Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Karya Seni “Wayang Orang Rahwana Wirodha”: Kualitas Kepenarian pada Sosok Rahwana Samsuri Samsuri
Greget Vol 8, No 1 (2009)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5650.268 KB) | DOI: 10.33153/grt.v8i1.363

Abstract

As we know, dance have a strong energy just for who capable to deepen and exploit the strength inside with the media moving and body. Existing ability in every motion, able to build up a strong individual appearance. Javanese dance has own typical movement. This matter relied on body possibilities formed by tradition, in interaction and dialoguing with the situation outside. With the properties of manner of expression and its essence value, tradition appropriately able to give the possibilities to be entered, to be explored, to create of new tradition among growth various artistic form of dance performance. Many styles and approaches, in the end become the way of how to mean dance from different side where exploration use body can attend to fluctuate according to its context. This work try to elaborated spirit of exploration to get knowing deeper about the character or Rahwana, subject presentation of gagahan in Javanese dance. Keyword : Rahwana, gagahan, character
Hubungan Kepemimpinan Kepala Madrasah dan Kemampuan Mengajar Guru dengan Pembelajaran Siswa Samsuri samsuri
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Volume 12 No. 2, 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdbwv12i2.1316

Abstract

  Masalah yang dikaji dalam  penelitian adalah  sebagai berikut (1) Bagaimanakah gambaran tentang kepemimpinan  kepala  Madrasah (2) Bagaimanakah gambaran tentang kemampuan mengajar guru Madrasah? (3) Bagaimanakah gambaran  tentang kualitas pembelajaran siswa (4) Bagaimana hubungan antara kepemimpinan kepala  Madrasah Tsanawiyah  dan kemampuan mengajar guru dengan kualitas pembelajaran siswa? Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah “Ada hubungan yang signifikan antara kepemimpinan kepala madrasah dan kemampuan mengajar guru dengan kualitas pembelajaran siswa Madrasah Tsanawiyah di Kota Kendari” jenis penelitian ini adalah ex post-facto.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran kepemimpinan kepala madrasah  dalam kategori sedang 31,42 persen, 27,15 tergolong sangat baik, 24,29 persen  kategori baik  selanjutnya 12,85 persen dalam kategori tidak baik dan 4,29 persen sangat tidak baik. Gambaran kemampuan mengajar guru diperoleh ada 48,75 persen memperoleh skor sedang, 26,72 persen  dalam kategori sangat baik, 24,28 persen memperoleh nilai baik, 5,72 persen dalam kategori tidak baik dan 4,28 persen  yang memiliki kemampuan mengajar sangat tidak baik. Gambaran kualitas pembelajaran siswa diperoleh 35,72 persen memperoleh skor baik, 30,00 persen  dalam kategori sedang, 18,57 persen memperoleh berada pada kategori yang sangat baik, 10,00 persen dalam kategori tidak baik dan  terdapat 5,71 persen  termasuk dalam kategori sangat tidak baik. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial dengan menggunakan analisis regresi ganda  terhadap hasil penelitian maka  diperoleh bahwa terdapat  hubungan yang positif dan signifikan  antara kepemimpinan kepala madrasah dan kemampuan mengajar guru dengan kualitas pembelajaran siswa madrasah tsanawiyah di Kota Kendari.Kata Kunci: kepemimpinan kepala madrasah, kemampuan mengajar guru, kualitas pembelajaran siswa.
SOFT SKILLS UNGGULAN DALAM NOVEL NEGERI 5 MENARA Samsuri Samsuri
Belajar Bahasa Vol 2, No 2 (2017): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v2i2.833

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap kandungan soft skills unggulan dan strategi penanamannya dalam Novel Negeri 5 Menara karya A. Fuadi. Desain kualitatif dipilih untuk menjelaskan kedua tujuan di atas. Unit data penelitian ini berupa kalimat dan paragraf yang mengindikasikan adanya soft skills. Hasil penelitian menemukan sebelas soft skills yang dominan, yaitu kedisplinan, kemandirian, berpikir terbuka, komitmen, peduli, kesetiakawanan, kebersamaan, keikhlasan, dan antusiasme. Di sisi lain penelitian ini juga menemukan empat strategi penanaman soft skills, yaitu konsistensi penerapan sistem, pembiasaan, keteladanan, dan modifikasi lingkungan. Muara dari semua soft skills adalah pendidikan kedisiplinan yang sungguh-sungguh pada semua aspek aktivitas.Kata kunci: disiplin, strategi sinergi, pembentukan karakter.
MEMBANGUN BUDAYA MEMBACA DI SEKOLAH DASAR BERBASIS REVOLUSI MENTAL Samsuri Samsuri
Belajar Bahasa Vol 1, No 2 (2016): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v1i2.393

Abstract

Di sekolah dasar, membaca merupakan keterampilan dasar potensial yang belum pernah tuntas pencapaian targetnya. Terdapat dua sasaran pokok pembinaan keterampilan membaca, yaitu peningkatan kemampuan membaca dan membangun budaya membaca. Keberhasilan membangun budaya membaca di sekolah dasar akan berdampak positif dan kontruktif bagi pencerdasan dan percepatan sumber daya manusia Indonesia. Untuk tu perlu diidentifkasi permasalahan dan faktor penyebab sehingga dapat diupayakan strategi jitu untuk menyukseskan keterampilan ini mulai dari jenjang pendidikan dasar. Hasil-hasil penelitian dan  praktik-praktik terbaik penyelenggarakan program membaca dapat dijadikan inspirasi dan rujukan untuk perubahan dan perbaikan. Perubahan yang terstruktur dimulai dari mengubah pola pikir atau merevolusi mental para pendidik.Kata kunci: budaya membaca, praktik terbaik, dan revolusi mental.
Integrasi Agroforestri dan Sistem Budidaya Lebah Madu (Trigona Sp.) dalam Penguatan Food Estate di Humbang Hasundutan. Luthfi Hakim; Tito Sucipto; Apri Heri Iswanto; Jajang Sutiawan; Rudi Hartono; Harisyah Manurung; Samsuri Samsuri; Anita Zaitunah; OK Hasnanda Syahputra; Agus Purwoko; Hafizah Arinah; Moehar Maraghiy Harahap; Mariah Ulfa; Ridahati Rambey; Suri Fadhilla; Arida Susilowati; Deni Elfiati; Ahmad Baiquni Rangkut
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 1, No 1 (2022): June
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (917.669 KB) | DOI: 10.23960/rdj.v1i1.5900

Abstract

The community service program for the mandatory lecturer scheme in 2021, Universitas Sumatera Utara, is foc Integrasi Agroforestri dan Sistem Budidaya Lebah Madu (Trigona Sp.) dalam Penguatan Food Estate di Humbang Hasundutan.  used at the food estate location, Humbang Hasundutan Regency. The purpose of this community service program is to develop a group of forest communities around the location of the food estate that are economically independent through the skills of honey bee cultivation of Trigona sp. in strengthening food at food estate locations. This program integrates forestry, agricultural, and honey bees Trigona sp. to form an interrelated cultivation system for the sustainability of ecological, economic, and social aspects. This program is carried out in the form of assistance in providing honey bee sires Trigona sp. and training in honey bee cultivation management. This program is expected to be able to have a positive impact on the community of food estate farmer groups as a companion business in managing food estates based on agricultural commodities.
Komunisme dalam Pergumulan Wacana Ideologi Masyumi Samsuri Samsuri
Millah: Journal of Religious Studies Vol. I, No. 1, Agustus 2001
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol1.iss1.art8

Abstract

This article explores the relationship between Islam and communism in Indonesia, which could be learnt from the political-ideological struggle of Masyumi and PKI (Indonesian Communist Party) in the parliamentary democracy era. The ideological discourse of Masyumi on the Communism was supported by ideological setting when its establishment in the revolution nature and the politic ideological competition after the proclamation of independence on August 17, 1945, and the international situation of the Cold War. The nature of ideological setting was translated in the explaining system such as ideological interpretation of Islam by comparing Islamic superiority over capitalism and communism; religious-socialism and Marxian-socialism issues; and the fatwa (legal decisions) of anti-communism that crystallized in the Masyumi factions when they faced the communism issues. 
Problem Keadilan Gender dan Hak-Hak Asasi Perempuan dalam Islam Samsuri Samsuri
Millah: Journal of Religious Studies Vol. II, No.1, Agustus 2002
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol2.iss1.art6

Abstract

This article explores the gender and human rights issues in the Islamic community, There are problems originally coming from interpretation of Islamic teachings that be gender biased. According to Riffat Hassan, a feminist of Muslim. World, it is-called as "Islamic patriarchal". In the Shariat (Islamic law) area, it id cause ddiscrimination of genderand religion. There are some factors t hatris efrom (I) cultural construction and the hegemony of interpretation authority of the sacred texts, and (2) the prejudice of cultural and the ambiguity of political interest. In this respect Abdullahi Ahmed An-Na 'im offers ideas on deconstruction of Islamic Shariat and Masdar Farid Mas 'udi about "the jiqh of empowerment" could be elaborated as a model of the awareness process for achieving of gender justice and respect of women rights in the Muslim community.
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DI SMA NEGERI 10 ACEH BARAT DAYA Zora Mahleni; Cut Zuriana; Samsuri Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 6, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMata  pelajaran  seni  budaya  merupakan  suatu  mata  pelajaran yang berbeda  dengan  mata  pelajaran lain  karena  memiliki  karakteristik yang unik dan menarik. Oleh karenanya diperlukan media yang unik dan menarik pula untuk menyampaikan materi-materi yang terdapat dalam pelajaran seni budaya. Guru SMAN 10 Aceh Barat Daya memilih menggunakan media audio visual dalam menyampaikan materi seni musik khususnya dalam mengidentifikasi ragam lagu daerah dapat lebih menarik yang pada gilirannya akan meningkatkan efektivitas pembelajaran seni budaya itu sendiri. Penelitian ini mengangkat permasalahan tentang penggunaan media audio visual dalampembelajaransenibudaya di SMA Negeri 10 Aceh Barat Daya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media audio visual dalam pembelajaran seni budaya dan untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap penggunaan media audio visual dalampembelajaransenibudaya di SMA Negeri 10 Aceh Barat Daya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, yang menjadi subjek penelitian ini adalah guru seni budaya dan siswa kelas X IPS berjumlah 24 orang siswa. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, angket dan dokumentasi, data yang terkumpul dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual diterapkan melalui tahapan-tahapan proses pembelajaran diantaranya tahap perencanaan, tahap menyiapkan materi, menyiapkan media audio visual, tahap pelaksanaan penerapan media audio visual, evaluasi dan menarik kesimpulan terhadap pembelajaran yang telah dilakukan.Tanggapan siswa terhadap penggunaan media audio visual sangat positif yang ditandai dengan 83,33% merespon baik penerapan media audio visual pada pembelajaran seni budaya dan hanya 16,67% siswa yang memberikan respon tidak baik terhadap penerapan media audio visual.Kata Kunci: Pembelajaran Seni Budaya, Media Audio Visual.
PENYAJIAN MUSIK GAMBUS GRUP EL-WARDAH DI KABUPATEN PIDIE JAYA Muhammad Hawar; Tri Supadmi; Samsuri Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 6, No 2 (2021): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Penyajian Musik Gambus Grup El-Wardah di Kabupaten Pidie Jaya. Mengangkat masalah tentang bagaimana penyajian musik gambus Grup El-Wardah di Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  penyajian musik Gambus Grup El-Wardah di Kabupaten Pidie Jaya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah Salman sebagai pimpinan Grup Gambus El-Wardah, Syukri Sulaiman sebagai seniman dan anggota Grup Gambus El-Wardah, Teuku Razali sebagai seniman. Hasil penelitian ini menunjukkan Penyajian Musik Gambus Grup El-Wardah di pertunjukan secara ansambel campuran yang dimainkan oleh beberapa orang diantaranya pemain alat musik biola yang dimainkan oleh dua orang, pemain alat musik keyboard satu orang, pemain alat musik conga satu orang, penyanyi 4 orang merangkap menjadi pemain tamborin satu orang dan pemain Double Row Tamborin satu orang. Musik Gambus Grup El-Wardah  disajikan dengan menggunakan nada berciri khas musik padang pasir dan melayu yang terdiri dari penggunaan scale atau maqam bayati. Pemain dari Grup Gambus Ini memainkan alat musik secara otodidak atau yang sering mereka sebut yaitu bermain musik secara alam. Tidak adanya penggunaan teori-teori membuat mereka terbiasa menggunakan pendengaran untuk mempelajari sebuah lagu dengan mendengarkannya berulang-ulang dari alat pemutar audio. Ciri khas padang pasir sangat kental terasa pada permain musik Gambus Grup El-Wardah seperti Pada penggunaan Scale-scale timur tengah seperti penggunaan scale atau maqam bayati yang dimainkan oleh pemain biola dan oud sehingga terasa jelas nuansa dari timur tengah yang di pertunjukkan oleh Grup Gambus El-Wardah.Kata Kunci: padang pasir, penyajian musik, musik gambus
REKONSTRUKSI SENDRATARI ANDE-ANDE LUMUT DI DESA BUMI AYU KABUPATEN BENER MERIAH Elza Fahira Aziz; Tri Supadmi; Samsuri Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul, “Rekonstruksi Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu Kabupaten Bener Meriah”. Rumusan masalah penelitian ini yaitu Bagaimana rekonstruksi bentuk Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memperkenalkan kembali hasil dari rekonstruksi Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah seniman dan penari yang pernah menarikan Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu, sedangkan objek dari penelitian ini adalah Sendratari Ande-ande Lumut dari Desa Bumi Ayu. Lokasi penelitian yang dilakukan berada di Desa Bumi Ayu. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah tekhnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tekhnik analisi data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan Sendratari Ande-ande Lumut adalah tari hiburan yang merupakan salah satu kesenian daerah dari Desa Bumi Ayu dan dikenal sejak tahun 1958. Proses rekonstruksi berawal dari proses penggalian, proses latihan, hingga proses pertunjukan. Poin proses penggalian yaitu terdapat penggalian sejarah, tema, naskah, gerak, pola lantai, musik, tata rias dan busana. Proses latihan terdiri dari eksplorasi, improvisasi, komposisi, dan evaluasi dan berakhir pada hasil pertunjukan. Hasil pertunjukan mencakup seluruh isi termasuk elemen-elemen dalam koreografi yang berkaitan dengan proses rekonstruksi. Elemen-elemen tersebut berupa tema, naskah, judul, mode penyajian, tata panggung, tata lighting, musik iringan, tipe tari, tata rias dan kostum, pola lantai, dan properti.Kata kunci: Rekonstruksi, Sendratari, Sendratari Ande-ande Lumut