Claim Missing Document
Check
Articles

KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI MUSIK GALAK DALAM UPACARA SYUKUR PANEN PADA MASYARAKAT MBAZANG DESA BENTENG TAWA 1 KECAMATAN RIUNG BARAT VERONIKA OKTAVIANA NDIANG; DEDY SETYAWAN; FERDINANDUS BATE DOPO
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.417 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.452

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih mendalam tentang bentuk penyajian musik galak dalam upacara syukur panen dan untuk mengetahui fungsi musik galak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang berlokasi di kampung Mbazang dengan waktu pelaksanaan 21 juni- 21 juli 2020. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi, dengan instrumen penelitian berupa pedoman wawancara dan alat perekam. Subjek dalam penelitian ini adalah ketua suku, lembaga pemangku adat, tokoh masyarakat dan kaum muda. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa fungsi musik galak terdiri dari pengungkapan ekspresi atau perasaan, kenikmatan estetis, fungsi menghibur dan fungsi komunikasi. Bentuk musik galak terdiri dari bentuk kumpulan, bentuk notasi syair , tempo, dinamika dan ekspresi. Bentuk penyajian terdiri dari urutan penyajian, tata busana dan formasi.
ANALISIS UNSUR DAN BENTUK KOMPOSISI MUSIK GONG GENDANG SEBAGAI ALAT MUSIK PENGIRING TARIAN CACI DI WONGKO KEMBO, DESA GOLO LIJUN, KECAMATAN ELAR, KABUPATEN MANGGARAI TIMUR Yustina Mandang; Kanzul Fikri; Ferdinandus Bate Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.033 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.465

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini mengenai unsur dan bentuk komposisi musik gong gendang. Tujuan penelitian ini untuk memahami unsur dan bentuk komposisi musik gong gendang sebagai pengiring tarian caci di Wongko Kembo Desa Golo Lijun Kecamatan Elar Kabupaten Manggarai Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini untuk memperoleh data yang valid yaitu tokoh adat, dan tokoh masyarakat yang memiliki wawasan yang luas dan menggunakan teknik snowbal. Untuk pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam Unsur–unsur musik sebagai pengiring tarian caci terdiri dari irama/ritme, tempo, melodi, harmoni, dan tanda dinamika. Gong gendang merupakan sebuah alat musik tradisional yang ada di Kabupaten Manggarai pada umumnya. Setiap daerah yang ada di Indonesia memiliki bentuk serta nama yang berbeda. Oleh karena itu, alat musik gong gendang yang ada di Wongko Kembo, mempeunyai bentuk serta nama yang berbeda, karena pada umumnya alata musik gong gendang yang ada di masyarakat Wongko Kembo, yang memiliki fungsi dalam mengadakan ritual adat, yaitu dalam mengiring tarian caci. Gong gendang memiliki nama dengan sebutan masing yaitu Gong “dongka Mbako” dan gendang “kasao”. Perpaduan antaran dongka mbako dan kasao sama- sama mempunyai peranan penting yaitu mengiring tarian caci. Bentuk komposisi alat musik gong gendang sebagai pengiring tarian caci yaitu instrumen atau alat musik yang terdiri dari nde gong, gong loe, nde gendang, dan gendang loe. Bentuk komposisi pukulan dalam musik gong gendang untuk mengiring tarian caci di Wongko Kembo, hanya memiliki satu (1) pukulan saja yaitu jenis pukulan teke-teke tem,kong-kong tong
PENGEMBANGAN MEIA PEMBELAJARAN BERBAHAN DASAR BARANG BEKAS UNTUK KETERAMPILAN ANSAMBEL DRUM BAND SISWA KELAS VIII SMP CITRA BAKTI Fidelis Ture; Ferdinandus Bate Dopo; Kanzul Fikri
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.351 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk :(1) menghasilkan produk media pembelajaran berbahan dasar barang barang bekas untuk keterampilan ansambel drum band siswa kelas VIII SMP Citra Bakti,2.Untuk mengetahui kelayakan atau kualitas dari hasil uji coba pengembangan media pembelajaran berbahan dasar barang bekas untuk keterampilan ansambel drum band.subjek dalam uji coba penelitian ini yaitu, ahli materi atau konten,ahli media dan ahli desain. Pengembangan ini didasarkan pada model allesi dan trollip yang terdiri dari tiga tahap yaitu,plaaning, design, dan development. Hasil pengembangan media pembelajaran berbahan dasar barang bekas untuk keterampilan ansambel drum band berdasarkan hasil uci coba alpha dan uji beta. uji coba alpha yang terdiri dari uji ahli materi/konten mendapatkan nilai 80% dengan kriteria valid, kemudian uji coba ahli media mendapatkan nilai 88%dengan kriteri sangat valid,dan uji coba ahli desain mendapatkan nilai 93,3% dengan kriteria sangat valid. Kemudian dilanjutakan dengan uji beta yang terdiri dari uji perseorang mendapatkan nilai 85%,dan uji kelompok kecil mendapatkan nilai 88,5%.Berdasarkan hasil uji coba dapat disimpulkan media pembelajaran berbahan dasar barang bekas layak untuk digunakan.
KAJIAN ORGANOLOGI DAN TEKNIK MEMAINKAN ALAT MUSIK TRADISIONAL FOI DOA DI SANGGAR PERSADAM KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Agustinus Irwanto Siwe; Florentianus Dopo; Ferdinandus Bate Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.523 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan data yang jelas, akurat dan faktual mengenai Kajian organologi dan teknik memainkan alat musik Foi Doa di Sanggar PERSADAM di Desa Malanuza, Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada. Penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan informasi terkait, bahan dasar alat musik tradisional Foi Doa, bentuk atau ukuran alat musik tradisional Foi Doa, bagian-bagian alat musik tradisional Foi Doa, produksi bunyi nada dari alat musik tradisional Foi Doa dan proses pembuatan alat musik Foi Doa serta teknik memainkan alat musik tradisonal Foi Doa. Alat musik Foi Doa ini belum banyak diketahui oleh masyarakat maka penelitian ini bertujuan menggali sumber berita yang sebanyak-banyaknya sesuai dengan patokan teori musik yang ada. Secara jelas ditekankan bahawa penelitian ini bersifat deskriptif yaitu medeskripsikan mengenai tentang organologi dan teknik memainkan alat musik Foi Doa. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan Alat musik ini dibuat berbeda dengan suling bambu pada umumnya.Karena terdiri dari dua suling dengan nada yang sama dan satu lubang penghantar udara. Namun berada dalam satu kesatuan yang utuh. Bahan utama pembuatan alat musik ini adalah bambu tamiang atau bambu wuluh yang tersebar cukup banyak di wilayah Kabupaten Ngada. Walaupun dikatakan sederhana , alat musik Foi Doa ini sangat bervariatif dari cara yang dimainkannya dalam mengiringi sebuah lagu. Hal itu di karenakan Foi Doa dalam permainanya memiliki dua peran, yakni permaian dengan menggunakan nada-nada tunggal dan nada-nada ganda. Sangat penting adalah bagaimana peran dari pemain Foi Doa tersebut mengkolaborasikan sitem nada yang ada dalam Foi Doa dengan mempertimbangan aspek fungsi tersebut. Alat musik tradisonal Foi Doa ini sudah sering digunakan dalam acara-acara kepemerintahan dan acara-acara kesenian lainnya yang ada di kabupaten Ngada serta dalam kegiatan keagaaman
ORGANOLOGI DAN PENYAJIAN MUSIK GO LABA DALAM RITUAL KA BUKU DI KAMPUNG MULAKOLI KECAMATAN BOAWAE KABUPATEN NAGEKEO Irmina Doa; Florentianus Dopo; Ferdinandus Bate Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.629 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i2.598

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang organologi dan penyajian alat musik go laba dalam ritual ka buku dikampung Mulakoli Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo. Dalam penelitian ini terdapat 2 fokus penelitian yaitu yang Organologidan penyajian alat musik go laba. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu melalui dokumentasi (rekam, foto) dan wawancara. Instrumen penelitian ini berupa pedoman wawancara dan pedoman dokumentasi berupa foto-foto kegiatan. Metode analisis data menggunakan model Interaktif Miles dan Huberman dengan beberapa teknik antara lain : reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pembuatan alat musik go laba membutuhkan beberapa bahan dan juga peralatan yang digunakan. Bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan go adalah: besi plat, serta peralatan yang digunakan adalah: hamer dan palu. Sedangkan dalam pembutan laba bahan dasar yang digunakan yaitu: pohon enau/pohon moke, kulit hewan (sapi), rotan, dan bambu petung dan peralatan yang digunakan adalah: parang, meter, dan alat ukur. Penyajian alat musik go laba terdiri atas beberapa tahap yakni: urutan penyajian, tata panggung, tata busana dan formasi pemain dalam permainan alat musik go laba.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL TEKNIK MEMAINKAN ALAT MUSIK NDOTO UNTUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 KEO TENGAH SATAP Yohana Wea; Ferdinandus Bate Dopo; Kanzul Fikri Fikri
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan bahan ajar modul teknik memainkan alat musik Ndoto. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development), dengan model yang dikembangkan adalah ADDIE. Pengumpulan data, dilakukan melalui wawancara angket dan dokumentasi. Hal pertama yang dilakukan peneliti yaitu menyusun draf dan mendesain bahan ajar dan materinya. Untuk menghasilkan produk yang baik, peneliti melakukan ujicoba kepada 3 ahli yaitu: ahli konten/materi, ahli bahasa, ahli dan desain. Uji coba dilakukan dengan memberikan lembar kuisioner/angket kepada para ahli dengan skala 4-1. Hasil uji coba yang dilakukan peneliti terhadap ahli konten/materi (Bapak Florentianus Dopo S.Fil.,M.Pd) berada pada kategori “valid” dengan presentase 82,81%. Kemudian peneliti melakukan uji coba kepada ahli bahasa (Bapak Pelipus Wungo Kaka M.Pd) berada pada kategori “sangat valid” dengan presentase 96,87%. Yang terakhir peneliti melakukan uji coba kepada ahli desain (Bapak Dek.Ngurah Laba Laksana M.Pd) berada pada kategori“ sangat valid” dengan presentase 86,42%. Dari hasil penilaian di atas disimpulkan bahwa bahan ajar modul ini layak untuk digunakan.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL TEKNIK MEMAINKAN ALAT MUSIK NDOTO UNTUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 KEO TENGAH SATAP Yohana Wea; Ferdinandus Bate Dopo; Kanzul Fikri Fikri
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan bahan ajar modul teknik memainkan alat musik Ndoto. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development), dengan model yang dikembangkan adalah ADDIE. Pengumpulan data, dilakukan melalui wawancara angket dan dokumentasi. Hal pertama yang dilakukan peneliti yaitu menyusun draf dan mendesain bahan ajar dan materinya. Untuk menghasilkan produk yang baik, peneliti melakukan ujicoba kepada 3 ahli yaitu: ahli konten/materi, ahli bahasa, ahli dan desain. Uji coba dilakukan dengan memberikan lembar kuisioner/angket kepada para ahli dengan skala 4-1. Hasil uji coba yang dilakukan peneliti terhadap ahli konten/materi (Bapak Florentianus Dopo S.Fil.,M.Pd) berada pada kategori “valid” dengan presentase 82,81%. Kemudian peneliti melakukan uji coba kepada ahli bahasa (Bapak Pelipus Wungo Kaka M.Pd) berada pada kategori “sangat valid” dengan presentase 96,87%. Yang terakhir peneliti melakukan uji coba kepada ahli desain (Bapak Dek.Ngurah Laba Laksana M.Pd) berada pada kategori“ sangat valid” dengan presentase 86,42%. Dari hasil penilaian di atas disimpulkan bahwa bahan ajar modul ini layak untuk digunakan.
PENANAMAN POHON DAN PEMBERSIHAN DAERAH ALIRAN SUNGAI MATAWAE DI KELURAHAN MATALOKO SEBAGAI WUJUD CINTA LINGKUNGAN Prisko Yanuarius Djawaria Pare; Maria Editha Bela; Florentianus Dopo; Maria Carmelita Tali Wangge; Ferdinandus Bate Dopo; Yohanes Vianney Sayangan; Pelipus Wungo Kaka
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i1.971

Abstract

Perguruan Tinggi harus mempersiapkan mahasiswa untuk berkontribusi secara professional dalam kehidupan masyarakat. Salah satu kontribusi dimaksud adalah bentuk aksi nyata yang terwujud dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Kegiatan ini diberi nama Penanaman Pohon Dan Pembersihan Daerah Aliran Sungai Matawae Di Kelurahan Mataloko Sebagai Wujud Cinta Lingkungan Oleh Dosen Dan Mahasiswa STKIP Citra Bakti merupakan kerjasama yang telah terjadi antara lembaga Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti dengan Pemerintah Kelurahan Mataloko dalam bidang peningkatan Tridharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan oleh beberapa orang dosen dari program studi pendidikan IPA, program studi pendidikan Matematika, Pendidikan Musik, mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Pencinta Alam dan warga masyarakat Kelurahan Mataloko. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan banyaknya sampah yang berserakan di sepanjang daerah aliran sungai Matawae dan keprihatinan masa depan sumber mata air yang hanya ditampung oleh satu pohon beringin. Permasalahan di atas menggugah gairah dari dosen dan mahasiswa STKIP Citra Bakti untuk melakukan aksi kerja nyata penanaman pohon trambesi dan pembersihan daerah aliran Sungai Matawae. Metode lain yang digunakan adalah dengan jalan memilih dan memungut sampah yang telah diangkut dari daerah aliran sungai untuk di pilah sampah-sampah yang masih memiliki daya guna untuk di kelola secara baik menjadi bahan daur ulang Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memperbaiki kondisi ekologis di sepanjang daerah aliran sungai dari sampah yang bertumpuk, menambah jumlah pohon perindang dengan kadar penyimpanan air yang tinggi, mencegah banjir, dan melestarikan ekosistem di sungai matawae kelurahan mataloko.
ANALISIS KOMPOSISI MUSIK DALAM LAGU “INDAHNYA INDONESIAKU” KARYA SANGGAR M_PROJECT DESA WAE IA KECAMATAN GOLEWA Vincencio Appaulo Rivaldo Bata; Florentinus Dopo; Ferdinandus Bate Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi musik dalam lagu “Indahnya Indonesiaku” karya sanggar M_PROJECT. Objek penelitian difokuskan pada bentuk dan struktur lagu “indahnya Indonesiaku”. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10 – 16 November 2021, bertempat di secretariat sanggar seni M _Project di Desa Wae Ia, Kecamatan Golewa, kabupaten Ngada. Penelitian ini mengguakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian diperoleh dengan cara obserfasi, wawancara,dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalahpengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menujukan bahwa lagu “Indahnya Indonesiaku” karya sanggar M_PROJECT memiliki tiga bagian yang dimainkan dalam lagu yang dimana satu bagian terdapat beberapa sub bagian. Bagian pertama terdiri dari lima sub-bagian, bagian kedua terdiri dari dua sub bagian, dan bagian ke tiga terdiri dari 2 sub-bagian. Perbedaan aransemen dari lagu ini terlihat pada bagian kedua dimana pada bagian pertama dan ketiga dimainkan menggunakan tangga nada diatonis, sedangkan pada bagian ke dua yaitu pada birama 47 – 53 memainkan pola melodi langgam jawa sehingga mencerminkan kearifan lokal yang ada di Indonesia.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN “AKOR DASAR GITAR” BERBASIS MEDIA AUDIO VISUAL PADA KELAS XI BAHASA SMA NEGERI 1 MAUPONGGO KECAMATAN MAUPONGGO KABUPATEN NAGEKEO. Redemptus Seso Mau; Florentianus Dopo; Ferdinandus Bate Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran seni music berbasis media audio visual interaktif, pada materi memainkan alat musik barat (akor dasar gitar) pada peserta didik kelas XI Bahasa SMA Negeri 1 Mauponggo Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (design & development research), dengan memakai model yang dikembangkan oleh Alessi and Trollip. Dalam pengembangan ini terdapat tiga proses dalam model pengembangan yakni planning, design, dan development. Metode yang digunakan peneliti dalam mengumpulkan data yakni angket, wawancara dan dokumentasi. Hasil pengembangan media pembelajaran berbasis media audio visual berdasarkan hasil uji coba alpha dan uji beta. Uji coba alpha yang terdiri dari uji ahli materi mendapatkan nilai 81,3% dengan kriteria valid, kemudian uji coba ahli media mendapatkan nilai 92% dengan kriteria sangat valid dan uji coba ahli desain mendapatkan nilai 97,14% dengan kriteria sangat valid. Kemudian dilanjutkan dengan uji beta yang terdiri dari uji perorangan mendapatkan nilai 73,3% dan uji coba kelompok kecil mendapatkan nilai 75%. Berdasarkan hasil uji coba dapat disimpulkan media pembelajaran audio visual layak untuk digunakan.