Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

The Deliberation-Based Learning Method (Bahtsul Masail) in PAI Subjects at SMK Syahida Tasikmalaya Hidayatulloh, Deden Syarif
Edukasi: Journal of Educational Research Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : CV. Media Publikasi Profesional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57032/edukasi.v4i02.222

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memainkan peran strategis dalam membentuk karakter, moral, dan pemahaman keagamaan siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi metode Bahtsul Masail dalam pembelajaran PAI di SMK Syahida Tasikmalaya, dengan fokus pada proses perencanaan, pelaksanaan diskusi, dan evaluasi hasil belajar. Metode Bahtsul Masail, yang berbasis tradisi intelektual Islam, memberikan pengalaman belajar interaktif dengan melibatkan siswa dalam diskusi berbasis dalil. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan studi kasus, melibatkan guru PAI sebagai informan utama dan 97 siswa kelas XI sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi PAI, melibatkan mereka secara aktif dalam diskusi, dan memperkuat keterampilan berpikir kritis serta kolaborasi. Namun, beberapa tantangan teridentifikasi, seperti keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan tingkat partisipasi siswa, dan kesulitan dalam memahami dalil secara mandiri. Temuan ini menyoroti pentingnya perencanaan yang matang dan strategi pendukung dalam implementasi metode Bahtsul Masail. Penelitian ini memperkaya literatur tentang pendekatan pembelajaran interaktif berbasis tradisi Islam yang relevan dalam konteks pendidikan modern.
Analysis of the Use of Electric Grab Bike in Creating Smart City Dimensions of Smart Energy in the City of Bandung Khaerina, Elvina; Astuti, Yuhana; Hidayatulloh, Deden Syarif
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 7, No 2 (2023): JHSS (Journal of Humanities and Social Studies)
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v7i2.7608

Abstract

One of the effects of population density in Indonesia is an increase in the number of domestic motorcycle sales, which directly results in a depletion of fuel oil (BBM) and an increase in air pollution by 2025. One way to overcome this issue is by implementing the smart city concept, with a focus on smart energy dimensions, and by using electric vehicles, such as electric grab bikes. The aim of this study is to determine the value of the smart energy index for the use of electric grab bike in the city of Bandung and its impact on society, particularly in Bandung. The research method employed is a mixed methods approach, utilizing a quadruple helix approach that involves the government, business player, academics, and the community. The results indicate that the value of the smart energy index in the case study of electric grab bike usage in the city of Bandung is 72.15, indicating satisfactory performance, but there are still several areas that require improvement. Additionally, the use of electric grab bike has a positive impact, such as reduced fuel consumption, greater environmental friendliness, reduced urban noise, and affordable electric fuel rates that benefit the community.
Analisis Strategi Bersaing Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Menggunakan Metode Ife, Efe , Swot Dan Qspm (Studi Kasus Pt. Mg Catering) Setiawan, Agung; Hidayatulloh, Deden Syarif
eProceedings of Management Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketika persaingan terjadi, suatu industri harus menghadapi berbagai peluang dan ancaman yang berasal darilingkungan internal maupun eksternal. Penelitian bertujuan untuk memahami kondisi lingkungan eksternal daninternal, serta menemukan strategi bersaing yang tepat untuk MG Catering dalam menjalankan bisnisnya. Metodepenelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data primerdiperoleh melalui studi literatur, buku, dan jurnal. Pengambilan sampel dilakukan metode purposive sampling,dengan melibatkan tujuh narasumber. Untuk validitas data, digunakan teknik triangulasi sumber. Analisis datamenggunakan matriks IFE, EFE, IE, SWOT, dan QSPM, dari analisis lingkungan internal dan eksternalperusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor Matriks EFE adalah 3.26 dan skor Matriks IFE adalah3.33, yang menempatkan MG Catering dalam posisi matriks IE pada sel I, yaitu strategi tumbuh danberkembang (growth and build). Dari analisis SWOT, MG Catering memiliki 6 alternatif strategi, terdiri dari 3strategi penetrasi pasar dan 3 strategi pengembangan produk. Strategi prioritas yang dihasilkan dari evaluasimatriks QSPM adalah penetrasi pasar dan pengembangan produk. Rekomendasi strategi untuk MG Cateringdalam menghadapi persaingan adalah dengan mempertahankan kualitas layanan dan harga agar tetap menjadipilihan konsumen. Selain itu, MG Catering dapat membuat video profil perusahaan atau dokumentasi layananuntuk meningkatkan kepercayaan calon konsumen. Selain itu, strategi lain adalah menambah layanan, sepertikatering untuk acara outdoor dan indoor, serta menawarkan berbagai menu pilihan yang sesuai dengankebutuhan konsumen. Kata Kunnci-strategi, IFE, EFE, SWOT dan QSPM
Integrative-Islamic Learning Model for Hadith Education through Wawacan Panganten Tujuh Hidayatulloh, Deden Syarif
International Journal of Nusantara Islam Vol 12 No 2 (2024): International Journal of Nusantara Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ijni.v12i2.44755

Abstract

This research is motivated by the importance of developing a hadith learning model that is relevant to the local cultural context, especially in Indonesia, which is rich in cultural diversity. Wawacan Panganten Tujuh as an Islamic-based literary manuscript from Sundanese culture was chosen as a potential teaching material to enrich the hadith learning method. The integrative-Islamic pedagogy approach is used to integrate cultural values and Islamic teachings in the learning process, which is expected to increase students' understanding of hadith as well as strengthen their appreciation of local culture. The results of the study show that the learning model developed is not only effective in improving the understanding of hadith, but also provides a meaningful learning experience through the active involvement of students in their cultural context. This model combines the exploration of Sundanese culture with the teachings of hadith, allowing students to understand Islamic teachings in a more in-depth and contextual way. Unlike previous studies that only emphasized cultural aspects or content analysis, this study presents a holistic approach that integrates both aspects in a single learning model. The conclusion of this study confirms that the hadith learning model based on Wawacan Panganten Tujuh through an integrative-Islamic pedagogy approach is able to answer the needs of contextual Islamic education in Indonesia. The contribution of this research expands the scope of cultural-based Islamic education literature, although its implementation is still limited to certain areas. Further research is expected to develop similar models for other cultures and analyze the impact of their application more broadly in Islamic education
Integrative-Islamic Learning Model for Hadith Education through Wawacan Panganten Tujuh Hidayatulloh, Deden Syarif
International Journal of Nusantara Islam Vol 12 No 2 (2024): International Journal of Nusantara Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ijni.v12i2.44755

Abstract

This research is motivated by the importance of developing a hadith learning model that is relevant to the local cultural context, especially in Indonesia, which is rich in cultural diversity. Wawacan Panganten Tujuh as an Islamic-based literary manuscript from Sundanese culture was chosen as a potential teaching material to enrich the hadith learning method. The integrative-Islamic pedagogy approach is used to integrate cultural values and Islamic teachings in the learning process, which is expected to increase students' understanding of hadith as well as strengthen their appreciation of local culture. The results of the study show that the learning model developed is not only effective in improving the understanding of hadith, but also provides a meaningful learning experience through the active involvement of students in their cultural context. This model combines the exploration of Sundanese culture with the teachings of hadith, allowing students to understand Islamic teachings in a more in-depth and contextual way. Unlike previous studies that only emphasized cultural aspects or content analysis, this study presents a holistic approach that integrates both aspects in a single learning model. The conclusion of this study confirms that the hadith learning model based on Wawacan Panganten Tujuh through an integrative-Islamic pedagogy approach is able to answer the needs of contextual Islamic education in Indonesia. The contribution of this research expands the scope of cultural-based Islamic education literature, although its implementation is still limited to certain areas. Further research is expected to develop similar models for other cultures and analyze the impact of their application more broadly in Islamic education
Evaluasi Model Bisnis Dengan Kerangka Swot Studi Kasus Rumah Makan Alam Pilemburan Kabupaten Bandung Barat Winarno, Hisyam Zulfiqar; Syarif Hidayatulloh, Deden
eProceedings of Management Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri makanan dan minuman di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, namun banyak usaha kecil dan menengah (UMKM) di sektor ini menghadapi persaingan ketat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi model bisnis Rumah Makan Alam Pilemburan di Kabupaten Bandung Barat dengan menggunakan kerangka kerja Business Model Canvas (BMC) dan analisis SWOT, guna mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang memengaruhi kinerja bisnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis dilakukan pada sembilan elemen utama dalam BMC, yang meliputi proposisi nilai, segmen pelanggan, hubungan pelanggan, saluran, sumber daya utama, kegiatan utama, mitra utama, struktur biaya, dan aliran pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Rumah Makan Alam Pilemburan terletak pada konsep budaya Sunda yang khas, sementara kelemahannya adalah keterbatasan strategi pemasaran dan segmentasi pasar yang terbatas. Dari analisis SWOT, diperoleh beberapa strategi pengembangan yang diharapkan mampu memperkuat posisi Rumah Makan Alam Pilemburan di pasar dan meningkatkan kinerjanya melalui pengoptimalan elemen-elemen BMC. Strategi ini mencakup peningkatan pengalaman pelanggan, diversifikasi produk, serta penguatan hubungan dengan mitra bisnis. Kata Kunci- Model Bisnis, Business Model Canvas, SWOT, Industri kuliner.
Identifikasi Karakteristik Wirausaha Yang Menunjang Keberhasilan Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (Studi Kasus Pada Restoran Trio Kota Bogor) Fauzan, Januar Akbar; Hidayatulloh, Deden Syarif
eProceedings of Management Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat masyarakat dalam berwirausaha dan mendirikan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)semakin meningkat, terutama di sektor kuliner. Salah satu contoh usaha yang berkembang adalahRestoran Trio di Kota Bogor, yang berhasil bertahan dan berkembang meskipun menghadapi persainganketat. Keberhasilan bisnis ini tidak terlepas dari peran wirausahawan dalam mengelola usaha dengankarakteristik tertentu yang mendukung kesuksesan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikarakteristik wirausaha yang berkontribusi terhadap keberhasilan Restoran Trio. Dengan pendekatankualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara denganpemilik, karyawan, dan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik utama yangmenunjang keberhasilan usaha meliputi inovasi dalam pengelolaan bisnis, keberanian mengambilrisiko, kepemimpinan yang kuat, serta kemampuan manajerial yang efektif. Selain itu, sikap disiplin,kejujuran, dan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan juga menjadi faktorpenting dalam menjaga keberlanjutan bisnis. Restoran Trio mampu bertahan dengan menerapkanstrategi adaptasi terhadap perubahan pasar, memanfaatkan teknologi dalam pemasaran, serta menjagakualitas makanan dan layanan yang konsisten. Berdasarkan hasil penelitian, Restoran Trio memenuhi11 dari 12 karakteristik wirausaha yang berkontribusi terhadap keberhasilan usaha, di antaranya inovasi,keberanian mengambil risiko, kepemimpinan yang kuat, disiplin, kejujuran, komitmen tinggi,kreativitas, fleksibilitas, serta kemampuan dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi.Karakteristik yang belum sepenuhnya terpenuhi adalah kemandirian dalam pengambilan keputusan,yang dapat menjadi area pengembangan lebih lanjut. Studi ini memberikan wawasan bagi wirausahawanUMKM, khususnya di sektor kuliner, mengenai pentingnya karakteristik tertentu dalam mencapaikeberhasilan bisnis. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi wirausahawanlainnya dalam mengembangkan strategi yang efektif untuk menghadapi persaingan di industri kuliner.Kata Kunci-kewirausahaan, UMKM, karakteristik wirausaha, keberhasilan bisnis, restoran Padang
Faktor Yang Mempengaruhi Visit Intention Pada Konsumen Coffee House Ramah Lingkungan (Studi Kasus Caboot 1911 Yogyakarta) Qulsum, Umi; Hidayatulloh, Deden Syarif
eProceedings of Management Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan lingkungan semakin meningkat seiring berjalannya waktu. Secara tidak langsung hal tersebut menjadituntutan besar bagi perusahaan untuk mengembangkan ide dalam mencari strategi jalan keluar untuk meminimalisirmasalah lingkungan yang semakin meningkat dengan menerapkan konsep ramah lingkungan didalam prosesbisnisnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui visit intention (niat berkunjung) pada konsumen coffee houseramah lingkungan Caboot 1911 Yogyakarta. Penelitian dilakukan berlandaskan theory of planned behavior denganmenganalisis bagaimana pengaruh attitude, environmental friendly activities, perceived behavioral control, dansubjective norm terhadap visit intention pada konsumen coffee house ramah lingkungan Caboot 1911 Yogyakarta.Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif menggunakan tipepenyelidikan kausal dengan teknik Structural Equation Modeling (SEM). Pengambilan data dilakukan melaluipenyebaran kuesioner secara online kepada 100 individu yang belum pernah mengunjungi coffee house ramahlingkungan Caboot 1911 Yogyakarta. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa attitude danenvironmental friendly activities berpengaruh terhadap visit intention pada konsumen Caboot 1911 Yogyakarta.Sedangkan variabel subjective norm dan perceived behavioral control tidak mempengaruhi visit intention padakonsumen coffee house ramah lingkungan Caboot 1911 Yogyakarta. Penulis menyarankan agar Caboot 1911Yogyakarta meningkatkan kualitas karyawannya baik dari segi attitude dan juga pelayanan, mengadakan beberapakegiatan ramah lingkungan, dan meningkatkan subjective norm dari karyawan sehingga konsumen bisa meningkatkanvisit intention ke coffee house ramah lingkungan Caboot 1911 Yogyakarta. Kata Kunci-visit intention, ramah lingkungan, coffee house, Theory of Planned Behavior (TPB)
Pengaruh Daya Tarik Wisata Terhadap Keputusan Berkunjung Yang Dimediasi Oleh Ekonomi Kreatif Pada Ngarsopuro Night Market, Dan Street Art Market Di Kota Surakarta Kautsar, Muhammad Aslamy Al; Hidayatulloh, Deden Syarif
eProceedings of Management Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh daya tarik wisata terhadap keputusan berkunjung di Kota Surakartadengan ekonomi kreatif sebagai variabel mediasi. Kota Surakarta dikenal dengan kota budaya serta kotaseniman. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana elemen-elemen ini berkontribusi dalammeningkatkan kunjungan wisatawan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakanregresi linier berganda. Pendahuluan menjelaskan pentingnya pariwisata dalam perekonomian Indonesiadan daya tarik wisata spesifik di Kota Surakarta, yaitu Ngarsopuro Night Market, dan Street Art Market.Tinjauan pustaka mendalami teori dan studi sebelumnya tentang pariwisata, daya tarik wisata, dan ekonomikreatif, membangun kerangka kerja untuk memahami keterkaitan dan dampaknya terhadap keputusanberkunjung wisatawan. Metodologi menjelaskan desain penelitian, populasi, sampel, metode pengumpulandata, dan teknik analisis yang digunakan untuk memeriksa hubungan tersebut. Hasil penelitian menyorotiefek positif yang signifikan dari daya tarik wisata dan ekonomi kreatif dalam menarik wisatawan keSurakarta, memberikan bukti statistik yang mendukung hipotesis. Kesimpulan merangkum temuan utama,menekankan peran daya tarik dan ekonomi kreatif dalam meningkatkan pariwisata, dan memberikanrekomendasi bagi pemangku kepentingan untuk meningkatkan segala daya tarik pada wisata KotaSurakarta sebagai destinasi wisata. Rekomendasi ini termasuk memperkuat kerjasama antara pengrajinlokal, pelaku bisnis, dan pembuat kebijakan untuk meningkatkan promosi dan pengembangan produkwisata. Dengan demikian, Surakarta dapat lebih dikenal sebagai kota yang kaya akan warisan budaya sertakreativitas yang mampu menarik lebih banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Kata kunci-daya tarik wisata; ekonomi kreatif; keputusan berkunjung
The Role of Myths and Legends in the Formation of Local Cultural Identity: A Descriptive-Qualitative Analysis from the Perspective of Literature Studies: - Hidayatulloh, Deden Syarif
Journal of Society and Development Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Medpro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57032/jsd.v2i1.174

Abstract

Mitos dan legenda yang berkembang di tengah masyarakat memiliki keberagaman yang disesuaikan dengan kondisi dan situasi masyarakat lokal. Hal ini tentunya memberikan pengaruh dalam membentuk identitas budaya khususnya dalam skup wilayah kecil atau lokal. Penelitian ini berupaya mengungkap peran mitos dan legenda dalam membentuk identitas budaya lokal di tengah kehidupan masyarakat. Bagaimana mitos dan legenda mempengaruhi pembentukan identitas budaya lokal dalam masyarakat tertentu? Apa peran faktor-faktor kontekstual, seperti sejarah, lingkungan geografis, dan perkembangan sosial, dalam memoderasi pengaruh mitos dan legenda terhadap pembentukan identitas budaya lokal? Kesimpulan yang dihasilkan dari penelitian ini adalah bahwa mitos dan legenda tumbuh dari cerita-cerita membantu masyarakat dalam membentuk kepercayaan diri dan kebanggaan terhadap identitas yang di emban oleh mereka.