Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Joong-Ki

Peningkatan Kompetensi Bidang Pengelasan Smaw Pipe Welder Untuk Karyawan PT. Indonesia Morowali Industrial Park Siswanto, Yudi; Amiruddin, Amiruddin; Kadex Widhy Wirakusuma; Wijayanto, Hendi Lilih; Fathurrasuli, Fathurrasuli
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.9796

Abstract

Peningkatan daya saing industri dalam negeri tidak terlepas dari peran strategis sumber daya manusia yang kompeten, terutama dalam sektor industri berat seperti pengolahan logam. PT Indonesia Morowali Industrial Park (PT IMIP) sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di bidang pengelasan pipa. Metode pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) menjadi salah satu teknik pengelasan utama yang membutuhkan keterampilan khusus, terutama untuk pengelasan pipa dengan posisi yang kompleks. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis karyawan PT IMIP melalui pelatihan pengelasan pipa menggunakan metode SMAW berbasis kompetensi, pemberian materi teori dan praktik, evaluasi kompetensi peserta, serta pendampingan berkelanjutan. Metode pelatihan dirancang interaktif dan aplikatif, mencakup posisi pengelasan 1G hingga 6G, serta standar keselamatan kerja industri. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peningkatan signifikan pada keterampilan teknis peserta, terbentuknya budaya kerja profesional, dan terbukanya peluang sertifikasi profesi bagi karyawan. Program ini tidak hanya memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas tenaga kerja industri, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Peningkatan Pengetahuan Operasional Mesin Frais Bagi Karyawan Di Kawasan Industri Logam Morowali Hendi Lilih Wijayanto; Tegar Setiawan, Angga; Aristya Pradana Putra, Eriek; Malik Alfafa, Abduh; Adityo Tri Saputra
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.9734

Abstract

Dalam industri, mesin frais sering digunakan untuk membuat komponen mesin, mengebor lubang pada benda kerja, dan tugas lainnya. Dengan kontribusi sebesar 20,27% terhadap perekonomian nasional, Indonesia dilaporkan sebagai basis industri manufaktur terbesar di ASEAN, menurut statistik yang dikumpulkan dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Kemampuan untuk mengoperasikan mesin frais dengan sukses dan efisien merupakan salah satu kompetensi kunci yang dibutuhkan di bidang ini. Namun demikian, bisnis di kawasan Industri Morowali terus berjuang dengan pekerja yang tidak memiliki keterampilan yang diperlukan untuk mengoperasikan peralatan frais. Skenario ini tidak diragukan lagi dapat memengaruhi efisiensi dan produksi perusahaan serta kualitas barang yang dihasilkan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka, pelatihan dan pendampingan diperlukan. Pelatihan dilakukan dengan beberapa cara, termasuk studi yang melibatkan wawancara untuk mengidentifikasi jenis instruksi terbaik, penyediaan informasi untuk meningkatkan pemahaman menggunakan format ceramah. Kemampuan peserta dalam mengoperasikan mesin frais akan dilatih melalui observasi langsung, dan evaluasi pelatihan untuk mengukur tingkat keberhasilan. Berdasarkan hasil penilaian, skor rata-rata pra-tes adalah 65,1, dan skor rata-rata pasca-tes adalah 81,2. Setelah mengikuti program pelatihan, skor peserta meningkat sebesar 16,1 poin. Hasilnya, pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman staf tentang cara kerja mesin frais. Setiap pekerja juga menunjukkan kemahiran dalam menyelesaikan gambar kerja yang diberikan. Karyawan mendapatkan banyak manfaat dari pelatihan ini, baik dalam hal pertumbuhan profesional mereka maupun peningkatan produksi perusahaan.