Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PERAN AKTIF PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK DALAM PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA Widiyanto; Istiqomah Rahmawati; Abdurrahman Auf
Jurnal Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2020): At-Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : LPPM STIT Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jurnal pendidikan islam.v2i2.41

Abstract

. Latar belakang penulisan ini adalah kegelisahan penulis akan pemeran dalam dunia pendidikan. Sebenarnya siapakan tokoh utama yang berperan dalan dunia pendidikan, sehingga pendidikan itu akan memiliki dampak yang kuat untuk membentuk karakter generasi bangsanya. Selama ini pendidik dianggap pemain tunggal yang berperan sebagai subjek yang mentransfer ilmu kepada peserta didik (objeknya). Sehingga apabila sebuah proses pendidikan tidak melahirkan output yang bagus karakternya, atau dengan kata lain tidak berkualitas, maka satu-satunya yang menjadi sasaran untuk disalahkan adalah “pendidik”. Jadi gagalnya pendidikan karakter adalah simbol kegagalan seorang pendidik dalam mendidik peserta didiknya. Hal ini sangat ironi, karena pada dasarnya penentu keberhasilan sebuah proses pendidikan itu tidak hanya ditentukan oleh faktor seorang pendidik saja, melainkan ada faktor yang lain seperti faktor peserta didik dan juga birokrasi yang menaunginya.
Members' perceptions of the dynamics forest farmer groups at special purpose forest area (KHDTK) Gunung Bromo Wulandari, Almira Mutiara; Widiyanto; Anantanyu, Sapja
Journal of Agrosociology and Sustainability Vol. 1 No. 2: (January) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jassu.v1i2.2024.298

Abstract

The goal of national development is to realize a sustainable agricultural system that is destructive without ecosystems and maintains the condition of the forest environment. One approach that the government can take to help agricultural development is through a group approach. The differences in the characteristics of forest plantations and agriculture make the activities of forest farmer groups an opportunity to maximize natural resources. The basic method used is quantitative with survey techniques. The research location is in villages or sub-districts around the Gunung Bromo Special Purpose Forest Area / Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Gunung Bromo. KHDTK Gunung Bromo, namely the villages of Sewurejo, Gedong and Delingan in Karanganyar District, Karanganyar Regency, Central Java, Indonesia. The research sample used proportional random sampling technique. The samples taken were 58 respondents who were members of agricultural forest groups covering three villages. Data collection was carried out using questionnaires, interviews and documentation. Data analysis used the Spearman Rank Test. The research results show that the perception of members at KHDTK Gunung Bromo is in the positive category.
Limbah kain PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH KAIN PERCA MENJADI PRODUK YANG MEMILIKI NILAI JUAL DI DESA LIMBANGAN Anindya Latifah; Marifatun Diniah; Salma Mutianida; Widiyanto
Journal of Empowerment Community Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v5i2.1469

Abstract

Limbah kain merupakan limbah anorganik yang sulit terurai menjadikan permasalahan limbah yang sangat banyak di Indonesia salah satunya di Wilayah Desa Limbangan berada di Wilayah Cilacap Barat pemanfaatan kembali limbah kain merupakan program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh KKN STAI Sufyan Tsauri Majenang tujuan dari pengabdian ini memberikan edukasi dalam pemanfaatan limbah kain perca, untuk menjadi suatu karya yang mampu dibuat oleh masyarakat terutama ibu-ibu. Metode yang digunakan sangat sederhana peralatan pembuatan pouch juga mudah didapat oleh ibu-ibu biasanya, ibu-ibu memilikinya di rumah. Kegiatan ini dilakukan sebagai sebuah solusi untuk meningkatkan nilai ekonomi serta berpotensi mengurangi pengangguran masyarakat di Desa Limbangan.
Pemberdayaan masyarakat melalui inisiasi bank sampah Rusdiyana, Eksa; Sugihardjo; Setyowati, Retno; Widiyanto; Lestari, Eny
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 7 No 3 (2024)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v7i3.21259

Abstract

Implementasi prinsip pemilahan sampah reduce, reuse, dan recycle melalui bank sampah belum banyak berkembang di masyarakat. Inisiasi bank sampah masih dihadapkan dengan berbagai kendala seperti literasi ekologi tentang sampah yang masih kurang serta minimnya tenaga penggerak bank sampah itu sendiri. Kegiatan pengabdian masyarakat di Dusun Kepuh ini bertujuan untuk menguatkan literasi ekologi permasalahan sampah serta menginisiasi bank sampah tingkat desa. Metode pendekatan yang digunakan adalah partisipatory rural appraisal (PRA) dengan masyarakat mitra kelompok PKK. Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan sikap mitra terkait literasi sampah digunakan pendekatan kelompok dengan teknik penyuluhan. Materi penyuluhan yang diberikan meliputi: (1) Edukasi masalah sampah, (2) Pemetaan perilaku rumah tangga terhadap sampah, serta (3) Urgensi keberadaan bank sampah. Sedangkan untuk meningkatkan keterampilan pengelolaan bank sampah dilakukan dengan teknik praktek, pendampingan, operasional bank sampah, studi banding, serta monitoring dan evaluasi terhadap keberjalanan program bank sampah. Berdasarkan program yang telah terlaksana, diperoleh hasil yaitu; (1) Berdasarkan peta pemanfaatan sampah, sebagian kecil rumah tangga PKK sudah berupaya memanfaatkan sampah jenis tertentu. (2) Inisiasi bank sampah diharapkan mampu menguatkan perilaku rumah tangga PKK dalam memanfaatkan sampah, hal ini terlihat dari adanya peningkatan partisipasi anggota PKK dalam kegiatan operasional bank sampah, serta para pengurus telah memiliki ketrampilan dalam menjalankan bank sampah.
Analisis manajemen komplain di Pondok Pesantren Islamic Center Bin Baz Putra Widiyanto; Gusmen, Islah
TA`DIBUNA Vol 13 No 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i6.18016

Abstract

This study aims to identify the types of complaints, their causes, and the implementation of complaint management at the Islamic Center Bin Baz Boarding School for Boys in Yogyakarta. Using a qualitative descriptive method, data were collected through documentation, observation, and in-depth interviews. The findings revealed nine types of complaints, including cleanliness, security, food quality, health, complaint services, extracurricular activities, other needs, facilities and infrastructure, as well as laundry services. Complaint handling is managed by the Mudir, Head of the Boarding Division, Chief Caregiver, and Caregivers through management functions: planning, organizing, actuating, and monitoring. The study concludes that the handling of complaints from parents and students at this boarding school has been conducted effectively, although there is no officially issued Standard Operating Procedure (SOP) from the Mudir. This is evidenced by the low number of parents transferring their children to other schools and the relatively stable number of students each year. AbstrakPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis komplain, faktor penyebabnya, dan implementasi manajemen komplain di Pondok Pesantren Islamic Center Bin Baz Putra Yogyakarta. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 9 jenis komplain, meliputi kebersihan, keamanan, kualitas makanan, kesehatan, layanan keluhan, kegiatan intrakurikuler, kebutuhan lainnya, sarana dan prasarana, serta laundry. Penanganan komplain dilakukan oleh Mudir, Kepala Divisi Kepesantrenan, Ketua Pengasuhan, dan Pengasuh melalui fungsi manajemen: perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan. Penelitian menyimpulkan bahwa penanganan komplain wali santri dan santri di pondok pesantren ini sudah berjalan baik meskipun belum ada Standar Operasional Prosedur (SOP) resmi dari Mudir. Hal ini tercermin dari minimnya wali santri yang memindahkan anaknya ke pesantren lain serta jumlah santri yang stabil setiap tahun.
Limbah kain PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH KAIN PERCA MENJADI PRODUK YANG MEMILIKI NILAI JUAL DI DESA LIMBANGAN Anindya Latifah; Marifatun Diniah; Salma Mutianida; Widiyanto
Journal of Empowerment Community Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v5i2.1469

Abstract

Limbah kain merupakan limbah anorganik yang sulit terurai menjadikan permasalahan limbah yang sangat banyak di Indonesia salah satunya di Wilayah Desa Limbangan berada di Wilayah Cilacap Barat pemanfaatan kembali limbah kain merupakan program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh KKN STAI Sufyan Tsauri Majenang tujuan dari pengabdian ini memberikan edukasi dalam pemanfaatan limbah kain perca, untuk menjadi suatu karya yang mampu dibuat oleh masyarakat terutama ibu-ibu. Metode yang digunakan sangat sederhana peralatan pembuatan pouch juga mudah didapat oleh ibu-ibu biasanya, ibu-ibu memilikinya di rumah. Kegiatan ini dilakukan sebagai sebuah solusi untuk meningkatkan nilai ekonomi serta berpotensi mengurangi pengangguran masyarakat di Desa Limbangan.
Penggunaan Media Pembelajaran Ular Tangga dalam Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila Pada Siswa Kelas IV SDIT Insan Mulia Dwitya, Rahma; Widiyanto; Widodo, Susilo Tri; Wahyuni, Nur Indah; Shobichah, Umroh Nurus
EduCurio: Education Curiosity Vol 2 No 1 (2023): November 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keefektifan pembelajaran Pendidikan Pancasila berada pada tingkat pemahaman siswa pada suatu materi yang disampaikan. Media pembelajaran ular tangga pancasila ialah media yang digunakan agar siswa bisa memahami dan menerapkan nilai-nilai pancasila. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IV SDIT Insan Mulia yang berjumlah 21 orang. Pada siklus pertama peneliti melakukan pemaparan materi yang dibantu dengan video pembelajaran dan diakhiri dengan tugas kelompok mengerjakan soal latihan. Siklus kedua peneliti memperkuat materi dan memberikan contoh penerapan perilaku pancasila. Di pertemuan dua ini peneliti menggunakan media pembelajaran. Dengan bantuan media ular tangga pancasila tidak hanya peningkatan pemahaman materi, siswa juga bisa menerapkan nilai-nilai pancasila secara langsung.
Improving Digitalization Ability of AI  (Assembler Edu) for Economic Teacher Meeting (MGMP) In Semarang, Central Java Widiyanto; Rusdarti; Sakitri, Wijang
Indonesian Journal of Devotion and Empowerment Vol. 6 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijde.v6i2.9901

Abstract

The era of digitalization requires teachers in Indonesia to be more creative and present learning media in the classroom. However, not all teachers are able to use it. The aim of this study is to provide an overview of training that can improve teachers' digitalization abilities. The training was conducted by doing pre-test, giving materials, practicing the use of media, discussing the materials and doing post test. After carrying out initial observations, in-depth observations and pre-tests and post-tests, it was found that the training could increase understanding of Chat GPT, paint 3 D, AR and digitalization. The participants could operate Chat GPT to create storyboard outlines for the purposes of preparing learning media in the Entrepreneurship class, the participants were also able to create 3D and AR using Assembler Edu. In the future, the training should be conducted regularly as technology develop fast.
Limbah kain PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH KAIN PERCA MENJADI PRODUK YANG MEMILIKI NILAI JUAL DI DESA LIMBANGAN Anindya Latifah; Marifatun Diniah; Salma Mutianida; Widiyanto
Journal of Empowerment Community Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v5i2.1469

Abstract

Limbah kain merupakan limbah anorganik yang sulit terurai menjadikan permasalahan limbah yang sangat banyak di Indonesia salah satunya di Wilayah Desa Limbangan berada di Wilayah Cilacap Barat pemanfaatan kembali limbah kain merupakan program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh KKN STAI Sufyan Tsauri Majenang tujuan dari pengabdian ini memberikan edukasi dalam pemanfaatan limbah kain perca, untuk menjadi suatu karya yang mampu dibuat oleh masyarakat terutama ibu-ibu. Metode yang digunakan sangat sederhana peralatan pembuatan pouch juga mudah didapat oleh ibu-ibu biasanya, ibu-ibu memilikinya di rumah. Kegiatan ini dilakukan sebagai sebuah solusi untuk meningkatkan nilai ekonomi serta berpotensi mengurangi pengangguran masyarakat di Desa Limbangan.
Qualitative Study on Leadership, Teacher Performance, and School Environment in Academic Improvement Fitanto, Idhi; Widiyanto
Educational Management Vol. 14 No. 2 (2025): Educational Management
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduman.v14i2.31836

Abstract

This research explores the collective influence of school leadership, teacher performance, and a child-centered educational environment on students’ academic success at SD Negeri Dawuhan 03, Sirampog, Brebes. Adopting a qualitative case study approach, data were gathered through semi-structured interviews, immersive observations, and document reviews. Participants included school leaders, instructional staff, and learners. The findings suggest that collaborative and reflective leadership practices substantially enhance the educational experience. The principal's role extended beyond administration, acting as a guide and motivator for teacher innovation. Teachers with strong pedagogical skills, continuous engagement in professional learning, and inclusive classroom strategies had a significant positive impact on student learning. Furthermore, the implementation of child-friendly principles such as inclusive spaces, mental health support, and a zero-tolerance policy on bullying was instrumental in maintaining learner engagement and attendance. Despite these efforts, challenges such as limited resources, inadequate supervision during recess, and uneven parental involvement persisted. Ultimately, academic improvement was found to be most successful when leadership, teaching quality, and school climate worked cohesively. The study offers practical implications for policy initiatives aimed at strengthening primary education outcomes.