media memiliki ideologi dan cara memandang serta mengemas berita yang berbeda-beda hal ini disesuaikan dengan sebuah fakta yang didapatkan dan hal yang ingin ditonjolkan sebuah media dalam berita. Penulisan berita pada Mediaindonesia.com lebih singkat dan tidak banyak melibatkan banyak sumber dalam memunculkan fakta yang dituliskan, hal ini berbeda dengan Kompas.com yang menuliskan judul berita sesuai dengan hal yang hendak ditonjolkan dalam berita. Hasil dari penelitian ini direkomendasikan sebagai bahan ajar digital berbasis andromo pada materi Tteks berita dengan menyesuaikan Capaian Pembelajaran (CP) pada kurikulum merdeka kelas VII SMP/Sederajat
Efektivitas Media Video Iklan Layanan Masyarakat Terhadap Pembelajaran Menulis Teks Persuasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Ciampel Namis Namis; Oding Supriadi; Hendra Setiawan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3721

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis teks persuasi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Ciampel. Melihat kondisi tersebut, maka perlu diupayakan penggunaan media pembelajaran berupa media video iklan layanan masyarakat untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis teks persuasi. Tujuan penelitian ini 1) untuk mengetahui kemampuan menulis teks persuasi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Ciampel. 2) untuk mengetahui keefektifan media video iklan layanan masyarakat dalam meningkatkan kemampuan menulis teks persuasi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Ciampel. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi eksperimental design). Sampel penelitian adalah kelas VIII A dan VIII C. Teknik pengumpulan data menggunakan pretest dan posttest. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan program SPSS Versi 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai rata-rata pretest di kelas eksperimen adalah 52,41 dan posttest 80,74 memiliki nilai selisih 28,33. Sementara, nilai rata-rata pretest di kelas kontrol adalah 45,56 dan posttest 61,67 memiliki nilai selisih 16,11. Hasil Uji-t diperoleh signifikan 0,000 < dari 0,05, yang berarti hipotesis alternatif (Ho) ditolak dan (H1) diterima. Selain itu, dilakukan uji N-gain untuk membuktikan keefektifan dari media video iklan layanan masyarakat. Hasil uji N-gain pada kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata sebesar 62,0403 termasuk pada kategori cukup efektif dalam tafsiran efektivitas N-gain.
Co-Authors Abdu Maulana Arrasyid Maulana Arrasyid Aca Suhendar Achmad Khoiruddin Adinda Salsabila Azfar Aditya Suciati Kusumaastuti Aditya Suciati Kusumaastuti Ahmad Abdul Karim Ahmad Midani Aisyah Asharini Nur Fadilah Aldo Gunawan Alifah Arde Ajeng Hamidah Alma Lutfiyana Anisa Noviani Putri Anisya Rahmawati Annisa Istiya Wardani Arfian Zhulfia Isnaini Ary Rinaldy Rosadi Ayis Sukmawati Ayu Maryani Cicih Paramita Citra Retno Yulianti Dellya Putri Apriliany Desvita Natalia Dewi Herlina Dewi Herlina Sugiarti Dewi Nurkomalasari Dina Amalia Mulyadi Dina Mutia Rahmah Dini Indriani Pauziah Diva Azkya Amalia Nurfadia Dwi Astuti Dzakhirotul Mufidah Elis Sri Wulandari Elza Savira Oktarina Eva Silviana Evelyn Matilda Gracela Silaen Faisal Reza Baihaqi Ferina Meliasanti Fitri Anggraini Aini Fuji Ramdoni Gina Raehani Hana Septiana Jamal Hani Handayani Hanifah Aliyah Febriana Hasri Pebriani Hidayat Putri Haviz Noval Haidar Indana Zulfa Izzatun Nisa Syahidah Jaelani Jaelani Kintan Meidhiani Sujaya Lilis Lisda Suryani Lusi Rahmawati Lusiana Harris Lu’lu Hersya Salsabila M. Januar Ibnu Adham Maura Frilicia Van Yusat Mia Amalia Mia Setiawan Mia Solihat Mimin Widyaningsih Muhammad Hamzah Mutiah Zahra Mutiah Zahra Nabilla Rahma Namis Namis Natasya Putri Hiranti Neng Tika Harnia Neng Tika Harnia Neng Tika Harnia Niken Widya Selsia Nindia Nita Nining Nursakinah Nur Habibah Nurul Hopipah Nurul Mutia Rahmah Oding Supriadi Oding Supriadi Oktavia Indriyani Puji Setia Lestari Putri Evita Alya Dwi Yuniar Maulina Putri Harum Aulia Resta Tyara Dewi Retna Intendyah Siti Nur Hudawati Rina Amelia Rizki Teja Pratama Rizki Teja Pratama Rizkia Putri Septa Dwi Guna Septa Dwi Guna Silma Ariffah Silvana Simanjuntak Silvi Sri Rahayu Sinta Rosalina Siti Jubaedah Siti Maemunah Siti Munawaroh Slamet Triyadi Suci Andini Thari Putri Kinanti Ishak Tiara Ika Anggita Dewi Tralleta Elkana Hayashi Uah Maspuroh Viona Ainun Rizki As Sidiq Wienike Dinar Pratiwi