Claim Missing Document
Check
Articles

Computer Network Specification for Distributed Spatial Data System Agus Pribadi; I Wayan Astika; M. Arief Syafi’i
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In recent years, spatial data and database become very important thing. Spatial data and database are stored into data and database server called data center. The last trend of spatial data and database management utilizes the concepts of data clearinghouse (DCH) and data warehousing (DWH). The Geographic Information System (GIS) can contain a wide variety of geographic data types originating from many diverse sources. Data source providers also come from various locations separately. The main issue of GIS project concerning to the data and information is currentness. In many cases, GIS projects consume a lot of the time to collect data inputs due to the distributed location of data. This condition decreases the currentness of GIS data used in the project. Another major development of recent years is in computer networks. The computer network can make many GIS data providers (server) interconnected. The most current utilization of computer network in the GIS is still used for data transfer and data visualization. The terminal simply provides a means for entering and displaying data for the computer.The objective of this research is to specify the computer network specification to support distributed spatial data processing based on GIS application. This system will be developed based on computer network infrastructure in Indonesia. The research methodology is field study, especially for computer network at Bakosurtanal and Biotrop – MIT as case. The result of this research is computer network specification that is used for spatial data transmission on distributed spatial data especially is in the internet connection.Based on current condition of physical computer network connection, the internet connection by peer-to-peer communication mode was be found unstable. The requested timed out signals were gotten 41.8% - 75.2% in the ping test of internet connection. The required time to transfer a GIS data file about 500 MByte was around 9 hours. Thereby, 100 KByte of GIS data needing data transfer time was around 6 seconds. The current physical connection technique for distributed spatial data using 128 Kbps bandwidth of internet connection, network cable category 5, is not recommended because the network connection is dissatisfactory. The new computer network specification has been arranged to solve the internet connection problem. It characteristics are: a) the intranet backbone uses 10 gigabit mode of fiber optic, b) using at least category 6 of twisted-pair cable for local computer network connection, c) the internet connection capacity (bandwidth) is recommended to apply at least 2 Mbps with stable connection, d) the recommendation of physical computer network topology is tree, e) utilizing a computerized network switch system to manage the computer network resources easier.
Parameterisasi Proses Buffer Pada Pengolahan Data Spasial untuk Identifikasi Zonasi Penerimaan Siswa SMA Terhadap Lulusan SMP di Pulau Lombok Agus Pribadi
Jurnal Bumigora Information Technology (BITe) Vol 3 No 2 (2021)
Publisher : Prodi Ilmu Komputer Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/bite.v3i2.1607

Abstract

Pemerintah telah menyusun kebijakan program wajib belajar (Wajar) menjadi 12 tahun. Berdasarkan program Wajar 12 tahun, maka pihak pemangku kepentingan, Dinas Pendidikan serta pihak sekolah menengah perlu melakukan identifikasi untuk memastikan bahwa seluruh lulusan SMP dapat diterima di SMA. Untuk mendapatkan identifikasi zonasi diperlukan informasi spasial yang dapat mengilustrasikan zonasi SMA untuk penerimaan peserta didik baru. Identifikasi tersebut diperlukan untuk mengetahui lebih awal kemungkinan terdapatnya wilayah yang di luar jangkauan zonasi SMA ataupun mencegah penumpukan yang berada di satu sekolah menengah. Identifikasi zonasi SMA maupun SMP, memperlukan proses buffer data spasial. Proses buffer dapat dilaksanakan jika tersedia nilai jarak guna membentuk area zonasi. Nilai jarak diperoleh menggunakan parameterisasi untuk menentukan nilai jarak dalam proses buffer. Parameterisasi disusun dengan tahapan, penyiapan dan integrasi data spasial, penyusunan parameter, dan proses verifikasi parameter sampai valid. Parameter yang diperoleh pada formulasi digunakan untuk mendapatkan nilai jarak yang dibutuhkan dalam proses buffer data spasial. Mencapai 90%. zonasi wilayah SMA diperoleh melalui proses buffer yang nilainya diperoleh berdasarkan parameter yang telah disusun. Dapat disimpulkan, parameterisasi proses buffer dalam pengolahan data spasial untuk mengidentifikasi zonasi penerimaan siswa SMA terhadap lulusan SMP di pulau Lombok, dapat tercapai
IDENTIFIKASI ATRIBUT DATA SPASIAL KAWASAN RAWAN BENCANA SIGDa LOMBOK BARAT Agus Pribadi; Heroe Santoso
SENTIA 2017 Vol 9 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.626 KB)

Abstract

Kawasan pulau Lombok secara kondisi lingkungan dan alam memiliki beberapa potensi bencana alam. Merujuk pada kondisi rawan bencana, mitigasi bencana di Kabupaten Lombok Barat diperlukan dan bersinergi dengan perencanaan pembangunan. SIGDa Lombok Barat, sebagai salah satu perangkat kerja penyusunan perencanaan program kerja dan pembangunan pada Pemda Lombok Barat, memerlukan konten informasi spasial yang menunjang. Penyusunan data spasial kawasan rawan bencana membutuhkan atribut yang menunjang dan bersesuaian dengan kebutuhan SIGDa. Kebutuhan mendasar dalam penyusunan data spasial kawasan rawan bencana untuk SIGDa Lombok Barat adalah ketersediaan atribut spasialnya. Atribut spasial tersebut dipergunakan untuk menampung seluruh data yang diperlukan dalam penggunaan SIGDa.Struktur atribut data spasial kawasan rawan bencana disusun dengan memperhatikan mekanisme kerja identifikasi penyusunan atribut data spasial. Identifikasi atribut data spasial disusun dengan tahapan, penelusuran kebutuhan, pemaduan referensi atas SIGDa dan data mitigasi bencana, referensi perencanaan pembangunan, kajian atribut serta menghasilkan atribut untuk data spasial SIGDa Lombok Barat. Hasil identifikasi kebutuhan atribut data spasial diperoleh berdasar kajian dan analisa, merupakan produk yang diperlukan untuk menyusun data spasial kawasan rawan bencana dan mitigasi bencana. Atribut data spasial kawasar rawan bencana termodifikasi tersebut diterapkan pada SIGDa Lombok Barat guna menunjang kebutuhan penyusunan perencanaan program kerja dan program pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat.Kata kunci : mitigasi bencana, atribut data spasial, SIGDa Lombok Barat.
PENYUSUNAN JADWAL BELAJAR SEKOLAH MENENGAH YANG EFEKTIF MEMANFAATKAN KOMPUTERISASI SIMULASI Agus Pribadi; Muhammad Yunus
SENTIA 2016 Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (928.997 KB)

Abstract

Planning and managing implementation of the learning activities are required best arrangements through the making of learning schedule. Complexity and constraints in the making of learning schedule are able to influence effectiveness of the learning activities implementation. The making of learning schedule generally requires 1 month. Basic problems of the learning schedule making in senior high school are complexity, duplication and time consuming. Computerization is a solution to making of learning schedule well, simple process and precision.Teacher in charge for the learning schedule making is trained to computerize the learning schedule making. According to training result, teacher in charge could be able to computerize the learning schedule making. Limitations and shortcomings on the making of learning schedule can be solved by computerizing the making of learning schedule. 10 learning schedule items could be produced in once processing of the learning schedule making. The computerized of the learning schedule making is an opportunity to get school management effectively and efficiency. The learning activity will run at school well, effectively and efficiency.
RANCANGAN INFORMASI SPASIAL SKPD SIGDA UNTUK MENDUKUNG PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH Agus Pribadi; Heroe Santoso
SENTIA 2015 Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : SENTIA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.998 KB)

Abstract

Informasi spasial pada masa sekarang ini adalah salah satu sumber kebutuhan perencanaan pembangunan daerah. SIGDa Lombok Barat diberdayakan untuk keperluan mendukung kegiatan penyusunan perencanaan pembangunan daerah, pada kegiatan Musrenbang. Secara umum, informasi spasial yang tersaji pada SIGDa Lombok Barat dapat memberikan informasi untuk keperluan Musrenbang. Namun demikian, informasi spasial yang tersedia masih terbatas pada tema informasi yang secara umum. Kebutuhan informasi tematis berbasis bidang satuan kerja perangkat daerah belum dapat terpenuhi. Informasi spasial berbasis SKPD tidak cukup tersedia dalam SIGDa Lombok Barat yang telah tersedia. Mengacu pada penyelenggaraan kegiatan Musrenbang, diperlukan dukungan informasi spasial yang berbasis SKPD. Kebutuhan mendasar sebagai pengembangan SIGDa Lombok Barat adalah tersedianya sub system SIGDa berbasis SKPD. Requirement, perencanaan, dan penyusunan informasi spasial SKPD dipergunakan sebagai mekanisme penyusunan sub system SIGDa berbasis SKPD. Ketersediaan rancangan informasi spasial SKPD dapat dikembangkan menjadi perangkat untuk menampung informasi spasial berbasis produk informasi SKPD. Rancangan informasi spasial berbasis SKPD merupakan solusi untuk melengkapi kebutuhan informasi spasial pada SIGDa Lombok Barat. Produk informasi yang dihasilkan akan dapat dimanfaatkan untuk menentukan kebijakan dan sebagai bahan penyusunan program kerja pemerintah. Implementasi rancangan sebagai tahap lanjutan dari perencanaan informasi spasial SKPD dapat menunjang kebutuhan kegiatan Musrenbang SKPD.
Rancangan Atribut Data Pada Informasi Spasial Satuan Kerja Perangkat Daerah (Pendidikan) Untuk SIGDa Kabupaten Lombok Barat Agus Pribadi
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 15 No 2 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.161 KB) | DOI: 10.30812/matrik.v15i2.37

Abstract

Education management is an important part of human resources management in the governmental region. Local government is using spatial information in the SIGDa to support composing of development program planning. A part of SIGDa is spatial information of education feld in which authorizes by agency of education youth and sport of government of West Lombok Regency. Spatial information of education feld is able to support governmental decision making and development program planning for education feld. Basically, web-SIGDa Lombok Barat can be equipped with spatial data information based on governmental agency. Spatial information for development program planning of government needs comprehensive attributes. The comprehensive attributes are needed to build good spatial information what used for composing of development program planning. Requirement of spatial information attributes can be used for reference in the sub system development of SIGDa Lombok Barat. The sub system of SIGDa Lombok Barat development constitutes spatial information for governmental agencies on the government of West Lombok Regency.
PELATIHAN AEROBIK UNTUK KEBUGARAN PARU JANTUNG BAGI LANSIA Agus Pribadi
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 11, No 2 (2015): Juli
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.677 KB) | DOI: 10.21831/jorpres.v11i2.5729

Abstract

ABSTRAKPenduduk lanjut usia (Lansia) merupakan bagian dari anggota keluarga dan anggotamasyarakat yang semakin bertambah jumlahnya sejalan dengan peningkatan usia harapanhidup. Lansia adalah suatu periode dimana manusia telah mencapai kemasakan dalam ukuran,fungsi organ dan juga telah menunjukkan kemunduran sejalan dengan waktu, serta suatuproses menghilangnya secara berlahan kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri dalammempertahankan struktur fungsi normalnya. Olahraga yang dianjurkan bagi lansia, adalaholahraga dengan gerakan yang melibatkan pelatihan pernafasan dan jantung, melatih kekuatanotot, kekuatan sendi, serta bersifat rekreasi, sehingga tidak menimbulkan rasa jenuh untuklansia. Daya tahan paru jantung merupakan kemampuan untuk terus menerus dengan tetapmenjalani kerja fisik yang mencakup sejumlah besar otot dalam waktu tertentu, hal inimerupakan kemampuan sistem peredaran darah dan sistem pernafasan untuk menyesuaikandiri terhadap efek seluruh beban kerja fisik. Latihan yang bersifat aerobic sangat di perlukanoleh lansia dikarenakan untuk memperkuat paru jantung yang nantinya dapat memperlancarperedaran darah guna kebugaran lansia. Latihan aerobik yang bermanfaat untuk kesehatanlansia sebaiknya memenuhi kriteria FITT (fre quency, intensity, time, type). Frekuensi 3 kalidalam 1 minggu, intensitas 60-70% dari denyut jantung maksimal, time 20-30 menit, tipebersifat menyenangkan. Jenis latihan aerobik yang dianjurkan bagi lansia yaitu: bersepeda,berenang, senam lansia, berjalan kaki, yoga. Manfaat latihan aerobik bagi lansia yaitu dapatmemperpanjang usia, menyehatkan jantung, menyehatkan paru, otot, dan tulang, membuatlansia lebih mandiri, mencegah obesitas, mengurangi kecemasan dan depresi, danmemperoleh kepercayaan diri yang lebih tinggi.Kata Kunci: Lanjut Usia, Paru Jantung, Program Latihan Aerobik, Manfaat bagi lansia.
Pelatihan Pemotretan Fashion Untuk Pemasaran Online Kalangan UMK Sebagai Upaya Bangkit Di Era Pandemi Agus Pribadi; Hamdani Hamdani
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v3i1.1713

Abstract

Covid-19 pandemic impact in Indonesia is felt by various groups, including micro and small business actors (UMK). The Covid-19 pandemic impact could reduce the operational and production capabilities of the fashion business in Mataram city, even to the point that it stops the business operation. Those condition is due to restrictions on community activities to prevent the spread of Covid-19. Online sales and digital marketing are solutions that comply with health protocols during the Covid-19 pandemic era. Digital marketing utilizes online media, e-commerce applications and social media. Digital marketing made the fashion product UMK actors for has additional skills in fashion product photography, in order to publish their products. Community service team in collaboration with the SpeedLight Management and Course organized photography training for the fashion product UMK actors. Training activities were carried out with methods/stages, initiation of training, socialization, training and practical assistance, as well as evaluation of the exercise results. 96,67% of training participants can be categorized able to make their own fashion product photos. Those achievement can make it easier for the fashion product UMK actors to make product publish in order for digital marketing.
Potential of Cari Rumah Software to Brings House Product Consumer and Digital Marketing Tool Agus Pribadi
International Journal of Engineering and Computer Science Applications (IJECSA) Vol 1 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Bumigora Mataram-Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.643 KB) | DOI: 10.30812/ijecsa.v1i2.2400

Abstract

Growth of residential areas in the city of Mataram and its surroundings has a tendency to continue to increase. The growth of residential areas is in line with population growth which reaches 1,842%. Emergence of new residential areas in the city of Mataram and its surroundings involve a lot of amount of housing developer companies. Wide distribution of new residential/housing areas has in potential consumers having to make special efforts to obtain information on the purchase of new house. Cari Rumah software provides online search services for new residential products to the public using smartphone devices. The software makes it easier for prospective consumers to get information on new residential products without having to go to the marketing office of housing developer companies one by one. On the other hand, Cari Rumah software can also function as a means of marketing new residential house products by housing developer companies. Cari Rumah software offers convenience in finding new residential house product provided by housing developer companies. The content owned by the Cari Rumah software has the possibility as a means of digital marketing in addition to the function of helping potential consumers. This search study aims to find out the potential of the Cari Rumah software to meet the information needs of potential consumers and possibilities be used as a means of digital marketing. Method used is an impression test of the Cari Rumah software. The main stages of this method are gathering information, impression test, and potential conclusion. Results obtained indicate that the Cari Rumah software is not sufficient to meet the information needs for users / potential consumers of residential house product. However, 83.94% of users of the Cari Rumah software recommend to developer criteria features. Potential use of the Cari Rumah software as a digital marketing tool only reaches 20.15%.
Pengaruh Fartlek Training Pada Peningkatan Daya Tahan Aerobik Dan Anaerobik Atlit Hoki Ruangan Kota Jogja (The Effect of Fartlek Training on Increasing Aerobic and Anaerobic Endurance in Indoor Hockey Athletes in Jogja City) Agus Pribadi; Widiyanto; Bimo Alexander
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 1 No. 1 (2022): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v1i1.4179

Abstract

Tujuan penelitian1ini adalah mengetahui pengaruh fartlek training pada peningkatan daya tahan aerobik dan1daya tahan anaerobik pada1atlit hoki ruangan putra Kota Jogja. Penelitian ini1merupakan jenis penelitian eksperimen, dengan1desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi pada penelitian ini yaitu atlit hoki ruangan putra Kota Jogja yang berjumlah 12. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah1bentuk tes. Alat ukur tes lari 2,4 km menggunakan metode Cooper Test guna mengukur daya tahan paru jantung dan1RAST Test guna mengukur daya tahan anaerobik. Analisis data yang dilakukan menggunakan Uji-t, dengan1cara membandingkan hasil pretest dan1posttest pada kelompok eksperimen. Berdasarkan hasil analisis data, dapat dilihat bahwa uji-t antara pretest dan posttest latihan fartlek terhadap1peningkatan daya tahan aerobik yang memiliki nilai t hitung sebesar 4,007 dan nilai t tabel dengan df = 11 pada taraf signifikan 5% sebesar 2,20. Nilai t hitung sebesar 4,007 > nilai t tabel sebesar 2,20, dan nilai p sebesar 0,002, karena p < 0,05 sehingga ada1perbedaan yang signifikan. Dilihat dari1nilai rata – rata kemampuan daya tahan aerobik, maka diperoleh nilai rata – rata pretest sebesar 12,58 dan nilai rata- rata posttest sebesar 11,31, karena1nilai rata – rata pretest > nilai rata – rata posttest maka terdapat1peningkatan kemampuan daya tahan aerobik sebesar 1,27/ 10,9%. Hasil analisis hipotesis kedua, dilihat bahwa uji-t antara pretest dan1posttest latihan fartlek pada1peningkatan daya tahan anaerobik memiliki nilai t hitung sebesar 22,951 dan1nilai t tabel dengan df 11 pada taraf signifikan 5 % = 2,20. Didapat nilai t hitung sebesar 22,951 > t tabel 2,20, dan nilai p sebesar 0,000, karena p lebih kecil dari 0,05 maka1terdapat perbedaan yang signifikan. Dilihat dari1nilai rata – rata kemampuan daya tahan anaerobik, maka1diperoleh nilai rata – rata pretest sebesar 305,16 dan rata – rata posttest sebesar 416,03, karena1nilai rata – rata pretest < nilai rata – rata posttest maka terdapat1peningkatan kemampuan daya tahan anaerobik sebesar 110,87/ 36,33 %. Dengan demikian dapat1disimpulkan bahwa terdapat pengaruh fartlek training pada peningkatan daya tahan aerobik dan daya tahan anaerobik pada atlit hoki ruangan putra Kota Jogja.   Kata kunci: fartlek training, daya tahan aerobik, dan daya tahan anaerobik.