Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Sosialisasi Aplikasi Penerimaan Peserta Didik Baru Di Kabupaten Pesawaran Hastanto, Dika; Romadhan, Dwi; Susanty, Wiwin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) (Edisi Oktober)
Publisher : Pusat Studi Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpmtb.v3i2.89

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kegiatan sosialisasi aplikasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dilaksanakan pada tanggal 14-15 Juni 2024 di Kabupaten Pesawaran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan operator sekolah tingkat SD dan SMP mengenai penggunaan aplikasi PPDB yang baru. Metode yang digunakan dalam sosialisasi meliputi presentasi, demonstrasi aplikasi, simulasi pendaftaran, dan diskusi untuk mengidentifikasi masalah teknis serta mengumpulkan umpan balik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman operator sekolah mengenai aplikasi PPDB, dengan solusi untuk tantangan teknis yang dihadapi dan tanggapan positif terhadap manfaat aplikasi. Masalah utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan akses internet dan resistensi terhadap perubahan dari sistem manual ke sistem digital. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pelatihan yang efektif dan dukungan berkelanjutan sangat penting untuk keberhasilan implementasi aplikasi PPDB, dengan umpan balik peserta yang menjadi dasar perbaikan aplikasi dan pentingnya sosialisasi yang berkelanjutan untuk masyarakat.
Optimasi Naïve Bayes Classifier Menggunakan Particle Swarm Optimization Pada Klasifikasi Data Penerima Bantuan Sosial Saputra, Ari Kurniawan; Susanty, Wiwin; Kurniawan, Ahmad Shaleh
EXPERT: Jurnal Manajemen Sistem Informasi dan Teknologi Vol 14, No 2 (2024): December
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/expert.v14i2.3951

Abstract

Klasifikasi data pada studi kasus data penerima bantuan sosial berfungsi untuk mengklasifikasi berdasarkan label atau kelas yang menjadi indikasi rekomendasi penerima bantuan social. Naive Bayes Classifier (NBC) adalah salah satu metode atau algoritma klasifikasi dalam data mining yang memiliki kecepatan tinggi. Namun, asumsi tersebut tidak selalu tepat sehingga dapat mempengaruhi tingkat keakuratan. Hal ini disebabkan oleh waktu yang lama dan akurasi prediksi yang masih belum optimal. Untuk mengatasi masalah tersebut, perlu dilakukan optimasi terhadap NBC agar dapat bekerja lebih optimal dalam berbagai kondisi dataset. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan algoritma Naïve Bayes Classifier menggunakan Particle Swarm Optimization guna meningkatkan akurasi dalam proses klasifikasi penerima bantuan sosial. Berdasarkan pengujian optimasi Naive Bayes menggunakan PSO menghasilkan nilai optimal dari parameter model yang meningkatkan akurasi klasifikasi. Dalam pengujian dengan 10 data, PSO berhasil mengoptimalkan parameter Naive Bayes sehingga 9 dari 10 data diklasifikasikan dengan benar sebagai penerima bantuan, dan 1 data diklasifikasikan sebagai bukan penerima bantuan. Nilai fitness dari model yang dioptimalkan mendekati 0.9 (90% akurasi), menunjukkan bahwa PSO efektif dalam menyesuaikan parameter untuk meningkatkan performa Naive Bayes. Maka hal ini dapat di simpulkan bahwa penggunaan algortima PSO, model Naive Bayes menjadi lebih akurat dan andal dalam klasifikasi data, khususnya dalam konteks pengambilan keputusan untuk menentukan penerima bantuan sosial.
Controlling System in Smart Agriculture for Automatic Monitoring of Plant Nutrition Agustina, Dian Resha; Febrianti, Maria Shusanti; Susanty, Wiwin; Hindayanti, Kadek Setiani
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 4 No. 1 (2024): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research May 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v4i1.4001

Abstract

Technological developments have had a major impact on the lifestyle of Indonesian people through sophisticated communication tools such as smartphones and gadgets. However, the use of this technology is still not optimal. In the Indonesian context, computer and information technology, especially Intelligent Systems, has changed the way people work, interact and live. One significant implementation of Smart Systems is Smart Agriculture, which uses information and communication technology to increase agricultural productivity. The application of Greenhouse technology and hydroponic methods in agriculture supports more efficient and productive plant growth. The use of TDS sensors to measure nutrient concentrations in water in the hydroponic method helps ensure optimal conditions. In this research, the automation of providing nutrition to lettuce plants has been carried out well according to predetermined conditions. The solution to solve the problem that occurs is to use an automatic nutrition system. This system can control the amount and frequency of nutrients provided accurately and efficiently, without depending on the skill and caution of the hydroponic farmer. In addition, this system also ensures that nutrients are provided consistently and safely for farmers and the environment. This technology utilizes sensors and automation systems to monitor nutritional conditions in the planting media in real-time and farmers can ensure that their plants receive the nutrients they need and have maximum yields. This system also helps farmers speed up the plant growth process and saves time and energy.
Analisis Deforestasi Lahan Karet Menggunakan Google Earth Engine Romadhan, Dwi; Hastanto, Dika; Susanty, Wiwin
EXPERT: Jurnal Manajemen Sistem Informasi dan Teknologi Vol 15, No 1 (2025): June
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/expert.v15i1.4283

Abstract

Deforestasi global terus menjadi isu kritis karena konversi hutan ke lahan pertanian dan Perkebunan. Di Indonesia, implementasi EUDR (European Union Deforestation Regulation) menuntut pemantauan deforestasi lahan produksi, termasuk lahan karet. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi luasan deforestasi pada dua kebun karet masyarakat di wilayah PT Mardec Way Kanan, Lampung, menggunakan platform Google Earth Engine (GEE) dan dataset Hansen Global Forest Change. Area objek ditentukan berdasarkan polygon (masing-masing empat koordinat) di sekitar kebun karet. Metode meliputi pengambilan citra tutupan hutan awal (treecover2000) dan data kehilangan hutan (loss) dari Hansen (2000–2023), perhitungan luas deforestasi dengan fungsi reduceRegion(), serta perhitungan loss area untuk kedua kebun. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kebun 1 mengalami deforestasi sebesar 1,54 ha dari total 33,07 ha (sekitar 4,6%), sementara kebun 2 mengalami deforestasi 1,24 ha dari total 21,95 ha (sekitar 5,6%) yang menggambarkan proporsi deforestasi terhadap luas total kebun. Dapat disimpulkan GEE efektif mendeteksi deforestasi lahan karet secara spasial dan kuantitatif. Temuan ini relevan untuk kepatuhan EUDR, mendorong pemantauan deforestasi berbasis GEE secara berkala dan pengembangan sistem monitoring otomatis.
Controlling System in Smart Agriculture for Automatic Monitoring of Plant Nutrition Agustina, Dian Resha; Febrianti, Maria Shusanti; Susanty, Wiwin; Hindayanti, Kadek Setiani
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 4 No. 1 (2024): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research May 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v4i1.4001

Abstract

Technological developments have had a major impact on the lifestyle of Indonesian people through sophisticated communication tools such as smartphones and gadgets. However, the use of this technology is still not optimal. In the Indonesian context, computer and information technology, especially Intelligent Systems, has changed the way people work, interact and live. One significant implementation of Smart Systems is Smart Agriculture, which uses information and communication technology to increase agricultural productivity. The application of Greenhouse technology and hydroponic methods in agriculture supports more efficient and productive plant growth. The use of TDS sensors to measure nutrient concentrations in water in the hydroponic method helps ensure optimal conditions. In this research, the automation of providing nutrition to lettuce plants has been carried out well according to predetermined conditions. The solution to solve the problem that occurs is to use an automatic nutrition system. This system can control the amount and frequency of nutrients provided accurately and efficiently, without depending on the skill and caution of the hydroponic farmer. In addition, this system also ensures that nutrients are provided consistently and safely for farmers and the environment. This technology utilizes sensors and automation systems to monitor nutritional conditions in the planting media in real-time and farmers can ensure that their plants receive the nutrients they need and have maximum yields. This system also helps farmers speed up the plant growth process and saves time and energy.
Implementasi Service Data untuk Pemantauan Lighting pada Smart Agriculture Agustina, Dian Resha; Vandika, Arnes Yuli; Susanty, Wiwin; Tanjung, Tia; Nur Afiani, Rulan
Digital Transformation Technology Vol. 3 No. 2 (2023): Artikel Periode September 2023
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v3i2.2851

Abstract

Perubahan terhadap iklim dapat berpengaruh pada tanaman, khususnya pada kelembaban suhu dan air, intensitas cahaya, serta kelembaban tanah. Dengan adanya kemajuan teknologi dengan digunakannya Smart Agriculture bisa mengatur suhu, air, pencahayaan serta kelembaban tanah sesuai dengan kebutuhan tanaman agar mendapatkan hasil perkebunan yang lebih baik. Oleh sebab itu diperlukan suatu alat yang berfungsi layaknya Smart Agriculture namun dilengkapi dengan sistem pengendali intensitas cahaya otomatis dengan penggunaan Internet Of Things yang cukup baru didalam dunia pertanian. Pencahayaan sendiri merupakan faktor yang sangat penting bagi tanaman karena dengan adanya pencahayaan tanaman akan melakukan proses fotosintesis guna menghasilkan produk utama berupa karbohidrat yang disimpan sebagai cadangan makanan. Pada penelitian ini penulis membahas Service Worker pada pencahayaan. Teknologi ini memungkinkan web app bisa dijalankan melalui browser yang ada. Yang merupakan proxy client yang ditulis dalam javascript. Sehingga aplikasi dapat dibuka saat kondisi jaringan offline. Tujuannya ialah memecah proses pengiriman pesan dari aplikasi, yang artinya pesan tidak perlu menunggu proses sebelumnya selesai. Dengan dibangunya sebuah service ini peneliti berharap agar dapat menstrukturkan data yang ada di database dan mendapatkan data yang terstruktur. IoT memungkinkan perangkat elektronik terhubung ke internet, mengumpulkan data, dan memberikan solusi yang cerdas. Penelitian ini memfokuskan pada penggunaan IoT untuk pengawasan pencahayaan dalam konteks smart agriculture. Melalui penerapan sistem service data yang terstruktur, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengendalian pencahayaan pada tanaman holtikutura. Dengan demikian, penelitian ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan membantu para petani dalam menghadapi tantangan yang dihadapi dalam pertanian modern
Implementasi Metode Websocket Pada Aplikasi Donor Darah Real Time Gps Tracking Untuk Mengetahui Keberadaan Calon Pendonor Darah Astuti, Agustina Sri; Thamrin, Taqwan; Susanty, Wiwin; Setiawan, Asep Trisna; Tanjung, Tia
EXPERT: Jurnal Manajemen Sistem Informasi dan Teknologi Vol 15, No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/expert.v15i2.4438

Abstract

Darah merupakan cairan tubuh yang sangat vital bagi kehidupan manusia, yang bersirkulasi dalam jantung dan pembuluh darah. Pendarahan yang hebat, baik karena kecelakaan atau saat setelah melakukan operasi sangat memerlukan tindakan transfusi darah. Hal yang sangat penting pada saat memenuhi kebutuhan darah adalah mengetahui stok darah yang ada pada instansi penyedia darah atau rumah sakit. Tanpa di sadari, keberadaan penyebaran darah disekeliling terkadang justru luput dari pasien ketika pasien sedang membutuhkan transfusi darah. Websocket yang didukung dengan fitur yang terpasang pada perangkat mobile berupa Global Positioning System (GPS) merupakan sistem informasi berbasis komputer yang dapat menyimpan, mengelola dan menganalisis serta memanggil data informasi yang bereferensi geografis. Dengan memanfaatkan fitur tersebut maka kita dapat mengumpulkan data digital para calon pendonor darah dengan memberikan layanan pendaftaran diri melalui mobile aplikasi android, serta menerapkan websocket pada aplikasi dan menampilkannya didalam bentuk geolokasi dengan posisi realtime keberadaan pendonor, dari sana pengguna dapat mengetahui informasi penyebaran darah dan mengaksesnya dengan cepat ketika sedang dalam kondisi membutuhkan. Dalam hal ini, websocket dapat menjadi salah satu solusi mendapatkan data penyebaran darah realtime berdasarkan teknologi GPS (Global Positioning System) yang terpasang pada perangkat smartphone. Dari penelitian yang telah dilakukan menghasilkan sebuah aplikasi donor darah real time gps tracking dengan nama aplikasi Hemocare.