Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pendampingan Klasifikasi dan Penyimpanan Arsip Bisnis untuk Kemudahan Temu Kembali Arsip pada Usaha “Call Me Travel” Sukma, Erlangga Andi; Ulya, Izzatul; Armayrishtya, Zhulvardyan; iqbal, Muhammad
TRI DHARMA MANDIRI: Diseminasi dan Hilirisasi Riset kepada Masyarakat (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : JTRIDHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2025.005.01.01

Abstract

Pengelolaan arsip menjadi semakin penting terutama bagi bisnis usaha travel. Arsip yang tertata rapi dan mudah diakses tidak hanya memudahkan operasional sehari-hari, tetapi juga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan. Namun, banyak usaha travel khususnya usaha kecil dan menengah yang masih menghadapi tantangan dalam mengelola arsip mereka. Oleh karena itu, penting bagi pelaku usaha untuk memahami dan mengadopsi klasifikasi arsip untuk dokumen bisnisnya sebagai upaya agar dokumen bisnis tersebut lebih aman dan mudah ditemukan kembali. Klasifikasi arsip bisnis adalah proses pengorganisasian arsip perusahaan secara sistematis dan logis dengan tujuan kemudahan akses dan temu kembali arsip. Klasifikasi arsip bisnis memungkinkan akses yang lebih mudah dan cepat terhadap informasi terkait perjalanan wisata yang telah dilakukan. Pada saat ini, masih banyak pelaku bisnis yang belum melakukan klasifikasi arsip bisnis dengan baik, salah satunya pelaku bisnis di bidang agen perjalanan atau travel agent seperti PT Citra Mahardika Sanjaya dalam usaha travel-nya. Perusahaan ini sudah melakukan penyimpanan arsip sesuai dengan kaidah yang tepat, akan tetapi mengalami kesulitan dalam temu kembali arsip karena belum melakukan klasifikasi arsip. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan metode partisipatif dengan empat tahapan yaitu penyuluhan, diskusi, pendampingan, dan evaluasi. Dengan klasifikasi arsip bisnis nantinya akan memudahkan dalam temu kembali arsip ketika dibutuhkan sewaktu-waktu.
Pendampingan Klasifikasi dan Penyimpanan Arsip Bisnis untuk Kemudahan Temu Kembali Arsip pada Usaha "Call Me Travel" Sukma, Erlangga Andi; Ulya, Izzatul; Armayrishtya, Zhulvardyan; Iqbal, Muhammad
TRI DHARMA MANDIRI: Dissemination and Downstreaming of Research to the Community (Journal of Community Engagement) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : SMONAGENES Research Center, Univeritas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2025.005.01.01

Abstract

Pengelolaan arsip menjadi semakin penting terutama bagi bisnis usaha travel. Arsip yang tertata rapi dan mudah diakses tidak hanya memudahkan operasional sehari-hari, tetapi juga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan. Namun, banyak usaha travel khususnya usaha kecil dan menengah yang masih menghadapi tantangan dalam mengelola arsip mereka. Oleh karena itu, penting bagi pelaku usaha untuk memahami dan mengadopsi klasifikasi arsip untuk dokumen bisnisnya sebagai upaya agar dokumen bisnis tersebut lebih aman dan mudah ditemukan kembali. Klasifikasi arsip bisnis adalah proses pengorganisasian arsip perusahaan secara sistematis dan logis dengan tujuan kemudahan akses dan temu kembali arsip. Klasifikasi arsip bisnis memungkinkan akses yang lebih mudah dan cepat terhadap informasi terkait perjalanan wisata yang telah dilakukan. Pada saat ini, masih banyak pelaku bisnis yang belum melakukan klasifikasi arsip bisnis dengan baik, salah satunya pelaku bisnis di bidang agen perjalanan atau travel agent seperti PT Citra Mahardika Sanjaya dalam usaha travel-nya. Perusahaan ini sudah melakukan penyimpanan arsip sesuai dengan kaidah yang tepat, akan tetapi mengalami kesulitan dalam temu kembali arsip karena belum melakukan klasifikasi arsip. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan metode partisipatif dengan empat tahapan yaitu penyuluhan, diskusi, pendampingan, dan evaluasi. Dengan klasifikasi arsip bisnis nantinya akan memudahkan dalam temu kembali arsip ketika dibutuhkan sewaktu-waktu.
ANALISIS KOMPETENSI ARSIPARIS DALAM PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS DINAS PERPUSTAKAAN UMUM DAN ARSIP DAERAH KOTA MALANG Azizah, Yusti Oktavia; Sukma, Erlangga Andi
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 4, No 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang untuk menganalisis kompetensi arsiparis dalam pengelolaan arsip dinamis. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap lima arsiparis untuk menggambarkan fenomena yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsiparis memiliki kemampuan dalam penciptaan, penggunaan, dan pemeliharaan arsip walaupun mayoritas tidak berasal dari bidang kearsipan. Hal ini menegaskan bahwa keterampilan dan kemampuan dapat diperoleh melalui pengalaman dan pelatihan sehingga tetap berperan penting dalam mendukung pengelolaan arsip dinamis. Disarankan memperluas kajian pada kompetensi dalam pengelolaan arsip secara menyeluruh, baik dinamis maupun statis agas lebih komprehensif dan bermanfaat bagi pengembangan kompetensi arsiparis di masa depan.Kata Kunci: Kompetensi, Arsiparis, Arsip Dinamis, Pengelolaan, DISPUSSIPDA
Klasifikasi Arsip Audio pada Museum Musik Indonesia Mounty, Laksmita Triadewi; Amalia, Salma; Lesmana, Yustinus Indra; Sukma, Erlangga Andi
ASSET: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 6 No. 3 (2024): EDISI SEMNAS TAHUN 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/asset.v6i3.7739

Abstract

Penelitian ini berisi tentang pembahasan bagaimana penggunaan sistem klasifikasi arsip pada koleksi Museum Musik Indonesia. Penggunaan sistem klasifikasi arsip ini bertujuan untuk memudahkan pegawai dan pengunjung museum untuk sarana pengendalian dan membantu dalam mempercepat penemuan kembali koleksi arsip yang dibutuhkan dengan menggunakan sistem serta skema klasifikasi yang berjenjang. Metode Penelitian yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Observasi dilakukan dengan dengan melihat bagaimana karyawan dalam mengklasifikasikan arsip. Selanjutnya dilakukan wawancara dengan pegawai pada Museum Musik Indonesia secara langsung mengenai penggunaan sistem klasifikasi arsip dan penataannya. Kendala yang dihadapi dalam penggunaan sistem klasifikasi dan solusi dari permasalahan tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan sistem klasifikasi geografis atau wilayah pada Museum Musik Indonesia digunakan untuk membantu pegawai dalam penataan dan penemuan kembali arsip serta memudahkan dalam memberikan kode serta skema klasifikasi arsip yang tepat dan benar dan sesuai dengan Perka ANRI No 19 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Klasifikasi.
Suasana Toko dalam Menciptakan Emosi dan Pengaruhnya terhadap Keputusan Pembelian (Survey pada Pengunjung Retail Hypermart Malang Town Square Kota Malang) Sukma, Erlangga Andi; DH, Achmad Fauzi; Yaningwati, Fransisca
Profit: Jurnal Adminsitrasi Bisnis Vol. 6 No. 1 (2012): Profit : Jurnal Administrasi Bisnis
Publisher : FIA UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.036 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suasana toko yang terdiri dari bagian luar toko, bagian umum dalam toko, tata letak toko, dan pajangan dalam toko yang mana dapat menciptakan emosi serta akan berpengaruh terhadap keputusan pembelian.Penelitian ini dilakukan melalui survey pada 100 pengunjung Hypermart Malang Town Square Kota Malang. Metode analisis penelitian ini menggunakan alat analisis  Partial Least Square  (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bagian luar toko, tata letak toko, dan pajangan dalam toko memiliki pengaruh yang signifikan terhadap emosi, sedangkan bagian  umum dalam toko tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap emosi. Hasil penelitian ini juga menemukan bahwa emosi memiliki pengaruh signifikan terhadap struktur keputusan pembelian.
Pelatihan Pembuatan Label sebagai Dokumen Terekam pada Produk Tujuan Ekspor di UKM MomsChips Kota Batu Jawa Timur Rizky Kurniawan Murtiyanto; Rizka Rahmawati; Erlangga Andi Sukma; Winda Rahmawati
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i2.2714

Abstract

Label adalah bagian yang sangat penting dalam packaging atau kemasan sebuah produk, terlebih lagi produk makanan. Label pada produk makanan tidak hanya berisi tentang nama makanan ataupun pembuatnya, tetapi label dalam produk makanan berisi tentang informasi atau kandungan produk, mulai dari bahan-bahan, nilai gizi, tanggal pembuatan dan kadaluarsa. Hal ini menjadikan label sebagai media komunikasi antara konsumen dan pembuat produk, serta sebagai janji produsen kepada konsumen yang terekam/tertulis. Untuk produk makanan tujuan ekspor, selain menyampaikan informasi yang lengkap, label juga harus disesuaikan dengan negara tujuan ekspornya, dengan menggunakan bahasa internasional yaitu bahasa Inggris yang baik dan benar. MomsChips sebagai UKM penghasil makanan ringan (snack) dengan tujuan pasar ekspor, penting untuk diberikan pelatihan terkait dengan pembuatan label yang memenuhi syarat internasional. Diharapkan nantinya UKM MomsChips dapat membuat label sendiri dengan desain dan bahasa yang baik untuk memberikan jaminan kualitas secara lengkap pada produk mulai kemasan sampai dengan isi.
PEMBUATAN QR CODE UNTUK TEMU KEMBALI ARSIP INAKTIF DI DEPOT ARSIP DINAS PERPUSTAKAAN UMUM DAN ARSIP DAERAH KOTA MALANG Nasywa Rona Ainun Salama; Erlangga Andi Sukma
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan arsip inaktif merupakan bagian penting dalam mendukung efektivitas administrasi dan kualitas layanan kearsipan pada instansi pemerintahan. Permasalahan yang sering dihadapi dalam pengelolaan arsip inaktif adalah lamanya waktu temu kembali arsip akibat sistem pencatatan yang belum terintegrasi secara optimal antara arsip fisik dan data digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Quick Response Code (QR Code) sebagai sarana temu kembali arsip inaktif di Depot Arsip Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan (action research) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan SERVQUAL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan QR Code yang terintegrasi dengan Google Spreadsheets mampu mempercepat waktu temu kembali arsip dari beberapa menit menjadi hitungan detik serta meningkatkan kualitas layanan temu kembali arsip, khususnya pada dimensi responsiveness, reliability, dan tangibles. Penerapan QR Code juga mempermudah petugas dalam mengidentifikasi lokasi arsip secara lebih akurat dan sistematis. Penelitian ini merekomendasikan penerapan QR Code sebagai solusi praktis dan efektif dalam mendukung pengelolaan arsip inaktif di lingkungan instansi pemerintahan.Kata Kunci: Arsip inaktif, Temu kembali arsip, QR Code, Layanan kearsipan, Google Spreadsheets.
BIMBINGAN PENERAPAN PRODUCT VISUAL GUNA MENDUKUNG PEMASARAN ONLINE PADA USAHA BAWANG GORENG UMKM MAHASISWA MLG Rena Feri Wijayanti; Lina Budiarti; Tri Yulistyawati Evelina; Erlangga Andi Sukma; Sanita Dhakirah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2025
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v12i1.6046

Abstract

The various products offered by online-based businesses certainly bring challenges to catch consumers' attention. Understanding the importance of a product's appearance (product visual) in high competition opens the eyes of businessmen who want to get involved in online businesses that require thorough preparation, one of which is the aspect of the product's visual appearance displayed on the online platform used. One of the main focuses of this community service is aligned with the needs of partners is to develop the market by trying to expand through the marketplace, so the service team maximizes resources and efforts to be able to help maximize the application of product visuals to strengthen the products offered in the online platform so they can attract the attention of online shopping lovers to look for further product information from the existence of aesthetic product images. The method used in this community service activity is assistance starting from determining the appropriate concept, selecting product variants that are superior products, and consulting with photography experts to get product photos that contain photography/aesthetics aspects. The result of this community service is some photos of the product that are ready to be uploaded on a social media or marketplace platform.
Penggunaan Berbagai Jenis Metode Penyimpanan Arsip Dinamis Inaktif dalam Meningkatkan Kemudahan Temu Kembali Informasi Bima Rafsanjani Arirahma; Erlangga Andi Sukma
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 3 (2026): JUNI
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i3.2352

Abstract

Inactive archives are an important part of the archival system because they still have utility value even though their frequency of use has decreased. Improper archive management can cause difficulties in the information retrieval process and impact the decline in organizational work efficiency. This study aims to analyze the use of various types of inactive archive storage methods to improve the ease of information retrieval. The research method used is a qualitative approach with library research, through the review of various literature sources such as books, scientific journals, and relevant policy documents. Data collection techniques were carried out through documentation studies, while data analysis used qualitative descriptive techniques. The results of the study indicate that there are several commonly used inactive archive storage methods, namely alphabetical, numerical, subject, geographic, and chronological methods. Each method has advantages and limitations in supporting the information retrieval process. The numerical method is considered effective in managing large amounts of archives due to its structured system and high level of accuracy, while the alphabetical and subject methods are easier to use due to their intuitive nature. Geographic and chronological methods also have specific roles according to the characteristics of the archives being managed. This study also found that no single method is most effective for all organizational conditions. The implications of this research indicate that implementing a combination of several storage methods (a hybrid system) can be a more optimal solution for increasing the ease and speed of information retrieval. Furthermore, the success of archives management is also influenced by the competence of human resources and the consistency of the storage system implementation. Therefore, organizations are advised to select a storage method that suits their needs and conduct regular evaluations to improve the effectiveness of archives management.   Keywords: archive management; inactive dynamic archives; storage methods; information retrieval.   Abstrak. Arsip dinamis inaktif merupakan bagian penting dalam sistem kearsipan karena masih memiliki nilai guna meskipun frekuensi penggunaannya telah menurun. Pengelolaan arsip yang tidak tepat dapat menyebabkan kesulitan dalam proses temu kembali informasi dan berdampak pada menurunnya efisiensi kerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan berbagai jenis metode penyimpanan arsip dinamis inaktif dalam meningkatkan kemudahan temu kembali informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), melalui pengkajian berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa metode penyimpanan arsip dinamis inaktif yang umum digunakan, yaitu metode alfabetis, numerik, subjek, geografis, dan kronologis. Masing-masing metode memiliki keunggulan dan keterbatasan dalam mendukung proses temu kembali informasi. Metode numerik dinilai efektif dalam pengelolaan arsip dalam jumlah besar karena sistemnya yang terstruktur dan memiliki tingkat akurasi tinggi, sedangkan metode alfabetis dan subjek lebih mudah digunakan karena bersifat intuitif. Metode geografis dan kronologis juga memiliki peran tertentu sesuai dengan karakteristik arsip yang dikelola. Penelitian ini juga menemukan bahwa tidak ada satu metode yang paling efektif untuk semua kondisi organisasi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kombinasi beberapa metode penyimpanan (hybrid system) dapat menjadi solusi yang lebih optimal dalam meningkatkan kemudahan dan kecepatan temu kembali informasi. Selain itu, keberhasilan pengelolaan arsip juga dipengaruhi oleh kompetensi sumber daya manusia dan konsistensi dalam penerapan sistem penyimpanan. Oleh karena itu, organisasi disarankan untuk memilih metode penyimpanan yang sesuai dengan kebutuhan serta melakukan evaluasi secara berkala guna meningkatkan efektivitas pengelolaan arsip.   Kata kunci: pengelolaan arsip; dinamis inaktif; metode penyimpanan; temu kembali informasi.
PENYUSUNAN KLASIFIKASI ARSIP AUDIO PADA MUSEUM MUSIK INDONESIA Erlangga Andi Sukma; Rena Feri Wijayanti; Izzatul Ulya; Fatkhur Rochman; Zhulvardyan Armayrishtya; Muhammad Iqbal
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 13 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2026
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v13i1.8879

Abstract

The management of archives is gaining growing importance, particularly within museums. Well-structured and easily retrievable archives not only streamline day-to-day activities but also enhance overall efficiency and productivity. Nevertheless, many museums continue to struggle with effective archives management. Therefore, it becomes crucial for curators to adopt and implement proper archive classification systems to safeguard collections and ensure ease of retrieval. Specifically, the classification of audio archives requires the systematic and logical arrangement of archives to facilitate fast and straightforward access. This system proves especially valuable for accessing information related to the history of world music, including Indonesia. However, several museum curators have yet to apply proper classification methods. For instance, the Museum Musik Indonesia organizes its collections according to general practices but still encounters challenges in retrieval due to the lack of a structured classification framework. To address this issue, a community service program was carried out using a participatory approach that included four stages: counseling, discussion, mentoring, and evaluation. The establishment of an audio archive classification system will make it easier to locate and access archives whenever needed.