Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemberian Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Desa Gunung Menang Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Arsi, Ranida; Eem MS, Putri Ayu; Nabilah, Verdia; Holifah, Holifah; Khayyirah, Siti Hana; Yusnita, Ernima; Sapitri, Amalia Aini; Fitri, Anisa; Febrianti, Amanda; Akino, Gerry; Alfarabi, M Ridho; Sholehah, Siti; Nurfala, Nina; Susanto, Melati Rias; Ekawati, Sri; Maryana, Risna; Zuliana, Putri
JURNAL PENGABDIAN KADER BANGSA Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kader Bangsa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jpkb.v2i1.904

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is the embodiment of a health-oriented lifestyle within the culture of people, families, and communities, with the objective of enhancing, preserving, and safeguarding their physical, mental, spiritual, and social well-being. Gunung Menang Village confronts issues pertaining to environmental hygiene and the effects of both environmental and personal sanitation. This research seeks to analyze the many educational initiatives implemented to mitigate these issues in this town. This research employs a health education approach including counseling and collaborative activities. The study's results demonstrate that education including the roles of families and communities significantly enhances knowledge about the necessity of health and hygiene maintenance. This research advocates for a better organized and collaborative educational program among schools and communities in Gunung Menang Village
The Interrelation Between Hirsutism and Androgen Hormone Levels as Well as Serum TNFΑ Concentrations Siregar, Berliana Agata; Ekawati, Sri
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i3.13220

Abstract

ABSTRACT Hair growth is subject to numerous factors that influence the development of hair follicles, including conditions such as alopecia areata and hirsutism. Hirsutism, a medical term denoting the excessive growth of terminal (coarse) hair in areas of a woman's body sensitive to androgens, occurs in approximately 7% of reproductive-age women. The majority of hirsutism cases are attributed to androgen excess. Elevated androgen hormone levels can trigger inflammatory responses through an increase in serum TNFα. Data collection involved sourcing articles relevant to the association between hirsutism, androgen hormone levels, and serum TNFα. Inclusion criteria comprised original articles, case-control studies, and review papers focusing on hirsutism, androgen hormones, and serum TNFα. Hirsutism is correlated with both androgen hormone levels and serum TNFα. Hirsutism arises from the interplay between androgen levels and the sensitivity of hair follicles to androgens. Several conditions triggered by high concentrations of androgen hormones can lead to the occurrence of hirsutism. Androgen hormones induce inflammatory effects, as evidenced by the presence of TNFα. Keywords: Hirsutism, Androgen, TNFα
ANALISIS KRITIS EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PENARIKAN PBB DI DESA KALIMPORO: PERSPEKTIF PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Ekawati, Sri; A. Kambo, Gustiana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 4 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i4.2025.1566-1578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis efektivitas kebijakan penarikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Desa Kalimporo dari perspektif peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan aparat desa, pejabat Dinas Pendapatan Daerah, dan warga, observasi lapangan, serta studi dokumentasi terhadap peraturan dan laporan terkait. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meskipun struktur administrasi dan dokumen Working Plan telah disusun secara sistematis, realisasi penerimaan PBB hanya mencapai rata-rata 63,26% dari target yang telah ditetapkan. Temuan ini menyoroti adanya kendala operasional seperti rendahnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak, ketidaktepatan pengisian dan keterlambatan penyampaian SPPT, serta kurang optimalnya koordinasi dan pengawasan antar aparat, yang berdampak pada terbatasnya penggunaan dana untuk peningkatan infrastruktur dan fasilitas publik. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dengan mengisi celah dalam literatur mengenai hubungan antara kebijakan perpajakan dan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa, serta menekankan pentingnya sinergi antara perencanaan strategis dan pelaksanaan operasional. Disarankan agar penelitian selanjutnya mengintegrasikan data kuantitatif dan pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan akurasi pengumpulan data, mempercepat proses administrasi, dan mengoptimalkan mekanisme pengawasan serta sosialisasi kepada masyarakat, sehingga optimalisasi penerimaan pajak dapat memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.