Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Komposisi Hasil Tangkapan Alat Tangkap Gillnet Di Perairan Kuala Jambi M. Abdul Latif; Heru Handoko; Fauzan Ramadan; Noverdiman Noverdiman; Nelwida Nelwida; Raguati Raguati
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 10 No. 3 (2022): November
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi hasil tangkapan alat tangkap gillnet di Perairan Kuala Jambi. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 9 mei sampai 11 juni 2022. Pengambilan data berupa hasil tangkapan ikan menggunakan 2 buah gillnet ukuran mata jaring 2 inchi selama 32 kali trip. Hasil penelitian menunjukkan hasil tanngkapan ikan yang diperoleh adalah ikan Senangin, Ikan Gukamah, ikan Beliak Mata, Ikan Lomek, Ikan Lidah, da ikan Buntal. Kesimpulan penelitian ini adalah jumlah terbanyak hasil tangkapan beliak mata, sedangkan ikan yang paling sedikit adalah ikan Buntal.
Hubungan Bobot Potong dan Bobot Karkas dengan Yield Grade dan Rib Eye Muscle Area pada Kambing Jawarandu Jantan Rizki, Muhammad; Muthalib, R.A; Farizal, Farizal; Afzalani, Afzalani; Raguati, Raguati; Sulaksana, Indra; Pradana, Erbid Dwi
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 25, No 3 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v25i3.6188

Abstract

This study was conducted to evaluate the relationship between slaughter weight and carcass weight with yield grade and Rib Eye Muscle Area (udamaru) in male Jawarandu goats. The research involved 30 male Jawarandu goats slaughtered at the Mat Beken Slaughterhouse, Jambi City, which were classified into two age groups, namely I2 (2–2.5 years) and I3 (3–3.5 years). Data collected included slaughter weight, carcass weight, yield grade, and Rib Eye Muscle Area, and were analyzed using simple and multiple linear regression methods.The results indicated that in the individual age groups I2 and I3, the relationship between slaughter weight and carcass weight with yield grade and Rib Eye Muscle Area was not statistically significant. However, in the combined age group analysis using multiple linear regression, slaughter weight and carcass weight showed a highly significant effect (P
Efek Perbedaan Konsentrasi Bubuk Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Peningkatkan Kualitas Fisik Dadih: Effect of Different Concentrations of Moringa Leaf Powder on Improving The Physical Quality Dadih Raguati, Raguati; Monica, Metha; Afzalani, Afzalani; akhsyar, Mhd saidi akhsyar
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 26 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiiip.v26i2.29306

Abstract

Dadih or Curd is a fermented product from buffalo milk. The availability of milk buffalo is limited so try replacing it with cow’s milk. This research applies cow's milk to make curd which is enriched with Moringa leaf powder. This research aims to evaluate the level/concentration of Moringa leaf powder which can improve the physical quality of the curd milk cow. This research was arranged in a completely randomized design (CRD) with five treatments of Moringa leaf powder levels which consist of 0%, 0.5%, 1%, 1.5%, and 2%. The data had analyzed with analysis of variance (ANOVA) and different between treatment were analyze with Duncan's tests. The experiment results showed that the addition of Moringa leaf meals in the curd did not difference effect of physical quality of curd cow's milk. The research  concluded that the use of Moringa leaf powder of up to 2% can be used in producing of  cow's milk curd.
PENGARUH UKURAN MATA PANCING TAJUR TERHADAP HASIL TANGKAPAN DI SUNGAI SEBAPO DESA NAGASARI KECAMATAN MESTONG KABUPATEN MUARO JAMBI Rahmawati, Nadia Ayu; Handoko, Heru; Raguati, Raguati
Mantis Journal of Fisheries Vol. 1 No. 01 (2024): Agustus 2024
Publisher : Department of Fisheries, Animal Science Faculty, Universitas Jambi.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/mjf.v1i01.31441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran mata pancing terhadap hasil tangkapan di sungai Sebapo Desa Nagasari Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 02 November - 22 November 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental fishing dengan 6 perlakuan mata pancing yang nomor berbeda (3, 5, 7, 9, 11, 13) dan 10 kelompok (jumlah hari penelitian). Masing-masing ukuran mata pancing menggunakan 5 unit alat tangkap dengan jarak antar alat tangkap sejauh 2 meter. Umpan yang digunakan adalah umpan cacing tanah dengan berat 0,8 gram. Peralatan yang digunakan adalah batang bambu, mata pancing, pH meter, termometer, tali senar, plastik, baskom, ember, timbangan, penggaris, alat tulis dan kamera (Handphone). Data yang di peroleh kemudian di analisis menggunakan uji ANOVA. Hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan ukuran mata pancing berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap hasil tangkapan ikan gabus (Channa striata) dan ikan betok (Annabas testudineus). Ukuran mata pancing juga berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot dan panjang hasil tangkapan ikan gabus (Channa striata) dan ikan betok (Annabas testudineus). Pengukuran parameter lingkungan menunjukkan suhu berkisar 28,2-30,2oC dengan pH berkisar 6,3-7,9. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan mata pancing yang berbeda pada penangkapan menggunakan pancing tajur di peroleh dua jenis hasil tangkapan yaitu ikan gabus (Channa striata) dan betok (Annabas testudineus). Hasil tangkapan yang terbanyak adalah ikan gabus. Ukuran mata pancing yang digunakan mempengaruhi hasil tangkapan. Kata Kunci: mata pancing, hasil tangkapan, pancing tajur
Penggunaan Slurry sebagai Pupuk Organik terhadap Kualitas dan Fermentabilitas Rumput Setaria (Setaria splendida Stapf) di Rumen Berutu, Evi Yuni Hernika; Afzalani, Afzalani; Syarifudin, Hutwan; Muthalib, R. A.; Hoesni, Fachroerrozi; Raguati, Raguati
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 24, No 3 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v24i3.5714

Abstract

Biogas slurry is an organic product derived from livestock manure and produced through an aerobic fermentation process that can be used to improve soil fertility, forage production, and quality. This study aimed to investigate the effect of slurry organic fertilizer on crude protein content, crude fiber, and total fermentation gas production in the rumen in vitro . The study was conducted in a completely randomized design (CRD), consisting of five treatments of slurry levels as organic fertilizer and four replications consisting of two experimental units. The treatments consisted of S0 = without slurry, S1 = slurry 20 g/polybag, S2 = slurry 25 g/polybag, S3 = slurry 30 g/polybag, and S4 = slurry 35 g/polybag. The variables measured in this study were crude protein content, crude fiber, and total fermentation gas production. The data obtained were analyzed using a variance analysis (ANOVA). Duncan’s test was used to determine the effect of different levels of slurry on the measured parameters. The results showed that the use of slurry as an organic fertiliser increases crude protein content by an average of 16.06%, increases crude protein production from 1.47 g/poly bag to 96.38 g/poly bag and improves fermentability in the rumen by an average of 8.08% of setaria grass (Setaria splendida Stapf). The use of slurry at the level of 35 g/poly bag is recommended for the cultivation of setaria grass (Setaria splendida Stapf).
Proteksi Protein Indigofera dengan Ekstrak Tanin Kondensasi Daun Sengon terhadap Produksi Gas Metan Rahmi Dianita; Muhammad Anjasman; Afzalani R. A. Muthalib; Raguati
Pastura: Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol. 14 No. 1 (2024): Pastura Vol. 14 No. 1 Tahun 2024
Publisher : Himpunan Ilmuwan dan Tumbuhan Pakan Indonesia (HITPI) dan Fakultas Peternakan Universitas Udayanad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of condensed tannin from sengon leaf extract in protecting Indigofera zollingeriana (TIZ) flour protein as seen from the total gas and methane gas production produced in vitro. The research was conducted using a completely randomised design (CRD) with 5 treatments and 4 replications. The treatments consisted of P0 = TIZ + 0% condensed tannin (CT), P2 = TIZ + 0.5% CT, P3 = TIZ + 1% CT, P4 = TIZ + 1.5% CT, P5 = TIZ + 2% CT. The observed variables were total gas, methane gas, carbon dioxide (CO2), and pH. The results showed that the protection of TIZ protein with CT from sengon leaf extract, significantly (P<0.05) decreased the production of total gas, methane gas (P<0.05), and increased carbon dioxide gas (CO2) (P<0.05) and significantly (P<0.05) affected the pH. It can be concluded that the protection of TIZ with CT from sengon leaf extract at the 1% level effectively reduces total gas production and methane gas. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari tannin kondensasi dari ekstrak daun sengon dalam memproteksi protein tepung Indigofera zollingeriana (TIZ) yang dilihat dari gas total dan produksi gas metan yang dihasilkan secara in vitro. Penelitian dilaksanakan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang diterapkan terdiri dari P0 = TIZ + 0% tanin kondensasi (TK), P2= TIZ + 0,5% TK, P3 =TIZ+ 1 % TK, P4 = TIZ+ 1,5% TK, P5 = TIZ + 2% TK. Peubah yang diamati terdiri dari total gas, gas metan, karbondioksida (CO2) dan pH. Hasil penelitian menunjukkan proteksi protein TIZ dengan TK dari ekstrak daun sengon, berpengaruh nyata (P<0,05) menurunkan produksi total gas, gas metan (P<0,05), dan meningkatkan gas karbondioksida (CO2) (P<0,05) serta nyata,(P<0,05) berpengaruh terhadap pH. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa proteksi TIZ dengan TK dari ekstrak daun sengon pada taraf 1% efektif menurunkan total produksi gas dan gas metan.
Penambahan Natrium Bikarbonat pada Pakan Ternak Ruminansia yang Diberi Konsentrat Tinggi terhadap Kecernaan Fraksi Serat Secara in Vitro Afzalani Afzalani; Rara Amiyati; R.A. Muthalib; Raguati Raguati; Fachroerrozi Hoesni; Rahmi Dianita
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 26, No 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v26i2.6557

Abstract

This study aimed to determine the effect of dietary inclusion of sodium bicarbonate (NaHCO3) in high-concentrate ruminant feed on the in vitro digestibility of fiber fractions, including Neutral Detergent Fiber digestibility (NDFD), Acid Detergent Fiber digestibility (ADFD), and hemicellulose digestibility. The experiment was arranged in a Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 5 replications. The treatments consisted of: P0 = 20% forage + 80% concentrate + 0% sodium bicarbonate (NaHCO3); P1= P0 + 2.5% (NaHCO3); P2 = P0 + 5% (NaHCO3); P3 = P0 + 7.5% (NaHCO3); and P4 = P0 + 10% (NaHCO3). Duncan's Multiple Range Test (DMRT) was employed to analyze the significant differences among the measured variables. The parameters observed were NDFD, ADFD, and hemicellulose digestibility. The results showed that the addition of NaHCO3 significantly affected (P
Efek Suplementasi Ampas Tahu dan Mineral Zn-Cu Organik terhadap Pertambahan Bobot Badan pada Penggemukan Sapi Bali yang Diberi (Pakan Rumput Rawa (Hyampeacne amplexicaules Rudge Ness)): (Effect of Supplementation of Tofu Waste and organic mineral of Zn-Cu on Weight Gain in Bali Cattle fed with Hyampeacne amplexicaules Rudge Ness) Afzalani, Afzalani; Musnandar, Endri; Raguati, Raguati
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 20 No 2 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.44 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v20i2.5137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki performa pertumbuhan ternak sapi Bali yang dipeliharaan oleh peternak melalui suplementasi limbah tahu dan mineral Zn-Cu organik. Ternak yang digunakan sebanyak 12 ekor sapi Bali jantan muda umur 1.5 tahun dengan kisaran berat badan 120 - 130 kg. Pakan yang diberikan yaitu berupa hijauan rumput rawa yang diberikan secara tidak terbatas sesuai dengan kebiasaan peternak. Sedangkan ampas tahu diberikan sebanyak 1% dari berat badan. Mineral organik berupa Zn dan Cu diberikan sebanyak 1% atau 2% dari BK ampas tahu yang diberikan. Percobaan in vivo dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan terdiri dari : R0 = Rumput rawa + 0% Ampas Tahu (AT) + 0% Zn-Cu Organik; R1 = Rumpu Rawa + 1% AT/kg BB Sapi + 0% Zn-Cu Organik R2 = Rumput rawa + 1% AT/kg BB sapi + 1% Zn-Cu Organik/kg BK AT; R2 = Rumput rawa + 1% AT/kg BB sapi + 2% Zn-Cu Organik/kg BK AT. Peubah yang diamati yaitu konsumsi bahan kering rnasum, pertambahan bobot badan dan efisiensi penggunaan ransum. Analisis ragam dilakukan untuk melihat pengaruh perlakuan terhadap peubah yang diamati, dilanjtkan denganuji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi AT dan Zn-Cu organik pada taraf 2% (R3) cenderung menghasilkan pertambahan bobot badan harian tertinggi (0,51 kg), konsumsi bahan kering (6,99 kg) dan efisiensi penggunaan pakan (7.92%). Kata kunci : Ampas tahu, mineral organik, sapi Bali dan rumput rawa
Penggunaan probiotik dari kulit nenas sebagai sumber pakan tambahan untuk Ternak Ruminansia: The Used of Probiotics From Pineapple Peels (Ananas Comosus) As A Source of Feed Supplements For Ruminants Raguati, R; Afzalani, A; Musnandar, Endri
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 21 No 2 (2018): November 2018
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiiip.v21i2.6775

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi probiotik asal dari kulit nanas yang ditambahkan ke dalam mineral blok sebagai suplementasi dalam ransum. Penelitian ini dilakukan dengan dua tahap: Tahap pertama isolasi bakteri asal kulit nanas.Tahap kedua adalah pembuatan mineral blok yang berisikan probiotik disusunlah 4 macam komposisi minerail blok plus probiotik lalu di analisa secara invitro dan uji daya tahan penyimpanan mineral blok-plus. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Analisis data dikerjakan menurut program SAS. Peubah yang diamati adalah total produksi gas, KCBK, KCBO sampel secara invitro. Hasil isolasi yang diperoleh dalam penelitian ini adalah pada kulit nanas terdapat bakteri positif dengan jumlah koloni bakterinya sebanyak = 2, 92 x 10 10 . Jumlah koloni bakteri dalam I gram mineral blok adalah 1,72 x 10 6 , ketahanan bakteri dalam mineral blok pada penyimpanan seminggu 1,97 x 10 10 (pengenceran sepuluh) dan penyimpanan 1 bulan dengan jumlah koloni sebanyak 1,52 x 1010 pada pengenceran tujuh serta ketahanan bakteri dalam mineral blok hingga 1,5 bulan pada pengenceran lima adalah 1, 45 x 10 9 cfu sampai 107. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perbedaan perlakuan mineral blok-plus tidak nyata (P>0.05) berpengaruh terhadap nilai KcBK, KcBO dan Total Produksi gas. Total produksi gas yang dihasilkan berkisar(109,00 – 152,83 ml), KcBK mineral blok-plus berkisar 63.58 – 66.33% dan KcBO berkisar 71.02 –72.79%. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa Penggunaan probiotik sebesar 0,5% dalam mineral blok sebagai suplemen pakan ternak ruminansia sudah dapat memberikan hasil yang baik
Penggantian Rumput Gajah dengan Pelepah Sawit yang Disuplementasi Probiotik dalam Pakan Terhadap Produksi Susu Kambing Peranakan Etawa Kuswanto, Alek; Raguati, Raguati; Elymaizar, Zulfa; Sulaksana, Indra
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 25 No 2 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.594 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v25i2.19080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian rumput gajah dengan pelepah sawit yang disuplementasi probiotik dalam pakan terhadap konsumsi pakan,produksi susu dan efisiensi pakan kambing Peranakan Etawa. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 15 September 2021 sampai dengan tanggal 03 November 2021. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) 4 x 4. Perlakuan yang diberikan yaitu P0 =  60% rumput gajah + 40% konsentrat + 1% probiotik, P1 =  45% rumput gajah + 15% pelepah sawit + 40% konsentrat + 1% probiotik, P2 = 30% rumput gajah + 30% pelepah sawit + 40% konsentrat + 1% probiotik, P3 = 15% rumput gajah + 45% pelepah sawit + 40% konsentrat + 1% probiotik. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah konsumsi pakan, produksi susu dan efisiensi pakan. Data dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penggantian rumput gajah dengan pelepah sawit yang disuplementasi probiotik berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan (BK), produksi susu dan efisiensi pakan. Dimana rata-rata konsumsi bahan kering (BK) pada penelitian ini adalah 785,91 - 990,09 gram/ekor/hari. Produksi susu dengan rata-rata adalah sebesar 312,93 - 354,18 ml/ekor/hari, sedangkan efisiensi pakan dengan rata–rata antara 37,49 – 40,77 %. Kesimpulkan penelitian ini adalah bahwa penggantian rumput gajah dengan pelepah sawit sampai 45% yang disuplementasi probiotik dalam pakan hijauan tidak dapat meninggkatkan produksi susu kambing PE.