Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Gaya Hidup, Kelompok Referensi, Regulasi Pemerintah, dan Persepsi Risiko Kesehatan terhadap Keputusan Pembelian Rokok Elektrik Said, Laila Refiana; Faisal, Ikhwan; Rusniati, Rusniati; Budiman, Arief; Rachman, Mohammad Yudy; Humaidi, Achmad
JWM (JURNAL WAWASAN MANAJEMEN) Vol. 14 No. 1 (2026):
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jwm.v14i1.490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya hidup, kelompok referensi, persepsi risiko kesehatan, dan regulasi pemerintah terhadap keputusan pembelian rokok elektrik (vape) di kalangan mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap 160 responden, yang datanya dianalisis melalui Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4.1.1.4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup sehat berpengaruh negatif terhadap keputusan pembelian, sedangkan kelompok referensi berpengaruh positif. Persepsi risiko kesehatan merupakan faktor paling dominan yang menekan keputusan pembelian, sementara regulasi pemerintah justru mendorong keputusan pembelian karena dipersepsikan sebagai bentuk legalitas produk. Analisis moderasi menunjukkan bahwa baik regulasi pemerintah maupun persepsi risiko kesehatan hanya signifikan dalam memperkuat atau melemahkan pengaruh kelompok referensi terhadap keputusan pembelian, tetapi tidak signifikan terhadap pengaruh gaya hidup. Temuan ini menegaskan bahwa persepsi kesehatan memainkan peran kunci dalam menurunkan minat mahasiswa terhadap vape, serta pentingnya regulasi yang disertai strategi edukasi publik untuk mencegah salah tafsir terkait legalitas produk.
Towards a Bankable Biomass Energy System: A Systematic Review of Business Models and Optimization of the Palm Oil Waste Value Chain Prasetyo Yuli Usaid; Laila Refiana Said; Raden Topan Aditya Rahman; Eka Saprudin; Ira Akhmadi; Fredy Jayen; Syahrial Shaddiq; Krittika Chandran; Muhammad Qasim Ali
Sharia Economic and Management Business Journal (SEMBJ) Vol. 7 No. 1 (2026): February
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/sembj.v7i1.2020

Abstract

Background: Transformasi sistem energi global menuju netralitas karbon memerlukan mobilisasi investasi masif dalam energi terbarukan, termasuk bioenergi dari limbah biomassa kelapa sawit yang memiliki potensi sangat besar namun belum dimanfaatkan secara optimal. terhadap literatur tentang teknologi konversi biomassa kelapa sawit, model bisnis, optimasi rantai nilai, dan penilaian bankability untuk mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan dan mengembangkan framework konseptual terintegrasi Method: Penelitian ini melakukan tinjauan sistematis dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA dan kerangka SALSA. Results: penelitian ini menganalisis 42 artikel jurnal internasional open access yang dipublikasikan antara 2018–2025 dari database DOAJ, MDPI, Frontiers, SpringerOpen, dan Wiley Open access. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literatur yang ada didominasi oleh studi teknis konversi biomassa dengan fokus terbatas pada aspek model bisnis dan bankability. Analisis tekno ekonomi menunjukkan variasi kinerja finansial yang sangat luas, dengan IRR berkisar 6,75%–22%, NPV dari negatif hingga positif signifikan, dan payback period 2,9–10,8 tahun. Penelitian ini mengidentifikasi kesenjangan kritis dalam integrasi antara optimasi teknis, model bisnis, dan penilaian bankability, serta mengusulkan framework konseptual terintegrasi yang menghubungkan ketiga dimensi tersebut untuk mendukung pengembangan sistem energi biomassa yang viable secara ekonomi dan menarik bagi investor. Conclusion: The results show a dominance of technical studies, while business and bankability aspects are still limited. Project financial performance varies (IRR 6.75%–22%) with high levels. Integration between technical, economic, and financial aspects was found. This study proposes an integrated conceptual framework linking value chain optimization, business models, and bankability assessment to improve investment feasibility and encourage the development of sustainable and attractive biomass energy systems for investors.