Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Buletin Poltanesa

Penerapan Teknologi Recycling Aquaculture System (RAS) Dalam Pemeliharaan Benih Sidat Berbasis Ekonomi Digital Berkelanjutan bagi Kelompok Sidat Banten Martini; Wiwin Windihastuty; Yani Prabowo
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.867 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.1249

Abstract

Dalam melakukan kegiatan penangkapan benih sidat hingga pemasaran, terkendala masalah, seperti: Tingginya angka kematian benih sidat hasil tangkapan karena alat tangkap yang tidak layak dan tempat penampungan yang masih sangat minim hanya berupa kotak styrofoam dengan aerator serta kurangnya pengetahuan cara pemeliharaan dan penanganan benih sidat yang baik, Pemasaran yang belum terbuka, hanya mengandalkan dari mulut ke mulut, hal ini mengakibatkan banyak pembudayaan yang tidak mengetahui keberadaan benih sidat di Desa Sukamanah, Belum adanya pencatatan hasil penangkapan dan hasil penjualan, Produksi sidat dan pemeliharaan yang belum Optimal. Kegiatan ini akan mengangkat permasalahan pada masyarakat pesisir di Desa Sukamanah agar Kelompok Sidat Banten agar dapat terus berkembang dengan memberikan solusi dan metode pelaksanaan, seperti: Menerapkan teknologi tepat guna dalam pemeliharaan yaitu dengan Teknologi Recycling Aquaculture System (RAS), Mengganti alat tangkap dengan yang baru dan yang lebih layak, Memberikan penyuluhan, bimbingan dan pendampingan cara memelihara yang baik agar benih sidat dapat terjaga kondisinya, Membangun e-Commerce untuk membantu meningkatkan perluasan pemasaran dengan informasi secara digitalisasi yang dapat diakses oleh masyarakat luas melalui internet. Dalam mencapai target untuk memecahkan permasalahan, program yang dilakukan adalah : Menerapkan Teknologi Recycling Aquaculture System (RAS) untuk menekan mortalitas benih sidat, Menyiapkan alat tangkap benih sidat baru sesuai standar agar benih sidat tidak terluka saat ditangkap, Memberikan pendampingan cara pemeliharaan dengan teknologi RAS secara berkelanjutan, Membangun e-Commerce berbasis website, untuk memperluas hasil produksi dan pemasaran, baik untuk pasar Pulau Jawa maupun pasar luar Pulau Jawa, Kelompok sidat banten yang terlatih dalam memproduksi dan memelihara Sidat yang baik.
Rancang Bangun Pompa Hidraulik RAM (Hindram) untuk Mengairi Sawah di Desa Gunung Bunder Bogor Yani Prabowo; Wiwin Windihastuty; Peby Wahyu Purnawan; Suwasti Broto
Poltanesa Vol 23 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i2.1267

Abstract

Gunung Bunder adalah sebuah desa yang berada di Kecamatan Pamijahan, Bogor, Jawa Barat. Mata pencaharian masyarakat Desa Gunung Bunder adalah sebagai petani dan peternak. Desa Gunung Bunder II yang terletak di wilayah pegunungan, menjadikan desa ini hampir tidak pernah memiliki permasalahan dengan ketersediaan air. Air dalam sistem pertanian dan kehidupan masyarakat sangat memegang peranan terpenting, akan tetapi kurangnya pengetahuan masyarakat Desa Gunung Bunder dalam mengelola air sungai masih sangat kurang, sehingga aliran air sungai yang debitnya cukup besar belum dipergunakan dengan maksimal. Berdasarkan hal tersebut, dalam melakukan kegiatan pertanian, Masyarakat Desa Gunung Bunder terkendala masalah, seperti; keberadaan debit air sangat tidak menentu, hampir semua aliran air berada dibawah lahan pertanian sehingga diperlukan pompa untuk menaikan air sungai. Permasalahan dapat diatasi dengan membuat pompa hidran yang berguna untuk menaikan air dari sungai ke lokasi yang lebih tinggi tanpa menggunakan tenaga listrik atau mesin, air yang disedot pompa hidran akan disesuaikan dengan kebutuhan pertanian, Menginstalasi pompa hidran sebagai teknologi ramah lingkungan tanpa menggunakan sumber daya listrik. Desa Gunung Bunder menjadi desa yang ramah lingkungan dalam mengolah sumber daya alamnya. Dengan penerapan teknologi pompa hidran diharapkan dapat memperbanyak hasil pertanian dan perkebunan sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat serta dapat berkontribusi dalam membangun Desa
Penerapan Teknologi Recycling Aquaculture System (RAS) Dalam Pemeliharaan Benih Sidat Berbasis Ekonomi Digital Berkelanjutan bagi Kelompok Sidat Banten Martini; Windihastuty, Wiwin; Prabowo, Yani
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.1249

Abstract

Dalam melakukan kegiatan penangkapan benih sidat hingga pemasaran, terkendala masalah, seperti: Tingginya angka kematian benih sidat hasil tangkapan karena alat tangkap yang tidak layak dan tempat penampungan yang masih sangat minim hanya berupa kotak styrofoam dengan aerator serta kurangnya pengetahuan cara pemeliharaan dan penanganan benih sidat yang baik, Pemasaran yang belum terbuka, hanya mengandalkan dari mulut ke mulut, hal ini mengakibatkan banyak pembudayaan yang tidak mengetahui keberadaan benih sidat di Desa Sukamanah, Belum adanya pencatatan hasil penangkapan dan hasil penjualan, Produksi sidat dan pemeliharaan yang belum Optimal. Kegiatan ini akan mengangkat permasalahan pada masyarakat pesisir di Desa Sukamanah agar Kelompok Sidat Banten agar dapat terus berkembang dengan memberikan solusi dan metode pelaksanaan, seperti: Menerapkan teknologi tepat guna dalam pemeliharaan yaitu dengan Teknologi Recycling Aquaculture System (RAS), Mengganti alat tangkap dengan yang baru dan yang lebih layak, Memberikan penyuluhan, bimbingan dan pendampingan cara memelihara yang baik agar benih sidat dapat terjaga kondisinya, Membangun e-Commerce untuk membantu meningkatkan perluasan pemasaran dengan informasi secara digitalisasi yang dapat diakses oleh masyarakat luas melalui internet. Dalam mencapai target untuk memecahkan permasalahan, program yang dilakukan adalah : Menerapkan Teknologi Recycling Aquaculture System (RAS) untuk menekan mortalitas benih sidat, Menyiapkan alat tangkap benih sidat baru sesuai standar agar benih sidat tidak terluka saat ditangkap, Memberikan pendampingan cara pemeliharaan dengan teknologi RAS secara berkelanjutan, Membangun e-Commerce berbasis website, untuk memperluas hasil produksi dan pemasaran, baik untuk pasar Pulau Jawa maupun pasar luar Pulau Jawa, Kelompok sidat banten yang terlatih dalam memproduksi dan memelihara Sidat yang baik.
Rancang Bangun Pompa Hidraulik RAM (Hindram) untuk Mengairi Sawah di Desa Gunung Bunder Bogor Prabowo, Yani; Windihastuty, Wiwin; Purnawan, Peby Wahyu; Broto, Suwasti
Poltanesa Vol 23 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i2.1267

Abstract

Gunung Bunder adalah sebuah desa yang berada di Kecamatan Pamijahan, Bogor, Jawa Barat. Mata pencaharian masyarakat Desa Gunung Bunder adalah sebagai petani dan peternak. Desa Gunung Bunder II yang terletak di wilayah pegunungan, menjadikan desa ini hampir tidak pernah memiliki permasalahan dengan ketersediaan air. Air dalam sistem pertanian dan kehidupan masyarakat sangat memegang peranan terpenting, akan tetapi kurangnya pengetahuan masyarakat Desa Gunung Bunder dalam mengelola air sungai masih sangat kurang, sehingga aliran air sungai yang debitnya cukup besar belum dipergunakan dengan maksimal. Berdasarkan hal tersebut, dalam melakukan kegiatan pertanian, Masyarakat Desa Gunung Bunder terkendala masalah, seperti; keberadaan debit air sangat tidak menentu, hampir semua aliran air berada dibawah lahan pertanian sehingga diperlukan pompa untuk menaikan air sungai. Permasalahan dapat diatasi dengan membuat pompa hidran yang berguna untuk menaikan air dari sungai ke lokasi yang lebih tinggi tanpa menggunakan tenaga listrik atau mesin, air yang disedot pompa hidran akan disesuaikan dengan kebutuhan pertanian, Menginstalasi pompa hidran sebagai teknologi ramah lingkungan tanpa menggunakan sumber daya listrik. Desa Gunung Bunder menjadi desa yang ramah lingkungan dalam mengolah sumber daya alamnya. Dengan penerapan teknologi pompa hidran diharapkan dapat memperbanyak hasil pertanian dan perkebunan sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat serta dapat berkontribusi dalam membangun Desa
Optimization Automatic Irrigation Model for Urban Forests Based on Internet of Thing Yani Prabowo; Wiwin Windihastuty; Jan Everhart R
Poltanesa Vol 26 No 1 (2025): June 2025
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v26i1.3274

Abstract

Irrigation is one of the important factors in the agricultural and plantation industries. In addition, irrigation is also important for watering city parks and urban forests. Irrigation is needed to maintain water availability. Based on this, proper water management efforts are needed, especially for irrigation that is carried out conventionally because it is inefficient so that it requires a lot of water that does not match the needs. Conventional irrigation also takes a lot of time just to irrigate plants so that it is less effective for large and relatively large areas. For this reason, technology is needed that automatically carries out irrigation effectively and efficiently. This community service aims to be implemented in the Pondok Labu city forest which currently requires automatic watering to make it easier to carry out irrigation which can later be monitored. The system used in this study is automatic irrigation based on the Internet of Things (IoT). Automation uses Arduino Mega Pro Mini and other supporting components. Watering can be done automatically according to schedule or if the soil conditions are dry and stop watering on soil that shows moisture. Automatic irrigation can also be monitored using a smartphone by utilizing a smartphone application.