Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PEMBERIAN HEALTH EDUCATION SEKSUALITAS DENGAN GANGGUAN FUNGSI SEKSUAL PADA WANITA MENUPOUSE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASSI-KASSI La Isa, Wa Mina; Ernawati, Ernawati; Mato, Rusni; Mutmainna, Amriati; Darwis, Darwis; Muzakkir, Muzakkir; Indriyani, Ferna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 2 No 05 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v2i05.914

Abstract

Pengabdian Masyarakat ini berjudul Pemberian Health Education Seksualitas Dengan Gangguan Fungsi Seksual Pada Wanita Menupouse Di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk mengetahui cara Pemberian Health Education Seksualitas Dengan Gangguan Fungsi Seksual Pada Wanita Menupouse Di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi.  Menopause bukan gangguan kesehatan,  menopause merupakan proses kehidupan yang dialami setiap wanita. Menopause merupakan suatu proses peralihan dari masa produktif menuju perlahan-lahan ke masa non produktif yang disebabkan berkurangnya hormon estrogen dan progesteron. Metode yang di gunakan dalam pengabdian kepada masyarakat yaitu Metode yang di gunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini yaitu pemberian informasi tentang menoupose, seksualitas dan gangguan fungsi seksulitas dengan cara ceramah, setelah dilakukan pemberian edukasi dilakukan sesi klarifikasi materi dengan memberikan pertanyaan seputar materi yang di sampaiakan fungsinya untuk mengetahui bahwa peserta pengabdian kepada masyarakat  memahami dengan apa yang disampaikan. Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat yaitu adanya peningkatan pemahaman ibu terhadap gangguan fungsi fubgsi seksual pada wanita yang mengalami menopause peserta yang mengikut memahami tentang materi yang di sampaikan terkait Penurunan fungsi seksual pada wanita menopause kerap dihubungkan dengan penurunan level hormonal khususnya estrogen. Menurunnya hormone estrogen menyebabkan atrofi vagina, kekeringan vagina, penurunan elastisitas yang menyebabkan penurunan hasrat seksual yang memicu disfungsi seksual pada wanita.  Hasil penelitian didapatkan fungsi seksual perempuan menopause ditinjau dari segi hasratnya ditemukan bahwa hasrat untuk melakukan hubungan seksual pada perempuan menopause itu bervariasi.
PENGARUH KONSUMSI MENTIMUN TERHADAP STABILISASI TEKANAN DARAH PADA PASIEN PENDERITA HIPERTENSI DI DI DESA PANAIKANG KECAMATAN PATTALLASSANG KABUPATEN GOWA Mutmainna, Amriati; La Isa, Wa Mina; Ernawati, Ernawati; Hatma, Hatma; Darwis, Darwis; Muzakkir, Muzakkir; Askar, M.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya Vol. 1 No. 06 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/berkarya.v1i06.334

Abstract

Hipertensi adalah suatu kondisi ketika tekanan sistolik diukur ?140 mmHg atau tekanan diastolik diukur ?90 mmHg (WHO, 2019). Data World Health Organization (WHO) tahun 2018 menunjukkan sekitar 1,13 miliar orang di dunia menderita hipertensi, artinya 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosa hipertensi. Jumlah penderita hipertensi terus meningkat setiap tahunnya, diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 1,5 miliar orang yang terkena hipertensi, dan diperkirakan setiap tahun 10,44 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya (Kemenkes, 2019). ).The prevalence of hypertension based on the results of measurements in residents aged 18 years was 34.1%, the highest was in South Kalimantan (44.1%), while the lowest was in Papua (22.2%). Hypertension occurs in the age group 31-44 years (31.6%), age 45-54 years (45.3%), age 55-64 years (55.2%). The prevalence of hypertension in Indonesia is 31.7%, which means that almost 1 in 3 of the population aged 18 years and over suffers from hypertension. Various factors related to genetics and lifestyle such as lack of physical activity, intake of salty and fat-rich foods as well as smoking and drinking habits play a role in the soaring rate of hypertension. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengaruh konsumsi mentimun terhadap stabilisasi tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Panaikang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh konsumsi mentimun terhadap kestabilan tekanan darah pada penderita hipertensi. Hasil yang didapat terdapat tekanan darah yang stabil pada penderita hipertensi setelah mengkonsumsi mentimun. Kesimpulannya adalah ada pengaruh konsumsi mentimun terhadap stabilitas tekanan darah.