Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

KONSELING DIGITAL DAN DUKUNGAN AI DALAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA: TINJAUAN SISTEMATIS Sigit Hariyadi; Widya Novi Angga Dewi; Binti Isrofin; Ernest Ceti Septyanti; Awalya; Joko Sutarto
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2026): Vol 9, No 3 Mei 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v9i3.30604

Abstract

The Indonesian employee mental health crisis issue can be mitigated through the innovation of digital counseling and the support of artificial intelligence (AI). This research adopts the approach of a systematic literature review (SLR) with the aid of the PRISMA technique covering twelve (12) articles published between 2021 and 2025 from the databases of Science Direct, PubMed, SAGE Open, and Taylor and Francis. The research aimed to determine the efficacy of digital counseling and AI on employees' psychological well-being, productivity, and retention, and to identify the facilitators and barriers to implementation. Additionally, it sought to ascertain the ethical issues arising from the recommendations of governance theories. The research showed that digital counseling can improve accessibility and reduce stigma; however, it is ineffective in addressing issues related to data privacy and unresolved emotions associated with AI. The positive impact on adoption is determined by corporate social responsibility, emotional support from leaders, and organizational supportive features. To summarize, the meaningful integration of humans and digital counseling, coupled with thorough ethical governance structures and genuine leadership, is crucial to the success of digital counseling and organizational performance.
Penguatan Diri dan Kesehatan Emosional Melalui Kegiatan ART Therapy pada Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas II A Semarang Niswatul Baroroh; Ayu Priyantri Rahmatika; Gabriell Phallanges Ratu May Tasir; Sigit Hariyadi; Ashari Mahfud; Awalya Awalya
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.726

Abstract

Warga binaan perempuan di lembaga pemasyarakatan rentan mengalami tekanan psikologis yang dapat memengaruhi kesehatan emosional, regulasi emosi, dan efikasi diri. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan yang mampu membantu peserta mengenali dan mengekspresikan emosi secara sehat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesehatan emosional warga binaan melalui pendekatan art therapy di Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang. Metode kegiatan dilakukan melalui seminar interaktif, diskusi, refleksi diri, dan praktik art therapy yang terdiri dari kotak emosi, menggambar bersama, serta membentuk kembali potongan kertas menjadi karya baru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta lebih mampu mengenali emosi, mengekspresikan perasaan secara positif, serta menunjukkan peningkatan rasa percaya diri dan harapan terhadap masa depan. Sekitar 88% peserta merasa lebih lega setelah mengikuti kegiatan dan 82% peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa art therapy dapat menjadi media yang efektif dalam mendukung regulasi emosi, penguatan diri, dan kesehatan emosional warga binaan perempuan.