Claim Missing Document
Check
Articles

Model Struktural Determinan Kebugaran Jasmani Atlet Hoki: Peran Beban Latihan dan Status Pemulihan terhadap Performa Kompetitif Pribadi, Agus; Kustiawan, Andri Arif; Alexander, Bimo; Ramadhana, Rickadesti
VENUE : Jurnal Olahraga Vol. 2 No. 2 (2025): VENUE: Jurnal Olahraga
Publisher : Java Mutiara Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71264/venue.v2i2.92

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa beban latihan dan status pemulihan merupakan determinan penting dalam pembentukan kebugaran jasmani atlet hoki lapangan sepanjang musim kompetisi. Beban latihan yang terkelola secara sistematis berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kapasitas fisik atlet, sementara kualitas pemulihan memperkuat proses adaptasi fisiologis yang terjadi setelah paparan latihan intensif. Kebugaran jasmani terbukti memiliki peran sentral dalam menjembatani pengaruh kedua faktor tersebut terhadap performa kompetitif, sehingga sebagian besar dampak beban latihan dan pemulihan terhadap kualitas penampilan atlet di pertandingan berlangsung secara tidak langsung melalui peningkatan kondisi fisik. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan pelatihan yang terintegrasi antara perencanaan beban latihan dan strategi pemulihan berbasis data objektif dan subjektif. Secara praktis, hasil penelitian memberikan implikasi bahwa pelatih dan praktisi olahraga perlu memonitor respons atlet secara berkelanjutan serta menyesuaikan intensitas latihan dan intervensi pemulihan untuk memaksimalkan performa sekaligus meminimalkan risiko kelelahan berlebih selama musim kompetisi. Dari sisi ilmiah, pengembangan model struktural dalam penelitian ini memperkaya kajian kebugaran jasmani olahraga hoki dengan menghadirkan kerangka analitik yang komprehensif dan dapat dijadikan dasar bagi penelitian lanjutan dengan desain eksperimental atau cakupan populasi yang lebih luas.
PENENTUAN KEKUATAN SINYAL WIFI UNTUK LAYANAN AKSES INTERNET BAGI KONSUMEN KAFE DI MATARAM Pribadi, Agus; Suriyati, Suriyati; Triwijoyo, Bambang Krismono; Adil, Ahmat
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 6, No 1 (2026): JEIS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol6no1.1056

Abstract

Initial survey results showed that 86% of respondents stated that cafes are places to access the internet, interact, and fulfill social media needs. Internet access services in cafes require a smooth connection and coverage limited to cafe customers, with no interference from other illegal connections. The challenge is that cafe managers and owners require only devices provided by the cafe. This study aims to offer a solution by adjusting the WiFi signal strength of wireless access points. The research and design method used for WiFi signal strength management included initial identification, signal analysis, planning, and testing. The study resulted in a WiFi signal strength setting of 67%, which met the needs and limited signal coverage. RSSI values of -45 dBm to -69 dBm were sufficient to provide internet access only to cafe customers. Outside the permitted area, the WiFi signal was not received, and therefore, internet access was not possible.Hasil survey awal menunjukan bahwa 86% responden menyatakan bahwa kafe adalah tempat untuk mengakses internet, berinteraksi dan memenuhi kebutuhan bersosial media. Layanan akses internet di kafe yang dibutuhkan adalah kelancaran sambungan dan akses, jangkauan sinyal terbatas hanya untuk pelanggan kafe dan tidak ada gangguan dari penyambung tidak diijinkan. Problematika pemenuhannya adalah pihak pengelola dan pemilik kafe mengharuskan hanya menggunakan perangkat yang sudah disediakan oleh pihak kafe. Penelitian ini bertujuan menawarkan solusi penyelesaian dengan melakukan pengaturan kekuatan sinyal WiFi perangkat wireless access point. Metode yang digunakan untuk riset dan perancangan pengaturan kekuatan sinyal WiFi dengan tahapan identifikasi awal, analisa sinyal, perencanaan pengaturan dan pengujian. Hasil penelitian menghasilkan pengaturan kekuatan pancar sinyal WiFi sebesar 67% yang memenuhi kebutuhan dan membatasi jangkauan sinyal. Nilai RSSI -45 dBm sampai dengan -69 dBm cukup memberikan layanan akses internet hanya untuk konsumen kafe. Di luar area yang diijinkan terbukti tidak mendapatkan sinyal WiFi sehingga tidak mendapatkan akses layanan internet
Perbandingan Akurasi Passing pada Piala Soeratin U-17 Tingkat Nasional 2025 Arjunanto, Dian Ahmad; Hadiono; Kustiawan, Andri Arif; Pribadi, Agus
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 5 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v5i1.9824

Abstract

Keterampilan passing merupakan elemen fundamental penentu penguasaan bola, namun fluktuasi kematangan usia muda U-17 rentan memunculkan kesenjangan performa di lapangan. Penelitian ini bertujuan membandingkan secara objektif tingkat akurasi passing antara tim juara dan tim peringkat terbawah pada turnamen Piala Soeratin U-17 Tingkat Nasional 2025. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif komparatif (ex-post facto) melalui teknik purposive sampling pada satu pertandingan head-to-head di fase grup. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi berbasis Systematic Notational Analysis pada rekaman video, yang kemudian dilanjutkan dengan analisis statistik menggunakan Independent Sample T-Test. Temuan deskriptif menunjukkan perbedaan pendekatan taktis; tim peringkat bawah tampil pragmatis mengandalkan aksi progresi, sementara tim juara menunjukkan efisiensi superior pada sirkulasi umpan horizontal dan regresif. Meskipun demikian, hasil uji statistik membuktikan secara empiris bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada performa total passing (p=0,802) maupun akurasinya (p=0,579) di antara kedua tim. Kesimpulannya, kemampuan teknis fundamental antarpemain di kompetisi elite nasional kelompok umur ini telah mencapai titik ekuilibrium yang setara. Implikasinya, pembeda prestasi tidak lagi bertumpu murni pada teknik dasar, sehingga fokus pembinaan keolahragaan harus dialihkan pada peningkatan efektivitas taktis, kecepatan pengambilan keputusan, dan ketangguhan mental pemain.
Pengaruh Latihan Target dan Circuit Training terhadap Peningkatan Keterampilan Shooting Pemain Futsal Ridho Aditya Pratama; Andri Arif Kustiawan; Agus Pribadi; Bimo Alexander
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 7 No. 2 (2026): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v7i2.1161

Abstract

This study was conducted to evaluate the impact of target practice and circuit training on enhancing the shooting skills of male extracurricular futsal players at SMK Negeri 9 Surakarta. Utilizing an experimental approach, the research adopted a two-group pretest-posttest design. A sample of 24 extracurricular participants was selected and distributed into two distinct intervention categories: the target practice group and the circuit training group. To measure the players' shooting proficiency, the TKDO Futsal shooting test was employed as the primary research instrument. Furthermore, the collected data were statistically analyzed through normality tests, homogeneity tests, paired sample t-tests, and independent sample t-tests. Based on the findings, target practice led to a notable enhancement in shooting proficiency, evidenced by a t-value of -19.621 and a significance value of $0.000 < 0.05$. Similarly, the circuit training method demonstrated a significant positive effect on shooting skills, yielding a t-value of -13.619 with a significance level of $0.000 < 0.05$. In terms of improvement rate, the target practice group achieved an increase of 18.42% , whereas the circuit training cohort recorded a higher advancement of 22.27%. Consequently, these data indicate that circuit training exerts a more substantial impact than target practice on developing the shooting capabilities of male extracurricular futsal players at SMK Negeri 9 Surakarta.
Pengembangan Alat Pelontar Shuttlecock sebagai Alat Latihan Netting Pamungkas Nur Hidayat; Bimo Alexander; Andri Arif Kustiawan; Agus Pribadi
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 7 No. 2 (2026): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v7i2.1177

Abstract

This study aims to develop an economical shuttlecock launcher for badminton netting practice. The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model. Subjects included one expert , 10 students (small-group trial), and 20 athletes from PB Diamond (large-group trial). Data were collected via Likert-scale questionnaires and analyzed using descriptive percentages. The results showed that the device, made of hollow iron and a 12-Volt DC motor, was assembled for Rp1,750,000. In the small-group trial, it scored 416 (83.2%), categorized as "Good". However, in the large-group trial, the score dropped to 768 (76.8%), falling into the "Cukup" (Fair) category. This decline was caused by technical limitations under high-intensity use , such as heat accumulation in the DC motor , a static trajectory , and shuttlecocks jamming in the storage tube. In conclusion, this innovative launcher is feasible for small-scale training , but requires further development, including cooling fans, automatic rotation mechanisms, and tube improvements for mass training.   
Survei Minat Bermain Sepakbola pada Siswi Putri Kelas V dan VI di SD Negeri Kendalserut I dan SD Negeri Kendalserut II Kabupaten Tegal Cakra Yudha Wiratama; Andri Arif Kustiawan; Agus Pribadi; Bimo Alexander
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 7 No. 2 (2026): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v7i2.1185

Abstract

This study aims to determine the level of interest in playing football among female students in grades V and VI at SD Negeri Kendalserut I and SD Negeri Kendalserut II, Tegal Regency. The study employed a descriptive survey method with a mixed-methods embedded design approach, combining quantitative data from questionnaires with qualitative data from interviews and field observation. The research subjects consisted of 62 female students selected through purposive sampling based on cognitive and motor development criteria. The interest questionnaire (20 items, 5 indicators) was validated (r count > r table 0.361) and tested for reliability (Cronbach alpha = 0.87). Data validity was assessed using source triangulation. Results showed that the overall mean interest score was 55.2 (69.0%), categorized as High. SD Negeri Kendalserut I achieved 69.2% and SD Negeri Kendalserut II 68.6%, with a non-significant inter-school difference (0.6%). Supporting factors included peer support, an inclusive environment, and enjoyable learning. Main constraints were limited facilities and gender stigma. This study contributes to mapping female students' participation potential in football and identifies psychosocial factors as more dominant than material factors in shaping interest.