Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga melalui Wirausaha Bersama UMKM Perempuan Kasih di Desa Tunfeu, Kecamatan Nekamese. Maria Helena Karmadina; Vanny Viola Tampy; Katarina Elsa Jemadu; Sofronius Lamabelawa; Maria Angela Laba Naen; Maria Florentina Lelu Daton; Evelin Maria Kristina Kono; Henny A. Manafe; Manafe, David
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i2.1705

Abstract

Pemberdayaan perempuan merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai peran perempuan dalam ekonomi keluarga. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam meningkatkan ekonomi keluarga melalui wirausaha. Kegiatan dilaksanakan dari tanggal 22 Januari 2024 – 2 Februari 2024, yang berlokasi di desa Tunfeu, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan untuk menciptakan kemandirian masyarakat dari sifat ketergantungan pada pihak lain. Dengan kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi perempuan dalam meningkatkan ekonomi keluarga.
Ekskalasi Ekonomi Lewat Pembaharuan Tata Kelola Keuangan Dan Digital Branding Pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Di Amarasi Selatan Timuneno, Antonius Yohanes William; Goetha, Selfiana; Moi, Maria Odriana Veronika; Bibiana, Rere Paulina; Manafe, David
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v5i2.3640

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah merupakan pilar utama perekonomian nasional sekaligus motor penggerak pembangunan ekonomi di Indonesia. Meskipun memiliki peran strategis, banyak pelaku usaha menghadapi persoalan mendasar yang memengaruhi kinerja operasional dan berdampak pada kemampuan daerah mencapai kemandirian keuangan. Kondisi tersebut juga dialami oleh pelaku usaha di Kelurahan Buraen, Kecamatan Amarasi Selatan. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dirancang untuk mendukung pengembangan usaha melalui pembukuan yang sistematis dan penguatan kapasitas digital branding. Metode yang digunakan berupa pelatihan dengan pendekatan ceramah sederhana yang disesuaikan dengan karakteristik peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan, terutama pada aspek literasi keuangan, di mana sebagian besar peserta berhasil mencapai kategori cukup baik hingga sangat baik. Pelatihan digital branding juga memberikan dampak positif, meskipun implementasi masih terkendala keterbatasan perangkat digital. Selain itu, rendahnya latar belakang pendidikan sebagian peserta menyebabkan pemahaman materi pembukuan belum optimal. Secara keseluruhan, kegiatan ini diharapkan mendorong transformasi kinerja usaha sekaligus memperkuat sinergi antara pelaku usaha dengan lingkungan sosial ekonomi setempat.
SOSIALISASI BEASISWA DAN PELATIHAN PEMBUATAN CURRICULUM VITAE (CV) UNTUK MEMPERSIAPKAN LULUSAN DI SMA SANTO ARNOLDUS JANSSEN KUPANG Manafe, David; Odriana Veronica Moi, Maria; G. Ch. Watu, Engelbertus; Noviega Bribin Burin, Stefanie; Hendrikus T. Lejap, Hedwigh; Elisabet Loda, Adelheid; Arbania, Septiani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i4.1616-1623

Abstract

Rendahnya penyerapan setelah jenjang pendidikan SMA baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (universitas, sekolah tinggi) maupun yang bekerja atau membuka usaha (wirausaha) disebabkan oleh keadaan ekonomi yang tidak memungkinkan, ketidaksiapan dan kurangnya informasi akan akses studi lanjut maupun informasi terkait kemampuan/kompetensi pada siswa/mahasiswa yang minim. Oleh karena itu dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi beasiswa dan pelatihan pembuatan CV bagi siswa/I SMA Santo Arnoldus. Melalui sharing informasi dari koordinator (PIC) dan testimoni para siswa/I sangat antusiasi untuk mempersiapkan diri mendapatkan beasiswa yang disosialisasikan. Kegiatan pelatihan pembuatan CV juga membantu para siswa/I memanfaatkan alat bantu yang ada dan belajar memperkenalkan potensi dan keterampilan yang dimiliki baik untuk melamar beasiswa maupun melamar kerja atau kesempatan magang. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa/I kelas X sampai kelas XII ini berjalan dengan baik dan mendapat evaluasi baik berupa adanya rasa motivasi, pemahaman materi yang sangat baik dan harapan agar kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin.
Workload and organizational culture as predictors of job satisfaction and organizational citizenship behavior: Work engagement as a mediating role Manafe, David
Jurnal Fokus Manajemen Bisnis Vol. 15 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/fokus.v15i1.12721

Abstract

Individuals are the driving force of an organization, exhibiting dynamic workplace behaviors. Understanding these behaviors requires assessing workload, organizational culture, work engagement, job satisfaction, and organizational citizenship behavior. This study aims to enhance existing models by treating workload as an independent variable, positioning job satisfaction and organizational citizenship behavior as predicted outcomes, and incorporating organizational culture as an influencing factor, with work engagement as a mediator. Using a quantitative approach, data were collected through questionnaires distributed to all employees at Department of Population and Civil Registration in Kupang, Indonesia with a final sample of 77 respondents. Data processing was carried out through the Smart PLS 4 software. The results indicate that job satisfaction is positive and significantly influenced by organizational culture and work engagement, while workload has a negative but insignificant effect. Similarly, organizational citizenship behavior is positively impacted by organizational culture and work engagement, whereas workload does not play a substantial role. Work engagement is also confirmed as a mediator in these relationships. These findings highlight the importance of fostering a positive organizational culture and enhancing employee engagement to improve job satisfaction and organizational citizenship behavior. However, as the study focuses on a specific job category, the results may not be generalizable. Future research should explore different job categories and conduct comparative analyses to refine theories on workplace behavior.
Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Desa melalui Sosialisasi Pentingnya Perencanaan Keuangan demi Kebebasan Finansial Masyarakat Desa Binaus, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Ardiman, Yohanes; Ismawati, Hilda Karman; Mur, Elsiana; Bani, Angelina; Nirta, Rosalia; Bau, Maria Novita; Bhebhe, Maria Casandra; Hale, Maria Indrayani; Diron, Ludovikus Kelvino; Wea, William Gilbert; Talu, Maximus; Migo, Maria Stefania D.; Olin, Maria Virginia Stefani; Pereira, Intan Patricia A.; Sukmawati, Sukmawati; Klau, Stefania Seuk; Burin, Stefanie Noviega B.; Goetha, Selfiana; Manafe, David
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1537

Abstract

Financial planning is an essential skill that enhances human resource (HR) quality and supports rural communities in achieving economic independence. The people of Binaus Village, South Central Timor Regency, face challenges in financial management due to fluctuating incomes, consumptive spending habits, and low saving awareness. This community engagement program aims to improve financial literacy through socialization and training using the Participatory Action Research (PAR) method, which involved observation, interviews, focus group discussions, and practical workshops on financial recording, budgeting, and saving strategies. The results indicate a positive shift in community mindset, from short-term consumption toward more productive financial allocations, including education, health, and emergency savings. The study concludes that contextual financial planning socialization can strengthen financial awareness, reduce dependence on high-interest loans, and guide rural communities toward sustainable financial freedom.
PELATIHAN DIGITAL ENTERPRENEURSHIP UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERWIRAUSAHA BAGI GENERASI MUDA PADA ORGANISASI MUDA KATOLIK GEREJA ST. FRANSISKUS ASISI KOLHUA Goetha, Selfiana; Thomasita Bau Mau, Ignatia; Firmansyah, Mariano; Noviega Bribin Burin, Stefanie; Arbania, Septiani; Fallo, Apryanus; Hendrikus Temai Lejap, Hedwig; Seran, Paskalis; Manafe, David; Silver Crespo Koy, Herman
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

Kewirausahaan memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, namun rendahnya literasi digital dan keterampilan berwirausaha masih menjadi tantangan bagi generasi muda. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan digital entrepreneurship bagi Orang Muda Katolik (OMK) Gereja St. Fransiskus Asisi Kolhua melalui pelatihan yang mencakup digital marketing, pembuatan konten promosi, desain pamflet, dan pengelolaan toko online. Metode yang digunakan meliputi penelitian lapangan, wawancara, seminar, pelatihan teknis, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pre-test menunjukkan pemahaman peserta masih sangat terbatas, namun setelah mengikuti pelatihan terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan mereka. Peserta mampu menghasilkan konten digital, merancang toko online sederhana, serta menerapkan strategi pemasaran digital. Beberapa anggota OMK mulai merintis usaha kecil berbasis digital. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi generasi muda dan menjadi model kemitraan efektif antara perguruan tinggi dan komunitas gereja.
EDUKASI GREEN ECONOMY DAN KEWIRAUSAHAAN HIJAU BAGI SISWA SMAK SINT CAROLUS PENFUI KUPANG Pongge, Maria Imakulata; Ketmoen, Adrianus; Perseveranda, M. E.; Leki, Salomon; Masri, Marius; Lawalu, Emiliana Martuti; Indrawati, Agnes Susanti; Loda, Adelheid Elisabet; Gamatara, Maksimilianus Jati; Betu, Kristina Wada; Firmansyah, Mariano; Manafe, David
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34069

Abstract

Abstrak: Perubahan iklim dan meningkatnya pencemaran lingkungan menuntut adanya pendidikan green economy dan kewirausahaan hijau untuk membentuk generasi yang peduli keberlanjutan. SMA Katolik Sint Carolus Penfui Kupang menghadapi tantangan rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep tersebut, yang belum terintegrasi secara optimal dalam kurikulum. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pengelolaan sumber daya berkelanjutan serta pengembangan ide usaha ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, edukasi, dan diskusi interaktif, melibatkan 4 guru dan 40 siswa sebagai peserta. Evaluasi dilakukan melalui observasi, pre-test, post-test, dan wawancara. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa hingga 80% tentang konsep green economy dan kewirausahaan hijau, serta keterlibatan aktif dalam diskusi. Program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, dan potensi kewirausahaan siswa untuk mendukung ekonomi lokal berkelanjutan. Guru dan pihak sekolah menilai kegiatan ini relevan dengan pendidikan karakter masa kini dan berpotensi menjadi langkah awal integrasi tema keberlanjutan ke dalam pembelajaran sekolah.Abstract: Climate change and increasing environmental pollution demand the integration of green economy and green entrepreneurship education to shape a generation that is committed to sustainability. SMA Katolik Sint Carolus Penfui Kupang faces the challenge of low student understanding of these concepts, which have not yet been optimally integrated into the curriculum. This community service program aims to enhance students’ knowledge and skills in sustainable resource management and the development of environmentally friendly business ideas. The activities were conducted through socialization, education, and interactive discussions, involving 4 teachers and 40 students as participants. Evaluation was carried out through observation, pre-tests, post-tests, and interviews. The results showed an improvement of up to 80% in students’ understanding of green economy and green entrepreneurship concepts, along with active engagement in discussions. The program not only raised environmental awareness but also fostered character building, creativity, and entrepreneurial potential to support a sustainable local economy. Teachers and school representatives assessed the program as relevant to current character education challenges and a potential starting point for integrating sustainability themes into the school curriculum.
OPTIMALISASI PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DAN PENGUATAN STRUKTURAL UNTUK MENDUKUNG PEMBENTUKKAN KOPERASI BAGI IBU-IBU ARISAN” Noviega B. Burin, Stefanie; Firmansyah, Mariano; Bau Mau, Thomasita; Arbania, Septiani; Paridy, Anggraeny; Goetha, Selfiana; Manafe, David; Fallo, Apryanus; H.T Lejap, Hedwigh; Jessicca M. Paka, Angelica
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.849-855

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan ibu-ibu arisan di RT 20 RW 006 Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang dalam mengelola sumber daya manusia (SDM) serta memperkuat struktur organisasi guna mendukung pembentukan koperasi baru. Permasalahan utama yang dihadapi kelompok adalah kurangnya pemahaman mengenai perbedaan antara arisan dan koperasi, serta lemahnya pengelolaan SDM dan keuangan kelompok. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Community Development Approach yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan, hingga evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai konsep dasar koperasi, sistem keanggotaan, pengelolaan SDM, serta pengelolaan keuangan sederhana. Peserta mampu memahami struktur organisasi koperasi, fungsi kepengurusan, serta prinsip-prinsip manajemen yang mendukung keberlanjutan organisasi. Respon peserta yang antusias serta hasil post-test yang meningkat menandakan keberhasilan kegiatan dalam mengubah pola pikir kelompok arisan menjadi kelompok ekonomi produktif berbasis koperasi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi positif dalam pemberdayaan masyarakat tingkat RT dengan membangun kesadaran kolektif, semangat gotong royong, dan kesiapan membentuk koperasi mandiri yang mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggota secara berkelanjutan.
Exploring Generation Y And Z Perspectives on Work-Life Balance David Manafe; Maria Odriana Veronica Moi; Stefanie Noviega Bribin Burin
Jurnal Manajerial Vol. 12 No. 02 (2025): Jurnal Manajerial
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jurnalmanajerial.v12i02.9629

Abstract

Background – Employee well-being, both physical and mental, is crucial, as previous research has shown its impact on organizational success and goal achievement. These conditions encompass experiences, skills, emotions, and behavioural patterns and are influenced by individual characteristics, including generational differences. Aim – This research seeks to explore the state of work-life balance by examining three key dimensions: Work Interference with Personal Life (WIPL), Personal Life Interference with Work (PLIW), and Work and Personal Life Enhancement (WPLE) influence employee performance and happiness within two generational groups: Generation Y and Generation Z. Design / methodology / approach – This research applies a quantitative and explanatory approach, with questionnaires distributed to 770 respondents, including employees from government, private sectors, entrepreneurs, and other categories. The data was analyzed using PLS-SEM with SmartPLS version 4. Results and Discussion – The analysis results indicate that all three dimensions significantly influence the performance of employees in Generation Z. However, for Generation Y, only the WIPL and WPLE dimensions have a significant impact on their workplace performance. Both generations experience significant increases in happiness through WIPL and WPLE. Happiness is positive and significant effects on performance and only mediates the relationship with performance in Generation Z for PLIW negatively and for the WIPL and WPLE on performance for both generations with a stronger effects in Generation Y. Conclusion - This study concludes that work-life balance dimensions influence employee performance differently across generations, with stronger effects in Generation Y than Generation Z. These findings highlight the need for flexible work arrangements to optimize employee performance and happiness. Research implication – These findings have implications for work patterns, recruitment systems, and company policies, suggesting the need for effective and comfortable working methods tailored to employees from different generational categories.  Limitations – The study’s limitations include the combination of all job categories, which may introduce bias in perceptions of dimensions, character, and performance. Additionally, cultural aspects should be considered as an external factor influencing individual behavior patterns and work methods.
Pelatihan Strategi Pemasaran Sosial Berbasis Komunitas di SMKN 1 Takari: Membangun Ekonomi Sirkular Sekolah Maria Augustin Lopes Amaral; Engelbertus G. Ch. Watu; Apryanus Fallo; Henny A. Manafe; Maria Goreti Malut; Susana Purnamasari Baso; David Manafe; Alfry Aristo Jansen Sinlae
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v6i1.767

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran warga sekolah mengenai strategi pemasaran sosial berbasis komunitas dalam mendukung pembangunan ekonomi sirkular di SMKN 1 Takari. Kegiatan berbentuk pelatihan edukatif-partisipatif selama satu hari pada 9 April 2026 dan diikuti 98 peserta didik, dengan dukungan guru dan kepala sekolah. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, penyusunan materi, pre-test, pemaparan materi, diskusi interaktif, tanya jawab, evaluasi akhir, dan refleksi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang strategi pemasaran sosial berbasis komunitas dari 0% pada kondisi awal menjadi 80% setelah pelatihan, pemahaman ekonomi sirkular sekolah dari 0% menjadi 85%, dan kesadaran terhadap pentingnya peran komunitas sekolah dari 0% menjadi 80%. Partisipasi peserta selama kegiatan mencapai 100%. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis komunitas dapat menjadi pondasi awal untuk membangun norma sosial, komitmen kolektif, dan orientasi kewirausahaan lingkungan di sekolah vokasi. Kegiatan ini merekomendasikan pendampingan lanjutan melalui audit sampah, bank sampah sekolah, pengingat visual, dan proyek kewirausahaan berbasis limbah agar perubahan pemahaman berkembang menjadi perilaku berkelanjutan.
Co-Authors Adrianus Ketmoen Adventus Benge Agnes Susanti Indrawati Alfry Aristo Jansen Sinlae Anggraeny Paridy Antonius Dos Santos Dawan Apryanus Fallo Apryanus Fallo Arbania, Septiani Ardiman, Yohanes Atika Nuryana Sonny Bani, Angelina Bau Mau, Thomasita Bau, Maria Novita Bhebhe, Maria Casandra Burin, Stefanie Noviega B. Burin, Stefanie Noviega Bribin Diron, Ludovikus Kelvino Efrisca M. Damanik Emiliana Martuti Lawalu Engelbertus G. Ch. Watu Engelbertus G. Ch. Watu Eugenius Dwi Ardhika Irianto Evelin Maria Kristina Kono Evelin Maria Kristina Kono Febriansy F. Bani Ferdinandus Jonda Firmansyah, Mariano G. Ch. Watu, Engelbertus Gamatara, Maksimilianus Jati H.T Lejap, Hedwigh Hale, Maria Indrayani Hamid, Vera Suryani Hedwigh Hendrikus Temai Lejap Helena Elni Nembo Hendrikus T. Lejap, Hedwigh Hendrikus Temai Lejap, Hedwig Heni Pujiastuti Henny Angri Manafe Here, Angelia Febia Narwastu Murni Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ignatia Thomasita Bau Mau Ismawati, Hilda Karman Jessicca M. Paka, Angelica Jou Sewa Adrianus Kanaf, Yohanes Raymond Kase, Ewaldus Katarina Elsa Jemadu Katarina Elsa Jemadu Keraf, Wilhelmus Alberto Junior Klau, Stefania Seuk Kornelia Sherina S. Ndarut Kristina Wada Betu Leki, Salomon Lidwina Jewati Loda, Adelheid Elisabet Maria Angela Laba Naen Maria Angela Laba Naen Maria Augustin Lopes Amaral Maria Florentina Lelu Daton Maria Florentina Lelu Daton Maria Goreti Malut Maria Helena Karmadina Maria Helena Karmadina Maria Imakulata Pongge Maria Odriana Veronica Moi Maria Odriana Veronica Moi Marius Masri Sadipun Mau, Ignatia Thomasita Bau Mickhael A. Ola Masan Migo, Maria Stefania D. Moi, Maria Odriana Veronika Mur, Elsiana Nirta, Rosalia Noviega B. Burin, Stefanie Noviega Bribin Burin, Stefanie Olin, Maria Virginia Stefani Pereira, Intan Patricia A. Perseveranda, M. E. Rere Paulina Bibiana Restika Kapitan Rosadalima Tisu Selfiana Goetha Seran, Paskalis Sewa, Adrianus Jou Silver Crespo Koy, Herman Simon Sia Niha Sofronius Lamabelawa Sofronius Lamabelawa Stanis Man Stefanie Noviega Bribin Burin Stefanus I. Tobi Sogen Sukmawati Sukmawati Susana Purnamasari Baso Talu, Maximus Thomasita Bau Mau, Ignatia Timuneno, Antonius Yohanes William Vanny Viola Tampy Vanny Viola Tampy Wea, William Gilbert