Articles
EVALUASI DAN USULAN ALOKASI SUMBER DAYA UNTUK MENGURANGI OVERTIME DENGAN PENDEKATAN SIMULASI PADA DIVISI PUMPING UNIT DI PT FACO GLOBAL ENGINEERING
Deodatus Difta;
Parwadi Moengin;
Sucipto Adisuwiryo
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 3 No. 3 (2013): Volume 3 No 3 November 2013
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (371.2 KB)
|
DOI: 10.25105/jti.v3i3.1569
Salah satu tujuan alokasi sumber daya manusia adalah untuk melakukan penyeimbangan liniproduksi untuk mengurangi overtime. Overtime dilakukan untuk mencegah keterlambatan dalampenyelesaian produksi. Hal ini terjadi di PT. Faco Global Engineering divisi pumping unit. Tujuanpenelitian yang ingin dicapai adalah mengurangi overtime dengan melakukan alokasi sumber daya dilantai produksi.Penelitian dilakukan dengan menggunakan perhitungan line balancing dan pendekatansimulasi. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 10 waktu pengamatan produksidan transportasi yang diuji keseragaman dan kecukupan. Setelah dilakukan perhitungan makadidapakan beban kerja terbesar dan nilai efisiensi tertinggi adalah saat welding.Pendekatan simulasi dilakukan dengan membuat model awal dan usulan dimana model awalharus diverifikasi dan divalidasi terlebih dahulu kemudian direplikasi. Setelah dilakukan perhitunganmaka didapatkan replikasi sebanyak 12 untuk 10 model usulan. Model usulan terbaik adalah yangkedelapan yaitu penambahan 1 operator baru pada area welding dan pemindahan 2 operator dariarea setting ke area welding.
EVALUASI DAN USULAN PERBAIKAN KESEIMBANGAN LINTASAN PRODUKSI UNTUK MENCAPAI TARGET PRODUKSI DENGAN PENDEKATAN SIMULASI PADA WORKSHOP 3 DI PT. FACO GLOBAL ENGINEERING
Reza Primadhana;
Parwadi Moengin;
Sucipto Adisuwiryo
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 3 No. 2 (2013): Volume 3 No 2 Juli 2013
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (255.877 KB)
|
DOI: 10.25105/jti.v3i2.1580
PT. FACO Global Engineering is a national company that manufactures Transformer Tank.The problems that arise on the production floor in Workshop 3 is a common difficulty in achievingproduction targets precisely at the appointed time this problem may be related to its unbalancedproduction line .. Average yield Transformer Tank produced today is 1 unit per week, while theproduction target set is 2 units per week.The methodology used is to use the simulation. The data obtained was then calculated andanalyzed the workload of each station. Utility work station is currently the largest existing utilities inthe workstation and welding with a cutting wheel percentages respectively 91.65% and 76.45%. Forutility work station is the smallest percentage of work stations fullfitting with 3.76%. This can beovercome by the proposed model are given 6. Model 2 the best proposal is the transfer station operatorto work painting and cutting wheel 1 fullfitting operator work station to drilling.
RANCANG BANGUN MODEL PERSEDIAAN DAN PEMILIHAN PEMASOK BAHAN BAKU KELAPA PARUT KERING DI PT. X
Siti Wardah;
Tiena Gustina Amran;
Parwadi Moengin
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 3 No. 1 (2013): Volume 3 No 1 Maret 2013
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (426.172 KB)
|
DOI: 10.25105/jti.v3i1.1583
PT. X is an integrated agro-industry coconut company. The main products produced aredesicated coconut from coconut grain with a shelf life of 7 days as raw materials. The companycurrently constrained in 30-40% expired stock at the warehouse and insufficient capacity of thewarehouse. Another problem is the supply of raw materials (desicated coconut) from suppliersaround 20-35% did not comply with the specifications of diameter ≥ 10 cm. Seeing these conditionsrequired the model design of inventory and supplier selection with a balance of shelf life andstorage capacity as well as alternative suppliers that capable to provide raw materials (desicatedcoconut) with a diameter ≥ 10 cm continually. The method used in the design of this model is thedevelopment of methods Economic Order Quantity (EOQP) and lagrange multiplier used for theeconomic lot size ordering and fulfillment warehouse storage capacity as well as methodsAnalitycal Hierarchy Process (AHP) for the selection of alternative suppliers that meet thespecifications of raw materials and economical ordering quantity lots. The results of the design ofthis model produced economically ordering lot size 300.000 coconuts with total inventory cost Rp.55,5 million and is the District 1 alternative suppliers. In accordance with the results of analysisand expert opinion that the study design was verified and valid models.
Cover Jurnal Edisi Maret 2017
Parwadi Moengin
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 7 No. 1 (2017): Volume 7 Nomor 1 Maret 2017
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (603.309 KB)
|
DOI: 10.25105/jti.v7i1.2191
Ini adalah Cover Jurnal Teknik Industri Edisi Maret 2017, Volume 7 No 1
Cover Jurnal Edisi Juli 2017
Parwadi Moengin
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 7 No. 2 (2017): Volume 7 Nomor 2 Juli 2017
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/jti.v7i2.2207
Cover Jurnal Edisi November 2016
Parwadi Moengin
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 6 No. 3 (2016): Volume 6 No 3 November 2016
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (149.078 KB)
|
DOI: 10.25105/jti.v6i3.2240
Cover Jurnal Edisi November 2016
PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PT. BATARASURA MULIA
Rafly Dwinanto;
Parwadi Moengin;
Sucipto Adisuwiryo
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 7 No. 3 (2017): Volume 7 No 3 November 2017
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (826.036 KB)
|
DOI: 10.25105/jti.v7i3.3140
PT. Batarasura Mulia adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur. Perusahaan ini memproduksi berbagai macam jenis filter (penyaring) yang biasa digunakan didalam sebuah kendaraan bermotor seperti Fuel Filter, Oil Filter, dan Air Filter. Permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah belum adanya sistem yang dapat mencatat pemesanan pelanggan dan mencatat pembiayaan pembelian bahan baku. PT. Batarasura Mulia masih menggunakan sistem yang manual. Perusahaan ini melakukan proses pembelian material dengan memperkirakan jumlah unit material berdasarkan jumlah unit material yang tersedia di gudang tanpa adanya proses perhitungan pembelian material terlebih dahulu. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya keterlambatan proses produksi karena perusahan harus membeli sisa jumlah unit material yang kurang yang berada di gudang. Tujuan pada penelitian ini adalah merancang suatu sistem pendukung keputusan untuk pengendalian persediaan bahan baku yang dapat memberikan perhitungan berupa jumlah unit material yang dibutuhkan dan frekuensi pemesanan materialnya dengan menggunakan metode perhitungan Economic Order Quantity (EOQ) dan Period Order Quantity (POQ) serta menentukan metode yang terbaik yang akan digunakan berdasarkan biaya persediaan paling minimum. Perancangan sistem pendukung keputusan dimulai dengan melakukan analisis sistem yang sedang terjadi dengan menggunakan kerangka analisis PIECES (Performance, Information, Economics, Control, Efficiency, Services). Analisis dilakukan untuk mengetahui kebutuhan dari pengguna sistem. Kemudian langkah selanjutnya adalah melakukan perancangan komponen pengelolaan data dengan membuat diagram konteks, Data Flow Diagram (DFD), Entity Relationship Diagram (ERD), dan Physical Data Model (PDM). Perancangan sistem selanjutnya adalah merancang komponen pengelolaan model. Model yang digunakan dalam perancangan sistem pendukung keputusan adalah EOQ (Economic Order Quantity) dan POQ (Period Order Quantity). Perhitungan menggunakan model EOQ (Economic Order Quantity) dan POQ (Period Order Quantity) menghasilkan perhitungan jumlah unit pemesanan material yang dibutuhkan dan menghasilkan frekuensi pemesanannya. Langkah terakhir adalah perancangan user interface dengan menggunakan bahasa pemograman PHP. Hasil dari perancangan sistem pendukung keputusan menunjukkan bahwa sistem dapat memberikan perhitungan jumlah unit pemesanan material yang dibutuhkan dan frekuensi pemesanan setiap material berdasarkan model EOQ dan POQ serta dapat menentukan metode yang terbaik berdasarkan biaya persediaan yang paling minimum. Hasil dari penelitian ini adalah untuk model EOQ biaya total untuk seluruh bahan baku sebesar Rp257.333.000 dan untuk model POQ biaya total untuk seluruh bahan baku sebesar Rp132.756.200. Perancangan sistem pendukung keputusan ini ditujukan kepada departemen purchasing dan departemen inventory.
PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PENGENDALIAN KUALITAS PADA DEPARTEMEN BLOW PT. D Parwadi Moengin1), Rina Fitriana2),), Buana Ramadhan3)
Parwadi Moengin;
Rina Fitriana;
Buana Ramadhan
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 7 No. 3 (2017): Volume 7 No 3 November 2017
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1039.166 KB)
|
DOI: 10.25105/jti.v7i3.3141
PT. D merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan salah satu supplier kemasan plastik terbaik di Asia. Plastik yang diproduksi adalah jenis plastik kemasan siap pakai seperti botol minuman dan botol kemasan obat. Permasalahan yang terjadi di departemen blow PT. D adalah sistem pengendalian kualitas dini yang kurang efektif pada Inline 1.Hal tersebut disebabkan oleh petugas QC yang telah menemukan cacat pada produk botol harus mencari supervisor agar dapat menindaklanjuti permasalahan yang ada di mesin agar tidak terus menerus menghasilkan produk yang memiliki kecacatan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang sistem pendukung keputusan untuk mengendalikan kualitas pada departemen blow PT. D. Perancangan sistem pendukung keputusan dimulai dengan melakukan analisa sistem yang sedang terjadi menggunakan kerangka PIECES. Analisa tersebut dilakukan untuk mengetahui kebutuhan dari pengguna sistem. Selanjutnya adalah melakukan perancangan komponen pengolahan data dengan membuat diagram konteks, Data Flow Diagram (DFD), Entity Relationship Diagram (ERD), Physical Data Model (PDM) dan pembuatan database menggunakan software MySQL. Model yang digunakan dalam perancangan sistem pendukung keputusan ini adalah model peta kendali untuk melihat apakah data tersebut out of control atau tidak dan model FMEA digunakan untuk melihat tindakan yang harus dilakukan bedasarkan RPN tertinggi. Langkah yang terakhir adalah perancangan user interface dengan menggunakan bahasa pemograman PHP. Sistem Pendukung Keputusan yang dibuat dapat menghitung peta kendali dan menganalisis kecacatan menggunakan FMEA. Dari sistem yang telah dibuat bedasarkan hasil perhitungan peta kendali, data yang didapat dalam kategori in control karena penyebaran data tidak ada yang melebihi UCL dan LCL. Bedasarkan analisis menggunakan FMEA, perhitungan RPN tertinggi sebesar 324. Jenis kegagalan dengan RPN sebesar 324 adalah flashing. Hasil dari analisis menggunakan FMEA tersebut adalah dibuat usulan instruksi kerja untuk perbaikan pisau didalam mesin. Dalam proses verifikasi dan validasi, sistem yang telah dibuat valid.
Perbaikan Tata Letak Lantai Produksi untuk Meminimasi Waktu Produksi dengan Menggunakan Metode Simulasi Pada PT. Argha Karya Prima Industry, Tbk
Indira Larasati;
Parwadi Moengin;
Sucipto Adisuwiryo
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 8 No. 1 (2018): Volume 8 No 1 Maret 2018
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (620.512 KB)
|
DOI: 10.25105/jti.v8i1.4720
PT. Argha Prima Karya Industry is a company engaged in the field of flexible packaging. Problems found on the production floor of PT. Argha Karya Prima Industry is a delay in production time due to the engine distance that is too far and the availability of material handling is lacking. The product studied in this study is polyester plastic film with a production capacity of 1 unit within 11 hours equivalent to 2 days, while the production target set is 1 unit within 8 hours equivalent to 1 day. Layout the initial model of PT. Argha Karya Prima Industry was analyzed by simulation using ProModel software. Then after the initial layout was declared valid, improvements were made to the problems of the production floor layout using the Systematic Layout Planning method. From this method, two alternative layouts are obtained. The difference from the two proposed layouts is in the initial model, the slitter unwinder machine adjacent to the waste trimming area, while in the proposed layout 1, the slitter unwinder machine is located adjacent to the temporary storage rack. Then in the proposed layout 2, the slitter rewinder machine is adjacent to the finishing good area, while in the initial layout, the rewinder machine is adjacent to the temporary storage rack.
Perancangan Model Simulasi Tata Letak Gudang Bahan Baku untuk Meminimasi Waktu Pengambilan Bahan Baku Pada PT. Springville Indonesia dengan Menggunakan Metode Dedicated Storage
Michael Yonatan Kristanto;
Sucipto Adisuwiryo;
Parwadi Moengin
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 8 No. 1 (2018): Volume 8 No 1 Maret 2018
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (658.211 KB)
|
DOI: 10.25105/jti.v8i1.4721
PT. Springville Indonesia is a company engaged in the mattress industry. The product produced is a mattress with two types,namely the type of bed and latex. The main raw material is foam. Problems found in the raw material warehouse of PT. SpringvilleIndonesia is a system of laying out raw materials that are less organized so that it causes operators difficulty in taking raw materialswhich causes the time to take raw materials to experience delays in the process of sending raw materials to the production floor. Thisproblem is caused by the layout of the raw material warehouse which is not good and the raw material has not been neatly arrangedand there is no alley (the path used for the process of receiving and retrieving raw materials). The purpose of this study is to design asimulation model of improvement in raw material warehouse layout to minimize the time taken for raw materials.Evaluate the initial layout of the raw material warehouse using a checksheet. From the checksheet, it was continued by designing theinitial raw material warehouse layout. then designed the initial raw material warehouse layout simulation model. After the initialwarehouse layout of raw materials was declared valid, repairs were made to the raw material warehouse layout problems by changingthe warehouse layout of the raw materials so that there was an alley for the raw material collection and receiving path. Using thededicated storage method as a proposal for the raw material warehouse layout which is then verified and validated. The raw materialin the form of foam must be placed in the front so that the operator is easy to pay attention to the condition of the foam. This causesfoam raw materials not to be included in the calculation of dedicated storage.