Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Edukasi Terapeutik untuk Meningkatkan Kepatuhan Pembatasan Cairan Pasien Gagal Ginjal Kronik Marini, Lutfiana Arum Putri; Enikmawati, Anik; Suyanti, Suyanti; Widyastuti, Yuli
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 5 No 1 (2024): JULI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/asjn.v5i1.1516

Abstract

Latar belakang : Ketidakpatuhan pada pasien hemodialisa dapat menyebabkan komplikasi serius. Salah satu ketidakpatuhan yang sering terjadi yaitu mengenai kepatuhan pembatasan cairan. Akibat dari ketidakpatuhan tersebut dapat menyebabkan penumpukan cairan didalam tubuh dan zat lainya sehingga menyebabkan pasien merasa tidak nyaman hingga berakhir kematian. Warga kota Surakarta yang menjalani hemodialisa terdaftar sebagai penerima JKN berjumlah 586.166 jiwa. Oleh karena itu, Upaya yang dapat dilakukan salah satunya pemberian edukasi yang efektif. Edukasi yang terstruktur dan berkelanjutan dapat membantu pasien menigkatkan kepatuhan dan kualitas hidup. Tujuan : Untuk mengidentifikasi pengaruh edukasi terapeutik terhadap kepatuhan pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa terhadap pembatasan cairan. Metode : penelitian ini  menggunakan quasi-eksperimental dengan rancangan one group pre-test – post-test design. Pengambilan sample penelitian menggunakan purposive sampling dengan jumlah sample sebanyak 36 responden dan menggunakan uji Wilcoxon signed rank test. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner data demografi dan lembar observasi interdialytic body weight gains (IDWG). Hasil : penelitian ini menunjukan hasil nilai kepatuhan pembatasan cairan IDWG sebanyak 75% dan hasil uji analisis 0,004 yang dimana p=<0,05. Kesimpulan : Edukasi terapeutik meningkatkan kepatuhan pembatasan cairan pasien gagal ginjal kronik terhadap pembatasan cairan, mengurangi risiko komplikasi seperti edema, hipertensi dan masalah jantung, serta meningkatkan kualitas hidup pasien.
Efektivitas Kombinasi Buah Nanas Dan Rimpang Kencur Sebagai Alternatif Upaya Dalam Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Handayani, Sri; Enikmawati, Anik; Wjayanti, Wjayanti
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i3.3720

Abstract

Hypertension is a significant global health problem, with high prevalence in Indonesia, especially in Sukoharjo Regency. This study aims to evaluate the effectiveness of a combination of pineapple (Ananas comosus) and galangal rhizome (Kaempferia galanga) as a non-pharmacological alternative in lowering blood pressure in hypertension sufferers. Using a quasi-experimental one group pre-post test design, this study involved 24 respondents in Polokarto District, Sukoharjo Regency. The intervention consisted of giving boiled 10 grams of pineapple fruit and 5 grams of galangal rhizome in 200 ml of water, consumed three times a day for seven days. Blood pressure was measured before and after the intervention using a digital sphygmomanometer. Data analysis used the Paired Sample t-Test. The results showed a significant reduction in systolic (from 159.29 ± 12.31 mmHg to 145.67 ± 9.48 mmHg, p < 0.000) and diastolic (from 94.67 ± 11.52 mmHg to 84.71 ± 8.29 mmHg, p < 0.000) blood pressure. The effectiveness of this combination is associated with the bromelain content in pineapple which has anti-inflammatory and diuretic effects, as well as the potassium content and diuretic compounds in galangal. This research concludes that the combination of pineapple and galangal rhizome is effective in lowering blood pressure in hypertension sufferers, offering a potential natural alternative in hypertension management. However, further research is needed to explore the mechanism of action, optimal dosage, and long-term effectiveness of this combination in broader clinical use.
Hubungan Antara Tekanan Darah Dengan Kejadian PONV Pada Pasien Pasca Spinal Anestesi Nabila; Indraswati, Ita; Enikmawati, Anik; Wardhani, Ika Kusuma
MJS Medical Journal of Soeradji Vol 3 No 1 (2026): MJS (Juli 2026)
Publisher : RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70605/edn6wc05

Abstract

LATAR BELAKANG: Postoperative Nausea and Vomiting (PONV) merupakan salah satu komplikasi yang paling sering terjadi setelah spinal anestesi dan dapat berdampak negatif terhadap proses pemulihan pascaoperasi. Perubahan hemodinamik, khususnya perubahan tekanan darah akibat blokade simpatis selama spinal anestesi, diketahui menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya PONV. Namun, bukti mengenai hubungan tekanan darah dengan kejadian PONV pada berbagai populasi pasien bedah masih terbatas. TUJUAN: Mengetahui hubungan antara tekanan darah dengan kejadian Postoperative Nausea and Vomiting (PONV) pada pasien pasca spinal anestesi. METODE: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Instalasi Bedah Sentral RSUD Kardinah Kota Tegal pada Februari–April 2026. Sebanyak 45 pasien operasi elektif yang menjalani spinal anestesi dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tekanan darah diukur lima menit setelah pemberian spinal anestesi, sedangkan kejadian PONV dinilai di ruang pemulihan menggunakan skor Gordon. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rho dengan tingkat signifikansi 0,05. HASIL: Dari 45 responden, sebanyak 25 pasien (55,6%) mengalami hipotensi, 15 pasien (33,3%) mengalami hipertensi, dan 5 pasien (11,1%) memiliki tekanan darah normal setelah spinal anestesi. Kejadian PONV ditemukan pada 32 pasien (71,1%). Hasil analisis Spearman Rho menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tekanan darah dengan kejadian PONV (r = 0,637; p = 0,000). Pasien yang mengalami hipotensi memiliki proporsi kejadian PONV tertinggi, yaitu sebesar 96%. KESIMPULAN: Terdapat hubungan yang signifikan antara tekanan darah dengan kejadian PONV pada pasien pasca spinal anestesi. Identifikasi dini dan penatalaksanaan perubahan tekanan darah secara tepat berpotensi menurunkan angka kejadian PONV serta meningkatkan kualitas pemulihan pascaoperasi. Kata Kunci: Tekanan Darah, Mual dan Muntah Pascaoperasi, PONV, Spinal Anestesi, Perubahan Hemodinamik
Pengaruh Pemberian Kompres Dingin Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pemasangan Infus Pada Anak Usia Sekolah Sri Enawati; Lathifah Rizky Nur Ramadhina; Nurul Istiqomah; Anik Enikmawati
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2022): Januari: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v1i1.2109

Abstract

Background : School-age children are very susceptible to diseases caused by environmental factors, hygiene, and unhealthy nutritional intake, so they are more likely to suffer from diseases (Wong, 2012). Children who must receive treatment in the hospital often gain experience from the various invasive procedures that need to be carried out. The infusion procedure is an invasive procedure that is often carried out when treating children in hospitals, this action is done by inserting a needle into the child's blood vessel which can cause pain (Hockenberry & Wilson, 2012). Infusion is the second source of pain felt by children after the disease they suffer (Indriyani, 2013).Objective : To determine the effect of cold compresses on decreasing the pain scale of infusion in children. Research Methods : The type of research used is quantitative research, namely research related to numbers, starting from data collection, interpretation of the data and the appearance of the results, while the design used in this study is a (quasi - experimental design). Results : The results obtained using the non-parametric test, it was found that the p value was 0.003. Because p value (0.003) < (0.05) then (Ha) is accepted. So it can be concluded that there is an effect of cold compresses on reducing the pain scale of infusion in school-age children. Conclusion : There is an effect of cold compresses on reducing the pain scale of infusion in school-age children.