Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Gay: Dalam Citra dan Dinamika Pertemanan Kuni Kusuma Prahastami; Rini Sugiarti; Fendy Suhariadi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.982 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i1.4702

Abstract

Relasi pertemanan merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia khususnya dalam kehidupan sosial kaum gay, hingga saat ini belum banyak penelitian mengenai relasi pertemanan para kaum gay. Penelitian ini bertujuan melihat relasi pertemanan kaum gay baik dari sisi gambaran hingga dinamikanya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Fenomenologi adalah sebuah metode strategi kualitatif dimana peneliti mengidentifikasi esensi pengalaman manusia tentang fenomena yang diungkap oleh seorang subyek dalam sebuah penelitian. Responden dari penelitian ini yakni para gay yang berasal dan tinggal di Yogyakarta. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara bertahap dan mendalam (in depth interview) dan observasi partisipasi (participant observer). Partisipan pada penelitian ini adalah pria yang memiliki ketertarikan sesama jenis, memahami orientasi seksualnya sejak kecil, saat ini berusia 26 hingga 56 tahun, berprofesi sebagai wiraswasta, memiliki pasangan gay, dan memiliki sahabat dan memiliki karyawan non gay. Hasil wawancara dibuat dalam bentuk transkip dan dianalisis untuk menemukan kumpulan unit tema. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kebersamaan dan kecocokan menjadi kunci untuk menghasilkan resiprositas dalam pertemanan, seperti sharing, hubungan timbal balik, dan kerjasama
PELATIHAN PENINGKATAN KOMPETENSI SOSIAL PADA MAHASISWA & CIVITAS AKADEMIKA Rini Sugiarti; Erwin Erlangga; Arumwardani N; Ade Machnun S
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 9: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i9.1033

Abstract

Mahasiswa tidak sekedar sebagai peserta didik yang duduk di bangku perguruan tinggi. Tidak hanya mengikuti syarat administrasi saja, namun seorang mahasiswa juga memiliki peran dan tanggung jawab sumbangsih dalam meningkatkan sumber daya manusia. Secara ideal, tidak hanya sebagai calon sarjana, tetapi juga diharapkan mampu menjadi calon intelektual masa depan. Mahasiswa harus bisa membagi antar kegiatan kuliah, organisasi, belajar, hobi, refreshing, dan berwawasan Luas. Mahasiswa idealnya memiliki indeks prestasi yang baik, dan diasah dengan kompetensi sosial yang akan bermanfaat bagi kehidupan pascakampus serta masyarakat luas. Tujuan akhir dari kegiatan ini adalah mahasiswa dan seluruh sivitas akademika mampu meningkatkan kompetensi sosialnya yang akan tampak dalam perilaku kesehariannya. Bersama dengan Mitra PKM, tim pengabdian berinisiatif untuk melakukan program kegiatan pengabdian dengan topik “peningkatan pemahaman kompetensi sosial pada mahasiswa dan civitas akademika”. Metode kegiatan dalam PKM ini menggunakan ceramah dan diskusi. Ceramah berisi tentang bagian – bagian dari kompetensi sosial. Secara detil , materi yang diberikan yakni Komunikasi Efektif , Prososial dalam Kompetensi Sosial, Self Confidence dalam Kompetensi Sosial, dan Self Esteem untuk Meningkatkan Kompetensi Sosial. Dari pelaksanaan kegian PKM, berdasarkan hasil evaluasi pre test dan post test, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap materi yang diberikan. Demikian dapat dikatakan bahwa kegiatan PKM peningkatan pemahaman kompetensi sosial pada mahasiswa dan civitas akademika, berhasil.
Utilization of Android-Based ToSM (Test of Second Mathematics) Instrument for Mapping Intuitive Basic Calculation Competencies (IBCC) in Students Ade Machnun Saputra; Rini Sugiarti
Ittishal Educational Research Journal Vol. 2 No. 2 (2021): Ittishal Educational Research Journal
Publisher : International Islamic Schools Alliance

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51425/ierj.v2i2.21

Abstract

This research aims to find out the usefulness of an android-based ToSM (test of second mathematics) instrument for mapping the competency of intuitive basic calculation (CIBC) in students. ToSM (Test of Second Mathematics) is the standard instrument of Mathematics Seconds to measure IBCC (Intuitive Basic Calculation Competencies). ToSM only covers arithmetic operations (addition, subtraction, multiplication, and division), most essential. ToSM measures the number of operation counts per minute (OPM), time per operation category completion. The method used in writing review literature begins with the selection of topics. It then determines the keywords for the search for journals so that several journals are selected to be analyzed. Searches for the journal through google scholar are limited from 2015 to 2021. Meanwhile, the keyword used is "ToSM Seconds Mathematics." This research was conducted by reviewing journals or literature related to this study plus statistical data and scientific works related to ToSM, which the Center for The Development of Mathematics Seconds (CDMS) team updates. Mapping essential calculation competencies among students are no less critical because ToSM has other uses, namely as an instrument to train concentration and resilience in learning.
Self-Efficacy on Psychological Well-Being of Early Childhood Education Teachers Suranto Suranto; Rini Sugiarti
Altruistik : Jurnal Konseling dan Psikologi Pendidikan Vol 1, No 2 (2021): Altruistik : Jurnal Konseling dan Psikologi Pendidikan
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.901 KB) | DOI: 10.24114/altruistik.v1i2.26010

Abstract

The teacher is a key source of educational success, because if the teacher is successful in teaching, it is likely that their students will be successful. The teacher is the main actor in addition to the parents and other important elements. The purpose of this study was to determine the effect of self-efficacy on psychological well-being of paud teachers in Grobongan Regency. The method used is a quantitative research method with 271 subjects using a scale. The data analysis technique used is choreal analysis using SEM-based PLS. Test of Regression Coefficient (β) 0.19 with P-Value <0.01, R Square Value 0.77. The results of the analysis test showed that there was an influence between self-efficacy on psychological well-being of paud teachers in Grobongan Regency.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP DIRI DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI SOSIAL SISWA CERDAS ISTIMEWA Rini Sugiarti; Erwin Erlangga; Sri Widyawati
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 10: Maret 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i10.1602

Abstract

Salah satu dari sekian banyak kesulitan bagi para konselor dan pendidik adalah ketika membantu siswa cerdas istimewa mengembangkan kemampuan sosialisasi. Peran lingkungan sangat dibutuhkan pada saat anak cerdas istimewa berusaha melakukan aktualisasi diri terhadap segenap kemampuan yang dimiliki. Siswa cerdas istimewa bukanlah siswa dengan populasi seragam, ia mempunyai banyak variasi, baik variasi pola tumbuh kembangnya, variasi personalitasnya, maupun variasi keberbakatannya. Semakin tinggi perkembangan inteligensianya, maka akan terjadi deskrepansi (perbedaan) di berbagai domain perkembangan; termasuk dalam perkembangan konsep dirinya. Deskrepansi ini bukan saja akan menyangkut perkembangan dalam individu, tetapi juga akan menyangkut perkembangan antar individu. Kondisi inilah yang sering membawa berbagai kesulitan pada anak-anak cerdas istimewa dan sering salah terinterpretasi (Silverman, 2004). Konsep diri sebagai bagian penting dari kepribadian, bukan merupakan faktor yang dibawa sejak lahir, melainkan faktor yang dipelajari dan terbentuk dari pengalaman individu dengan hubungan dengan individu lain. Konsep diri ini akan diaktualisasikan dalam perilaku nyata dan interaksi sehari-hari. Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan penguatan konsep diri dalam mengembangkan kompetensi sosial siswa cerdas istimewa. Metode kegiatan yang dilakukan dengan menggunakan ceramah, role play dan diskusi. Program pendampingan yang diberikan dalam rangka kegiatan pengabdian ini pada para siswa cerdas istimewa menjadi bermanfaat karena pembekalan dan sharing yang dilakukan mengenai hal - hal yang terkait dengan konsep diri siswa cerdas istimewa dalam kehidupan sehari – hari. Penguatan konsep diri ini mampu meningkatkan kompetensi sosial siswa cerdas istimewa, terutama jika mereka bersosialisasi dengan orang tua, guru dan teman.
Kebahagiaan pada Relawan Pelacak Kontak COVID-19 Cahyo Harry Sancoko; Rini Sugiarti; Fendy Suhariadi
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 11 No. 3 (2021): EDISI KHUSUS: Dimensi Psikologis Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.26 KB) | DOI: 10.26740/jptt.v11n3.p326-339

Abstract

This study aims to reveal the happiness of the COVID-19 contact tracer volunteers. A qualitative approach with a phenomenological method was employed. Five volunteers were recruited for this study. Data were collected through semistructured interviews and analyzed using an interpretative phenomenological analysis. From the results of the study, it is concluded that the happiness of being a volunteer arises from positive feelings due to perceived benefits they have given to the people in need primarily people who are recovering from COVID-19. Volunteers happiness also arises from the awareness of their positive life compared to people whose life tests are heavier than they have. The involvement and interaction of volunteers with  people who are suffering from COVID-19 makes the volunteers feel more positive and grateful for their life.Keywords: COVID-19 contact tracking, happiness, volunteers Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebahagiaan relawan pelacak kontak COVID-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Jumlah subjek penelitian ini adalah 5 oang relawan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semiterstruktur. Data dianalisis menggunakan interpretative phenomenological analysis. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kebahagiaan menjadi relawan muncul karena bisa menolong dan merasakan kebahagiaan orang yang sembuh dari COVID-19. Kebahagiaan relawan juga muncul sebagai akibat melihat realita masih banyak orang lain yang ujian hidupnya lebih dari yang dialaminya. Keterlibatan dan interaksi para informan penlitian ini dengan orang yang sedang terkena penyakit COVID-19 telah membuat mereka memandang hidupnya lebih positif dan penuh kesyukuran.
Dampak Perceraian Terhadap Perilaku Sosial Anak Almaida Kusuma Wardani; Fendi Suhariadi; Rini Sugiarti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.292 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3101

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak perceraian terhadap prilaku sosial anak di Desa Lebak Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian maka terdapat beberapa perilaku sosial anak yaitu Rentan mengalami gangguan psikis, membenci kedua orang tuanya, mudah mendapat pengaruh buruk dari lingkungannya, memandang jika hidup adalah sia sia, tidak mudah bergaul dan permasalahan moral. Dari beberapa Dampak Perceraian Terhadap Perilaku Sosial Anak terdapat beberapa perilaku yang sangat menonjol yaitu mudah mendapat pengaruh buruk dari lingkungan dan kurangnya kasih sayang dari kedua orang tua. Sosok yang memberikan dukungan penuh subjek hanya sahabat. Adapun saran yang diberikan oleh peneliti yaitu supaya orang tua tetap memberikan kasih sayang utuh kepada anak, Orang tua perlu menerapkan pola asuh yang demokratis, Agar anak tidak merasa kesepian dan anak mendapatkan kasih sayang walaupun kedua orang tua bercerai, serta lingkungan sekitar tidak mendiskriminasi dan tetap menerima walau keluarga sudah tidak memiliki keluarga utuh seperti anak-anak lainya di lingkungannya.Kata Kunci: Dampak Perceraian, Perilaku Sosial, Keluarga AbstractThis study aims to determine the impact of divorce on children's social behavior in Lebak Village, Bringin District, Semarang Regency. This research was conducted using a qualitative method. Data collection techniques used in this study were in the form of observation and interviews. Based on the results of the study, there are several social behaviors of children, namely Vulnerable to psychological disorders, hating their parents, easily getting bad influences from their environment, seeing life as meaningless, not easy to get along with and moral problems. From some of the effects of divorce on children's social behavior, there are several behaviors that are very prominent, namely easy to get bad influences from the environment and lack of love from both parents. The figure who gives full support to the subject is only a friend. The suggestions given by the researcher are that parents continue to give complete love to their children, parents need to apply democratic parenting, so that children do not feel lonely and children get love even though both parents are divorced, and the surrounding environment does not discriminate and remain accept even though the family does not have a complete family like other children in their environment.Keywords: Impact of Divorce, Social Behavior, Family
Kecemasan Ibu Hamil di Masa Pandemi Covid-19 Sri Ayu B. Hamzah; Fendi Suhariadi; Rini Sugiarti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.264 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3102

Abstract

AbstrakPada masa kehamilan, ibu hamil tidak hanya mengalami perubahan fisik tetapi juga mengalami perubahan dari segi psikologis. Perubahan-perubahan yang dialami oleh ibu hamil disebabkan oleh hormon yang terjadi secaraa alami. Tetapi perubahan ini akan berkurang seiring bertambahnya usia kehamilan atau bersifat sementara. Covid-19 dapat memicu peningkatan kecemasan pada ibu hamil. Infeksi Covid-19 yang menyebakan kematian menjadi kekhawatiran dari terinfeksinya janin yang dikandung. Penelitian dari Velia Dkk menyebutkan kecemasan ibu hamil mencapai 28,7%. Factor kecemasan pada ibu hamil meliputi usia, paritas, pendidikan, dan pekerjaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kecemasan ibu hamil di masa pandemi Covid-19 dengan menggunakan metode literature review menggunakan database jurnal kesehatan melalui website resmi. Kitreria jurnal tahun 2019-2021, pencarian dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Kesimpulan literature Journal didapatkan hasil bahwa Masalah psikologis ibu hamil di masa pandemi Covid-19 berupa peningkatan kecemasan dan hal ini dipengaruhi oleh macam-macam faktor yaitu usia, pendidikan, ekonomi, pekerjaan dan paritas.Kata Kunci: Kecemasan Ibu Hamil, Covid-19             AbstractDuring pregnancy, pregnant women not only experience physical changes but also experience changes in psychological terms. The changes experienced by pregnant women are caused by hormones that occur naturally. But these changes will decrease with gestational age or be temporary. Covid-19 can trigger an increase in anxiety in pregnant women. Covid-19 infections that cause death are a concern from the infection of the conceived fetus. Research from Velia et al. stated that the anxiety of pregnant women reached 28.7%. Factors of anxiety in pregnant women include age, parity, education, and employment. The purpose of this study is to determine the anxiety of pregnant women during the Covid-19 pandemi by using the literature review method using a database of health journals through the official website. Kitreria journal of 2019-2021, search in English and Indonesian. The conclusion of the Journal literature was obtained that The conclusion of the Journal literature obtained the results that the psychological problems of pregnant women during the Covid-19 pandemi are in the form of increased anxiety and this is influenced by various factors, namely age, education, economy, occupation and parity.Keywords: Anxiety of Pregnant Women, Covid-19
Studi Literatur: Perilaku Bullying Terhadap Regulasi Emosi Pada Remaja Di Sekolah Monica Santosa; Rini Sugiarti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6585

Abstract

Bullying merupakan perilaku negatif dimana seseorang merasa lebih berkuasa dan menggunakan kekuasaannya untuk menyakiti, memonjokkan orang lain secara individu maupun kelompok. Perilaku bullying dapat dilakukan secara verbal, fisik, dan mental. Perilaku bullying dilakukan tidak hanya sekali, melainkan bersifat terus menerus sampai korban merasa tidak berdaya. Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Masa dimana seseorang berada dalam emosi yang meledak-ledak dan sulit dikendalikan. Mereka membutuhkan kemampuan regulasi emosi yang baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literature review yang bersumber dari beberapa penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan variabel dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat apa saja faktor yang memicu munculnya perilaku bullying dan apa dampak dari perilaku bullying serta mencari solusi untuk remaja mampu memiliki kemampuan regulasi emosi yang baik.
The Role of Family Support on Academic Stress for The Grade-Eight Students Mediated By Stress Coping And Self-Efficacy Andri Gunadi; Rini Sugiarti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6715

Abstract

Dalam lingkungan akademik, terutama selama proses pembelajaran, prestasi akademik yang lebih baik atau buruk bergantung pada bukti dari berbagai faktor. Stres akademik merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hal tersebut. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini akan mencoba menyelidiki sejauh mana dukungan keluarga pada stres akademik yang dimediasi oleh mengatasi stres dan self-efficacy. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan kuesioner untuk melakukan pengumpulan data. Kuesioner tersebut dirancang dan dikembangkan oleh peneliti dan telah divalidasi oleh ahli. Sejumlah 50 siswa dilibatkan dalam penelitian ini. Data diolah menggunakan SPSS edisi 26, dan dianalisis secara deskriptif untuk melihat apakah ada korelasi yang signifikan antara keempat konstruk yang digunakan. Temuan menunjukkan bahwa korelasi kuat ditemukan di antara variabel-variabel yang diuji berdasarkan nilai standar statistik; nilai-p < 0,01. Oleh karena itu, kami menyimpulkan bahwa ada kebutuhan untuk memperhatikan strategi intervensi yang menekankan pada self-efficacy, dukungan keluarga dan kontrol stres di kalangan pelajar sekolah menengah karena korelasi yang kuat terungkap pada stres akademik mereka.