Achmad Fadlan
Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

POLA ASUH ORANG TUA DALAM PEMBINAAN MORAL ANAK USIA DINI Achmad Fadlan; Nurmalia Kasmadi
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/smartkids.v1i2.55

Abstract

Pola adalah sistem cara kerja, sedangkan asuh adalah menjaga (merawat dan mendidik) anak kecil dan membimbing supaya dapat berdiri sendiri. Orang tua adalah ayah ibu kandung orang yang dianggap tua. Karena itu, secara umum dapat dikemukakan bahwa, pola asuh orang tua adalah pola perilaku yang diterapkan pada anak dan bersifat konsisten yang harus diterapkan dengan baik. Untuk mengetahui faktor penghambat dan faktor pendorong orang tua dalam menanamkan nilai moral pada anak khususnya anak usia dini. Subjek ini meliputi keluarga yang mempunyai anak usia dini yang berumur 2-6 tahun. Bahwa ada keluarga diantaranya mengarah pada pola asuh permisif, dan ada juga keluarga menggunakan pola asuh campuran antara pola asuh demokratis dan pola asuh otoriter. Pola asuh demokratis ditandai adanya taklim (memberitahu), targhib (motivasi), uswatun khasanah (teladan), bil hikmah (bijaksana), dan adanya musyawarah (diskusi). Pola asuh otoriter ditandai adanya tahrim (larangan), dan pola asuh permisif ditandai adanya perilaku orang tua yang membebaskan anak, pada pola asuh ini tidak terdapat taklim (memberitahu), targhib (motivasi), tahrim (larangan), uswatun khasanah (teladan), bil hikmah (bijaksana) dan musyawarah (diskusi). Faktor Penghambat dari pola asuh tersebut bisa dilihat dari latar belakang pendidikan orang tua, kesibukan orang tua, dan lingkungan yang kurang kondusif. Sedangkan faktor pendorong adanya TPQ dan pendidikan keagamaan di sekolah. Kata Kunci: Pola asuh, pembinaan moral
EFEKTIFITAS PENGELOLAAN KELAS DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI TK AZZA MUFLIHAH KOTA JAMBI Achmad Fadlan
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/smartkids.v2i1.57

Abstract

Penelitian ini membahas tentang proses pembelajaran di TK Azza Muflihah Kota Jambi. Proses pembelajaran pada umumnya menjadi hal yang mendasar dalam menopang perkembangan bagi tenaga pendidik untuk mereka dalam menindaklanjuti kegiatan belajar mengajar. Faktor penghambat proses pembelajaran tersebut kelas TK Azza Muflihah Kota Jambi berasal dari anak. Faktor pendukung proses pembelajaran TK Azza Muflihah Kota Jambi setiap kelas telah dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai dan sesuai untuk digunakan dalam proses belajar mengajar setiap harinya. Proses pembelajaran yang efektif untuk kelas B sudah sesuai dengan apa yang diharapkan. Mulai dari faktor pendukung berupa alat permainan edukatif,kelas yang memadai dengan adanya sarana dan prasarana yang ada di dalam kelas, penataan alat bermain yang disusun rapi dan tidak menyulitkan anak untuk mengambilnya sendiri, penempatan meja dan lemari tidak mengganggu anak saat proses belajar mengajar, kelas dirancang menyenangkan untuk anak, cahaya matahari dan sirkulasi udara di kelas terjaga supaya anak tetap merasa nyaman, serta guru juga memiliki cara tersendiri untuk membuat anak tetap nyaman, aman, dan semangat selama belajar di dalam kelas. Kata Kunci: Efektivitas, Pengelolaan, Proses Pembelajaran
PENGEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA KELOMPOK B MELALUI TARI KREASI DI RAUDHATUL ATHFAL Naidila Munawaroh; Huda Huda; Achmad Fadlan
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/smartkids.v2i2.69

Abstract

Artikel ini membahas tentang Pengembangan Motorik Kasar Pada Kelompok B Melalui Tari Kreasi di Raudhatul Athfal Nurul Islam Sebrang Kota Jambi, penelitian ini merupakan jenis penelitian tindak kelas yang mengacu pada model Kemmis dan MC. Taggart meliputi empat tahap yaitu (1) perencanaan (2) tindakan (3) observasi (4) refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri 3 kali pertemuan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuali dan kuantif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa Raudhatul Athfal Nurul Islam Sebrang Kota Jambi kelas B1 tahun 2020 yang berjumlah 15 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan motorik kasar anak melalui penerapan tari kreasi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pada penelitian ini menyatakan adanya peningkatan kemampuan motorik kasar anak melalui penerapan tari kreasi. Hal ini dibuktikan dengan skor rata-rata pratindakan kemampuan motorik kasar anak yaitu 35,3% siklus I meningkat menjadi 53,5% dan mengalami peningkatan paling tinggi pada siklus II menjadi 65,83%. Temuan penelitian bahwa pengembangan motorik kasar dapat dikembangkan melalui tari kreasi di Raudhatul Athfal Nurul Islam Sebrang Kota Jambi. Kata Kunci : Pengembangan Motorik Kasar, Tari Kreasi
Pendampingan Pengembangan Motorik Kasar Melalui Seni pada Anak Usia Dini : Pengabdian Mourent Aulia Abadi; Achmad Fadlan; Husin Husin; Atika Wirdasari; Sapriya Utami; Nurmalia Nurmalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7008

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua dan guru mengenai pentingnya seni dalam mendukung perkembangan motorik kasar anak usia dini. Kegiatan dilaksanakan di RA Nurul Yaqin Simpang Sungai Duren melalui metode ceramah interaktif, diskusi, dan simulasi berupa aktivitas seni tari yang melibatkan anak-anak secara langsung. Program ini memberikan edukasi kepada pendidik dan orang tua tentang strategi pengembangan seni sebagai sarana stimulasi motorik kasar, kreativitas, ekspresi emosi, serta kepercayaan diri anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai peran seni dalam pendidikan anak usia dini. Selain itu, anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung dan memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan melalui aktivitas seni. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam menerapkan kompetensi akademik di masyarakat. Dengan demikian, seni dapat menjadi media efektif untuk mengembangkan motorik kasar sekaligus mendukung perkembangan sosial, emosional, dan kreativitas anak usia dini.