Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Website E-Learning Berbasis Standar Scorm Content Aggregation Model 2.1 Di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung Wiwin Susanty; Putri Oriniati
EXPERT: Jurnal Manajemen Sistem Informasi dan Teknologi Vol 3, No 1 (2013): Juni
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmsit.v3i1.478

Abstract

Universitas Bandar Lampung adalah Perguruan Tinggi Swasta terbesar di Provinsi Lampung yang berdiri sejak tahun 1984 di bawah naungan Yayasan Administrasi Lampung (YAL) yang bergerak dalam bidang pendidikan. Tujuan dari penulisan ilmiah ini adalah untuk menganalisis website e-Learning Berbasis standar SCORM Content Aggregation Model (CAM) di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar lampung agar dapat membantu dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat membantu masalah yang dihadapi FIK. Seperti kurangnya format-format materi dan konten-konten pembelajaran yang belum terstruktur didalam website e-Learning. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah website e-Learning yang berbasis Standar SCORM Content Aggregation Model (CAM).
Pemetaan Sebaran Menara Telekomunikasi Seluler Bersama Berbasis GIS (Geographic Information System) di Wilayah Kota Bandar Lampung Taqwan Thamrin; Wiwin Susanty
EXPERT: Jurnal Manajemen Sistem Informasi dan Teknologi Vol 6, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmsit.v6i2.776

Abstract

Industri telekomunikasi nasional telah mengalami perubahan yang sedemikian pesat, sejak diberlakukannya Undang Undang (UU) Nomor 36 tahun 1999 tentang telekomunikasi. Perubahan lingkungan global dan perkembangan teknologi telekomunikasi yang berlangsung  sangat  cepat telah mendorong terjadinya  perubahan mendasar, melahirkan lingkungan telekomunikasi yang baru, dan perubahan cara pandang dalam penyelenggaraan telekomunikasi. Hal tersebut, mendorong lahirnya beragam peluang-peluang bisnis di sektor telekomunikasi, khususnya bisnis pendirian menara telekomunikasi. Keberadaan perusahaan yang bergerak dalam bidang pendirian menara  ini menjadi sangat penting dan strategis setelah tahun 2008, diberlakukan Peraturan  Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 2 tahun 2008 tentang Pembangunan dan Penggunaan Menara bersama   Telekomunikasi. Kebijakan ini mengimbas pada perubahan struktur bisnis telekomunikasi yang semakin bebas, kompetitif, dan agresif. Bahwa dalam rangka efektifitas dan efisiensi penggunaan ruang, maka menara harus digunakan secara bersama dan tetap memperhatikan kesinambungan pertumbuhan industri telekomunikasi, kesehatan masyarakat, dan estetika lingkungan. Dengan demikian hal yang harus dilakukan adalah merancang suatu master plan pemetaan sebaran menara telekomunikasi seluler berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) berdasarkan estetika dan kesesuaian dengan rencana tata ruang wilayah kota Bandar Lampung yang kemudian dianalisa untuk zona penempatan menara telekomunikasi seluler bersama baru, berdasarkan kesesuaian terhadap tata ruang kota Bandar Lampung. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian terapan (applied), penelitian terapan ini merupakan suatu jembatan dari penelitian basic/murni diantara penelitian eksperimental. Teknik pengumpulan data yang dilakukan ada 3 metode yaitu Teknik Wawancara, Dokumentasi dan Observasi.
Perancangan Sistem Informasi Pengolahan Data Produksi TBS (Tandan Buah Segar) Kelapa Sawit Berbasis Material Requirement Planning Pada PT. Tanjung Jaya Lestari Lampung Tengah Zohan Fanani; Wiwin Susanty
EXPERT: Jurnal Manajemen Sistem Informasi dan Teknologi Vol 3, No 1 (2013): Juni
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmsit.v3i1.474

Abstract

Analysis of Data Processing System Analysis Method to determine the production data processing FFB (fresh fruit bunches) Oil Palm at PT. Tanjung Jaya Lestari presented in this thesis. This analysis is an attempt to facilitate the ability to run the system using a variety of systems and one of them is Data Processing System Production at PT. Tanjung Jaya Lestari. "How to create a system of data processing applications for the production of FFB (fresh fruit bunches) of oil palm in the PT. Tanjung Jaya Lestari so it can more quickly and accurately? ? " At this time, perform data processing in the production of the production is still done by recording in the general ledger. This resulted in the frequent occurrence of errors and duplication of data pose serious problems. The objective of this paper is to describe, illustrate, and report the results of research carried out and provide solutions to problems that are found to facilitate the processes performed during data processing FFB production sawit.penelitian flashing this gives an insight and direct experience in the world work, so that students can integrate theory and practice acquired in the lecture bench with the reality on the ground.
Sebaran Menara Telekomunikasi Seluler Bersama Berbasis GIS (Geographic Information System) di Wilayah Kabupaten Lampung Tengah Taqwan Thamrin; Wiwin Susanty
EXPERT: Jurnal Manajemen Sistem Informasi dan Teknologi Vol 7, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jmsit.v7i2.967

Abstract

Industri telekomunikasi nasional telah mengalami perubahan yang sedemikian pesat, sejak diberlakukannya Undang Undang (UU) Nomor 36 tahun 1999 tentang telekomunikasi. Perubahan lingkungan global dan perkembangan teknologi telekomunikasi yang berlangsung  sangat  cepat telah mendorong terjadinya  perubahan mendasar, melahirkan lingkungan telekomunikasi yang baru, dan perubahan cara pandang dalam penyelenggaraan telekomunikasi. Hal tersebut, mendorong lahirnya beragam peluang-peluang bisnis di sektor telekomunikasi, khususnya bisnis pendirian menara telekomunikasi. Keberadaan perusahaan yang bergerak dalam bidang pendirian menara  ini menjadi sangat penting dan strategis setelah tahun 2008, diberlakukan Peraturan  Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 2 tahun 2008 tentang Pembangunan dan Penggunaan Menara bersama   Telekomunikasi. Kebijakan ini mengimbas pada perubahan struktur bisnis telekomunikasi yang semakin bebas, kompetitif, dan agresif. Bahwa dalam rangka efektifitas dan efisiensi penggunaan ruang, maka menara harus digunakan secara bersama dan tetap memperhatikan kesinambungan pertumbuhan industri telekomunikasi, kesehatan masyarakat, dan estetika lingkungan. Dengan demikian hal yang harus dilakukan adalah merancang suatu master plan pemetaan sebaran menara telekomunikasi seluler berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) berdasarkan estetika dan kesesuaian dengan rencana tata ruang wilayah kabupaten Lampung Tengah yang kemudian dianalisa untuk zona penempatan menara telekomunikasi seluler bersama baru, berdasarkan kesesuaian terhadap tata ruang kabupaten Lampung Tengah. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian terapan (applied), penelitian terapan ini merupakan suatu jembatan dari penelitian basic/murni diantara penelitian eksperimental. Teknik pengumpulan data yang dilakukan ada 3 metode yaitu Teknik Wawancara, Dokumentasi dan Observasi.
Perhitungan Estimasi Upaya Pengembangan Software Pulsa Online dengan Fuzzy C-Means dan Fuzzy K-Means Tia Tanjung; Fenty Ariani; Wiwin Susanty; Arnes Yuli Vandika
EXPERT: Jurnal Manajemen Sistem Informasi dan Teknologi Vol 12, No 1 (2022): June
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/expert.v12i1.2471

Abstract

Top-up can be done by prepaid and postpaid. Top-up at this time can also be done by way of online purchases. Credit with a prepaid system is a real-time top-up. Payments are made before the customer uses credit. Prepaid credit is different from postpaid which is not real-time and is done after the customer uses credit. Before credit can be used, it is necessary to create a credit server first. In this case, limited resources become an obstacle in completing the credit server creation which will later be used by credit users. Therefore, it is necessary to estimate the effort in the development of the server application, so that the estimation can be known, both in terms of resources, and processing time to estimates in terms of costs. In this case, the appropriate method should be used to overcome the obstacle and reduce the risk of software development. There are several ways to use the Fuzzy K-Mean and Fuzzy C-Means methods to complete the creation of impulse servers, perform analysis and interpretation, and provide information and actions for the quality of research output, education, and evaluation research. The result of the grouping comparison is to produce a derivative formula for the Fuzzy K-Mean and Fuzzy C-Means algorithms.
Implementasi Markerless Augmented Reality untuk Mendukung Penjualan Furnitur Wiwin Susanty; Erlangga Erlangga; Taqwan Thamrin; Rexy Hari Rafsanjani; Usman Rizal
EXPERT: Jurnal Manajemen Sistem Informasi dan Teknologi Vol 12, No 1 (2022): June
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/expert.v12i1.2637

Abstract

Technological developments in recent years have experienced very rapid changes, especially in the field of promotion and visuals. With the development of techniques that affect these aspects, it brings many changes that make it easier for the community, and at certain stages become problem solvers. In this study, a markerless Augmented Reality (AR) application that supports furniture sales will be designed. This application allows users to see the desired furniture product in 3D without using a marker that can be run in real-time. So far, to see pictures of furniture products, consumers have to come directly to the store to see the products they need. Alternatively, consumers can view the catalogs available on social media at the store or stores they visit. This study uses the AR method without markers. This eliminates the need for users to use one or more markers as recognition targets to display visual objects in furniture products. Unlike other applications, this application can be used as a medium to support sales of furniture that is more attractive because it can provide detailed information about all furniture products that are visualized interactively in 3D so that it can support furniture sales promotions.
The Diameter and Maximum Link of the Minimum Routing Cost Spanning Tree Problem Reni Permata Sari; Wamiliana; Akmal Junaidi; Wiwin Susanty
Science and Technology Indonesia Vol. 7 No. 4 (2022): October
Publisher : Research Center of Inorganic Materials and Coordination Complexes, FMIPA Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.521 KB) | DOI: 10.26554/sti.2022.7.4.481-485

Abstract

The minimum routing cost spanning tree (MRCST) is a spanning tree that minimizes the sum of pairwise distances between its vertices given a weighted graph. In this study, we use Campos Algorithm with slight modifications on the coefficient of spanning potential. Those algorithms were implemented on a random table problem data of complete graphs of order 10 to 100 in increments of 10. The goal is to find the diameter (the largest shortest path distance) and the maximum link (the maximum number of edges connecting two vertices) in the spanning tree solution of MRCST. The result shows that a slight modification of the spanning potential coefficients gives better solutions.
Implementasi Service Data untuk Pemantauan Lighting pada Smart Agriculture Dian Resha Agustina; Arnes Yuli Vandika; Wiwin Susanty; Tia Tanjung; Rulan Nur Afiani
Digital Transformation Technology Vol. 3 No. 2 (2023): Artikel Periode September 2023
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v3i2.2851

Abstract

Perubahan terhadap iklim dapat berpengaruh pada tanaman, khususnya pada kelembaban suhu dan air, intensitas cahaya, serta kelembaban tanah. Dengan adanya kemajuan teknologi dengan digunakannya Smart Agriculture bisa mengatur suhu, air, pencahayaan serta kelembaban tanah sesuai dengan kebutuhan tanaman agar mendapatkan hasil perkebunan yang lebih baik. Oleh sebab itu diperlukan suatu alat yang berfungsi layaknya Smart Agriculture namun dilengkapi dengan sistem pengendali intensitas cahaya otomatis dengan penggunaan Internet Of Things yang cukup baru didalam dunia pertanian. Pencahayaan sendiri merupakan faktor yang sangat penting bagi tanaman karena dengan adanya pencahayaan tanaman akan melakukan proses fotosintesis guna menghasilkan produk utama berupa karbohidrat yang disimpan sebagai cadangan makanan. Pada penelitian ini penulis membahas Service Worker pada pencahayaan. Teknologi ini memungkinkan web app bisa dijalankan melalui browser yang ada. Yang merupakan proxy client yang ditulis dalam javascript. Sehingga aplikasi dapat dibuka saat kondisi jaringan offline. Tujuannya ialah memecah proses pengiriman pesan dari aplikasi, yang artinya pesan tidak perlu menunggu proses sebelumnya selesai. Dengan dibangunya sebuah service ini peneliti berharap agar dapat menstrukturkan data yang ada di database dan mendapatkan data yang terstruktur. IoT memungkinkan perangkat elektronik terhubung ke internet, mengumpulkan data, dan memberikan solusi yang cerdas. Penelitian ini memfokuskan pada penggunaan IoT untuk pengawasan pencahayaan dalam konteks smart agriculture. Melalui penerapan sistem service data yang terstruktur, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengendalian pencahayaan pada tanaman holtikutura. Dengan demikian, penelitian ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan membantu para petani dalam menghadapi tantangan yang dihadapi dalam pertanian modern
KARAKTERISTIK GURU PAI IDEAL Wiwin Sunita
Jurnal Kualitas pendidikan (JKP) Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru adalah orang yang memberikan ilmu pengetahuan kepada anak didik. Kemudian guru dalam pandangan masyarakat adalah orang yang melaksanakan pendidikan di tempat-tempat tertentu, tidak harus di lembaga pendidikan formal, tetapi bisa juga di masjid, di surau atau mushola, dirumah dan sebagainya. Untuk keberhasilan dalam mengemban peran sebagai guru, diperlukan adanya standar kompetensi yang meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Tulisan ini ingin melihat bagaimana sebenarnya karakter guru PAI ideal. Dengan menggunakan analisis studi kepustakaan hasil temuan penulis menyatakan bahwa kepribadian guru Pendidikan Agama Islam yang perlu dijadikan sikap dan sifat yaitu takwa, amanah, adil, jujur, arif dan bijaksana, mandiri, cinta profesi.
PENGEMBANGAN WIRAUSAHA PASCA KERJA LUAR NEGERI VIA E-INFORMATION BERSAMA UPT BP2MI LAMPUNG DENGAN PENDEKATAN JEMPUT BOLA Tanjung, Tia; Ardiansyah, Muhammad; Erlangga, Erlangga; Saputra, Ari Kurniawan; Susanty, Wiwin; Thamrin, Taqwan
Jurnal Pengabdian UMKM Vol. 2 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Pusat Studi UMKM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpu.v2i1.25

Abstract

Wirausaha merupakan langkah satu komunitas atau perseorangan dalam menciptakan suatu usaha yang dimiliki guna meningkatkan perekonomian dalam periode harian, bulanan atau tahunan. Dalam hal ini, UPT BP2MI Lampung mengajak PMI Purna atau Pekerja Migran Indonesia yang sudah tidak bekerja di luar negeri untuk menciptakan peluang kerja dengan cara melakukan pemberdayaan atau pelatihan terhadap Pekerja Migran Purna tersebut, dengan menyesuaikan keahlian yang dimiliki. Kegiatan ini menerapkan teknologi berupa E-Information, untuk mengenalkan kepada Pekerja Migran Indonesia Purna dan masyarakat guna memperoleh informasi secara digital dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama yang ingin bekerja ke luar negeri dan yang sudah selesai bekerja. Tak lupa memberikan evaluasi bagi penyalur pekerja migran Indonesia untuk mensosialisasikan E-Information tersebut, secara berkala dengan sistem jemput bola atau mengunjungi langsung lokasi dan titik pekerja migran Indonesia yang telah purna.