Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Analisis Pengaruh Budaya Organisasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening pada Puskesmas Alak Kota Kupang Efrisca M. Damanik; Stanis Man; Simon Sia Niha; Jou Sewa Adrianus; Anggraeni S. Paridy; David Manafe
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2022 - Mei 2023)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v4i1.1431

Abstract

Abstract: Writing this article intends to find out (1) respondents' perceptions of organizational culture, work environment, work motivation, and employee performance at the Alak Health Center in Kupang City; (2) organizational culture and work environment as long as they influence the work motivation of Alak Health Center employees in Kupang City; (3) organizational culture and work environment influence the performance of employees of the Alak City Health Center in Kupang; (4) work motivation influences the performance of employees of the Alak Health Center in Kupang City; and (5) motivation mediates the influence of organizational culture and work environment on the performance of employees at the Alak Health Center in Kupang City. The sample size in this study, namely 88 informants, used a random sampling technique. The researchers collected data by distributing questionnaires and analyzing using descriptive statistics and inferential statistics (PLS). The results of the descriptive analysis make it clear if the organizational culture, work environment, employee motivation, or employee performance are in a very good category. The results of the inferential analysis clarify the t-test value of organizational culture on work motivation at 0.627, work environment on work motivation at 3.351, organizational culture on employee performance at .296, work environment on employee performance at 2.542, work motivation on employee performance at 3.661, work motivation cannot mediate organizational culture and employee performance of 0.630, work motivation can mediate work environment and employee performance of 2,332. The advice given to the leadership of the Alak Health Center and the Health Office is to continue to disseminate organizational culture, make variations to increase work motivation, and carry out renovations to the Puskesmas to improve service facilities and fulfill all patient needs as well as improve employee performance. Abstrak: Penulisan artikel ini bermaksud guna mencari tahu (1) persepsi responden terhadap budaya organisasi, lingkungan kerja, motivasi kerja maupun kinerja pegawai di Puskesmas Alak Kota Kupang; (2) budaya organisasi dan lingkungan kerja selama memberi pengaruh ke motivasi kerja karyawan Puskesmas Alak Kota Kupang; (3) budaya organisasi dan lingkungan kerja memberi pengaruh ke kinerja karyawan Puskesmas Alak Kota Kupang; (4) motivasi kerja memberi pengaruh ke kinerja karyawan Puskesmas Alak Kota Kupang; dan (5) motivasi memediasi pengaruh budaya organisasi maupun lingkungan kerja pada kinerja karyawan Puskesmas Alak Kota Kupang. Besarnya sampel pada kajian ini, yaitu 88 informan mempergunakan teknik random sampling. Pengumpulan data peneliti lakukan dengan penyebaran kuisioner dan dianalisis mempergunakan statistik deskriptif dan statistik Inferensial (PLS). Hasil analisis deskriptif memperjelas jika budaya organisasi, lingkungan kerja, motivasi pegawai ataupun kinerja karyawan berkategori sangat baik. Hasil analisis inferensial memperjelas nilai uji- t dari budaya organisasi terhadap motivasi kerja sejumlah 0,627, lingkungan kerja terhadap motivasi kerja sejumlah 3,351, budaya organisasi dengan kinerja pegawai sejumlah,296, lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan sejumlah 2,542, motivasi kerja terhadap kinerja pegawai sejumlah 3.661, motivasi kerja tidak bisa memediasi budaya organisasi dan kinerja karyawan sejumlah 0,630, motivasi kerja bisa memediasi lingkungan kerja dan kinerja karyawan sejumlah 2.332. Saran yang diberikan untuk Pimpinan Puskesmas Alak dan Dinas Kesehatan untuk terus melakukan sosialisasi Budaya organisasi, melakukan variasi untuk meningkatkan motivasi kerja dan melakukan renovasi Puskesmas untuk perbaikan sarana tempat pelayanan dan melengkapi segala kebutuhan pasien maupun peningkatan kinerja karyawan.
LINGKUNGAN KERJA TOKSIK, KREATIVITAS, DAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR; KEPEMIMPINAN YANG MENDUKUNG SEBAGAI PEMODERASI Firmansyah, Mariano; Burin, Stefanie Noviega Bribin; Manafe, David
JURNAL DARMA AGUNG Vol 32 No 5 (2024): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v32i5.4605

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh lingkungan kerja yang toksik, kreativitas, dan kepemimpinan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) di antara karyawan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 144 responden yang bersedia berpartisipasi dalam penelitian ini menjawab pertanyaan-pertanyaan di kuesioner yang disebarkan melalui Google Form. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang toksik tidak memiliki dampak signifikan terhadap OCB, sedangkan kreativitas dan kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan. Namun, dukungan kepemimpinan tidak cukup kuat untuk memoderasi hubungan antara lingkungan kerja toksik dan OCB, serta antara kreativitas dan OCB.
Pengaruh Komunikasi Dan Kerjasama Terhadap Kinerja Yang Di Moderasi Oleh Motivasi Pada Dinas XYZ Manafe, David; Keraf, Wilhelmus Alberto Junior; Sewa, Adrianus Jou
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 8 No. 1 (2025): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v8i1.1066

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk memahami hubungan komunikasi dan kerja sama terhadap kinerja yang di moderasi oleh motivasi pada dinas XYZ. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dan riset explanatory untuk mengetahui hubungan antar variabel tersebut. Sampel dalam penelitian ini yaitu 150 responden dengan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Hasil kuesioner selanjutnya dianalisis menggunakan SmartPLS 4. Dari hasil penelitian terlihat bahwa secara langsung komunikasi, kerja sama dan motivasi berpengaruh terhadap kinerja. Selain itu, secara langsung komunikasi dan kerja sama berpengaruh terhadap motivasi. Dari hasil uji moderasi motivasi mampu memoderasi komunikasi dan kerja sama terhadap kinerja.
Work-Life Balance and Happiness: Driving Employee Performance in Kupang City Manafe, David; Goetha, Selfiana; Firmansyah, Mariano
Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 12 No. 1 (2025): March
Publisher : Pusat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, FEB, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jmb.v12i1.1016

Abstract

This research aims to understand the role and relationship between work-life balance, happiness, and performance, as well as the influence of happiness as a mediating variable. Specifically, the study focuses on employees in Kupang City. It employs a quantitative and explanatory research method. The questionnaire was distributed to government and private sector employees working within Kupang City. Of the 132 questionnaires distributed, the data was further analyzed using SmartPLS 4. The findings illustrate a direct influence of the work-life balance variable on performance and happiness. Additionally, the happiness variable directly affects performance. The mediation test results indicate that the happiness variable can mediate the relationship between work-life balance and performance.
Exploring Generation Y And Z Perspectives on Work-Life Balance Manafe, David; Moi, Maria Odriana Veronica; Bribin Burin, Stefanie Noviega
Jurnal Manajerial Vol. 12 No. 02 (2025): Jurnal Manajerial
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jurnalmanajerial.v12i02.9629

Abstract

Background – Employee well-being, both physical and mental, is crucial, as previous research has shown its impact on organizational success and goal achievement. These conditions encompass experiences, skills, emotions, and behavioural patterns and are influenced by individual characteristics, including generational differences. Aim – This research seeks to explore the state of work-life balance by examining three key dimensions: Work Interference with Personal Life (WIPL), Personal Life Interference with Work (PLIW), and Work and Personal Life Enhancement (WPLE) influence employee performance and happiness within two generational groups: Generation Y and Generation Z. Design / methodology / approach – This research applies a quantitative and explanatory approach, with questionnaires distributed to 770 respondents, including employees from government, private sectors, entrepreneurs, and other categories. The data was analyzed using PLS-SEM with SmartPLS version 4. Results and Discussion – The analysis results indicate that all three dimensions significantly influence the performance of employees in Generation Z. However, for Generation Y, only the WIPL and WPLE dimensions have a significant impact on their workplace performance. Both generations experience significant increases in happiness through WIPL and WPLE. Happiness is positive and significant effects on performance and only mediates the relationship with performance in Generation Z for PLIW negatively and for the WIPL and WPLE on performance for both generations with a stronger effects in Generation Y. Conclusion - This study concludes that work-life balance dimensions influence employee performance differently across generations, with stronger effects in Generation Y than Generation Z. These findings highlight the need for flexible work arrangements to optimize employee performance and happiness. Research implication – These findings have implications for work patterns, recruitment systems, and company policies, suggesting the need for effective and comfortable working methods tailored to employees from different generational categories.  Limitations – The study’s limitations include the combination of all job categories, which may introduce bias in perceptions of dimensions, character, and performance. Additionally, cultural aspects should be considered as an external factor influencing individual behavior patterns and work methods.
The Influence of Educational Mismatch on Future Career Perspectives with Generation as a Moderating Variable Arbania, Septiani; Manafe, David; Firmansyah, Mariano
Journal of English Language and Education Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i4.1036

Abstract

Research this aims to test whether the influence of educational mismatch on future career perspective, and to test how generation influences educational mismatch on future career perspective. The population in this research is the workforce included in the category of Generation Y and Z. The method used is a quantitative method through questionnaire distribution. The number of respondents involved in this study is as many as 130 workers. Testing was done with the method of Moderated Regression Analysis (MRA). Test results of this study show that educational mismatch does not have a significant influence on the future career perspective of the workforce in Indonesia. Generation Y and Z apparently can influence the occurrence of educational mismatch with work toward future career perspective, meaning Generation Y and Z increasingly have the view that educational background is not too important in their future career.
Merekonstruksi Badan Usaha Milik Desa (BUMdes): Pengembangan usaha dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa Burin, Stefanie Noviega Bribin; Goetha, Selfiana; Paridy, Anggraeny; Mau, Ignatia Thomasita Bau; Fallo, Apryanus; Manafe, David; Firmansyah, Mariano
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i3.21935

Abstract

Tujuan adanya kegiatan ini untuk membangun kembali BUMdes Nitneo Kecamatan Kupang Barat dengan mengembangkan jenis usaha melalui pemanfaatan potensi dan kondisi di desa. Berdasarkan hasil wawancara awal dengan perangkat desa dan beberapa masyarakat Desa Nitneo, bahwa sebelumnya Desa Nitneo memiliki BUMDes, namun karena rendahnya potensi alam dan SDM yang dimiliki, maka BUMDes tersebut sudah tidak beroperasi lagi. Unit usaha yang dimiliki hanya satu, perlu adanya sosialisasi tentang unit usaha lain, yang dapat dikembangkan masyarakat desa atau minimnya inovasi produk. Kurangnya promosi melalui iklan baik media masa dan cetak juga tidak aktif dilakukan karena pengurus kesulitan menggunakan aplikasi pendukung aktivitas promosi seperti aplikasi pembuatan pamflet, banner dan poster promosi. Untuk menjawab permasalahan yang dialami mitra, maka tim Pelaksana Pengabdian menyusun Program Sosialisasi tentang pengembangan model bisnis atau unit usaha, pelatihan penggunaan aplikasi dalam mendesain, dan pelatihan penggunaan media sosial demi meningkatkan kualitas SDM dan menghidupkan kembali BUMDes di Desa Nitneo. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini metode Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR). Hasil akhir yang diharapkan adalah peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang jenis usaha dan pemanfaatan teknologi demi meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Nitneo.
Generational Gaps in Work-Life Balance: Comparing the Expectations of Gen X, Y, and Z David Manafe; Maria Odriana Veronica Moi
Jurnal Dinamika Manajemen Vol. 16 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jdm.v16i2.23413

Abstract

This study analyzes the relationship between work-life balance and employee happiness and performance, considering the differences between Generations X, Y, and Z in East Nusa Tenggara Province. This is an explanatory quantitative study with a sample size of 1.155 respondents and data analysis using SEM-PLS. Work-life balance is measured through three dimensions: Personal Life Interferes with Work (PLIW), Work Interferes with Personal Life (WIPL), and Work-Personal Life Enhancement (WPLE). The results indicate that among Generation Z, work-life balance significantly influences performance, with happiness as a mediator and moderator variable. Conversely, among Generation X and Y, the significant influence only occurs through the WPLE dimension, and happiness acts as a mediator without a moderating effect. These findings emphasize the importance of considering generational differences in human resource management strategies, particularly in designing flexible work systems that support employees’ responsibilities.
PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI MELALUI PENGAWASAN DAN LINGKUNGAN KERJA DIMEDIASI OLEH MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA Here, Angelia Febia Narwastu Murni; Manafe, David; Hamid, Vera Suryani
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 8 No 2 (2024): Edisi Mei - Agustus 2024
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v8i2.4064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami cara meningkatkan kinerja melalui pengawasan, disiplin kerja, motivasi dan lingkungan kerja, dengan mengembangkan hipotesis berupa pengaruh langsung dan pengaruh mediasi oleh motivasi dan disiplin kerja, dengan CV. Gasrem Surya Perdana Kupang sebagai lokasi penelitian. Peneliti mengambil seluruh populasi karyawan di CV. Gasrem Surya Perdana Kupang sebanyak 30 orang sebagai sample pada penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert dari 1 sampai 5. Hasil kuesioner kemudian direkap dan diolah dengan Partial Least Square-Structure Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan alat analisis SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel disiplin kerja, motivasi dan pengawasan berpengaruh terhadap kinerja sedangkan variabel lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Variabel disiplin kerja dan motivasi mampu memediasi variabel pengawasan terhadap kinerja, sedangkan variabel disiplin kerja dan motivasi tidak mampu memediasi variabel lingkungan kerja terhadap kinerja.
ANALISIS KINERJA DAN KEPUASAN KERJA TENAGA KERJA DI PROYEK KONSTRUKSI BENDUNGAN TEMEF – NTT Kanaf, Yohanes Raymond; Manafe, Henny Angri; Niha, Simon Sia; Manafe, David
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 1 (2025): Edisi Januari - April 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i1.5340

Abstract

Sumber Daya Manusia (SDM) mencakup kualifikasi, pengalaman, keterampilan, pengetahuan, dan keahlian anggota organisasi, yang merupakan elemen penting dalam keberhasilan proyek konstruksi. SDM adalah manusia dengan kemampuan terpadu, baik dalam pola pikir maupun daya fisik. Manajemen SDM (MSDM) efektif diperlukan dalam proyek konstruksi untuk mengatasi tantangan seperti fluktuasi tenaga kerja, kurangnya pelatihan, dan minimnya perhatian terhadap kesejahteraan pekerja. Sektor konstruksi, dengan kontribusi 9,86% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional pada Triwulan III Tahun 2023, memainkan peran signifikan dalam perekonomian dan pembukaan lapangan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal dan eksternal tenaga kerja terhadap kinerja tenaga kerja dengan kepuasan kerja sebagai mediator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM). Penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebar kepada 80 responden yang selanjutnya diolah dengan bantuan SmartPLS 3.0. Variabel yang dianalisis meliputi Kinerja Tenaga Kerja (Y1), Kepuasan Kerja (Y2), Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) (X1), Lingkungan Kerja (X2), dan Kompetensi (X3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan dari Kesehatan dan Keselamatan Kerja (X1) dan Kompetensi (X3) terhadap kinerja tenaga kerja, dengan kepuasan kerja sebagai mediator. Namun, lingkungan kerja (X2) berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja tenaga kerja. Manajemen SDM yang efektif, dengan fokus pada kesehatan dan keselamatan kerja serta pengembangan kompetensi, sangat penting untuk meningkatkan kinerja tenaga kerja dalam proyek konstruksi. Meski lingkungan kerja juga berperan, namun faktor ini memerlukan perhatian lebih lanjut untuk mengoptimalkan kontribusi nya terhadap kinerja tenaga kerja.
Co-Authors Adrianus Ketmoen Adventus Benge Agnes Susanti Indrawati Anggraeny Paridy Antonius Dos Santos Dawan Apryanus Fallo Arbania, Septiani Ardiman, Yohanes Atika Nuryana Sonny Bani, Angelina Bau Mau, Thomasita Bau, Maria Novita Bhebhe, Maria Casandra Bribin Burin, Stefanie Noviega Burin, Stefanie Noviega B. Burin, Stefanie Noviega Bribin Diron, Ludovikus Kelvino Efrisca M. Damanik Emiliana Martuti Lawalu Engelbertus G. Ch. Watu Eugenius Dwi Ardhika Irianto Evelin Maria Kristina Kono Evelin Maria Kristina Kono Febriansy F. Bani Ferdinandus Jonda Firmansyah, Mariano G. Ch. Watu, Engelbertus Gamatara, Maksimilianus Jati H.T Lejap, Hedwigh Hale, Maria Indrayani Hamid, Vera Suryani Hedwigh Hendrikus Temai Lejap Helena Elni Nembo Hendrikus T. Lejap, Hedwigh Hendrikus Temai Lejap, Hedwig Heni Pujiastuti Henny Angri Manafe Here, Angelia Febia Narwastu Murni Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ignatia Thomasita Bau Mau Ismawati, Hilda Karman Jessicca M. Paka, Angelica Jou Sewa Adrianus Kanaf, Yohanes Raymond Kase, Ewaldus Katarina Elsa Jemadu Katarina Elsa Jemadu Keraf, Wilhelmus Alberto Junior Klau, Stefania Seuk Kornelia Sherina S. Ndarut Kristina Wada Betu Leki, Salomon Lidwina Jewati Loda, Adelheid Elisabet Maria Angela Laba Naen Maria Angela Laba Naen Maria Augustin Lopes Amaral Maria Florentina Lelu Daton Maria Florentina Lelu Daton Maria Helena Karmadina Maria Helena Karmadina Maria Imakulata Pongge Maria Odriana Veronica Moi Maria Odriana Veronica Moi Marius Masri Sadipun Mau, Ignatia Thomasita Bau Mickhael A. Ola Masan Migo, Maria Stefania D. Moi, Maria Odriana Veronika Mur, Elsiana Nirta, Rosalia Noviega B. Burin, Stefanie Noviega Bribin Burin, Stefanie Olin, Maria Virginia Stefani Pereira, Intan Patricia A. Perseveranda, M. E. Rere Paulina Bibiana Restika Kapitan Rosadalima Tisu Selfiana Goetha Seran, Paskalis Sewa, Adrianus Jou Silver Crespo Koy, Herman Simon Sia Niha Sofronius Lamabelawa Sofronius Lamabelawa Stanis Man Stefanie Noviega Bribin Burin Stefanus I. Tobi Sogen Sukmawati Sukmawati Talu, Maximus Thomasita Bau Mau, Ignatia Timuneno, Antonius Yohanes William Vanny Viola Tampy Vanny Viola Tampy Wea, William Gilbert