Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PERAN KADER POSYANDU DALAM MENINGKATKAN STATUS GIZI ANAK STUNTING MELALUI PIJAT TUINA DAN PMBA CURUP TENGAH Yenni Puspita; Indah Fitri Andini; Lydia Febrina; Farida Esmiati; Yossy Utario
RAMBIDEUN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Rambideun: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Al Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/pkm.v7i1.1671

Abstract

Stunting must be a priority because its impact is very broad. Stunting has an impact on increasing the risk of morbidity and death, delayed motor development and hampered mental growth, increasing the risk of overweight and obesity, increasing the risk of degenerative diseases. The nutritional needs of toddlers will not be met if toddlers experience problems with eating and feeding children. One way to overcome this is through community service activities to empower posyandu cadres in the form of training to increase knowledge and skills in performing tuina massage and feeding babies and children. The target of the activity was 35 posyandu cadres in the District Work Area of Rejang Lebong in 2021. Training activities were carried out offline. The results of the participants' pretest and posttest showed an increase in knowledge of 27.0 and the results of the skills assessment using the checklist obtained an average score of 87. The community service activities by empowering posyandu cadres through training and mentoring can increase the knowledge and skills of posyandu cadres in carrying out tuina massage and IYCF.
PENINGKATAN PERAN KADER POSYANDU DALAM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING MELALUI EDUKASI PEMBERIAN ZAT GIZI MIKRO Indah Fitri Andini; Lydia Febrina; Yeni Puspita; Farida Esmianti; Ayu Pravita Sari
RAMBIDEUN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2023): Rambideun: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Al Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/pkm.v6i3.2181

Abstract

Accelerating stunting reduction is the government's focus in the health sector. The micronutrients given to pregnant women are in the form of blood supplement tablets containing iron and folic acid. Meanwhile, nutrition for toddlers is in the form of two vitamin A capsules according to the dosage and giving Zinc tablets and ORS according to the management for toddlers suffering from diarrhea. The efforts made to recognize, prevent and overcome nutritional problems include regularly weighing, giving breast milk to babies from birth to 6 months of age, varying food menus, using iodized salt, and providing nutritional supplements as recommended by health workers. Increasing the knowledge and skills of cadres through training was a method of implementing this community service activity. The method for developing this activity was by providing training and refreshing for posyandu cadres and village midwives as well as assisting cadres during the implementation of the activity. Monitoring and evaluation was carried out by the implementation team for cadres. This activity achieved results, namely the formation of a stunting care cadre group, the availability of facilities and infrastructure to support activities such as modules, tools and materials to increase cadres' knowledge and skills. After the training, there was an increase in cadres' knowledge and skills regarding Micronutrients needed by pregnant women and toddlers.
Buah Kurma (Phoenix Dactylifera) dan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri di SMAN 2 Rejang Lebong Levimah Levimah; Lydia Febrina; Kurniyati Kurniyati; Indah Fitri Andini; Wenny Indah Purnama Eka Sari
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 8, No 1 (2024): JIK-April Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v8i1.847

Abstract

Keadaan di mana jumlah eritrosit atau kadar HB dalam darah kurang dari normal (kurang dari 12 g%) dikenal sebagai anemia. Di Indonesia. tingkat anemia adalah 21.7%. dengan 26.4% pada usia 5–14 tahun dan 18.4% pada usia 15–24. Remaja putri lebih rentan terhadap anemia. Salah satu dampak anemia pada remaja adalah penurunan produktivitas kerja dan kemampuan akademik karena kurangnya gairah dan konsentrasi untuk belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah buah kurma dapat meningkatkan kadar hemoglobin. Penelitian ini menggunakan Quasi eksperimen dengan rancangan penelitian two group pretest-posttest design with control group. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 remaja putri diambil dengan teknik purposive sampling. dimana 18 kelompok intervensi dan 18 kontrol dengan instrument penelitian alat ukur HB Digital. Data analisis menggunakan uji mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada pemberian buah kurma. Nilai p value 0.006 < 0.05 menunjukkan bahwa peningkatan kadar hemoglobin pre-test sebesar 1.18 gram lebih besar dari peningkatan kadar hemoglobin post-test sebesar 0.56 gram pada kelompok kontrol artinya ada pengaruh yang signifikan pemberian buah kurma (phoenix dactylifera) terhadap kadar hemoglobin pada remaja putri di SMA N 2 Rejang Lebong.
Baby Spa dan Baby Massage Terhadap Berat Badan Bayi Usia 3-6 Bulan di Praktek Mandiri Bidan Kabupaten Rejang Lebong Indah Fitri Andini; Eva Susanti
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 8, No 1 (2024): JIK-April Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v8i1.929

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan Bayi di Indosesia berdasarkan data World Health Organization(WHO) Tahun 2019 terdapat 13%- 18% anak balita di Indonesia mengalami kelainan pertumbuhan dan perkembangan Deteksi dini penyimpangan tumbuh kembang perlu dilakukan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang bayi tersebut. Berat badan bayi merupakan salah satu pertumbuhan bayi yang harus dipantau dan distimulasi agar sesuai dengan umur bayi tersebut. bentuk stimulasi yang dapat dilakukan seperti Baby Spa. Penelitian ini bertujuan mengetahui Pengaruh Baby SPA (Intervensi) dan Baby Massage (Kontrol) Terhadap Kenaikan Berat Badan Bayi Usia 3-6 Bulan. Desain penelitian ini menggunakan desain Quasie Experimen design dengan rancangan two grup pretest-posttest desain with control grub. Pengambilan sampel secara purposive sampling sebanyak 42 bayi, 21 bayi kelompok intervensi dan 21 bayi kelompok kontrol. Data dianalisa menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Paired sample T-test dan uji T-test Independent. Hasil penelitian ini diketahui bahwa rata rata berat badan bayi usia 3-6 bulan pada kelompok intervensi didapatkan selisih peningkatan sebesar 540,48 gram dan kelompok kontrol rata-rata peningkatan sebesar 206,48 gram. Hasil uji Paired Sample T-test p-value 0,000 < 0,05 artinya ada pengaruh pemberian Baby spa maupun Baby Massage terhadap berat badan bayi usia 3-6 Bulan hasil uji independent T-test p-value 0,022 < 0,05 artinya ada perbedaan signifikan antara Baby Spa dengan Baby Massage terhadap Berat Badan Bayi Usia 3-6 Bulan, dimana pemberian Baby Spa lebih baik dibandingkan dengan Baby Massage. Saran diharapkan bidan dapat menjadikan Baby Spa sebagai strategi promosi kesehatan yang tepat untuk meningkatkan berat badan bayi.
Pijat Bayi Menggunakan Virgin Coconut Oil Terhadap Berat Badan Bayi Usia 3-6 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Curup Kelurahan Talang Benih Marlinda Marlinda; Indah Fitri Andini; Kurniyati Kurniyati
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 8, No 2 (2024): JIK-Oktober Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v8i2.888

Abstract

Penggunaan VCO pada bayi dapat meningkatkan berat badan dengan cara teknik pijat bayi karena dapat memberikan kehangatan selain itu juga terdapat nutrisi pada minyak VCO yaitu terdapat asam lemak rantai sedang yang mudah dimetabolisme tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat bayi menggunakan virgin coconut oil terhadap berat badan bayi pada usia 3-6 bulan. Desain penelitian ini menggunakan desain Quasi Experiment dengan rancangan two grup pretest-posttest with control group. Pengambilan sampel secara purposive sampling sebanyak 22 bayi, 11 bayi kelompok intervensi dan 11 bayi kelompok kontrol. Data dianalisa menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon sign rank dan uji mann whitney. Hasil penelitian ini diketahui bahwa rata rata berat badan bayi usia 3-6 bulan pada kelompok intervensi didapatkan selisih peningkatan sebesar 250,909 gram dan kelompok kontrol rata-rata peningkatan sebesar 144,727. Hasil uji mann whitney p-value 0,000 < 0,05 artinya ada pengaruh pemberian pijat bayi menggunakan VCO pada bayi. Hasil penelitian membuktikan bahwa pemberian pijat bayi menggunakan VCO dapat meningkatkan rata-rata berat badan bayi lebih tinggi dari baby oil. Saran diharapkan bidan dapat terus memotivasi ibu untuk melakukan pijat bayi menggunakan VCO dan dapat menjadi referensi tambahan untuk menambah wawasan dan pengetahuan mahasiswi kebidanan sebagai strategi intervensi untuk promosi kesehatan yang tepat untuk meningkatkan berat badan bayi.
Pendampingan Kader Lansia dalam Edukasi Kram Perut dengan Kompres Hangat pada Daerah Perut Rustam Aji Rochmat; Dewi Lusiani; Wiwiek Mulyani; Sherly Ratih Frichesyarius Santi Ajhie; Roro Ajhie Ayuningtyas; Indah Fitri Andini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius Vol. 3 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. CENDIKIA JENIUS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70920/pengabmaskes.v3i1.249

Abstract

This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of elderly health cadres in providing first aid for abdominal cramps using a warm compress. The implementation method included health education through interactive lectures, discussions, and live demonstrations of warm compress techniques, followed by participant practice under facilitator guidance. The target audience consisted of six elderly health cadres and twenty-one elderly participants from the “Sekolah Lansia Tangguh” (Resilient Elderly School) in Dusun Curup Village, Rejang Lebong Regency. The results showed that after the counseling and practice sessions, 2 out of 6 elderly cadres (33.3%) and 4 out of 21 elderly participants (19.0%) were able to correctly demonstrate how to relieve abdominal cramps using a warm compress. In conclusion, education and mentoring for elderly health cadres have the potential to enhance community capacity in applying warm compresses as first aid for abdominal cramps. It is recommended that similar activities be carried out continuously to broaden the reach of knowledge and skills within the community.
THE EFFECT OF FIRST AID SKILLS TRAINING ON RING-JUSTED FINGER MANEUVERS Aji, Rustam; Dewi Lusiani; Sherly Ratih Frichesarius Santy Aji; Roro Ajjie Ayuningtyas; Tonny Cortis Maigoda; Indah Fitri Andini; Sulistiyani, Sulistiyani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 5: Oktober 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i5.8748

Abstract

Finger injuries due to being caught in a ring, if stuck for too long can inhibit blood circulation to the finger, thereby risking causing serious permanent damage. The research subjects are class VI students at SDN 7 Rejang Lebong, with long experience as UKS members according to predetermined criteria. This research used primary data from 36 students, who were willing and agreed to become respondents. Observational research, cross sectional study design. The data results were analyzed using the chi-square test. The results of Chi-square analysis obtained a value of P = 0.04 < α 0.05. So Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that statistically there is a significant relationship between first aid skills and the maneuver of a finger caught in a ring. So that students who have been trained can be active members of the UKS and PMR teams, to be helpers if there is a case of a finger being caught in a ring. It is recommended to plan regular training activities specifically for other classes.
Effectiveness of Warm Water Immersion Combination of Rose and Lavender Aromatherapy on Anxiety and Pain Scale of Laboring Mother in Independent Midwifery Practice Eva Susanti; Lydia Febrina; Indah Fitri Andini
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.11236

Abstract

Labor is a physiological event that occurs in the life cycle of women, in this process contractions occur which cause discomfort in the form of anxiety and pain and are correlated with each other during labor. Objective: This study was conducted to determine the effectiveness of warm water immersion on anxiety and childbirth pain scale in Independent Midwifery Practice. Methods: This study included quantitative research with quasi-experimental research with pre and post test design of control group. The sample consisted normal laboring mothers with a simple random sampling method involving 35 people in each group. Data collection employed questionnaires and observation sheets. The research was conducted from January to October 2024. Results: Based on the results of statistical tests on the research group, the results of the posttest value of fetal heart rate, contraction duration, anxiety, and pain scale obtained p-value <0.05. Conclusion: There is an effectiveness of warm water immersion with a combination of rose and lavender aromatherapy on anxiety and childbirth pain scale.
Pengaruh Penggunaan Birthing Ball Kombinasi Aromaterapi Lavender dan Mawar Terhadap Kecemasan Kala I Fase Aktif Di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Curup Timur Putri Rahmadani; Eva Susanti; Indah Fitri Andini
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58519

Abstract

Kecemasan adalah perasaan takut yang didukung oleh situasi yang dapat menurunkan kemampuan wanita dalam mengatasi rasa sakit dalam persalinan. Kecemasan dalam persalinan dapat meningkatkan keteganggan otot yang dapat menyebabkan ibu cepat merasa lelah sehingga persalinan akan berlangsung lama. Upaya dalam mengatasi kecemasan pada saat persalinan menggunakan tindakan farmakologi dan nonfarmakologi, Tindakan nonfarmakologi salah satunya dengan birth ball dan aromaterapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan birthing ball kombinasi aromaterapi lavender dan mawar terhadap kecemaan kala I fase aktif. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen design dengan menggunakan rancangan two grup pretest – posttest. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Populasi pada penelitian ini adalah ibu bersalin kala I fase aktif, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 38 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner untuk karakteristik responden dan kuesioner State-Trait Anxiety Inventory (STAI). Hasil penelitian berdasarkan uji wilcoxon test didapatkan nilai p value > 0.05 yang artinya tidak ada perbedaan penggunaan birthing ball kombinasi aromaterapi lavender dan mawar terhadap kecemaan kala I fase aktif dan mobilisasi terhadap kecemasan ibu bersalin kala I fase aktif pada kelompok kontrol. Sedangkan pada uji Mann Whitney test didapatkan nilai p-value >0.05 yang artinya tidak ada pengaruh penggunaan birthing ball kombinasi aromaterapi lavender dan mawar terhadap kecemaan kala I fase aktif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi bagi peneliti selanjutnya agar dapat menggunakan metode lainnya dalam mengatasi kecemasan ibu bersalin kala I fase aktif. Kata Kunci: Persalinan, Kecemasan, Birth Ball, Aromaterapi
Optimalisasi Peran Kader Dalam Upaya Pencegahan Balita Stunting melalui Pijat Tuina di Desa Kampung Delima Kabupaten Rejang Lebong Yenni Puspita; Eva Susanti; Lydia Febrina; Indah Fitri Andini
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 6 (2026): Volume 9 Nomor 6 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i6.25893

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan permasalahan gizi utama yang dialami anak. Stunting pada anak balita dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan.Kebutuhan gizi balita tidak akan terpenuhi jika balita mengalami masalah kesulitan makan. Kesulitan makan ini pada anak salah satunya dipengaruhi oleh kehilangan nafsu makan. upaya yang dapat secara langsung mengatasi masalah gangguan pertumbuhan ini yang bersifat savety dan meminimalkan dampak dari tehnik pijat bayi, yakni pijat Tui Na. Pijat Tuina, sebagai salah satu metode pengobatan tradisional Tiongkok, dikenal memiliki manfaat dalam meningkatkan kesehatan dan perkembangan anak, termasuk meningkatkan nafsu makan dan memperbaiki fungsi pencernaan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan dan mengoptimalkan peran kader kesehatan di masyarakat dalam pencegahan stunting dengan memberikan pelatihan dan pengetahuan mengenai teknik Pijat Tuina yang efektif. Metode:Kegiatan ini melibatkan pelatihan kader kesehatan melalui workshop yang mencakup teori dan praktek Pijat Tuina. Selain itu, dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kemampuan kader dalam menerapkan Pijat Tuina serta dampaknya terhadap anak-anak yang menerima terapi pijatTuina Sasaran Kegiatan adalah kader kesehatan di Desa kampung delimaKabupaten Rejang Lebong. Hasil:Kader yang telah dilatih menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan Pijat Tuina. Kader jugamampu mensosialisasikan manfaat Pijat Tuina kepada masyarakat, khususnya kepada orang tua balita yang berisiko stunting. Anak-anak yang mendapatkan intervensi Pijat Tuina menunjukkan peningkatan dalam nafsu makan dan statusgizi yang lebih baik. Kesimpulan:Pengabdian ini berhasil meningkatkan kapasitas kader dalam upaya pencegahan stunting melalui Pijat Tuina. Kader yang terlatih dapat menjadi agen perubahan di masyarakat dalam mendukung kesehatan anak dan mencegah stunting secara berkelanjutan. Kata Kunci: Optimalisasi Peran Kader 1, Pijat Tuina 2, dst. ABSTRACT Stunting is a major nutritional issue affecting children. Stunting in toddlers can impact their growth anddevelopment. A child's nutritional needs will not be met if they experience eating difficulties, one of which is often influenced by a loss of appetite. One direct method to address this growth disorder, which is safe and minimizes risks,is through baby massage techniques, specifically Tui Na massage. Tui Na massage, as part of traditional Chinese medicine, is known to provide benefits in improving children's health and development, including enhancing appetite and improving digestive function. The goal of this community service project is to empower and optimize the role of health cadres in preventing stunting by providing them with training and knowledge on effective Tui Na massagetechniques. Methodology: This activity involves training health cadres through workshops that include both theoreticaland practical sessions on Tui Na massage. Additionally, monitoring and evaluation are conducted to assess the cadres'ability to apply Tui Na massage and its impact on the children who receive this therapy. The target audience of thisactivity is health cadres in Kampung Delima Village, Rejang Lebong Regency. Results: The trained cadres demonstratedan increase in knowledge and skills in performing Tui Na massage. They were also able to disseminate the benefits of Tui Na massage to the community, especially to parents of toddlers at risk of stunting. Children who received the Tui Na massage intervention showed improvements in appetite and better nutritional status. Conclusion: This community service successfully enhanced the capacity of health cadres in stunting prevention through Tui Na massage. The trained cadres can become agents of change in the community, supporting children's health andpreventing stunting in a sustainable manner. Keywords: Virtual Reality, Labor Pain, Primigravida.