Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS NILAI-NILAI BUDAYA JAMBI YANG TERKANDUNG DALAM ALAT MUSIK KELINTANG KAYU YANG BERKAITAN DENGAN PEMBELAJARAN POLA BARISAN DAN DERET Kamid; Resmita; Rohati
Aksioma Vol. 5 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v5i3.762

Abstract

: Nilai-nilai budaya Jambi adalah suatu nilai luhur kebudayaan Jambi yang harus dikembangkan agar tidak punah, oleh sebab itu diperlukan suatu wadah dalam pembela­jaran matematika yang bisa dikaitkan dengan budaya Jambi tersebut. Alat musik kelin­tang kayu merupakan salah satu alat musik kelintang kayu yang bisa dikaitkan dengan pembelajaran matematika yaitu pada materi pola barisan dan deret. Karena alat musik ini, mempunyai panjang kayu yang berbeda pada setiap bilahannya dan menghasilkan harmonisasi nada yang berbeda pula. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai budaya Jambi yang terkandung dalam alat musik kelintang kayu dan menganalisis keterkaitan nilai-nilai budaya Jambi dalam alat musik kelintang kayu ter­sebut dengan materi pola barisan dan deret. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan ber­dasarkan hasil pengamatan terhadap alat musik, wawancara dan pengamatan terhadap proses pembuatan alat musik tersebut. Subjek dalam penelitian ini adalah alat musik dan seniman alat musik kelintang kayu di sanggar mindulahin, Telanai Pura, Kota Jam­bi.Berdasarkan penelitian diperoleh hasil nilai budaya Jambi yang terkandung dalam alat musik kelintang kayu adalah nilai kesenian disebabkan oleh harmonisasi nada yang dihasilkan oleh alat musik kelintang kayu pada saat kayu tersebut dipukul, dan memiliki nada khas kesenian Jambi yaitu nada pentatonis. Dan pada setiap bilahan kayu terdapat panjang kayu yang berdeda dan membentuk pola barisan dan deret tertentu dan menghasilkan harmonisasi bunyi yang berbeda pula.Dapat disimpulkan bahwa terdapat kaitan nilai-nilai budaya Jambi dalam alat musik kelintang kayu dengan pembelajaran matematika yaitu pada materi pola barisan dan deret.
EFEKTIFITAS CLASSDOJO UNTUK MENDUKUNG KETERAMPILAN 4C DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SECARA VIRTUAL Sri Winarni; Ade Kumalasari; Marlina Marlina; Rohati Rohati; Hikmawati Hikmawati
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.642 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i1.4411

Abstract

ClassDojo merupakan salah satu bentuk kelas virtual yang dapat digunakan untuk mengontrol setiap perilaku siswa yang muncul saat berlangsungnya pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat efektivitas penggunaan ClassDojo dalam mendukung keterampilan 4C siswa, yaitu, communication, collaboration, critical thinking, dan creative thinking. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan desain posttest only control group design. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas 8 MTs Laboratorium Kota Jambi. Sampel pada penelitian ini adalah dua kelas yang dipilih secara cluster random sampling. Data keterampilan berpikir kritis dan kreatif diperoleh melalui pengerjaan soal tes, sedangkan keterampilan bekerjasama dan berkomunikasi diperoleh melalui pengisian angket. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial. Analisis data deskriptif mencakup keterlaksanaan pembelajaran dan pencapaian indikator. Analisis data inferensial terdiri atas uji prasyarat meliputi uji normalitas multivariate dan uji homogenitas matriks kovarian; uji hipotesis penelitian menggunakan uji multivariat; dan uji lanjut menggunakan uji bonferroni.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi virtual class menggunakan ClassDojo dapat mendukung 4C skills pada pembelajaran matematika. Jika dilihat secara kebermaknaannya, implementasi virtual class menggunakan ClassDojo secara bermakna dapat mendukung keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan berkomunikasi namun tidak pada keterampilan bekerjasama pada pembelajaran matematika.
EFEKTIVITAS VIDEO PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENDUKUNG KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI DAN DIGITAL SISWA Sri Winarni; Ade Kumalasari; Marlina Marlina; Rohati Rohati
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.199 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i2.3345

Abstract

Penggunaan media pembelajaran di era digital sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, hal ini dikarenakan penggunaan media ini dapat menumbuhkan pembelajaran yang lebih efektif. Ada banyak pilihan media pembelajaran yang dapat digunakan, salah satunya adalah media berupa video pembelajaran. Selain dapat memudahkan siswa memahami konsep dari materi yang dipelajari, video pembelajaran  juga bisa mendukung kemampuan literasi numerasi dan digital siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Penelitian dilakukan guna melihat efektivitas penggunaan video pembelajaran terhadap kemampuan literasi numerasi dan digital siswa. Desain eksperimen yang digunakan adalah post test only control group design dan teknik analisis data penelitian menggunakan uji manova. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar tes kemampuan literasi numerasi siswa, dan angket literasi digital siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 7 Muaro Jambi. Berdasarkan pengolahan data menggunakan uji multivariate diperoleh bahwa H0 ditolak. Berdasarkan uji lanjut menggunakan uji T2 Hotelling diperoleh bahwa H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi numerasi dan literasi digital siswa pada kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Hal ini berarti penggunaan video pembelajaran pada pembelajaran di kelas efektif ditinjau dari kemampuan literasi numerasi dan kemampuan literasi digital siswa.
Recall and mathematical problem solving for students with disabilities Kamid Kamid; Jefri Marzal; Wardi Syafmen; Rohati Rohati; Rina Kusuma Dewi
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol 40, No 3 (2021): Cakrawala Pendidikan (October 2021)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v40i3.34399

Abstract

This article reports on the ability of feeble-minded or mentally retarded students in mathematical recall and problem-solving processes. In particular, this study investigated whether recall ability can affect feeble-minded students' ability to work on mathematical problems. This research was conducted using a mixed-method approach with a sequential explanatory research design. The sample of this study consisted of 34 feeble-minded students. The findings show that the ability of feeble-minded students to solve mathematical problems and their recall abilities were categorized as fair Another finding is that the ability to recall had a 62.1% effect on the ability to work on mathematical problems. The contribution of this study is that feeble-minded students' ability to work on mathematical problems is greatly influenced by their ability in the mathematical recall process.
PKM PENGAYAAN MATERI OLIMPIADE MATEMATIKA UNTUK GURU SD AL FATH DAN SD JAMBI ISLAMIC SCHOOL KOTA JAMBI PROVINSI JAMBI Rohati Rohati; Feri Tiona Pasaribu; Diah Kumalasari
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 24, No 4 (2018): OKTOBER - DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v24i4.12402

Abstract

AbstrakOlimpiade merupakan ajang yang sangat bagus untuk mengasah kemampuan matematika seseorang pelajar. Sebelum guru membantu siswa mempelajari soal-soal olimpiade, terlebih dahulu guru harus mampu menguasai dengan baik soal soal jenis olimpiade di SD. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak guru yang belum memiliki pemahaman yang baik tentang soal-soal matematika yang diujikan pada olimpiade matematika SD. Hal ini terjadi di SD Alam Al-Fath dan SDIT JISc Kota Jambi.Tujuan yang akan dicapai dari pengabdian ini adalah memberikan pengayaan dan workshop tentang olimpiade matematika bagi guru SD dalam membuat dan menyelesaikan soal-soal bertaraf olimpiade. Selanjutnya dengan pengabdian ini akan menghasilkan modul pengayaan materi-materi olimpiade matematika SD.Adapun khalayak sasaran adalah guru-guru di SD Alam Al-Fath dan SDIT JISc Kota Jambi. Untuk mengukur keberhasilan pengabdian akan dilakukan evaluasi dengan menggunakan instrumen berupa angket dan tes. Dari hasil tes diperoleh peningkatan dari pretest ke posttes sebesar 30,17%. Berdasarkan hasil respon guru dengan pemberian angket setelah mengikuti kegiatan pengabdian kemitraan masyarakat ini guru-guru di SD tersebut bisa memiliki pemahaman yang baik tentang soal-soal olimpiade matematika tingkat SD dan memberikan respon yang positif terhadap kegiatan pelatihan dan mampu membina, memotivasi dan meningkatkan minat siswa agar dapat mengikuti ajang olimpiade matematika, serta membelajarkan siswa dengan baik dan efektif.Kata kunci : Pengayaan, Materi Olimpiade, Matematika.AbstractThe Olympics is a great place to improve student's math skills. Before the teacher helps the students to learn Olympic questions, teacher must be able to master the questions about the types of Olympics in elementary school. The reality in the field shows that there are still many teachers who do not have a good understanding of the mathematics that were tested for elementary mathematics olympiad. This happened in SD Alam Al-Fath and SDIT JISc Jambi City. The aim to be achieved from this service was to provide enrichment and workshops on mathematics olympiad for elementary teachers in making and completing Olympic-level questions. Furthermore, with this dedication, it will produce an enrichment module for elementary mathematics olympiad materials. The target audiences are teachers at SD Alam Al-Fath and SDIT JISc Jambi City. To measure the success of dedication, an evaluation will be conducted using instruments such as questionnaires and tests. From the test results obtained that there is an enhacement from pretest to posttest by 30.17%. Based on the results of the teacher's response by answered the questionnaires after participating in this community partnership service, the teachers at the elementary school could have a good understanding of elementary school mathematics olympiad questions and provide a positive response to training activities and be able to foster, motivate and increase the students’ interest to follow the mathematics Olympiad event, and to teach students well and effectively. Keywords: Elementary School Teacher, Olympic Materials, Mathematics.
ANALISIS PENGARUH DISPOSISI MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN PEMECAHAN MASALAH Sri Winarni; Rohati Rohati; Ade Kumalasari; Marlina Marlina
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.657 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.3511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh disposisi matematika pada kemampuan komunikasi matematika dan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini merupakan penelitian mix method dengan pendekatan komparatif dan deskriptif. Data disposisi matematika didapatkan dari pengisian angket oleh seluruh siswa kelas VIII SMP N 7 Muara Jambi sedangkan data kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah menggunakan tes. Dari pengolahan angket disposisi matematika siswa di kategorikan menjadi dua level yaitu level 2 dan level 3. Setelah data dianalisis menggunakan uji multivariat yaitu uji Pillai’s Trace, Wilks’ Lambda, Hoteling’s Trace, dan Roy’ Largest Root diperoleh hasil berturut-turut adalah 0,429; 0,429; 0,430; 0,149. Nilai-nilai tersebut > 0,05, sehingga H0 diterima dan dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan pada rata-rata skor kemampuan komunikasi dan kemampuan pemecahan masalah siswa pada tiap kelompok. Hal ini menunjukkan bahwa disposisi matematika pada level 2 dan 3 tidak mempengaruhi kemampuan komunikasi dan kemampuan pemecahan masalah. Sehingga untuk meningkatkan kemampuan tersebut, guru harus memperhatikan faktor lain yaitu pengetahuan awal, gender, kemampuan membaca, menulis, diskusi, tugas dan strategi yang digunakan guru dalam proses belajar mengajar.
PEMANFAATAN BONEKA ORIGAMI SEBAGAI MEDIA BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK DI TAMAN PENDIDIKAN QUR’AN Sri Winarni; Ade Kumalasari; Marlina Marlina; Rohati Rohati; Neneng Lestari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 6 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.568 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i6.5857

Abstract

Abstrak: Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak dalam membuat boneka origami. Langkah-langkah yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah survey dan observasi, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang yang merupakan adopsi dari langkah pada penelitian tindakan kelas. Kegiatan yang dilakukan ini berupa pelatihan kepada anak yang belajar di dua Taman Pendidikan Qur’an (TPQ), yaitu TPQ Nurul Ittihad dan TPQ Rumah Surga. Total peserta dari kedua TPQ yang mengikuti pelatihan berjumlah 38 anak. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan pengamatan, dokumentasi dan wawancara. Berdasarkan dua kali kegiatan diperoleh data peningkatan keterampilan motorik halus pada kriteria “berkembang sangat baik”. Pada siklus I keterampilan motoric anak dalam membentuk boneka origami level mudah sebesar 31,47% dan siklus II sebesar 68,42 %. Sedangkan pada kegiatan membentuk bonekas origami level sedang terjadi peningkatan persertase keterampilan, yiatu 60, 53 % pada siklus I dan 78, 95 % pada siklus II. Secara kualitatif, Hasil yang didapatkan anak usia 4 -7 tahun bisa membentuk boneka origami level mudah dan mengalami kesulitan apabila membentuk boneka origami level sedang.Abstract: The objective of this program is to improve children develop their fine motor skills through the process of building origami dolls. This exercise incorporates survey and observation, planning, implementation, and assessment, all of which are steps in classroom action research. This program is designed to provide instruction for children enrolled in two Qur'an Education Parks (TPQ), TPQ Nurul Ittihad, and TPQ Rumah Surga. The training drew a total of 38 children from the two TPQs. The data collection methods used were observation, documentation, and interviews. Data on improved fine motor skills were obtained on the "very well developed" criteria based on the two activities. In the first cycle, the children's motor skills in forming easy-level origami dolls were 31.47%, and the second cycle was 68.42%. Meanwhile, in forming origami dolls, there was an increase in skill percentage, namely 60, 53% in the first cycle and 78, 95% in the second cycle. Qualitatively, the results obtained by children aged 4 -7 years can form easy-level origami dolls and have difficulty when forming medium-level origami dolls.
Student Team Achievement Division Learning Model and Student Process Skills Kamid Kamid; Sri Winarni; Rohati Rohati; Wahyu Adi Pratama; Elza Triani
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 6 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v6i1.42456

Abstract

There are still many students who have difficulty learning mathematics. It is because students feel that learning mathematics is complicated. This problem has an impact on low student learning outcomes. One way to make it easier for students to learn is to use an appropriate learning model. This study aims to compare and correlate student response variables in the student team achievement division learning model of block and cube material and student process skills. This type of research is quantitative experimental research by comparing four classes using process skills variables and student responses to student team learning outcomes. The sampling technique used was purposive sampling with a sample size of 144 students from a population of two public elementary schools and two Islamic elementary schools. The technique used to collect data is a questionnaire. The instrument used to collect data is a questionnaire. The data analysis used was quantitative with the help of SPSS 25 statistics to find descriptive statistics, test assumptions, and test hypotheses. Based on the t-test, it is known that there are significant differences in students' process skills in each school and student responses to the Student team achievement division learning model on the volume of blocks and cubes in each school. Based on the correlation test, there is a relationship between students' process skills on student responses with the student learning model of team achievement division on the material of volume of blocks and cubes between schools.
The Students' Self-Confidence and Their Mathematical Communication Skills in Solving Problems Retta Aulia; Rohati Rohati; Marlina Marlina
Edumatika : Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2021): November 2021, Edumatika : Jurnal Riset Pendidikan Matematika
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.74 KB) | DOI: 10.32939/ejrpm.v4i2.770

Abstract

This research aims to analyze students' mathematical communication skills in solving mathematical problems based on their self-confidence. This research was a qualitative research method with descriptive approach. This research was conducted at one of junior high school in Muaro Jambi, Jambi, Indonesia. The research subjects were six students consisting of two students with high self-confidence category, two students with medium category, and two students with low category who were selected using purposive sampling technique. This research used student self-confidence questionnaires, problem-solving tests, and interviews to confirm the level of students' mathematical communication skills. The data were analyzed by descriptive technique. The results showed that the subjects with high self-confidence had met all indicators of mathematical communication skills, while the subjects with medium self-confidence had met three of four indicators of mathematical communication skills, and the subjects with low self-confidence only fulfill one of four indicators of mathematical communication skills.
THE DEVELOPMENT OF TOONDOO ONLINE COMIC BASED ON RME TO SUPPORT STUDENT’S MATHEMATICAL LITERACY SKILLS Rohati Rohati; Ade Kumalasari; Marlina Marlina; Naya Junia
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4431.458 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.3875

Abstract

This research aims at 1) Developing a valid, practical, and effective Toondoo online comic media based on realistic math education (RME) on relations and functions material in junior high school, 2) Knowing whether RME- based Toondoo online comics can improve mathematical literacy skills. The research type is research and development with the ADDIE development model but the implementation stage is not carried out.  The population of this research was all eighth grade students of SMPN 7 Jambi.  Grade VIII H was taken as the sample of Toondoo online comic research. Response questionnaire and test are the data instruments for a validity, practicality and effectiveness of research. Post-test after learning Toondoo online comic is used as the instrument for mathematical literacy skills. Based on data analysis, the average validation of material, media and design experts falls into the  very valid category. The results of the practicality of Toondoo online comic media based on RME are practical, making it worth testing in the learning process. The results of the learning test state that students’ average value is 85.88 and mastery learning is 94.12%.  The results of post-test students’ mathematical literacy skills state that the average class is at level 3 and above with a percentage of 91.17% which is very good criteria. Based on student learning outcomes and post-test, online comic media based on RME is effective to be used in learning process in order to improve students’ mathematical literacy skills.