Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS EFESIENSI PEMASARAN ASPARAGUS (Asparagus Officinalis) DI DESA SUKA SIPILIHEN KECAMATAN TIGA PANAH Dewantara, Raka Pandu; Rangkuti, Khairunnisa; Apriyanti, Ira; Sinaga, Hardiansyah
Jurnal Agri Smart Deli Sumatera Vol. 1 No. 1 (2023): Artikel Riset Maret 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran Asparagus, mengetahui share margin Asparagus dan menganalisis efisiensi pemasaran Asparagus. Penelitian ini berlokasi di Desa Suka Sipilihen, Kecamatan Tiga Panah. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive). Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengadakan wawancara, memberikan daftar kusioner dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tipe saluran pemasaran terdiri dari satu saluran pemasaran yaitu saluran distribusi dua tingkat (two stage channel), dari petani kepada pedagang pengumpul lalu kemudian dari pedagang pengumpul ke pedagang pengecer dan berakhir pada pedagang pengecer ke konsumen akhir. Efisiensi pemasaran pada saluran distribusi dua tingkat sebesar 18% < 33%, menunjukan bahwa pemasaran asparagus efisien. Kata Kunci: Efisiensi, Saluran Pemasaran, Pemasaran Asparagus
DETERMINAN NILAI TUKAR PETANI CABAI MERAH DI PROVINSI SUMATERA UTARA: Nilai Tukar Petani Cabai Apriyanti, Ira; Muhammad Zulfiqi Umri
Agro Estate Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Institut Teknologi Sawit Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47199/jae.v9i2.362

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) cabai merah serta menguji pengaruh produksi, luas panen, dan harga terhadap NTP di Provinsi Sumatera Utara. NTP digunakan sebagai indikator kesejahteraan karena mencerminkan kemampuan petani menukar hasil usahatani dengan barang dan jasa yang dibutuhkan untuk konsumsi maupun produksi. Provinsi Sumatera Utara dipilih karena merupakan salah satu sentra utama cabai merah nasional dan pada saat yang sama menghadapi fluktuasi produksi dan harga yang cukup tajam. Penelitian menggunakan data sekunder deret waktu bulanan periode 2018–2024 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dan Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. Analisis dilakukan dengan regresi linier berganda setelah model memenuhi asumsi normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NTP cabai merah cenderung meningkat dari 98,10 pada 2018 menjadi 129,02 pada 2024 sehingga rata-rata petani berada pada kondisi surplus. Secara simultan produksi, luas panen, dan harga berpengaruh signifikan terhadap NTP dengan nilai adjusted R² sebesar 0,635. Secara parsial ketiga variabel signifikan pada taraf nyata 5%; kenaikan produksi dan harga memperbaiki NTP, sedangkan perluasan luas panen yang tidak diikuti pengaturan output berpotensi menekan NTP. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan manajemen produksi, stabilisasi harga, dan dukungan kebijakan agar peningkatan output benar-benar terkonversi menjadi perbaikan kesejahteraan petani cabai merah di Provinsi Sumatera Utara.