Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

DAMPAK DARI BTS ATAS MENINGKATNYA PEMBELIAN DI MCDONALD’S Fathinnaufal Eka Paksi; Zainal Abidin; Dadan Kurniansyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18701

Abstract

BTS meal merupakan menu terbaru McDonald’s yang berkolaborasi dengan Boyband BTS yang berasal dari Korea Selatan, Strategi yang dibuat Oleh McDonald’s sangat membuat tingkat pembelian Mc’Donald meningkat tajam. Dalam hal ini dapat diakui McDonald’s sangat jeli melihat peluang keuntungan yang di dapatkan ketika berkolaborasi dengan BTS. Analisa ini terbukti dengan kerumunan para ojek online dan antrian DriveThru yang terus meningkat tanpa henti yang menyebabkan adaya pelanggaran mengenai Protokol Kesehatan sehingga adanya keterlibatan pihak kepolisian. Metode penelitian ini menggunakan kerangka teori Retorika ajakan menjalankan asumsi bahwa ketika kita membuka diri kita sendiri terhadap ide ide dengan bebas yang berbeda dari diri kita, kita memiliki banyak kesempatan untuk memahami. Teori Sonja Foss dan Karen Foss menyempurnakan teori retorika ajakan dengan membuat perbedaan secara jelas terhadap apa yang mereka namakan “mode-mode retorika yang berbeda” yaitu pola-pola percakapan yang berbeda dalam suatu budaya. Serta metode lainnya dengan menggunakan Sistematika Review, yaitu mengambil dan menavigasi dari berbagai referensi sumber seperti jurnal. Dari penulisan jurnal ini dapat disimpulkan bahwa BTS memiliki pengaruh yang sangat signifikan dalam mempengaruhi minat para penggemarnya, kepopuleritasan BTS dikalangan penggemarnya mempunyai dampak yang sangat berpengaruh mengajak dan meminta dukungan para penggemar menggerakan individual itu sendiri untuk selalu merespon dengan baik apapun yang berkaitan mengenai kolaborasinya dengan brand apapun.
Representasi Nelangsa pada Film Pendek Banyu Karya Richard Suwae dari Pandangan Semiotika Roland Barthes Digma Ihsan Nurrochman; Zainal Abidin; Made Panji Teguh Santoso
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 7 No 1: Oktober 2021
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/x166pm53

Abstract

Nelangsa adalah sebuah kesedihan mendalam yang berorientasi pada perasaan yang dialami secara tidak sesuai dan tidak puas dalam realitas kehidupan. Kondisi nelangsa cenderung mengarah pada hilangnya sesuatu yang berharga, hilangnya afeksi, atau kegagalan dalam mencapai tujuan. Penyampaian kesedihan saat ini sudah masuk dalam media elektronik seperti film pendek. Film pendek Banyu karya Richard Suwae adalah film yang menceritakan tentang kehidupan Sri, seorang wanita yang hidup bersama anaknya Banyu. Anak yang dilahirkan dari kasus pemerkosaan pada dirinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adegan-adegan yang merepresentasikan makna nelangsa melalui analisa tahapan denotasi, konotasi, dan mitos. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Adegan yang menjadi objek penelitian terdiri dari lima adegan yang dapat menandakan makna nelangsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korban pemerkosaan yang hamil, lebih memilih mengaborsi karena khawatir anak tersebut mengalami kondisi hidup yang nelangsa, kurangnya penegakan hukum untuk orang-orang miskin dan nelangsa, dan menjadi seorang pelacur bukanlah sebuah keinginan tetapi sebuah keterpaksaan.