Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

DETEKSI DINI FAKTOR RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA KEGIATAN BHAKTI MASYARAKAT PRAMULI KWARAN SLAWI KABUPATEN TEGAL Anisa Oktiawati; Ramadhan Putra Satria; Ita Nur Itsna; Risnanto Risnanto
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 4 No 2 (2023): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v4i2.576

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) yang disebut juga penyakit degeneratif merupakan salah satu kelompok penyakit yang memberikan beban kesehatan masyarakat tersendiri, karena keberadaannya cukup prevalen, tersebar di seluruh dunia. PTM menjadi penyebab morbiditas dan mortalitas yang tinggi secara global. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada hari Rabu, 11 Oktober 2023 di SDIT Al Furqon dalam kegiatan Bhakti masyarakat Pramuli Kwaran Slawi Kabupaten Tegal. Kegiatan pengabdian ini di ikuti oleh 4 dosen Prodi D III Keperawatan. Jumlah peserta yang hadir ada 115 orang yang terdiri dari guru dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini juga dihadiri oleh 6 Kader Posyandu Slawi. Metode yang dilakukan adalah memeriksa tekanan darah, mengukur berat badan, tinggi badan, lingkar perut, gula darah. Peserta diawali dengan mengisi kuesioner riwayat penyakit, riwayat merokok, pemeriksaan tekanan darah, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar perut, pemeriksaan gula darah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat ditindaklanjuti dengan peningkatan edukasi pada masyarakat tentang PTM dan pelatihan pada kader posyandu, sehingga kader dapat meningkatkan optimalisasi ketrampilan dan pengetahuan tentang deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular, khususnya hipertensi dan diabetes mellitus.
Pendekatan Holistik dalam Trauma Healing Berbasis Kuis Edukatif Risiko Penyakit pada Masyarakat Terdampak Tanah Bergerak Theodora Rosaria Geglorian; Ita Nur Itsna; Uswatun Insani; Ani Ratnaningsih; Maelia Unayah; Arriani Indrastuti; Arifin Dwi Atmaja; Woro Hapsari; Devva Saptia Maharani; Anggun Tiara Suci
Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Mei :Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/jipm-nalanda.v4i2.2292

Abstract

The land movement disasters can cause physical and psychological problems among affected communities, such as anxiety, stress, and fear. These conditions require a holistic nursing approach through trauma healing and health education. This community service activity aimed to improve community understanding regarding post-disaster disease risks while supporting the psychological recovery of the community in Padasari Village, Tegal Regency.The method used was supportive group therapy through educational games in the form of Disease Risk card quizzes containing Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) materials and post-disaster disease risks. The activity involved 20 adults and elderly people affected by land movement disasters.The results showed that participants were enthusiastic, actively interacted, and more easily understood health materials through educational game media. In addition, the activity helped create a relaxed atmosphere and increased community social support. The holistic nursing approach through the Disease Risk educational quiz can serve as a promotive and preventive effort in supporting the physical and psychological recovery of disaster-affected communities. Therefore holistic nursing-based trauma healing through Disease Risk educational quizzes among communities affected by land movement disasters in Padasari Village, Tegal Regency, was able to improve social interaction, health understanding, and support the psychological recovery of the community through an interactive and enjoyable educational atmosphere.
GAMBARAN REGULASI EMOSI ORANGTUA DENGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Uswatun Insani; Ita Nur Itsna
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v15i2.712

Abstract

Orang tua memiliki peranan yang sangat penting dalam mengasuh, mendidik, dan merawat anak. Hal ini tidaklah mudah, apalagi ditambah kondisi anak yang memiliki kebutuhan khusus. Diperlukan penerimaan dan kesabaran dalam kesehariannya menghadapi keunikan yang dimiliki anaknya. Regulasi emosi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus merupakan kemampuan individu dalam mengelola emosi dan ditunjukkan dalam tingkah lakunya dalam merawat anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan instrument tentang regulasi emosi yang sudah baku dan didapatkan kategorisasi hasil pengukuran emotional regulation dibagi menjadi 2 yaitu cognitive reappraisal (mengendalikan emosi dengan mengubah cara pikir) dan expressive supression (menyimpan perasaan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran regulasi emosi pada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini diharapkan bermanfaat sebagai referensi bagi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus dalam memahami dan menerapkan regulasi emosi selama dalam pengasuhan.