Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Peran Modal Sosial Disabilitas sebagai Dasar Peer Counseling pada Masyarakat Difabel Desa Inklusi Kabupaten Tegal Sesya Dias Mumpuni; Ike Desi Florina; Sri Adi Nurhayati; Laelia Nurpratiwiningsih; Hijrah Eko Putro
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 01 (2023): Desember 2023, G Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i01.5493

Abstract

Penelitian ini didasari urgensi penanganan diskriminasi dan stigma disabilitas di Kabupaten Tegal. Anggota Forum Desa Inklusi adalah warga difabel yang suka rela secara aktif pada kegiatan di desa inklusi. Adanya Forum Desa Inklusi agar disabilitas dapat kembali percaya diri, mau untuk bertumbuh dan bergerak untuk kehidupannya. Para relawan ini menjadi modal sosial di desa untuk menggandeng para disabilitas lain di desa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apa saja yang dimiliki difabel dalam penguatan modal sosial melalui peer counseling. Responden penelitian ini 40 relawan disabilitas anggota Forum Desa Inklusi berusia 15 – 55 tahun. Penelitian ini kuantitatif experimental design rancangan pre-test post-test control group design. Hasil penelitian ini responden memiliki modal sosial yaitu bergaul dengan teman dan keluarga dengan sangat baik, memulai persahabatan dengan sangat baik, memahami orang lain menggunakan bahasa dengan sangat baik. Kesimpulan penelitian ini tidak ada masalah pada indikator pengukuran pre-test responden sebagai dasar konselor sebaya. Kata kunci: difabel, konseling, komunikasi, konseling sebaya, relawan
Pengaruh Karakter Religius dan Motivasi Belajar Peserta Didik terhadap Profil Pelajar Pancasila di SDIT-Kersana Yuhanit Nur Khabibah; Rila Melyana Fitri; Laelia Nurpratiwiningsih
Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Department of Education Faculty of Teacher and Training Education University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jipsd.v11i2.48799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh karakter religius peserta didik terhadap profil pelajar pancasila di SDIT-Kersana; (2) mengetahui pengaruh motivasi belajar peserta didik terhadap profil pelajar pancasila di SDIT-Kersana; dan (3) mengetahui pengaruh karakter religius dan motivasi belajar peserta didik terhadap profil pelajar pancasila di SDIT-Kersana. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif survei. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas IV SDIT Nurul Hidayah Kersana Brebes. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dianalisis menggunakan uji t, F, dan analisis koefisien determinasi. Hasil yang diperoleh yaitu (1) karakter religius peserta didik berpengaruh signifikan terhadap profil pelajar pancasila di SDIT-Kersana; (2) motivasi belajar peserta didik berpengaruh signifikan terhadap profil pelajar pancasila di SDIT-Kersana; dan (3) karakter religius dan motivasi belajar peserta didik berpengaruh signifikan terhadap profil pelajar pancasila di SDIT-Kersana. Perolehan pengaruh tersebut sebanyak 71% yang mengandung makna bahwa pengaruh karakter religius dan motivasi belajar peserta didik terhadap profil pelajar pancasila di SDIT-Kersana adalah pengaruh yang kuat
Analisis Penggunaan Aplikasi Tiktok Terhadap Konsentrasi Siswa di SD Negeri Brebes 01 Rani Nur Fauziah; Laelia Nurpratiwiningsih; Moh. Toharudin
Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Department of Education Faculty of Teacher and Training Education University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jipsd.v11i2.48910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan aplikasi TikTok terhadap konsentrasi belajar siswa di SD Negeri Brebes 01 dengan menggunakan metode kualitatif. TikTok, sebagai salah satu platform media sosial yang populer di kalangan anak-anak dan remaja, memiliki potensi untuk mempengaruhi berbagai aspek kehidupan mereka, termasuk kemampuan konsentrasi dalam belajar. Penelitian ini dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap siswa dan guru di SD Negeri Brebes 01. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok secara berlebihan dapat mengganggu konsentrasi belajar siswa, disebabkan oleh beberapa faktor seperti gangguan perhatian, kurangnya waktu untuk belajar, dan peningkatan kecenderungan untuk menunda-nunda pekerjaan sekolah. Namun, beberapa siswa juga melaporkan bahwa TikTok dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi jika digunakan secara bijak. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pengawasan dan pembatasan penggunaan aplikasi TikTok oleh orang tua dan guru untuk meminimalisir dampak negatifnya terhadap konsentrasi belajar siswa
Analisis Keterkaitan Gaya Belajar Visual Auditori Kinesteteik pada Pembelajaran SBdP Kelas IV SDN Buara 02 Uswatun Khasanah; Moh Toharudin; Laelia Nurpratiwiningsih
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6656

Abstract

Teachers often do not apply learning strategies that suit students' learning styles. This is very important, especially in learning Arts, Culture and Crafts (SBdP). This research aims to analyze the relationship between learning styles in SBdP class IV SDN Buara 02. This research focuses on the role of teachers in SBdP learning, student obstacles and teacher solutions so that learning runs well. Researchers used qualitative methods with a case study approach. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. The results of this research are that teachers play a very active role in learning activities with students and teachers also pay attention to the learning styles of students and implement the three visual auditory kinesthetic learning styles in one learning time. The teacher's role is very important in SBdP learning. The teacher is not only the main source so that learning runs smoothly, but also acts as a facilitator who meets all the needs of students during learning activities.
Analisis Kegiatan Ice Breaking Pada Pembelajaran IPAS di SD Negeri Pengaradan 02 Dhita Fajriyani Agustin; Laelia Nurpratiwiningsih; Didik Tri setiyoko
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6845

Abstract

The purpose of this research is to examine the analysis of ice breaking activities in science lessons at SD Negeri Pengaradan 02. The main focus of this study is on how ice breaking activities are conducted in science classes at SD Negeri Pengaradan 02, the factors that influence and hinder the success of these activities. This research uses a qualitative descriptive approach by utilizing documentation, observation, and interviews as data collection methods. Analysis techniques such as data collection, editing, processing, and verification are used. The findings indicate that incorporating ice-breaking activities in science education can improve student learning outcomes by reducing dropout rates and increasing concentration. Common ice breakers used by teachers include songs, sports, and games held at the end or during breaks between classes. The implementation of ice breaking in science lessons can make students more engaged, confident, and cooperative during the learning process. However, in the process of implementing ice breaking, teachers must consider the classroom environment and students' learning styles to determine whether the activities can be carried out or not. Factors affecting ice breaking have the potential to streamline the learning process and make classes more interesting and enjoyable. The main benefit of ice breaking activities is the teacher's creative ability to explain the various types of ice breaking that occur in the classroom.