Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM DALAM PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN KELUARGA DI IAKN MANADO SEMESTER II PRODI PAK Yehezkiel Situmorang
Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 1 (2020): Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/djpk.v1i1.290

Abstract

Dalam rangka memengikuti arus globalisasi, dunia pendidikan mengikuti arus tersebut dengan memasuki era Pendidikan Industri 4.0 dengan tantangan persiapan sistem pelajaran yang lebih inovatif seperti penyesuaian kurikulum pembelajaran dan mengingkatkan kemampuan mahasiswa. Salah satu untuk menjawab tantangan zaman tersebut adalah dengan mengkombinasikan pembelajaran tatap muka di kelas dengan teknologi cyber yang kemudian di sebut sebagai e-learning. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan adalah Google Classroom. Dengan menggunakan aplikasi Google Classroom, dosen dan mahasiswa bisa berdiskusi, mengumpulkan tugas, menjawab quiz, membuka tautatan atau link yang diberikan oleh dosen, dan sebagainya sehingga tujuan dari e-learning benar-benar bisa dimanfaatkan.
Analisis Pembelajaran Online pada Masa Pandemi Covid-19 di Program Studi PAK Semester VI IAKN Manado Yehezkiel Situmorang; Hotliong Verawaty; Raven V.W. Neman
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 2 (2022): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i2.2051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat aplikasi yang paling banyak digunakan dalam pembelajaran, kendala yang dimiliki mahasiswa, respon terhadap pembelajaran online dan pemahaman mahasiswa terhadap materi yang disampaikan oleh dosen. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menggunakan kuesioner secara online dengan platform google form. Penelitian ini dilaksanakan di Institut Agama Kristen Negeri Manado khususnya mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Agama Kristen dengan jumlah 74 orang mahasiswa. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan sampel sebanyak 58 orang. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi dan dokumentasi. Uji validitas butir dalam penelitian ini menggunakan uji validitas isi sedangkan uji reliabilitasnya menggunakan teknik test-retest. Penerapan pembelajaran online di IAKN Manado menggunakan aplikasi zoom dengan bentuk pembelajaran dosen memberikan penjelasan materi. Kendala yang dimiliki dalam pembelajaran online di IAKN Manado adalah jaringan internet yang lemah, dikarenakan mayoritas mahasiswa bertempat tinggal di daerah yang susah signal. Akibatnya, mahasiswa memiliki pemahaman yang kurang terhadap materi yang disampaikan oleh dosen. Pembelajaran online ini sangat baik untuk digunakan hanya saja harus didukung infrastruktur yang memadai dan perlu diberikan pelatihan bagi dosen yang tidak mampu mendalami penggunaan teknologi.
Penerapan Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen secara Luring Pada Masa Pandemi Covid-19 Hotliong Verawaty; Yehezkiel Situmorang; Yuni Feni Labobar; Marlan Hutauruk
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 2 (2022): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i2.2067

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pendidikan pada Pandemi Covid-19 yang memaksa dunia pendidikan untuk dapat melakukan pembelajaran diluar kebiasaan yang sebelumnya, untuk membantu pendidik dalam pelaksanaan pembelajaran PAK di SMP Negeri 1 Tabukan Selatan selama masa pandemi karena tidak terdapatnya jaringan dan pembelajaran tetap dilakukan luring tapi dengan pengurangan waktu dan media terbatas pada buku dan papan tulis yang membuat siswa mudah bosan. Waktu 30 menit dalam satu kali pertemuan tidak cukup apalagi jika hanya menggunakan metode ceramah yang berpusat pada guru, karena tidak adanya diskusi yang membuat siswa lebih aktif selama proses pembelajaran karena dijalankannya protokol kesehatan. Meskipun adanya pengurangan jam pelajaran tetapi dengan penggunaan media kreatif dapat menolong siswa untuk lebih mudah memahami materi pelajaran misalnya penggunaan LCD Proyektor. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan deskriptif dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Peniliti sebagai instrumen kunci dan pengambilan data dilakukan dengan wawancara kepada guru PAK dan siswa SMP Negeri 1 Tabukan Selatan.
Peran Komunikas Keluarga Dalam Pembangunan Karakter Anak Usia Remaja Yehezkiel Situmorang; Merline Mesti Kukus
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.723 KB)

Abstract

This study aims to determine the role of communication in the development of children's character in their teens. This is done because many teenagers have bad characters, are rude, and like to curse. For this reason, parental warfare is very necessary. This study uses a descriptive qualitative research method where the data collected and presented is in the form of words. There are also obstacles experienced by parents in building communication with children, namely, parents who are too busy with work, children who are stubborn and difficult to manage, too broad association. For this reason, parents must be more proactive in controlling and teaching their children repeatedly. There are several things that parents must do in educating their children, namely teaching children to do good habits, mutual respect and respect for fellow family members.
Inovasi Pendekatan Kelompok Kecil dalam Sistem Pembelajaran Anak Bangsawan (PAB) pada SMP N 3 Touluaan Kabupaten Minahasa Tenggara di Masa Pandemi Deflita R.N Lumi; Yehezkiel Situmorang; Prayer Legi; Michael Fabio Polii
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 1: Juni 2022
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.575 KB) | DOI: 10.56854/tp.v1i1.3

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik melalui pendekatan pembelajaran kelompok kecil. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan di SMP N 3 Touluaan. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, dari hasil analisis dan interpretasi data diperoleh indikasi bahwa: peserta didik lebih tertarik dengan sistem pembelajaran anak bangsawan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran kelompok kecil dibandingkan pembelajaran online. Hal ini ditandai dengan peningkatan hasil belajar peserta didik. Begitupun dengan pendidik, pendidik bisa lebih memahami sifat dan kepribadian dari peserta didik dan bisa terjalin keakraban antara peserta didik dan pendidik. Dari hasil temuan tersebut maka direkomendasikan untuk lebih mengembangkan lagi sistem pembelajaran anak bangsawan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran kelompok kecil, sebagai alternative dalam pembelajaran dimasa pandemi.
Implementasi Bahasa Inggris Teologi Sebagai English for Spesific Purpose (ESP) pada Perkuliahan Bahasa Ibrani di Prodi PAK STT Periago Jakarta Marlan Hutauruk; Tri Agung Santoso; Hotliong Verawaty; Yehezkiel Situmorang; Astri Yulia Pogo
Tepian : Jurnal Misiologi dan Komunikasi Kristen Vol. 3 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Misiologi dan Komunikasi Kristen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/tjmkk.v3i1.1373

Abstract

 Learning Hebrew in practice requires a supporting language that has morphologically and grammatically close language forms. Theological English as English for Specific Purpose (ESP) the language of instruction in Hebrew lectures has benefits for students of the Christian Religious Education Study Program (PAK). Theological English (ESP) is the key for English being used as the language of instruction, especially in language courses because it can affect translation and provide practical benefits for students taking language courses. This research used a qualitative approach with data collection techniques through a survey at the Christian Religious Education Study Program of STT Periago Jakarta. English is important as the medium of instruction in Hebrew lectures, ESP as the medium of instruction in Hebrew lectures has benefits for students of the Christian Religious Education Study Program.
Inovasi Pendekatan Kelompok Kecil dalam Sistem Pembelajaran Anak Bangsawan (PAB) pada SMP N 3 Touluaan Kabupaten Minahasa Tenggara di Masa Pandemi Deflita R.N Lumi; Yehezkiel Situmorang; Prayer Legi; Michael Fabio Polii
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 1: Juni 2022
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/tp.v1i1.3

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik melalui pendekatan pembelajaran kelompok kecil. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan di SMP N 3 Touluaan. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, dari hasil analisis dan interpretasi data diperoleh indikasi bahwa: peserta didik lebih tertarik dengan sistem pembelajaran anak bangsawan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran kelompok kecil dibandingkan pembelajaran online. Hal ini ditandai dengan peningkatan hasil belajar peserta didik. Begitupun dengan pendidik, pendidik bisa lebih memahami sifat dan kepribadian dari peserta didik dan bisa terjalin keakraban antara peserta didik dan pendidik. Dari hasil temuan tersebut maka direkomendasikan untuk lebih mengembangkan lagi sistem pembelajaran anak bangsawan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran kelompok kecil, sebagai alternative dalam pembelajaran dimasa pandemi.
Etos Kerja Mapalus dalam Penguatan Moderasi Beragama Masyarakat Kampung Jawa Tondano Nainggolan, Alon Mandimpu; Kandowangko, Lidya; Situmorang, Yehezkiel; Heydemans, Nency Aprilia; Lahamendu, Natalia
Tatar Pasundan: Jurnal Diklat Keagamaan Vol 18, No 1 (2024): Tatar Pasundan: Jurnal Diklat Keagamaan
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38075/tp.v18i1.390

Abstract

The purpose of this study is to describe Mapalus Work Ethic (mutual collaboration of Minahasa culture) in Christian-Islamic interactions in Kampung JaTon Minahasa. The approach employed is phenomenology, which involves observation and in-depth interviews. The study's findings reveal that Mapalus' local knowledge serves as a reinforcer, unifier, and adhesive for religious groups in Tondano Java, which is consistent with religious moderation indicators. Mapalus ideals and religious moderation practices in Kampung Java-Tondano include openness, togetherness, and tolerance. This study concludes that establishing religious moderation based on local wisdom is vital and relevant to execute since it positively helps building peace between religious communities.Keywords: Work ethic; Mapalus; Religious Moderation; Tondano Java.
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Melalui Penerapan Strategi Pembelajaran Inkuiri pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen di Kelas X-7 SMA Negeri 1 Manado Situmorang, Yehezkiel; Munthe, Horasman Perdemunta; Emor, Yefta Harni
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 2.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to measure student’s critical thinking abilities ini the learning of christian Religious Education and to identify how inquiry-based learning strategies enchance student’s critical thinking abilities in the subject of Christian Religious Education in Class X-7 of SMA Negeri 1 Manado. The method used in this study in Classroom Action Research following Sthepen Kemmis Svheme with 2 cycles consisting of planning, implementation, observation, and reflection for each cycle. Data collection instruments include critical thinking skill test, classroom observation and documentation. Data analysis techniques used are quantitative data analysis and qualitative data analysis. From the pre-cycle data, it was found that student’s interpretative skills were at 66,8%, which increased to 73,9% in cycle I and futher increased to 88,9% in cycle II. For analitical skills, the pre-cyle precentage was 10,9%, which increased to 73,9% in cyle I, and the reached 88,9% in cycle II. The evaluation ability in the pre-cycle was found to 10,9%, while in cycle I it increased to 73,9% and then increased again in cycle II to 88,9%. Student’s inference abilities in the pre-cycle were at 10,9%, then increased to 73,9% in cycle I, and further increased to 88,9% in cycle II. For this research data, it can be concluded that 1) there is a significant improvement in term sif interpretative, analytical, evaluative, and inference abilities. 2) Inquiry-based learning strategies have proven to be effective in enhancing critical thinking skills in the subject of christian Religious Education in class X-7 of SMA Negeri 1 Manado.
Relevansi Ilmu Filsafat bagi Perkembangan Ilmu Pengetahuan Pendidikan Agama Kristen Sidabutar, Hasudungan; Situmorang, Yehezkiel
Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Vol 4 No 2 (2022): JIREH: Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili dan Kejuruan (STTIK) Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37364/jireh.v4i2.88

Abstract

The concept of Christian theology departs from God as the ultimate reality but philosophy departs from the human mind which thinks critically, questions many things to their roots. This fact often makes many Christians today still have anti-philosophical attitudes, and this certainly has an impact on the development of Christian religious education. History has recorded that the birth of philosophers in the ancient Greek era emphasized how the beginnings of science developed. This happens because philosophy gave birth to a tradition of critical and logical thinking that breaks, liberates, guides and ultimately brings humans to enlightenment. The development of science cannot be separated from this philosophical tradition. The relevance of philosophy to the development of Christian religious education disciplines is if philosophy, first, the tradition of philosophy gets a portion in the practice of Christian religious education. Second, the practice of Christian religious education must provide space for freedom of thought. Third, the practice of Christian religious education is open and not exclusive. The discipline of philosophy should not be ignored, because it is a tool to describe the philosophical foundations of science, namely ontological, epistemological and axiological. Konsep teologi kristen yang berangkat dari Allah sebagai realitas utama namun sebaliknya filsafat berangkat dari pikiran manusia yang berpikir secara kritis, mempertanyakan banyak hal sampai keakar-akarnya. Kenyataan ini yang kerap menjadikan banyak orang kristen pada masa kini masih memiliki sifat anti terhadap filsafat, dan hal ini tentu berdampak pada perkembangan ilmu pendidikan agama Kristen. Sejarah telah mencatatkan bahwa kelahiran para filsuf pada era Yunani kuno menandaskan bagaimana awal mula ilmu pengetahuan berkembang. Hal ini terjadi karena filsafat melahirkan tradisi berpikir kritis dan logis yang mendobrak, membebas, membimbing dan pada akhirnya membawa manusia kepada pencerahan. Perkembangan ilmu pengetahuan tidak bisa dilepaskan dari tradisi filsafat ini. Relevansi filsafat terhadap pengembangan disiplin ilmu pengetahuan pendidikan agama Kristen apabila filsafat, Pertama, tradisi ilmu filsafat mendapatkan porsi dalam praktik ilmu pendidikan Agama Kristen. Kedua, praktik pendidikan agama Kristen harus memberi ruang kebebasan untuk berpikir. Ketiga, praktik ilmu pendidikan agama Kristen bersikap terbuka dan tidak eksklusif. Disiplin ilmu filsafat tidak boleh diabaikan, karena ia merupakan alat untuk menguraikan pondasi ilmu secara filosofis yaitu ontologis, epistemologis dan aksiologis.