Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Evaluating Communication Patterns of Women Legislative Successors of Karawang in 2019 Election Mayasari Mayasari; Nani Darmayanti; Yanti Tayo; Zainal Abidin; Kusrin Kusrin
Nyimak: Journal of Communication Vol 6, No 1 (2022): Nyimak: Journal of Communication
Publisher : Faculty of Social and Political Science, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1214.539 KB) | DOI: 10.31000/nyimak.v6i1.5373

Abstract

IIn the dynamics of general elections, the discussion of women legislative candidates has always been an interesting topic because the proportion of 30% of women candidates’ minimum requirement is always difficult to fulfill by any political party. The difficulty of women legislative candidates penetrating parliamentary seats is a problem that must be resolved. Therefore, it is necessary to conduct qualitative research to formulate how the communication patterns carried out by women politicians in the Karawang Regency, who have succeeded in penetrating parliamentary seats through case study techniques during the research. The communication pattern that marks the women’s success in election contestation can be a guide or reference when other women party politicians enter politics and advance to become legislature members. This research is limited to women members of the legislature who come from the Golkar Party. The results showed that the success of women members of the Regional Legislative Assembly (DPRD) from the Golkar party in occupying seats in the DPRD was partly due to the communication patterns they succeeded in establishing. They build vertical, horizontal, formal, and informal communication patterns that apply more social and cultural approaches. The uniqueness is when social media is used as a tool for political campaigns today, the communication strategy developed by those women legislative candidates of the Golkar party does not take advantage of social media. This is because the targeted constituents are people in remote areas, so the communication pattern through a direct face-to-face approach is much more impactful than social media.Keywords: Women DPRD members of Karawang Regency, political communication patterns, 2019 general election ABSTRAKDalam dinamika pemilihan umum (pemilu) pembahasan mengenai calon anggota legislatif perempuan selalu menjadi topik yang menarik karena adanya proporsi 30% caleg perempuan yang selalu sulit dipenuhi oleh setiap partai politik. Sulitnya calon anggota legislatif perempuan menembus kursi parlemen merupakan masalah yang harus dicarikan solusinya. Dengan demikian, perlu dilakukan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif untuk merumuskan bagaimana pola komunikasi yang telah dilakukan oleh para politisi perempuan di Kabupaten Karawang yang telah berhasil menembus kursi parlemen dengan studi kasus sebagai teknik penelitian. Pola komunikasi yang menandai keberhasilan kaum perempuan dalam kontestasi pemilu ini dapat menjadi pedoman ataupun acuan ketika pihak lain yang juga perempuan akan terjun ke dunia politik dan akan maju menjadi anggota legislatif. Penelitian ini dibatasi hanya pada anggota legislatif perempuan yang berasal dari Partai Golkar. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa keberhasilan para anggota DPRD perempuan dari Partai Golkar dalam menduduki kursi di DPRD salah satunya disebabkan oleh pola komunikasi yang berhasil mereka bangun. Adapun pola komunikasi yang mereka bangun tersebut adalah pola komunikasi vertikal, horizontal, formal, informal yang lebih cenderung menerapkan pendekatan sosial dan budaya. Saat media sosial dijadikan alat kampanye politik dewasa ini, strategi komunikasi yang dibangun para calon anggota legislatif perempuan di Kabupaten Karawang yang berasal dari Partai Golkar ini tidak memanfaatkan media sosial. Hal ini disebabkan konstituen yang menjadi sasarannya adalah masyarakat pelosok yang belum memiliki pemahaman awam terhadap teknologi sehingga pola komunikasi melalui tatap mula langsung jauh lebih berdampak dibandingkan dengan penggunaan media sosial.Kata Kunci: Anggota DPRD perempuan Kabupaten Karawang, pola komunikasi politik, Pemilu 2019
K-Pop dan Fandom Laki-Laki: Pengungkapan dan Identitas Diri Pecinta Boyband Korea Sonia Ratna Juwita; Zainal Abidin; Yanti Tayo
Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Vol 2 No 3 (2022): Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.276 KB) | DOI: 10.47467/dawatuna.v2i3.1944

Abstract

The research entitled "Identity and self-disclosure of a fandom (phenomenological study of the identity and self-disclosure of male fandoms who love Korean Boyband in Karawang)" has an identification problem that seeks to find meaning in Korean Boyband for a man. fandoms who love Korean boybands, looking for motives to become a fandom of Korean boyband lovers, as well as finding out how to experience communication to become a male fandom of Korean boyband lovers. This is interesting because around the researcher, there are already many male fandoms who like Korean boybands, where not many know the reasons they like Korean boybands so that researchers want to examine the construction of the meaning of male fandoms who love Korean boybands. This study uses a qualitative method and a phenomenological approach, because in this study the researcher examines a phenomenon with the aim of finding the meaning of male fandom who loves Korean boybands. The research is going well, the researcher must examine it in depth so that the informant will provide true information. The theory used is Alfred Schutz's phenomenological theory which is the basis for researchers in conducting this research. Keywords: Phenomenology, Male Fandom, Meaning
HUBUNGAN PENGGUNAAN BRAND AMBASSADOR TWICE TERHADAP MINAT BELI PRODUK SCARLETT PADA REMAJA Ristiq Fariyani Qanaah; Zainal Abidin; Nurkinan Nurkinan
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 1 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i1.2023.10-17

Abstract

Strategi periklanan yang kerap dilakukan oleh perusahaan salah satunya yaitu penggunaan brand ambassador. Penelitian ini berusaha menjelaskan bagaimana hubungan girl group Twice sebagai brand ambassador dengan minat beli produk Scarlett pada remaja di SMAN 5 Karawang. Besarnya minat khalayak pada produk perawatan kulit, menjadikan Scarlett memilih menggunakan brand ambassador dan diharapkan memberikan dampak terhadap minat beli konsumen. Dalam hal ini karakteristik brand ambassador menggunakan VisCAP model yang terdiri dari visibility, credibility, attraction dan power. Model VisCAP ini sebagai indikator dan pendukung variabel (X) brand ambassador, sedangkan variabel (Y) minat beli. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional untuk menguji ada tidaknya hubungan antara kedua variabel tersebut. Sampel penelitian ini adalah remaja di SMAN 5 Karawang sebanyak 72 orang. Teknik pengolahan data menggunakan korelasi pearson product moment melalui software SPSS Windows 28. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur visibility Twice sebagai brand ambassador Scarlett memiliki hubungan yang kuat dengan minat beli, unsur credibility Twice sebagai brand ambassador Scarlett memiliki hubungan yang cukup kuat dengan minat beli, unsur attraction Twice sebagai brand ambassador Scarlett memiliki hubungan yang cukup kuat dengan minat beli, unsur power Twice sebagai brand ambassador Scarlett memiliki hubungan yang kuat dengan minat beli.
KREDIBILITAS BRAND AMBASSADOR NCT DREAM PADA PRODUK MIE LEMONILO DENGAN KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA FOLLOWERS AKUN TWITTER @LEMONILO Ayu Desi Sapitri; Zainal Abidin; Maulana Rifai
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 1 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i1.2023.18-28

Abstract

Lemonilo merupakan produk mie instan sehat yang diproduksi oleh perusahaan lokal. Perusahaan menggunakan Brand Ambassador untuk menarik konsumen dan meningkatkan penjualan nya. Brand Ambassador yang dipilih oleh Lemonilo yaitu NCT Dream. Kredibilitas NCT Dream diharapkan mampu untuk mempengaruhi khalayak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara Kredibilitas Brand Ambassador Boygroup K-pop NCT Dream pada Produk Mie Lemonilo dengan Keputusan Pembelian produk pada Followers Akun Twitter @lemonilo. Penelitian ini menggunakan teori Kredibilitas Sumber dengan metode kuantitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel 100 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kredibilitas Brand Ambassador NCT Dream memiliki hubungan dengan Keputusan Pembelian Produk pada Followers akun Twitter @lemonilo dengan koefisien korelasi sebesar 0,617 artinya tingkat kekuatan hubungan cukup kuat. Hasil uji koefisien determinasi ( ) diperoleh sebesar 42,5%. Hasil penelitian yang diolah menggunakan SPSS 26 diperoleh, sub variabel visibility tidak memiliki hubungan secara signifikan dengan keputusan pembelian, sub variabel credibility, attraction dan power memiliki hubungan secara signifikan dengan keputusan pembelian.
MAKNA PERILAKU KOMUNIKASI CELEBRITY WORSHIP PADA ANGGOTA FANDOM ARMY KARAWANG Adinda Aidilia Arif; Zainal Abidin; Dadan Kurniansyah
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 1 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i1.2023.64-69

Abstract

Tujuan adanya penelitian ini adalah untuk mengetahui makna di balik perilaku komunikasi pada anggota fandom Army  yang berada di Karawang.  Maka untuk mendapatkan gambaran yang terjadi pada individu dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Pada penelitian ini analisis data dengan cara mencari data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi kemudian data yang didapatkan akan dikelompokan kemudian disusun secara sistematis. hasil makna perilaku komunikasi celebrity worship pada anggota fandom Army Karawang, ditemukan tiga makna celebrity worship bagi anggota fandom Army Karawang, yaitu makna BTS sebagai panutan, makna BTS sebagai “Rumah” dan makna BTS sebagai kebanggaan. Pada perilaku anggota Army bentuk celebrity worship berada ditahap bordeline pathological, dalam ini merupakan tahap yang tinggi, karena melibatkan khayalan dan imajinasi yang irasional. Pada penelitian ini dapat disimpulkan setelah menerapkan pendekatan fenomenologi, dalam hasil tersebut menghasilkan makna celebrity worship ketika menjadi penggemar pada boygroup BTS.
Pengaruh Tayangan Drama Korea True Beauty Terhadap Minat Beli Produk K-Beauty Riahta Octaviani; Zainal Abidin; Flori Mardiana Lubis
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v9i2.325

Abstract

This research is motivated by the writer interest in Korean drama shows. So finally doing research to see the impact on one of the communities in Cikarang, namely the TnT Label Community, which is basically a K-pop dance cover community. So the purpose of this study is to find out whether there is an effect of the drama True Beauty on buying interest in K-Beauty products in the TnT Label dance cover community. This research was conducted with a quantitative method using an explanatory survey. The purpose of this study was to find out how the influence of Korean drama True Beauty on buying interest in K-Beauty products. The theory used in this research is IMC (Integrated Marketing Communication) Theory. The population in this study were all members of the TnT Label Community in Cikarang. Data collection was obtained through the distribution of questionnaires and literature study.
Romantisme K-Drama "True Beauty" dan Ekspektasi Love Languange pada Pasangan Dewasa Awal Fatimah Tuzzahra; Mayasari Mayasari; Zainal Abidin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fatimah Tuzzahra, 1910631190156, Pengaruh Tayangan Romantis Drama Korea “True Beauty” Pada Platform VIU Terhadap Ekspektasi Love Language Dalam Hubungan Pasangan Dewasa Awal. Penelitiajn ini membahas mengenai pengaruh tayangan romantis drama Korea terhadap Love Language. Teori yang digunakan ialah teori Kultivasi yang mmenjelaskan keterkaitan dari kerutinan menonton. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan penarikan sample menggunakan metode Probability sampling dengan jenis Cluster Sampling. Hasil penelitian dan pembahaan menunjukkan bahwa Intensitas tidak berpengaruh signifikan terhadap ekspektasi Love Language dan Isi pesan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ekspektasi Love language.
The World Of Married dan Perilaku Verbal Agresi pada Akun @kdrama_menfess di Twitter Aliyya Ainida; Zainal Abidin; Luluatu Nayiroh
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tayangan drama Korea "The World of Married" terhadap perilaku agresi verbal di media sosial. Drama ini telah menjadi fenomena populer di Indonesia, namun juga memicu perilaku agresif verbal terutama terhadap aktris Han So Hee yang memerankan tokoh antagonis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada pengguna forum Twitter @kdrama_menfess. Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi dan regresi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa tayangan Drama Korea “The World of Married” melalui intensitas tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap agresi verbal di media sosial, sedangkan tayangan Drama Korea “The World of Married” melalui isi pesan memiliki pengaruh signifikan terhadap agresi verbal di media sosial.
Pengaruh Komunikasi Pemasaran Digital Pada Media Sosial Instagram Terhadap Brand Awareness Dan Keputusan Menggunakan Jasa Wedding Organizer Teman Manten Inez Aprilia Zumarnis; Zainal Abidin; Maulana Rifai; Khansa Mardiyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3569

Abstract

Perubahan gaya hidup didasari oleh pertumbuhan pendapatan dan kesehatan Masyarakat. Selain itu pada era bonus demografi yang diprediksikan puncaknya terjadi pada tahun 2030. Yang mana usia produktif lebih banyak dari usia non produktif. Atas dasar tersebut mendorong pada inovasi di berbagai sektor sebagaimana keberadaan sektor industri wedding organizer yang mengalami peningkatan hingga 30%. Hal ini membuat persaingan di sektor wedding organizer semakin ketat. Dengan demikian melalui penelitian ini akan mengkaji dan membahas pengaruh komunikasi pemasaran digital pada media sosial Instagram terhadap brand awareness dan keputusan menggunakan jasa wedding organizer teman manten. Penelitian ini mengggunakan metode kuantitatif deskriptif. Dimana, data diperoleh dari hasil kuesioner yang disebar kepada para responden. Dimana, jumlah sampel responden adalah 99 dari total populasi yang dihitung dengan rumus Taro Yamane. Dari hasil penelitian menunjukkan pengaruh strategi komunikasi pemasaran digital terhadap peningkatan brand awareness dengan demikian membuat jasa wedding organizer teman manten dikenal khalayak luas dengan citra positif dan mendorong ketertarikan Masyarakat untuk menggunakan jasa wedding organizer dan merekomendasikannya kepada Masyarakat luas.
REPRESENTASI PEREMPUAN SEBAGAI OBJEK SEKSUALITAS DALAM FILM LIKE & SHARE SEMIOTIKA ROLAND BARTHES Dita Rahmawati; Zainal Abidin; Flori Mardiani Lubis
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 8 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i8.2023.3886-3894

Abstract

Kekuatan pesan dalam film mampu memengaruhi khalayak. Selain itu, perspektif dalam film banyak mengumbar aspek gender, seks, kriminalitas dan kekerasan. Beberapa diantaranya kerap menjadikan perempuan sebagai objek seksualitas, seperti yang terdapat dalam film Like & Share. Film ini mengisahkan dua orang remaja yang sedang mengeksplorasi diri dan memuaskan rasa penasarannya terhadap hal baru yang mereka tekuni dan temui dengan kemasan yang unik dan eksplisit. Dimana hal itu berkaitan dengan aspek seks dan sering kita temui dalam kehidupan sehari. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perempuan yang dijadikan objek seksualitas yang dipresentasikan dalam film Like & Share dengan menggunakan studi semiotika Roland Barthes. Berdasarkan hal tersebut, maka dapat memuat makna denotasi, konotasi dan mitos pada scene-scene yang terdapat dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya implementasi perempuan sebagai objek seksualitas sehingga terdapat kesimpulan bahwa hal tersebut dituangkan dalam perspektif objektifikasi diri dan male gaze serta mitos yang terkait dengan stereotip pada perempuan.