Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pembuatan Produk Prototype Roda Gigi Menggunakan 3D Printing Abid, Muhammad Miftahul; Saputra, Wahyu Sidiq; Ash Shidik, Arya Beta
MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Vol. 19 No. 1 (2024): Manajemen IKM
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/mikm.19.1.43-49

Abstract

Saat ini proses pengembangan produk yang berkembang sangat pesat adalah 3D Printing. Teknologi 3D Printingjuga digunakan untuk pembuatan produk. Teknologi 3D Printing mampu meningkatkan efisiensi proses produksi dari segi material dan waktu proses misalnya pembuatan suku cadang mesin produksi pada proses maintenance (pemeliharaan). Sebelumnya proses maintenance berlangsung lama (> 4 hari) karena menunggu pembuatan sampel suku cadang roda gigi. Dari permasalahan tersebut tujuan penelitian ini membuat produk prototype roda gigi yang berkualitas baik dan waktu proses yang cepat dengan menentukan parameter yang ideal. Penelitian ini menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yaitu mekanisme langkah – langkah mengembangan produk (Research and Development). MDLC terdiri dari 3 tahapan. Pada tahap 1 yaitu pembuatan konsep (concept) dan Perancangan (design). Pada tahap 2 yaitu pengumpulan bahan dan pembuatan produk. Pada tahap 3 yaitu testing dan distribution. Penelitian ini akan 2 percobaan pencetakan produk menggunakan 3D Printingd engan variasi parameter fill density dan layer height. Ukuran prototype mendekati ukuran desain yaitu diameter 60 x 9,8 mm. Pembuatan prototype gear dengan parameter fill density (densitas isi) 60% dan layer height 0,1 mm menciptakan kekuatan yang lebih sehingga tidak pecah. Hasil yang didapatkan sesuai dengan kebutuhan konsumen yang membutuhkan model roda gigi untuk bahan analisis. Disisi lain dengan layer height 0,1 proses pencetakan membutuhkan waktu 228 menit sehingga pembuatan produk lebih cepat dibandingkan sebelumnya 4 hari dan konsumen dapat melakukan perbaikan kerusakan mesin lebih cepat dengan sampel prototype ini. Prototype yang dibuat lebih singkat dengan material PLA tentunya mampu menurunkan biaya produksi sehingga lebih ekonomis. Kata kunci: prototype, roda gigi, 3D Printing
ANALISIS POTENSI BAHAYA KECELAKAAN KERJA MENGGUNAKAN METODE HIRADC PADA PROSES INSTALASI UNIT PENDINGIN RUANGAN STUDI KASUS DI CV XYZ Wahyu Sidiq Saputra
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v4i02.166

Abstract

Terjadinya kecelakaan kerja tentu menimbulkan kerugian dan masalah pada kelangsungan sebuah pekerjaan, baik kerugian secara materiil maupun korban jiwa. Perilaku kerja yang tidak aman (unsafe act) dan kondisi kerja yang tidak aman (unsafe condition) dapat diketahui melalui suatu identifikasi bahaya menggunakan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control). Upaya pengendalian guna mencegah dan meminimalisir adanya kecelakaan kerja tersebut dapat dilakukan dengan mempelajari suatu pekerjaan. Kemudian mengidentifikasi bahaya dan potensi insiden yang berhubungan dengan setiap langkah yang digunakan untuk menemukan solusi dan mengontrol bahaya yang ada. Identifikasi bahaya dari enam proses kerja pada proses instalasi unit pendingin udara, terdapat tiga belas (13) bahaya kesehatan, lima (5) bahaya keselamatan dan dua (2) bahaya lingkungan yang menjadi potensi bahaya yang mengancam pada proses instalasi pendingin ruangan. Penilaian risiko dari 20 bahaya yang ada, dapat disimpulkan bahwa terdapat 11 risiko kategori rendah, 7 kategori risiko sedang dan 2 kategori risiko tinggi. Pada keseluruhan proses instalasi unit pendingin udara terdapat 55% kategori risiko rendah, 35% kategori risiko sedang, 10% risiko tinggi dan 0% kategori risiko sangat tinggi. Dari 35% kategori risiko sedang, semuanya turun ke kategori rendah. Dan 10% kategori risiko tinggi, seluruhnya turun ke kategori risiko rendah. Ini menunjukkan bahwa seluruhnya berada dalam kategori risiko rendah.
PERBAIKAN POSTUR TUBUH UNTUK MEMINIMALKAN DAMPAK RESIKO PENYAKIT AKIBAT KERJA PADA DEPARTEMEN EXIM DENGAN MENGGUNAKAN METODE REBA DAN RWL DI PT XYZ Wahyu Sidiq Saputra; Novita Wijayanti; Hasrul Saleh
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v4i02.174

Abstract

PT. XYZ memproduksi pakaian olahraga dan seluruh produk PT. XYZ diekspor. Terdapat masalah yang merupakan dampak dari posisi dan sikap kerja yang tidak nyaman, dan tidak adanya pegangan pada beban kerja yang di angkat sehingga mengakibatkan kecelakaan kerja. Metode REBA digunakan untuk mengetahui apakah posisi tubuh pekerja sudah sesuai dan dirasa nyaman bagi pekerja, metode RWL dan LI yang bertujuan untuk mencari nilai batas berat yang direkomendasikan dan mengetahui tingkat resiko tulang belakang melalui nilai index yang di hasilkan. Dari perhitungan dan analisis yang dilakukan diperoleh Skor REBA sebelum perbaikan adalah 11 termasuk dalam kategori high risk dan harus dilakukan perbaikan. Pihak manajemen departemen melakukan penggantian wadah karton arsip yang semula tidak terdapat pegangan menjadi terdapat pegangan di samping kiri dan kanan kardus, kemudian dilakukan 4x percobaan pengangkatan sebagai bentuk analisis perbaikan pekerjaan dengan nggunakan metode RWL dan LI dengan berat beban dan tinggi destinasi akhir yang berbeda. Hasilnya menunjukkan nilai LI akhir percobaan 1 awal LI 0,901 akhir 0,70, percobaan 2 awal 0,832 akhir 0,821, percobaan 3 awal 0,869 akhir 0,811, dan percobaan 4 awal 0,877 akhir 0,873. Hasil perhitungan dari keempat percobaan menunjukan nilai LI ≤ 1, hal ini menunjukan indikasi bahwa aktivitas pengangkatan memiliki tingkat resiko yang rendah. Terakhir dilakukan analisis REBA setelah perbaikan hasilnya Skor REBA 4 termasuk dalam kategori medium risk yang harus segera dilakukan implementasi perbaikan, terdapat penurunan tingkat resiko dari analisis REBA sebelum dan setelah perbaikan. Implementasi perbaikan yang dilakukan: membuat SOP, sosialisasi dan poster cara pengangkatan yang baik dan benar.
Inventory Control Analysis of Manual Hospital Bed Assembly Units PI-108MS, PI-208MS, PI-308MS with the EOQ (Economic Order Quantity) Method at PT. XYZ Megawati, Ermayana; Fardiana, Arina; Saputra, Wahyu Sidiq; Hurun’in, Hurun’in; Ahmad, Tita Latifah
International Journal of Computer and Information System (IJCIS) Vol 3, No 4 (2022): IJCIS : Vol 3 - Issue 4 - 2022
Publisher : Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijcis.v3i4.106

Abstract

The purpose of this study is to determine the warehouse capacity of PT. XYZ in storing hospital bed supplies can use the EOQ( Economic Order Quantity)  method to determine the warehouse capacity in hospital bed supplies. The EOQ method seeks to achieve minimum inventory levels, lower costs and better quality. The EOQ method in the company will be able to minimize the occurrence of out of stock so that it does not interfere with the process and is able to save inventory costs incurred by the company. February showed that the company assembled 230 units, selling 151 units. Meanwhile, to avoid excess units, the number of assembly that must be done is 4,425 with the purchase of 2 units, Safety Stock 74.34 units and ROP 151 units. The calculation uses the EOQ method which shows that the safety stock that must always be available at PT. XYZ for unit inventory is as much as 230 units, meaning the company must have an inventory of 74.34 units in order to anticipate a shortage of units during the grace period without hampering the assembly process
Pengukuran Beban Kerja Mental pada Pekerja Kurir dengan Metode NASA-TLX Hasanah, Witri; Amrullah, Ezar; Saputra, Wahyu Sidiq; Dewi, Adhisty Kartika
Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.4.1.29-35

Abstract

Online shopping behaviour is increasingly having significant implications for businesses in the freight forwarding sector. The convenience offered by the marketplace also encourages increased consumer demand for goods. Good handling of consumer goods is the key to the success of shipping companies such as PT ABX Limpung. However, the balance of worker workload is essential to study to create an ergonomic work atmosphere. This study aims to measure the level of mental workload for courier workers at PT ABX Limpung using the NASA-TLX method. The results of the workload measurement revealed that the cognitive workload of courier workers was at a very high level. The measurement indicator that has the highest value is task-related. Therefore, this research underscores the urgent need to improve courier workers' tasks. These improvements are crucial for maintaining a healthy work environment and ensuring the well-being of the workers. The practical implications of these findings for management are significant, as they can guide the development of methods and the expansion of the study's scope, address the limitations of this research, and contribute to the logistics and freight forwarding field.
IMPROVING THE BASIC SKILLS OF MEASUREMENT TECHNIQUES FOR COMMUNITY GROUPS OF INDUSTRIAL WORKERS IN KENDAL CITY Ezar Amrullah; Adhisty Kartika Dewi; Qori Afiata Fiddina; Probokusumo; Wahyu Sidiq Saputra; Harlinda Rasvi Nabela; Muhammad Zulfa Dimastiar
JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN) Vol. 2 No. 2 (2024): JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN)
Publisher : 3026-1791

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/jihan.v2i2.44

Abstract

Program PKM ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan adanya kebutuhan teknis terhadap peningkatan keterampilan dasar pengukuran bagi kelompok masyarakat industri di Kota Kendal, khususnya bagi kalangan pekerja KIK dan sekitarnya. Program ini didesain dalam bentuk pelatihan untuk membekali mitra agar terampil dalam menggunakan alat ukur teknik yang banyak digunakan industri. Materi pelatihan yang diberikan yaitu konsep dasar pengukuran, alat-alat ukur dan penggunaannya, dan teknik pengukuran panjang dan waktu dengan metode berulang. Signifikansi praktis dari program PKM ini antara lain untuk memupuk wawasan mitra terkait dengan konsep dasar dan teknik-teknik pengukuran, mengisi kesenjangan antara kompetensi mitra saat ini dengan kebutuhan teknis dunia kerja, dan sebagai wadah kontribusi perguruan tinggi dalam menjalankan Tri dharma kepada masyarakat. Program PKM ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra terkait dengan konsep dasar dan teknik-teknik pengukuran. Program ini diharapkan bermanfaat dan dapat membekali kesiapan skill mitra agar lebih matang dalam menghadapi dunia kerja.
Pelatihan Simulasi Menggunakan Software Flexsim Kurniawan, Muhammad Ari; Saputra, Wahyu Sidiq; Amrullah, Ezar; Dewi, Adhisty Kartika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.710

Abstract

Seiring perkembangan industri yang sangat pesat, seringkali sektor manufaktur menggunakan teknologi dalam mengembangkan usahanya. Untuk mencukupi pesatnya perkembangan dalam teknologi perlu adanya kemampuan untuk mengoperasikan perangkat lunak atau sofware simulasi. Pelatihan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam bidang simulasi tata letak industri. Kegiatan ini dirancang untuk mengatasi kesenjangan antara kurikulum perkuliahan dan kebutuhan dunia industri yang terus berkembang, khususnya dalam pemanfaatan teknologi simulasi berbasis perangkat lunak. Adapun tujuan spesifik dari pelatihan ini meliputi: (1) meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai konsep dasar dan penerapan simulasi tata letak; (2) mengembangkan keterampilan dalam merancang tata letak sistem industri secara sistematis dan Visualisasi dalam bentuk 3D yang dihasilkan melalui perangkat lunak Flexsim sangat bermanfaat dalam memberikan gambaran yang lebih realistis dan rinci mengenai proses dan alur kerja di lingkungan industri. Pelatihan ini dimulai dengan penyampaian informasi dan edukasi mengenai konsep dasar serta penerapan model simulasi tata letak menggunakan Flexsim melalui kegiatan daring selanjutnya untuk pelaksanaan pelatihan simulasi menggunakan sofware Flexsim untuk pembuatan layout industri dilaksanakan secara hybrid, yaitu melalui kombinasi metode daring dan luring, guna memberikan fleksibilitas dan aksesibilitas yang lebih luas bagi seluruh peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan Flexsim ini berhasil meningkatkan kompetensi peserta dalam memahami konsep simulasi. Para peserta menunjukkan antusiasme dan kesungguhan yang tinggi selama proses pelatihan berlangsung. Tingkat pemahaman peserta terhadap materi tergolong baik, yang terlihat dari inisiatif mereka untuk membeli perangkat komputer atau laptop sendiri agar dapat mempelajari perangkat lunak Flexsim secara mandiri di rumah.
The Impact of Overclaim in Local Skincare Products on Gen Z Consumer Behavior: Forecasting Trends Among Students at Universitas Selamat Sri Dewi, Adhisty Kartika; Wahyu Sidiq Saputra
Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Vol. 6 No. 2 (2026): JURNAL AR RO'IS MANDALIKA (ARMADA)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/armada.v6i2.5863

Abstract

This study discusses the impact of overclaim practices in local skincare products on Gen Z consumer behavior at Universitas Selamat Sri. Overclaim, which refers to excessive claims not fully supported by scientific evidence, has been shown to reduce consumer trust and influence purchase decisions. This research uses a descriptive-verification quantitative approach to examine the effect of overclaim on trust, brand image, and purchase decisions, while also assessing the role of trust as a mediating variable. The regression analysis results indicate that overclaim significantly negatively affects Gen Z consumer behavior. Meanwhile, trust and brand image have a significant positive impact on shaping purchase decisions. The mediation test also shows that trust significantly mediates the effect of overclaim on consumer behavior. The findings highlight the importance of information transparency and evidence-based marketing practices for the local skincare industry to build consumer trust and avoid negative responses from Gen Z.