Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Budidaya Potok (Etlingera elatior) sebagai Bumbu Masak Lokal Kaya Antioksidan di Kelurahan Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya Ni Nyoman Sri Yuliani; Francisca Diana Alexandra; Indria Augustina; Nawan; Syamsul Arifin; Tri Widodo; Septi Handayani; Ashari Mohpul; Mikko Uriamapas Ludjen
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.792 KB) | DOI: 10.52850/jpmupr.v7i2.1965

Abstract

Manfaat dan potensi Potok (Etlingera elatior) untuk meningkatkan imunitas tubuh dapat digunakan sebagai alternatif sumber makanan kaya antioksidan. Manfaat potok untuk meningkatkan imunitas terutama di masa pandemi Covid-19, belum banyak diketahui oleh masyarakat Kalimantan Tengah khususnya di kota Palangka Raya. meningkatkan daya tahan tubuh, masyarakat lebih memilih mengkonsumsi vitamin dan herbal Kalimantan. Masyarakat Kereng Bangkirai sebagai wilayah binaan FK UPR belum mengetahui manfaat potok untuk kesehatan sehingga tidak banyak yang berminat menanam tanaman ini. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat oleh FK UPR akan melakukan program edukasi kesehatan dan manfaat potok untuk meningkatkan imunitas tubuh serta ragam cara pengolahannya serta budidaya bibit tanaman potok kepada masyarakat/ keluarga di Kereng Bangkirai. Kegiatan ini dilaksanakan dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang yang berasal dari kelurahan Kereng Bangkirai. Hasil kegiatan didapatkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat tentang kandungan antioksidan Potok bagi kesehatan dan peningkatan keterampilan dalam membudidayakan tanaman potok
Sosialisasi Kreasi Pangan Lokal “AKANG” (Kelakai dan Ikan Saluang) sebagai Cemilan pada Penderita Diabetes: Socialization of Local Food Creations "AKANG" (Kelakai and Saluang Fish) as Snacks for Individuals with Diabetes Yuliani, Ni Nyoman Sri; Ahmad, Farah Fauziyah Radhiyatulqalbi; Turnip, Oktaviani Naulita; Hanasia, Hanasia; Komara, Nisa Kartika; Agustira, Dewanti; Sayyidinoor, Muhammad Alif; Sadek, Yitro Tuah HR; Safitri, Andini; Mudatama, Yusuf; Efendy, Dennisya Azzahra; Upel, Dean Antoni
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i2.8507

Abstract

Training on the Use of Learning Management Systems (LMS) is essential for enhancing the quality of academic services in an era of increasingly adopting technology. Integrating LMS with conventional methods, known as blended learning, which combines distance learning, regular classes, and LMS, results in a more effective and efficient learning process. With the shift towards digital learning, LMS use becomes crucial for improving the efficiency, accessibility, and quality of academic services. Through e-learning, students not only listen to lectures but also actively observe, perform, demonstrate, and more. Teaching materials can be virtualized in various formats to create more engaging and dynamic content, motivating students to delve deeper into the learning process. This training aims to equip educators and administrative staff with LMS features and potential, enabling them to maximize its use for content delivery, facilitating teacher-student interaction, and enhancing course management and evaluation. The training methods include presentations on basic LMS concepts, demonstrations of key features, and hands-on practice sessions that allow participants to actively engage in the learning process. Additionally, interaction between participants and facilitators is enhanced through discussions and Q&A sessions, ensuring deep understanding and practical skills in LMS usage to improve academic service quality. Consequently, this training is expected to provide a solid foundation for educational institutions to meet challenges and leverage the opportunities offered by the digital era in providing quality academic services.
Upaya Pencegahan Stunting melalui Program EDITING di Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas I Putu Widyanto, I Putu Widyanto; Yuliani, Ni Nyoman Sri; Tarupay, Heri Kusuma; Reno, Reno; Urip, I Nyoman
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.19153

Abstract

Background: Tingginya angka stunting di Kecamatan Basarang merupakan permasalahan serius yang memerlukan penanganan khusus. Upaya intervensi dilakukan secara menyeluruh melalui program EDITING, meliputi penyuluhan edukatif dan demonstrasi pembuatan MP-ASI. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu memperluas pengetahuan masyarakat dan generasi muda mengenai cara mencegah dan mengatasi stunting dan meningkatkan kemampuan generasi muda maupun calon ibu dalam menyiapkan MP-ASI yang sehat dan bergizi. Metode: Kegiatan pengabdian ini menggunakan dua metode pelaksanaan yaitu metode pendidikan masyarakat dan metode pelatihan. Metode pendidikan masyarakat dengan penyuluhan melalui presentasi materi menggunakan metode ceramah dan pemutaran video edukatif yang membahas pencegahan stunting, gizi, pendidikan parenting, serta komposisi makanan yang sesuai untuk bayi. Metode pelatihan dengan demonstrasi pembuatan MP-ASI sehat dengan pangan lokal. Hasil: Hasil pelaksanaan program I di kantor kecamatan Basarang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada kelompok sasaran setelah menerima edukasi, angka pengetahuan meningkat dari 65,4% menjadi 92,1%. Pada program II dilaksanakan di SMAN 1 Basarang, peningkatan pengetahuan juga terlihat signifikan, dari 36,3% menjadi 94,3%. Kesimpulan: Program pencegahan stunting di Kecamatan Basarang terbukti meningkatkan pengetahuan pencegahan stunting dan kemampuan menyiapkan MP-ASI yang sehat dan bergizi kelompok sasaran secara signifikan. Diharapkan program ini berlanjut dengan dukungan Puskesmas, Pemerintah Daerah, dan institusi pendidikan agar upaya penanggulangan stunting semakin meluas dan berkesinambungan.