Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Litera

KATEGORI PERTANYAAN PADA UJIAN TUGAS AKHIR SKRIPSI Dwiyanto Djoko Pranowo; Roswita Lumban Tobing
LITERA Vol 17, No 2: LITERA JULI 2018
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v17i2.21019

Abstract

Upaya peningkatan kualitas suatu program perlu dukungan data tingkat capaian secara periodik melalui evaluasi. Evaluasi diperlukan agar kualitas proses dan hasil dapat ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan ujian Tugas Akhir Skripsi dan mengkategorisasikan pertanyaan-pertanyaan dalam tes lisan. Penelitian ini merupakan penelitian survei. Subjek penelitian adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Prancis, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta, yang menempuh ujian pada lima tahun terakhir (2012 – 2017). Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan angket. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitan sebagai berikut. Pertama, ujian lisan yang dilaksanakan selama 60-90 menit dengan tiga anggota tim penguji terbagi dalam tiga bidang kajian skripsi, yaitu: (1) inguistik, (2) sastra, dan (3) pengajaran. Kedua, pertanyaan-pertanyaan terpetakan dalam lima kategori dan 14 sub-kategori, yaitu pertanyaan: (1) terbuka-tertutup, (2) teknis-substantif, (3) berdasar tingkat kognitif (mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta), (4) klarifikasi-pendalaman-perluasan, dan (5) di luar naskah skripsi. Kata kunci: tes lisan, skripsi, kategori pertanyaan CATEGORIES OF QUESTIONS IN THE UNDERGRADUATE THESIS EXAMINATIONAbstract Efforts to improve the quality of a program need to be supported by data on the periodic achievement levels through evaluation. Evaluation is necessary to improve the quality of the process and outcomes. This study aims to describe undergraduate thesis examinations and to categorize examination questions. This was a survey study. The subjects were students of the French Language Department, Faculty of Languages of Arts, Yogyakarta State University, sitting for the examinations in the last five years (2012-2017). The data were collected using documentation and questionnaires. They were analyzed by means of quantitative and qualitative descriptive techniques. The findings are as follows. First, an undergraduate thesis examination is conducted for 60-90 minutes with three examiners and there are three fields of study, namely: (1) linguistics, (2) literature, and (3) teaching. Second, questions are classified into five categories and 14 sub-categories, namely: (1) open and closed ended; (2) technical and substantive; (3) cognitive-level-based (remembering, understanding, implementing, analyzing, evaluating, and creating); (4) clarifying, probing, and extending; and (5) out-of-script questions.Keywords: examination, undergraduate thesis, categories of questions
Hybrid learning dalam pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Prancis Desi Rahmawati; Dwiyanto Djoko Pranowo
LITERA Vol 21, No 2: LITERA (JULY 2022)
Publisher : Faculty of Languages, Arts, and Culture Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v21i2.46705

Abstract

Penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan dapat diterapkan dalam pembelajaran bahasa asing khususnya pembelajaran Bahasa Prancis. Teknologi dapat dimanfaatkan pada penerapan model pembelajaran hybrid learning yang berfokus pada penggunaan teknologi. Hybrid Learning sendiri merupakan model pembelajaran yang menekankan proses pemerolehan keterampilan dan pengetahuan yang dikembangkan melalui desain pembelajaran yang mengintegrasikan pembelajaran tradisional dengan model online berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil belajar mahasiswa keterampilan berbicara mahasiswa menggunakan model pembelajaran hybrid learning dan mendeskripsikan langkah-langkah penerapannya dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan mixed-method dengan desain kuasi eksperimen untuk mengukur hasil belajar mahasiswa dan metode deksriptif untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapannya. Keterampilan berbicara merupakan keterampilan berbahasa yang wajib dikuasai untuk bisa berkomunikasi dengan Bahasa Prancis, sayangnya kemampuan berbahasa Prancis mahasiswa masih dinilai kurang. Melalui hybrid learning mahasiswa akan lebih mudah meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Prancis karena mereka berkesempatan untuk menggali informasi seluas-luasnya melalui teknologi dan internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini cocok digunakan dalam pembelajaran keterampilan berbicara Bahasa Prancis karena dari hasil pengukuran yang dilakukan menunjukkan bahwa ada pengaruh penggunaan model hybrid learning dalam pembelajaran keterampilan berbicara Bahasa Prancis. Kemudian untuk penerapannya terdapat 11 langkah mulai dari pemilihan pembelajaran online, pemilihan media dan teknologi yang digunakan hingga refleksi kegiatan.Kata kunci: hybrid learning, keterampilan berbicara, bahasa Prancis Hybrid learning in learning French speaking skills AbstractThe use of technology in education can be applied in learning foreign languages, especially learning French. Technology can be utilized in the application of a hybrid learning model that focuses on the use of technology. Hybrid Learning is a learning model that emphasizes acquiring skills and knowledge developed through learning designs that integrate traditional learning with technology-based online models. This study aims to see student learning outcomes of student speaking skills using a hybrid learning model and describe the steps of its application in the learning process. This study uses mixed-method with a quasi-experimental design to measure student learning outcomes and descriptive methods to describe the implementation steps. Speaking skills are language skills that must be mastered to be able to communicate in French, unfortunately, students' French language skills are still considered lacking. Through hybrid learning, students will find it easier to improve their French speaking skills because they have the opportunity to explore the widest possible information through technology and the internet. The results showed that this method was suitable for learning French speaking skills because the measurements showed an effect of using a hybrid learning model in learning French speaking skills. Then there are 11 steps for the implementation, from choosing online learning, choosing media and technology used to reflecting on activities.Keywords: hybrid learning, speaking skill, French
Community attitude to the news of pandemic Covid-19 Rohali Rohali; Siti Perdi Rahayu; Herman Herman; Yeni Artanti; Dwiyanto Djoko Pranowo
LITERA Vol 21, No 3: LITERA (NOVEMBER 2022)
Publisher : Faculty of Languages, Arts, and Culture Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v21i3.53338

Abstract

This study aims to describe the themes and attitudes of the community towards news about the Covid-19 pandemic on WhatsApp. By conducting critical discourse analysis, it is hoped that an understanding will be formed that can enlighten the public on how to interpret and understand the information about the COVID-19 pandemic that they receive through the WhatsApp application and be selective in sending this information to others. The results of the study show the following. Fisrt, the attitude of affection contains 4 themes, namely religious, health, education, and economic themes. There are two functions of a religious theme, namely a request to God and an expression of gratitude. The health theme has three functions, namely an invitation to maintain progress, vaccination recommendations, and health humour. The theme of education is represented in the form of public attitudes regarding the readiness of universities for offline learning. The function of the economic theme is related to expressions of concern and ironism towards the deteriorating Indonesian economy. Second, the attitude of the community's cognition is realized with the theme of health which has the function of protest, fake news, and health humour. Thirth, dehavioral attitudes carry three themes, namely health, education, and economy. The function of the health theme is behaviour in responding to the funeral process for Covid-19 victims and vaccination. The function of the educational theme is related to the behaviour of the community towards the preparation of offline learning. The economic theme is represented by behavioural deviations from health protocols during the implementation of PPKM.Keywords: discourse analysis, attitude, covid-19, WA SIKAP MASYARAKAT TERHADAP BERITA PANDEMI COVID-19 ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskipsikan tema dan sikap masyarakat terhadap berita tentang pandemi Covid-19 di WhatsApp. Dengan melakukan analisis wacana kritis, diharapkan akan terbentuk pemahaman yang dapat mencerahkan masyarakat bagaimana memaknai dan memahami informasi tentang pandemi covid-19 yang mereka terima melalui aplikasi WhatsApp dan selektif dalam mengirimkan informasi tersebut ke orang lain. Hasil penelitian menunjukkan hal-hal sebagai berikut. Pertama, sikap afeksi memuat 4 tema yaitu tema religius, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Ada dua fungsi tema religius yaitu permohonan kepada Tuhan dan ungkapan syukur. Tema kesehatan memiliki tiga fungsi yaitu ajakan menjaga prokes, anjuran vaksinasi, dan humor kesehatan. Tema pendidikan direpresentasikan dalam bentuk sikap masyarakat terkait kesiapan perguruan tinggi dalam pembelajaran luring. Fungsi tema ekonomi berkaitan dengan ungkapan kekhawatiran dan ironisme terhadap ekonomi indonesia yang semakin memburuk. Kedua, sikap kognisi masyarakat diwujudkan dengan tema kesehatan yang memiliki fungsi protes, berita bohong, dan humor kesehatan. Ketiga, sikap perilaku mengusung tiga tema yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Fungsi tema kesehatan adalah perilaku menyikapi proses pemakaman korban Covid-19, dan vaksinasi. Fungsi tema pendidikan berkaitan dengan perilaku masyarakat terhadap persiapan pembelajaran luring. Tema ekonomi direpresentasikan dengan penyimpangan perilaku terhadap protokol kesehatan di tengah pemberlakuan PPKM.Kata kunci : analisis wacana, sikap, covid-19, WA