Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PERKEMBANGAN KURIKULUM BAHASA ARAB MADRASAH DI INDONESIA ANWAR SADAT
Al-Af'idah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol. 2 No. 2 (2017): September
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/al-afidah.v2i2.586

Abstract

Penelitian ini berangkat dari kegelisahan akademik setelah penulis membaca perkembangan kurikulum bahasa Arab Madrasah di Indonesia baik pada aspek materi, struktur kurikulum, pendekatan, metode, teknik, dan tujuan pembelajaran bahasa Arab. Menurut penulis perubahan kurikulum nasional pembelajaran bahasa Arab kurang menunjukkan adanya perbaikan dan peningkatan kualitas siswa dalam kemahiran berbahasa. Kondisi ini ditandai dengan masih adanya kesenjangan antara kompetensi dan performansi (al-kifâyah wa al-adâ/competence and performance)1dalam pembelajaran bahasa Arab. Siswa hanya mampu menghafal kaidah-kaidah bahasa tanpa bisa mempraktekkan atau kurang sepenuhnya memahami tentang kaidah-kaidah bahasa yang mereka hafal. Di tambah lagi dengan bentuk pengajaran bahasa Arab yang mengalami “bentuk yang tidak menentu”. Ketidakmenentuan ini bisa dilihat dari beberapa segi. Pertama; dari segi tujuan, terdapat kesenjangan antara mempelajari bahasa Arab sebagai tujuan kemahiran berbahasa dan sebagai alat untuk menguasai pengetahuan lain yang menggunakan sarana bahasa Arab. Kedua; dari segi pendekatan, terdapat ketidak menentuan, antara mempertahankan pendekatan lama (struktural) atau dengan pendekatan baru (komunikatif). Ketiga; dari segi metode, terdapat ketidak menentuan antara mempertahankan metode yang tradisional (gramatika-terjemah) dengan menggunakan metode modern. Untuk menjawab problem ini, di Indonesia perbaikan kurikulum terus dilakukan pada hakekatnya perubahan tersebut untuk menjawab permasalahan pendidikan khususnya kurikulum bahasa Arab. Kurikulum sebagai salah satu komponen dalam pendidikan dikembangkan oleh pemerintah masih berjalan di tempat begitu juga dengan pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran masih menggunakan pendekatan yang kurang sesuai dengan konteks sekarang. Semestinya perubahan kurikulum nasional, mampu memberikan solusi atas ketidak menentuan pengajaran bahasa Arab di tanah air. Dari berbagai problem tersebut di atas, tulisan ini menelaah perkembangan kurikulum bahasa Arab berdasarkan analisis sejarah baik dari segi tujuan, pendekatan, materi, metode, teknik, dan model evaluasi yang digunakan dalam kurikulum bahasa Arab di Madrasah Tsanawiyah. Hal ini dianggap penting mengingat komponen-komponen kurikulum ini sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pengajaran.
PENERAPAN METODE MIMICRY MEMORIZATION DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN MUFRODAT BAHASA ARAB PADA SISWA MA MUHAMMADIYAH BIMA muslimin muslimin; Ruslan Ruslan; Klis Dianti; Anwar Sadat
Al-Af'idah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/al-afidah.v7i1.1289

Abstract

Mufrodat merupakan unsur yang paling mendasar yang harus dikuasai oleh siswa dalam pembelajaran bahasa Arab dan membutuhkan metode yang tepat. Bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi penerapan metode Mimicry Memorization dalam meningkatkan penguasaan mufrodat bahasa Arab siswa kelas MA Muhammadiyah Bima. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan kelas (PTK). Populasi penelitian MA Muhammadiyah Kota Bima dan sampel penelitian siswa kelas dua MA. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Dan teknik menganalisis data menggunakan deskriptif, kualitatif dan presentase. Hasil penelitian penerapan metode Mimicry Memorization dengan cara meniru, mengulang sebanyak 2-3 dan menghafal mufrodat dapat meningkatkan penguasaan mufrodat bahasa Arab siswa. Hal ini ditunjukkan dengan diperolehnya hasil aktifitas belajar siswa pada siklus I mencapai rata-rata 63,3% dan meningkat pada pertemuan kedua dengan rata-rata 73,3% berkategori baik. Dan diperoleh hasil belajar siswa dari 18 siswa terdapat sebanyak 11 orang yang tuntas sisanya 7 orang belum tuntas dengan nilai rata-rata 71,5. Secara klaksikal, dan hanya 66,1% yang tuntas pada siklus I. dan meningkat sangat signifikan Pada siklus II, aktivitas belajar siswa menunjukkan peningkatan dari silklus sebelumnya, yaitu pada pertemuan pertama sebesar 76,6%, dan pada pertemuan kedua mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 85% berkategori Baik. Meskipun berada pada kategori yang sama, namun megalami peningkatan nilai porsentase. Pada siklus II, pencapaian hasil belajar yang lebih baik dengan nilai rata-rata 78,8, dibuktikan dengan nilai ketuntasan klasikal siswa sebesar 88,8% pada siklus II
ANALLISIS FAKTOR PENGHAMBAT MINAT BELAJAR BAHASA ARAB SISWA MA MUHAMMADIYAH BIMA Anwar Sadat; Nurdiniawati Nurdiniawati; Idris Idris; Nur Hasan
Al-Af'idah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/al-afidah.v8i1.3179

Abstract

Minat belajar merupakan bagian terpenting dalam keberhasilan belajar siswa. Sehingga penelitian ini mengkaji penghambat minat belajar bahasa arab siswa di MA Muhammadiyah Kota Bima. Metode penelitian kualitatif dengan sumber data dari kepala sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar bahasa Arab siswa di MA Muhammadiyah Kota Bima rendah. Faktor-faktor yang mempengaruhinya meliputi faktor internal (motivasi dan bahasa) dan faktor eksternal (metode pembelajaran, media pembelajaran, sekolah, dan pra sarana). Dengan solusi meningkatkan minat belajar bahasa Arab siswa di MA Muhammadiyah Kota Bima adalah dengan: (1) meningkatkan motivasi siswa, (2) menggunakan metode pembelajaran yang menarik, (3) menyediakan media pembelajaran yang variatif, (4) memperbaiki sarana dan prasarana sekolah, dan (5) memberikan dukungan dari pihak sekolah dan keluarga.
????? ??????? ?? ??????? ?????? ???????? ?? ???????? ???????? ??? ????? ??? ????? ?????? ???????? Maya Kurnia Ananda; Rita Febrianta; Anwar Sadat
Al-Af'idah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol. 9 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/al-afidah.v9i1.3896

Abstract

Tanda baca merupakan sekumpulan tanda yang digunakan dalam tulisan untuk memperjelas arti, memisahkan kata dan kalimat. Dalam penulisan skripsi, tanda baca merupakan salah satu hal yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Namun, masih terdapat kesalahan penggunaan tanda baca oleh mahasiswa program Pendidikan Bahasa Arab dalam penulisan skripsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesalahan dalam penggunaan tanda baca dalam skripsi ilmiah oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab di Universitas Islam Negeri Syeikh M. Djamil Djambek Bukittinggi. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif analitis kualitatif. Sumber data adalah 5 skripsi mahasiswa program studi pendidikan bahasa Arab. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Berdasarkan analisis skripsi mahasiswa, terdapat 93 kesalahan dalam penggunaan tanda baca yang terdiri dari 43 kesalahan dalam penggunaan titik, 22 kesalahan dalam penggunaan koma, 15 kesalahan dalam penggunaan tanda petik, 7 kesalahan dalam penggunaan dua titik, 3 kesalahan dalam penggunaan tanda tanya, dan 3 kesalahan dalam penggunaan tanda kurung.
INTERFERENSI BAHASA BIMA TERHADAP PEMEROLEHAN BAHASA ARAB (ANALISIS FONOLOGI) PADA SISWA KELAS XI AGAMA 2 DI MA AL-HUSAINY KOTA BIMA Alfarini Alfarini; Anwar Sadat
Al-Af'idah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol. 9 No. 2 (2025): September
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/al-af’idah.v9i2.5389

Abstract

Bahasa Arab sebagai alat komunikasi tentu menjadi sangat penting dalam kehidupan manusia. Komunikasi yang paling efektif adalah dengan berbicara. Maka permasalahan interferensi itu menjadi masalah dalam penggunaan bahasa asing. Khususnya bagi siswa di Ma Al-Husainy. Tujuan penelitian untuk mengetahui kata bahasa Arab yang terinterferensi kedalam bahasa Arab (analisis fonologi), dan faktor pendukung dan penghambat interferensi bahasa Bima terhadap pemerolehan bahasa Arab (analisis fonologi). Metode jenis penelitian ini adalah kualititatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan mereduksi data, mendisplay data, menarik kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa interferensi bahasa Bima terhadap pemerolehan bahasa Arab (analisis fonologi) pada siswa itu masih sering terjadi kesalahan dalam penyebutan kata bahasa Arab. ????, ?????????????????, ???, ???????, ????, ????, ???????, ???????, ???, ????, ????. Faktor pendukung dan penghambat dalam interferensi bahasa Bima terhadap pemerolehan Bahasa Arab, Faktor pendukung, mata pelajaran bahasa arab peminatan, bahasa Arab & sastra, tugas hafalan kosakata bahasa Arab, kamus bahasa Arab, kegiatan muhadatsah, motivasi guru, guru menggunakan metode mubasyarah. Faktor penghambat, kurang ilmu nahwu dan shorof, kurang berkomunikasi langsung menggunakan bahasa Arab, lingkungan dan kebiasaan, penambahan dan pengurangan pada fonem-fonem huruf akhir pada kata bahasa Arab.
Oksidentaslisme: Menuju Integralisasi Epistemologi Studi Islam Anwar Sadat
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 1 No. 1 (2017): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v1i1.7

Abstract

Oksidentalisme adalah studi tentang Barat atau segala sesuatu yang berkaitan dengan Barat baik ilmu pengetahuan, budaya, politik, ekonomi dan sosial masyarakat. Oksidentaslisme merupakan gagasan orisinil Hasan Hanafi untuk membendung arus kolonialisasi pemikiran atau membendung arus pemikiran Barat yang superior dan menganggap Timur sebagai wilayah yang dijajah secara pemikiran dan kebudayaan. Barat yang menganggap Timur Islam sebagai daerah koloni (jajahan) era baru pasca orientaslime yang digagas oleh Edward Said. Upaya meretas kolonialisasi pemikiran dan kebudayaan antara ego/al-anâ dan the other/ al-akhâr tersebut perlu adanya kesadaran bersama bahwa Timur Islam pernah memberikan konstribusi atas peradaban Barat sedangkan Barat memberikan sumbangan metodologi keilmuan yang positif atas Timur Islam. Timur dan Barat bukanlah batas geografis dan ideologis yang harus dipandang secara dikotomik-dualistik yang memperuncing perbedaan antara ego/al-anâ dan the other/al-akhâr tetapi satu kesatuan umat atau umatan wa hidah yang telah di diktum oleh Allah dalam al- Quran yang berarti satu kesatuan ummat dan satu kesatuan sumber pengetahuan dan peradaban.
ANALISIS PERGERAKAN PENDIDIKAN PEREMPUAN SERTA KIPRAH SITI WALIDAH DI AISYIYAH Nurul Izati Mardiah; Luthfiyah Luthfiyah; Anwar Sadat; Ihlas Ihlas; Syahru Ramadhan; Yayuk Kusumawati
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 6 No. 1 (2022): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v6i1.779

Abstract

Sebelum Aisyiyah berdiri, dikalangan perempuan muslim Muhammadiyah telah banyak kegiatan yang dilakukan. Yang dipelopori oleh Siti Walidah, istri pendiri Muhammadiyah, telah lama mencita-citakan agar perempuan muslim selain tahu tugasnya sebagai ibu rumah tangga, juga tahu dan paham akan tugas mereka dalam kehidupan bermasyarakat jadi ia juga meminta kepada suaminya. Agar Muhammadiyah menaruh perhatian kepada kaum perempuan dengan memberikan pendidikan dan bimbingan supaya mereka juga mengerti tentang organisasi. Menurut Siti Walidah kaum perempuan juga harus mendapat perhatian sebaik-baiknya karena ia yakin bahwa tanpa ada perempuan perjuangan tidak akan berhasil. Penelitian ini dapat memberikan nilai guna untuk berbagai pihak yaitu: 1. Mendeskripsikan kiprah Siti Walidah tentang pendidikan perempuan. 2. Mendeskripsikan kiprah Siti Walidah dalam memperjuangkan pendidikan di Aisyiyah. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Liberary Research), yaitu penelitian yang dalam pengumpulan datanya menggunakan kitab-kitab, buku-buku, jurnal, dokumen, kamus, majalah, ensiklopedia dan lain sebagainya yang mendukung penelitian ini. Studi naskah yang dilakukan oleh peneliti yaitu naskah pemikiran took dalam hal ini adalah pendidikan perempuan, sifat dari penelitian ini adalah deskripsi analitis, yang coba menyajikan data secara objektif tentang keadaan yang sesungguhnya dan sebenarnya dari objek penelitian untuk kemudian di interpretasikan. Hasil penelitian ini menunujukan bahwa pergerakan yang dilakukan oleh Siti Walidah dalam memperjuangkan pendidikan perempuan1. Mendirikan sebuah gerakan kelompok pengajian atau yang lebih dengan Sopo Tresno. 2. Mengajar kaum perempuan Kauman untuk membaca Al-Qur’an dalam Wadah Wal ‘Ashri. 3. Maghribi School adalah sebuah perkumpulan pengajian khusus untuk perempuan yang dilakukan pada waktu Magrib. Dan kiprah Siti Walidah dalam memperjuangkan pendidikan di Aisyiyah, 1. Menyelenggarakan asrama untuk putri-putri di berbagai daerah 2.Ikut aktif mempelopori pemberantasan buta huruf bagi orang-orang yang telah lanjut usia.3. Menyelenggarakan rumah rumah anak orang miskin dan anak yatim. 4. Menjadi pelopor berdirinya TK ABA di Indonesia.